NovelToon NovelToon
Kiblat Cinta A

Kiblat Cinta A

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Misteri / Cintapertama / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Defri yantiHermawan17

Rate 18+

Cinta hilang sebelum ada
Cinta mati sebelum tumbuh
Cinta pergi, dan tak tahu kapan cinta itu kembali

Di saat hati mulai berpaling, sang cinta kembali hadir dengan wajah yang sama, nama yang sama, tubuh yang sama, namun dengan sikap serta sifat yang berbeda.

Disaat cinta mulai berkiblat, di sanalah mereka mulai berjuang!

Berjuang mempertahankan cinta yang sempat hilang.

SEQUEL Dari 'PAK PENGHULU,NIKAHI AKU!'

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defri yantiHermawan17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Rela!

Sunyi...

Itulah keadaan mereka berdua didalam mobil. Arion dan Aisya saling diam hingga kesunyian menelan keduanya.

Tapi tanpa Aisya ketahui, kalau saat ini ada mata yang tengah diam diam meliriknya. Aisya tidak sadar bahkan sama sekali tidak mengetahuinya, karena gadis itu sibuk melihat ke arah  keluar.

"Ka-,"

Ucap mereka serempak,

Aisya mengulum senyum, sementara Arion mengusap tengkuknya karena salah tingkah.

"Kamu dulu-,"

Ucap mereka kembali kompak, dan membuat keduanya semakin dibuat salah tingkah. Hingga tanpa sadar, suasana sunyi didalam mobil menjadi cair karena tawa kecil keduanya.

"Kamu duluan," Arion kembali membuka suara, bahkan senyum samar tercipta di bibirnya.

Sementara Aisya, gadis berhijab itu masih terdiam- matanya menatap dalam pada Arion.

"Bang Rimba dari mana?"

Aisya tidak tahu harus bertanya apa, untuk mencairkan suasana. Dia bukan gadis yang pandai berbasa basi, Aisya lebih suka to the poin.

"Dari perkebunan," sahutnya singkat dan apa adanya.

Aisya berdehem pelan, gadis itu mengangguk kaku. Kesunyian pun kembali tercipta, hanya helaan napas keduanya yang kembali terdengar.

"Kenapa kau tidak bertanya lagi?"

Ucapan Arion yang tiba tiba membuat Aisya menoleh, dahi sang gadis berkerut- bahkan kedua mata indah itu menatap geli pada pria yang sudah lama tinggal di lubuk hatinya.

"Maksud Bang Rimba?" tanyanya heran.

Arion menghela napas pelan, kedua matanya tetap fokus ke depan- bahkan dengan lincah pria itu memutar stir tanpa ragu.

"Lupakan, kamu dari mana?" tanya Arion tanpa mengalihkan pandangannya.

"Dari rumah panti,"

Kali ini Arion menoleh, ' rumah panti?' dua kata itu yang membuat dia tertarik. Tempat dimana awal pertemuannya dengan orang orang di masa lalu, yang selama ini Arion cari.

"Pulangnya jangan sore sore, tidak baik," ujar Arion lembut.

Entah sadar atau tidak, perlahan sikap Arion yang Aisya kenal 6 tahun yang lalu sangat melekat kuat disana. Lembut, tenang, sabar dan selalu tertuju padanya. Sama seperti saat ini, ucapan dan suara Arion yang hilang selama 6 tahun, kembali melembut kala bersama Sang Bidadari.

"Aisya harus mengajar anak anak panti sampai selesai dulu,"

Aisya mendekap erat buku yang ada di pangkuannya, kala melihat tatapan Arion. Tatapan itu terlihat dalam dan tidak ingin dibantah, namun seperdetik kemudian berubah lembut.

"Hati hati oke, kemarin ada laki laki yang mendatangi Abang dan mengaku sebagai calon suami mu, apa itu benar calon suami mu?"

Akhirnya Arion bertanya dan berkesempatan membahas hal ini dengan Aisya. Sudah terlalu lama dia penasaran, dan hari ini dia memiliki kesempatan.

"Calon suami?" Aisya menggeleng kecil, menandakan itu tidak benar.

Calon suami siapa? ingin rasanya Aisya tertawa. Tapi saat melihat raut wajah serius, bahkan secara tiba tiba Arion memberhentikan mobilnya di bahu jalan.

"Kamu tidak berbo-,"

"Ais enggak pernah bohong sama Bang Rimba. Dulu, sekarang mau pum nanti- Ais gak pernah berani bohong. Karena bohong itu perbuatan yang gak baik." sela Aisya.

Arion menelan salivanya susah payah, jakunnya naik turun saat melihat tatapan sendu dan sayu Aisya.

Sang Bidadari terlihat bersedih, karena Rimba-nya terlihat tidak mempercayainya lagi.

"Sampai sekarang, didalam hati Ais tidak ada yang lain. Dari 6tahun yang lalu bahkan sejak usia kita masih belasan tahun, Ais cuma menatap satu laki laki-," Aisya menjeda ucapannya.

"Dan laki laki itu hanya-,"

"Arion Rimba Ranaspati!" sela Arion dengan rasa percaya diri diatas rata rata.

Bahkan Aisya yang baru saja hendak melanjutkan ucapannya, kembali di buat terdiam- saat Arion kembali bersuara.

"Ayo kita menikah!"

Kedua telinga Aisya berdengung, kedua matanya berkunang kunang saat melihat Arion tersenyum manis padanya.

Otak Aisya masih belum bisa diajak kerja sama, dia terlalu shock mendengar ajakan Arion yang tidak pernah Aisya kira sebelumnya.

"Ayo kita menikah, Aisya Kanzhania Syarief. Biarkan Rimba mu ini menjadi laki laki satu satunya yang ada didalam hidup dan hatimu,"

Tubuh Aisya semakin lemas, kedua matanya sudah berembun, dan siap meluncurkan butiran kristal bening.

"Biarkan aku menjadi masa lalu dan masa depan mu, dulu,saat ini, sekarang, dan selamanya," ujarnya lagi, kedua sorot mata Arion begitu tajam serius.

Entah kenapa Arion begitu tidak rela, saat mengingat kalau ada pria lain yang mengklaim Aisya sebagai miliknya.

TIDAK RELA!

PANJAT HATI ADEK BWUUAANGG, EEAAKKK

MARI MAMPIR KE KARYA KAK TRIPEL.1, YUK CUSS AJA YA😘😘😘

1
Dari
🤣🤣🤣🤭🤭
Tara
seger bener dapat pemandangan yg bagus sekali...ini secangkir coffee utkmu kak👏👍
🍃🥀Fatymah🥀🍃
enakan denger orang ngomong bahasa jepang, daripada harus baca sendiri 🤣
efek kebanyakan nonton anime
🍃🥀Fatymah🥀🍃
dah beneran kaya balita
🍃🥀Fatymah🥀🍃
beneran loh ternyata dijawab 🤣🤣🤣
🍃🥀Fatymah🥀🍃
emamg bener2 titisan bang galak...
pas gk ada aja baru terasa...
🍃🥀Fatymah🥀🍃
eh eh eh
merebut darimu? gk salah ngomong?
Rimba milik Aisya sedari zaman masih ingusan
🍃🥀Fatymah🥀🍃
udah tua, tinggalin nikmatin masa2 damai aja tuh apa susahnya...
yg dipikirin harta harta dan harta terus...
toh gk punya cucu lagi loh situ tuh 😜
🍃🥀Fatymah🥀🍃
tidak disangka2 😀
🍃🥀Fatymah🥀🍃
ooohhh
jadi bang Shaka ngincer gadis berhijab temennya Aisya 🤭
🍃🥀Fatymah🥀🍃
amnesia bang, A.M.N.E.S.I.A
🍃🥀Fatymah🥀🍃
pura2 anemia, eh malah bikin darting 😆
🍃🥀Fatymah🥀🍃
dulu bunda Cia bawa kabur helm 😁
dikekepin mulu
🍃🥀Fatymah🥀🍃
petasan renteng junior 😆
🌹🪴eiv🪴🌹
terimakasih untuk tulisan indah mu thor
Sen Endang
Luar biasa
Fina Fitriani
dari cerita duren sawit sampai cerita ini.. aku suka semua.. ceritanya seru menarik dan ada senyum2 kalo kita baca... lanjut ah cerita selanjutnya...
Maria Magdalena
ah si opa nagara ttp ganteng malah kelihatan muda
Maria Magdalena
aku jadi inget ilham berkata pada reina dia tidak akan meninggal sebelum pny cucu dan cicit eh ternyata skrg terjadi.
Maria Magdalena
selamat jalan ilham samudera,si alpha serigala hitam si elang meninggalkan sang pucil keharibaanNya selamat jalan eyang ilham😪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!