NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Ketos Arrogan

Terjerat Cinta Ketos Arrogan

Status: tamat
Genre:Tamat
Popularitas:6.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Navizaa

Bagaimana rasanya kalau kamu mencintai seseorang yang tidak pernah menganggapmu ada, padahal kamu mencintainya dengan sangat tulus. Kecantikan Ara tidak bisa membuat hati Revan luluh.

Ara Anastasia selama beberapa bulan ini tanpa lelah mengejar cinta seorang Most Wanted sekaligus ketua OSIS di sekolahnya SMA Negeri Harapan 1 bernama Revan Prayoga. Tetapi sayangnya Revan sudah mempunyai gadis yang ia sukai bernama Angel.

Usaha Ara untuk bisa mendapatkan cinta Revan sia-sia ketika pria itu menyuruhnya berhenti mengejarnya. Ara yang merasa kalah dengan perasaannya sendiri akhirnya mengabulkan permintaan Revan dan mulai menjauh.

Tetapi setelah Ara menjauhi Revan selama beberapa waktu membuat cowok itu uring-uringan tidak jelas. Angel sang kekasih turut menjadi korban kekesalannya hanya karena Revan melihat Ara berpelukan dengan salah satu cowok populer dan sahabat baiknya sendiri.

"Gue bisa gila Ra, kalau Lo terus bersikap kayak gini!"

"Emang sikap Gue kenapa Van? ada yang salah?" Tanya Ara menaikkan sebelah alisnya.

"Jangan jauhin Gue dan jangan deket sama cowok lain!" Ara tertawa sinis.

"Lo lupa Van, Bukannya Lo sendiri yang nyuruh Gue buat ngejauhin Lo?"

Skakmatt! Revan tidak bisa menjawab.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Navizaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 ( Penjebakan )

Happy Reading 😊

"Gue jadi makin tergila-gila sama elo, Ra!" gumam Revan tersenyum bangga dengan gadis yang sangat dicintainya itu.

Niat Revan ingin mencari Angel karena merasa geram dengan sikap mantan kekasihnya, yang selalu mencari urusan dengan Ara. Padahal Ara sama sekali tidak pernah menyinggung Angel selama ini, Revan tahu itu.

Pada saat Revan keluar dari dalam kelasnya yang berada di paling ujung untuk menemui Angel, tiba-tiba dia melihat Ara datang ke kelas Angel dengan tatapan yang tajam. Revan mengurungkan niatnya dan bersembunyi di balik pintu.

Semua sikap Angel pada Ara selama ini sepertinya mengarah kepada cerita yang membuat Revan salah paham. Dan ternyata

Angel selama ini adalah dalang di balik semua karangan cerita yang gadis itu buat untuk Ara.

💘💘💘

Revan berjalan masuk ke dalam kelas Angel dengan tatapan lurus ke depan menatap seorang cewek yang sedang menangis tersedu di bahu salah satu temannya.

"Udah Angel, jangan nangis lagi, ssttt, diem, ya?"

"Gimana gue bisa diem! gue merasa harga diri gue di injak-injak sama Ara, hiks," semua sahabat Ara menoleh ke arah sosok yang baru saja muncul itu.

Revan menatap tajam ke arah beberapa siswa yang ada di dalam kelas tersebut, sepertinya sekarang belang Angel sudah terbuka semuanya.

"Eh,, tadi Ara gak_gak ngapa-ngapain lo kok, Ngel!" ucap salah satu dari mereka.

"Lo tadi gak lihat gimana Ara ngancem gue, itu sama aja dengan ngapa-ngapain gue, apa kalian semua takut sama dia yang jelas-jelas udah jadi pelakor?" ucap Angel yang masih belum menyadari kehadiran Revan di belakangnya. Teman Angel memberi kode lewat isyarat matanya, tetapi sepertinya Angel masih belum mengerti.

"Ara itu yang sebenarnya bermuka dua! dia udah bikin Revan jadi ilfeel sama gue, padahal kalian sendiri tahukan kalau dulu Revan begitu benci sama Ara, apakah itu wajar? apa kalian percaya begitu saja apa yang di katakan oleh cewek itu tadi!" seru Angel menatap ke arah beberapa temannya yang hanya diam saja. Bahkan tatapan mata mereka tidak fokus dengan Angel.

Mereka hanya menatap ke arah Revan yang sudah berdiri di belakang Angel dengan salah satu tangannya di masukkan ke dalam saku celana.

"Angel!!" seru Revan.

Angel yang mendengar suara milik seseorang yang sangat dia kena tiba-tiba langsung menutup mulutnya dengan kedua tangan. Sungguh dia tidak percaya bahwa saat ini Revan sudah berada di belakangnya.

"Gue tegasin di sini! kalau gue sama Angel putus murni karena gue udah gak sayang lagi sama Angel, dan gue mau jujur sama kalian, kalau sebenarnya Ara bukan pelakor di sini karena yang ngejar-ngejar Ara itu gue, bahkan Ara udah nolak gue mentah-mentah, jadi kalau kalian mau nyalahin kenapa kita putus, kalian salahin gue! PAHAM!!" Revan berteriak lantang di depan kelas.

Angel mengepalkan tangannya, rasanya dia tidak sanggup lagi menahan kekecewaan yang mendalam pada Revan. Hatinya sangat sakit melihat sikap Revan yang seperti itu. Padahal dulu pria itu begitu manis terhadapnya.

Angel kali ini benar-benar menyalahkan Ara, dia harus membuat Ara jatuh saat ini.

'Awas kau Ara! aku semakin membencimu!!' batin Angel.

Setelah mengatakan hal itu, Revan keluar dari kelas Angel dan berjalan menuju kelasnya yang tidak jauh dari kelas Angel.

###

Ara berjalan duduk di bawah pohon rindang dengan dada yang kembang kempis karena baru saja mengikuti pelajaran olahraga, pemanasan dengan berlari memutari lapangan sampai lima kali.

"Nih, buat lo," Ara mendongak melihat siapa yang menyodorkan air mineral untuknya.

"Vero? lo kok ada di sini? bukannya ini jam pelajaran, ya? jangan bilang kalau lo bolos?" tanya Ara heran.

Vero duduk di samping Ara dan tersenyum. "Gue tadi izin ke toilet, dan gak sengaja melihat lo di hukum lari keliling lapangan!"

"Enak aja di hukum, sekarang lagi pelajaran olah raga, lo gak lihat gue pake kaos apa?" seru Ara membusung kan dadanya, memperlihatkan kalau dia sedang memakai kaos olah raga.

Vero memalingkan wajahnya ketika melihat apa yang seharusnya tidak dia lihat. Wajahnya memerah seperti kepiting rebus karena melihat bentuk ukuran dada Ara yang tercetak jelas pada kaos yang di pakainya itu.

Ara yang sadar langsung merasa sangat malu, dia juga tidak sengaja melakukan hal itu. "Ver, gue pergi ke kamar mandi dulu, ya?" ucap Ara canggung.

"Iya, Ra," jawab Vero menoleh sekilas. Bukan karena dia tidak mau melihat Ara, tapi jujur Vero juga pria normal yang bisa membayangkan sesuatu yang membuat otaknya gesrek.

Ara berlari masuk ke dalam kamar mandi dan langsung mencuci wajahnya, sungguh dia tidak bermaksud melakukan hal itu.

"Jangan sampai Vero salah paham sama gue, ntar rumor gue sebagai cewek penggoda itu jadi nyata, deh!" gumam Ara.

Setelah beberapa saat Ara kembali ke dalam kelas dengan langkah gontai

"Ra! gue mau ke kantin, ikut gak?" tanya Nita yang datang dari arah belakang.

"Gue nitip salam ama pak Supri aja!" ucap Ara yang mendapatkan pukulan di lengan oleh Nita.

"Nanti di marahin sama mbak Ijah gak di kasih es teh gratis lagi loh, ya!" seru Nita yang sudah berlalu pergi.

Jam pelajaran olah raga di kelas Ara adalah jam terakhir, jadi bisa di pastikan kalau mereka berolahraga di bawah sinar terik matahari yang menyengat, apalagi kalau sedang di outdoor seperti tadi, membuat Ara lelah dan tidak bisa berkonsentrasi.

"Ra, gue minta tolong donk!" seru salah satu teman satu kelas Ara.

Ara menoleh dan melihat Siska berjalan membawa bola basket di tangannya. "Minta tolong apa?" tanya Ara.

"Tolong balikin bola basket di gudang belakang sekolah, karena kata Pak Asri nih bola udah gak layak pake, gue mau ambil bola basket yang baru di ruang peralatan," ucap Siska.

Awalnya Ara menolak, tetapi setelah Siska memohon, akhirnya Ara terpaksa menyetujui untuk menyimpan bola basket yang memang sudah robek sedikit itu ke gudang belakang sekolah.

Ara menatap bangunan yang sudah usang karena memang lama tidak terpakai, hanya untuk menyimpan barang-barang yang sudah tidak layak.

Perlahan Ara membuka gembok yang menggantung dengan kuncinya itu. Suara decitan pintu terdengar dengan jelas menandakan pintu itu memang sangat jarang di buka.

Ara masuk ke dalam gudang yang gelap dan pengap karena ventilasi nya tidak banyak. "Taroh di mana nih bola?" gumam Ara melihat sekeliling. Akhir dia melihat keranjang yang penuh dengan bola-bola yang sudah rusak.

Ceklek!!

Ara menoleh ke arah pintu dan melihat pintu yang tadinya terbuka menjadi tertutup. arah langsung berlari kearah pintu itu.

"Woi!! siapa yang kunci pintunya dari luar ya?jangan main-main sama gue!! bukain pintunya!!" teriak Ara masih berusaha membuka handle pintu.

Sepertinya memang ada yang sengaja mengunci pintu itu, Ara panik setengah mati. Masih berusaha membuka pintu dengan cara menggedor nya, berteriak berusaha meminta tolong.

"TOLONG!!!"

"Siapa yang kunci gue! jangan jadi pengecut lo!! bukain gak!!!" teriak Ara.

Tapi sepertinya tidak akan ada orang yang mendengar teriakannya karena tempat itu berada di jauh belakang gedung sekolah dan tidak banyak siswa yang datang ke sana atau bisa dikatakan tidak ada datang ke sana kalau tidak ada urusan.

Bersambung

1
C a l l i s t o ®
Mnrtku sbnrnya mreka bisa aja buat pilih tetep liburan. Percuma jg ujung²nya pulang.. mending brtahan skalian liburan di jogja nya itu. Toh Sifa jg tinggal istirahat pemulihan, ga yg hrs smp opnam.. kalo gue si mending lanjut liburan gak si 🤣 bukan kejam tp itu logisnya mnrtku. Kecuali kalo Sifa kondisinya paraaahh smp ga sadar atau kritis nah itu lain crita
mrsdohkyungsoo
thankyouu
C a l l i s t o ®
Yg cewek okelah.. cuma agak kurang masuk krn saat itu definisinya wajah si Ara kategori cantik Indonesia, hrsnya cast nya ya orang Indonesia yg kulit langsat dan sesuai definisi saat itu 🤣 cuma kalo mau maunya aktris favorit ini kalo gue si suka suka aja. Tp kalo aktornya gue kurang suka, lebih suka bayangin Naphat 😂
C a l l i s t o ®
Tu kan Revan. 👌
C a l l i s t o ®
Mnrtku yg nolong Revan cuma mngkn yg jagain orang lain.. mnrtku lho
C a l l i s t o ®
Jam terakhir bukannya jam 2an gt??? Serius ada kelas yg olahraga siang² gt???
C a l l i s t o ®
Kok bisa Romi di dpn rumah Ara? Kalo Vero masih ga heran ya kan dia ngejer Ara.. lha ni knapa si Romi ?.?
C a l l i s t o ®
Atas nama pak Ridwan, kurelakan jalanku merana.. kubersumpah atas nama pak Ridwan~
C a l l i s t o ®
Shandy Aulia??
C a l l i s t o ®
Kalo ujian mapel yg paling gue benci tu bahasa 😂 Asli sebelnya minta ampun dan lama gue garapnya. Sampe mikir 2-3x baca ulang² apa bedanya ni pilihan. Dan gue paling demen justru matematika soalnya ilmu nya pasti. Cukup paham rumus, auto beres 😂 dan matematika yg gue ga paham smp skrg itu logaritma krn masukin rumus pun gue berasa kek mana bisa gitu kayak ada logika tp gue ga paham satu bab itu 🤣
Yohana
lanjut
Yohana
ditunggu karya terbarunya
Yohana
lanjut
Yohana
Alhamdulillah , selamat Ara dan Revan , semoga menjadi keluarga samawa
Yohana
semoga masalahnya cepet selesai
Yohana
lanjut
C a l l i s t o ®
Sebenere lumrah Revan gt kenapa pd nyalahin.. mnrt gue hak orang mau nerima atau nolak, merasa nyaman atau nggak... kalo gue di posisi Revan jg risih kali ya soalnya Ara over jg. Jd uda resiko dan ga bisa Ara dianggap pasti benar dan Revan wajib nyaman ama Ara. Setiap orang punya zona nya masing²
C a l l i s t o ®
Luruh air mata. Bukan luluh
C a l l i s t o ®
Buset gue ga like fisik tobrut anak SMA gini bayanginnya kayak nggak bnget 🤣
C a l l i s t o ®
Pov masing² ya dan mnrtku kalo kyk gini kesalahan Revan msh okelah krn cinta ga bisa dipaksakan wkwkwk. Real life ini disebut sedang berproses memahami perasaan dan situasi. Apalagi ini settingnya masih cinta SMA jd masih wajar yg namanya suka krn kriteria, trus patah hati. Jd gue ga mnhujat Revan kok 😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!