NovelToon NovelToon
Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Nikahmuda / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:6.3M
Nilai: 5
Nama Author: nilam nuraeni

Kepulangan dua gadis kembar kesayangan Daddy Bastian dan Mommy Fallen ada dua alasan nya.
Sakit nya dua Oma kesayangan nya menjadi alasan pertama kedua gadis kembar itu pulang.

Alasan keduanya adalah perjalanan mencari cinta.

Syakila yang tidak menyukai pria yang mencintai nya.
Dan Syakira yang ingin belajar melupakan cintanya untuk pria dingin yang menyukai kakak nya.

Penasaran akhir cinta Triplets S? yuk ikutin cerita nya🤗

Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nilam nuraeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di pantai.

^^H A P P Y R E A D I N G^^

🌹🌹🌹🌹🌹

Masih di Villa, Syakira dan Syakila nampak asyik bermain di air pantai, keduanya tertawa saat desiran ombak menyapu pinggiran pantai yang membuat celana keduanya basah kuyup.

Syaka dan Rayden hanya melihat di bawah payung besar, keduanya duduk di bangku menunggu dua gadis bule itu selesai bermain-main.

"Sejak kapan?" tanya Syaka.

"Apanya?" tanya balik Rayden.

"Jangan pura-pura tidak tau, kau tau apa yang aku tanyakan." Syaka menjawab dengan sewot.

Membuat Rayden mengangkat sebelah alisnya ke atas.

"Memang nya apa yang kau ingin tanyakan, aku tidak mengerti." pura-pura bodoh.

Bukkk !!

Syaka yang kesal menepuk paha Rayden kesal.

"Kenapa kau semakin menyebalkan." Syaka kesal.

"Hey! berani nya memukul ku!" Rayden ingin membalas memukul Syaka, tapi mengingat teman nya itu adalah kakak dari gadis yang sedang dia dekati, membuat dia mengurungkan niatnya.

"Kau tidak jadi memukul ku?" tanya Syaka menggoda.

"Berisik!" sinis Rayden.

"Halah, aku yakin kau takut tidak di restui bukan ?" Syaka tersenyum kecut.

"Siapa yang menyukai adik mu?" Rayden gengsi mengaku.

"Siapa juga yang menuduh mu menyukai adik ku." Syaka semakin memojokkan Rayden.

Membuat pria itu kesal, dan memilih membuang muka, melihat ke arah gadis yang sedang tertawa dengan riang nya saat bermain air.

Penampilan yang apa ada nya, dan sikap bodo amat nya akan segala hal yang di anggap spele tanpa sadar membuat Rayden semakin penasaran dengan nya.

"Jangan menatap adik ku terlalu lama." Syaka menutupi wajah Rayden dengan tangan nya.

Bukkk !!

Rayden memukul lengan Syaka, lalu menatap nya dingin.

"Aku tidak menatap adik mu, geer sekali." sinis nya, tidak mau mengaku padahal jelas-jelas dia memang menatap Syakira.

"Mana ada maling mau mengaku, jika pun ada penjara pasti penuh." Syaka berdiri.

Sebelum melangkah dia melihat Rayden yang masih sibuk melihat ke arah adik perempuan nya, dan sebagai kakak yang baik yang ingin menjaga adik nya dari pria-pria tidak bertanggung jawab Syaka harus bisa menegaskan pada teman nya itu jika adik nya bukan lah bahan uji coba.

"Kau boleh menyukai adik ku, tapi jika sekali saja kau membuat adik ku menangis! hidup mu akan habis di tangan ku." Syaka berlalu pergi menghampiri kedua adik nya, yang memang dari tadi sudah berteriak-teriak memanggil nya.

Rayden tersenyum mendengar ucapan Syaka, dia penasaran untuk melihat Syakira menangis, dan mungkin akan terlihat lucu jika dia melihat gadis galak yang sekarang so manja itu menangis.

"Aku akan membuat dia menangis." gumam Rayden. "Ya menangis bahagia." lanjut nya sambil tersenyum.

Syaka mendekati kedua adik nya, dia ikut bergabung dengan adik-adik nya yang sedang bermain air.

"Kak Syaka kenal sama maling di mana sih? mau aja temenan sama maling." masih tetap memanggil Rayden dengan sebutan maling, selagi moge nya belum kembali bagi Syakira Rayden itu adalah maling berkedok CEO.

"Maksud kamu Rayden?" tanya Syaka.

Syakira hanya mengangguk kecil.

"Kira, jangan panggil dia begitu, kamu tidak tau dia siapa." Syaka memperingati adik nya.

Tentu saja dia tau siapa Rayden, seorang pengusaha muda kapal pesiar yang selalu wara wiri nama nya di televisi, dan jangan lupakan perusahaan Rayden yang memproduksi mobil-mobil mewah.

Syaka di buat ngiler dengan kekayaan teman nya itu, bahkan Villa yang sekarang mereka tempati pun itu sebelumnya adalah milik Rayden, dan Dad Bastian membelinya dari pria itu.

"Kak Syaka belain aja teman nya terus, adik nya tertindas nggak di bantuin." Syakira sebal, Kakaknya seolah membela maling itu.

Karena kesal Syakira pun berjalan ke pinggir pantai, dia haus dan ingin makan, aktivitas di siang hari seperti ini membuat perut nya mudah sakit, padahal dua jam lalu Syakira bahkan sudah makan daging asap.

Syaka melihat kepergian adik nya hanya menggelengkan kepalanya.

"Baru kali ini aku ngeliat Kira berani, biasanya kan dia lebay." ucap Syakila merasa aneh dengan tingkah adiknya sekarang.

"Kamu benar Kila, adik kita benar-benar menemukan pawang nya." balas Syaka.

"Aku juga dapat." balas Syakila.

"Siapa?" kini Syaka menatap adiknya.

"Janji jangan bawa nama bocah menyebalkan itu lagi ya kak." Syakila berbicara dari hati ke hati.

"Oke, dia sudah kakak jauhi, dia jahat pada Kira, dan kakak nggak akan mendukung nya lagi." balas Syaka.

"Seriusly?" Syakila senang bukan main.

Dan Syaka hanya mengangguk, dia memang menjaga jarak dari Willy, duku mungkin dia masih bisa mentoleransi jika Syakira selalu mendapatkan komentar negatif dari teman nya itu karena mereka masih anak-anak, tapi seiring berjalan nya waktu Syaka tidak bisa menahan kekesalan nya lagi.

Siapa yang bisa menerima jika adik nya, saudara nya yang sempat berbagi ruang di rahim ibunya saat masih menjadi janin, di berikan komentar seperti itu, melihat Syakira menangis hatinya sangat sakit, apalagi setelah acara makan malam itu, Syaka benar-benar sedih saat Willy mengatakan kata-kata pedas nya itu.

"Ya, apapun untuk kalian kakak akan melakukan nya, dan satu hal lagi, cepatlah menikah kakak bosan menjomblo." kata Syaka sambil tertawa.

Syakila tersenyum, seketika harapan nya untuk mendapatkan hati uncle nya itu penuh dengan semangat, tapi sebelum nya Syakila harus menegaskan jika ada atau pun tidak nya Willy si rese itu Syakila memang tidak akan pernah menyukai pria itu.

Dari kecil hingga besar dia hanya menyukai satu orang, dan itu tetap sama sampai saat ini, Syakila hanya menyukai uncle nya, uncle Alex.

"Bantu aku jadi model lagi ya, pokok nya kak Syaka harus bantu aku bujuk Daddy agar bisa membuat aku menjadi model kembali." tegas Syakila tidak mau di tolak.

"Tidak mau." balas Syaka menggoda adik nya.

"Kak Syaka genteng banget sih." merayu tingkat satu.

"Tidak, ya tidak!" menolak lagi.

"Kak Syaka yang ganteng memepesona, tajir dan aduhai." tidak malu, kembali merayu kakak nya yang narsis.

"Kila, kakak nggak mau ya kejadian itu kembali terulang lagi, kakak sayang sama kamu begitu pun Daddy, kita semua nggak mau kamu terluka lagi." kata Syaka, keduanya saat ini sedang duduk di pinggir pantai sambil menikmati sapuan air ombak yang membasahi sebagian tubuhnya.

Syakila tau semuanya khawatir, tapi jika tidak begini maka dia akan sangat sedih karena menjadi model adalah cita-cita nya, karena keinginan terbesarnya hanya satu dan tetap sama dari dulu sampai sekarang.

Yaitu menjadi pengantin kecil dari uncle kesayangan nya. Terserah apa kata orang, Syakila tidak peduli sekalipun uncle nya itu duda, karena janji nya semasa kecil dulu adalah untuk menjadi pengantin kecil uncle nya.

"Kak Syaka ganteng." memperlihatkan wajah mode super imut nya.

Syaka menghela nafasnya panjang, jika sudah begini tentu dia tau keseriusan adik nya itu.

"Halah, bilang aja bukan mau jadi model, pasti mau modus deketin Duren (duda keren) kan." Syaka sewot, yang membuat Syakila bungkam tapi sudut bibirnya jelas terangkat.

"Memang nya kenapa kalau mau modus, toh udah duda nggak ada yang larang juga." batin Syakila sambil tersenyum.

"Perjaka banyak, tapi doyan duda, astaga kenapa adik-adik ku selalu memiliki pikiran yang bertolak belakang." batin Syaka.

Sedangkan Syakira yang sedang duduk nampak melihat Rayden yang memainkan ponselnya.

"Nggak ikutan, kaya mermaid aja takut air." celetuk Syakira sambil meminum air kelapa muda nya.

Rayden menyimpan ponselnya.

"Kenapa? mau mandi bareng?" Rayden menjawab dengan alis terangkat sebelah.

Membuat Syakira yang mendengar nya itu langsung terbatuk-batuk.

kaget, tentu saja dia kaget apalagi Rayden berkata dengan wajah yang sangat santai sekali.

"Baru bilang, belum fakta." lanjut Rayden santai.

"Ogah, mending nggak mandi sekalian dari pada mandi bareng maling." melirik sinis Rayden.

"Bukan sekarang, nanti saja kalau sudah halal."

Uhuk-uhuk !!

🌹

Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

1
Nay Nayla
..
Nana Niez
astaghfirullah,, thoooorrr aq syoookkk,, Thor kok gt,, kok dibikin mati mereka
Nana Niez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Nana Niez
Shakira asli menggemaskan sekali🤣🤣🤣
Nana Niez
auto ngakak,, gara gara dad babas
Nana Niez
Luar biasa
Nana Niez
suka sm si triplet
Hilda Yanti
😭😭😭😭😭😂😂😂😂😂😂 akhirnya ke 3 nya siuman, Alhamdulillah
Hilda Yanti
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Hilda Yanti
untung hanya mimpi.Harga diri seorang gadis adalah kehormatannya yg harus dijaga sampai ia menjadi halal untuk suami nya.
Hilda Yanti
😄😄😄😄😄😄🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🫣🫣🫣🫣🫣🤭🤭
Hilda Yanti
pria yg bertanggung jawab, hanya mencium bibir kekasihnya, dia sampai berlutut meminta maaf. Takut n menyesal telah khilap dan merasa sudah merusak kekasihnya sebelum halal. Author berikan satu seperti Rayden untukku, please
Nilam Nuraeni: boleh
total 1 replies
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
mbak mimin
🤣🤣🤣🤣syakira lucu
⧗⃟ᷢʷ🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ≛⃝⃕|ℙ$§𝆺𝅥⃝©
Luar biasa
an
kereen
Firma Slow
suka deh ama ,visual nya rayden pake dylan wang../Kiss/
🍒 yunda 🍒
mampir y kak aku 🤗
Arie S
twin four = quadruplet
Shaa Erahh
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!