Mengalami Time travel ke jaman kuno masa kerajaan Qin, memasuki tubuh seorang putri yang sangat di incar kematian nya karena ia selalu menggagalkan rencana busuk sang selir.
Hingga roh gadis masa depan memasukinya pun masih tetap mengincar dirinya, meskipun ia sudah tau jika gadis itu tak seperti dulu lagi...
Apakah gadis itu mampu membongkar rencana busuk mereka? atau justru menemukan fakta lain dari sebab dirinya berpindah ke masa ini?
___________________
♡Grilly.luv
♡Chan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Grilly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
[ Chapter 29 ] Chen yang kembali seperti dulu
Chen , kaka chan langsung menghampiri chan yang begitu santai menaiki kuda nya itu.
" Chan kau tak apa? " Tanya Putra Mahkota pan an dan chen secara bersamaan.
" Kau tak apa chan? " Ucap seseorang baru saja sampai menghampiri dirinya yaitu Putra Mahkota zio, chen menatap nanar pada kakaknya.
" Chen kau baik baik saja kan? Syukurlah " Lanjut Putra Mahkota zio mengusap kepala chen lembut.
" Aku tidak apa gege, chan sangat baik baik saja " Ucap chan turun dari kuda dan memeluknya.
Chen melihat ke arah mata chan, seolah chan memberi isyarat untuk memeluk kakaknya juga.
Deg
Chen merasa sangat nyaman dengan pelukan ini, mungkin ini pertama kalinya mendapatkan pelukan dari rasa khawatir seseorang padanya.
" Chen tak apa gege, chen kan hebat " Ucap chen begitu lain, terdengar sangat manja di telinga Putra Mahkota zio.
" Eum syukurlah gege sangat khawatir melihat mu tadi " Ucap Putra Mahkota zio tersenyum senang, akhirnya chan tidak merasa canggung lagi padanya.
" Kenapa kau melihat ke arah Putra Mahkota zio seperti itu? Kau ingin ku peluk juga? " Ucap pei Pura pura tidak tahu apa yang qio rasakan.
" Diam lah kau tidak tau rasanya, pasti akan sangat nyaman di peluk orang yang kita sayang " Gumam qio.
" Aku menyayangi mu biar ku peluk sini umumumun " Ledek pei
" Pei diam lah aku masih normal tidak seperti mu " Ucap qio kesal dengan tingkah laku pei.
" Hahahah aku pun masih normal seperti pria lain, tapi aku hanya sadar kita hanya manusia serigala " Ucap pei sendu.
Kembali ke chan
Orang-orang melihat ke arah chen dan chan sangat iri, bagaimana dua orang pria yang terbilang anti wanita, tetapi tidak berlaku pada dua orang itu.
Bahkan adik mereka yang lain pun tak pernah di respon seperti itu, membuat qin diao dan qin yang kebakaran jenggot karena cemburu.
Putri Mahkota? Dia tidak peduli sama sekali, dia hanya tersenyum biasa melihat pemandangan itu, tatapan misterius nya selalu di takuti semua orang, tetapi sikap nya akan berubah ketika sedang bersama kedua orang tuanya saja, tidak di hadapan orang lain.
" Gege kenapa kau tak melepas pelukan ini, chan sedikit risih dengan tatapan para wanita yang tergila gila padamu kak " Ucap chan menatap manik kakaknya.
" Jangan pedulikan mereka, gege hanya ingin memberitahu mereka, wanita yang akan aku sayangi harus seperti mu, tidak mudah mengeluh, hebat dan sangat menggemaskan " Ucap Putra Mahkota pan an membuat chan melongo dibuatnya.
" Gege ada ada saja, mana ada yang akan mirip dengan ku, sedangkan aku hanya ada satu di dunia ini " Jawab chan.
" Mungkin ada maka dari itu gege akan mencari nya " Ucap Putra Mahkota pan an membuatnya jengah.
Sedangkan chen dia hanya berpelukan menikmati kehangatan yang ia dapatkan, rasanya tidak ingin dilepaskan.
" Gege Chen ingin menanyakan sesuatu " Ucap chen, Putra Mahkota zio menjawab dengan sebuah anggukan tanda mengiyakan.
" Apa gege menyukai chan? " Tanya chen memastikan.
" Ya gege menyukainya, tetapi dia menolak gege maka dari itu gege akan berusaha..." Belum sempat zio membereskan ucapan nya seorang kasim mengumumkan sesuatu.
Hati chen mencelos dirinya harus benar benar mengikhlaskan kebenarannya dimana mereka saling mencintai, chen sekarang bertekad untuk benar benar melupakan pria itu.
" Untuk pengumuman pemenang, yang mulia raja sudah menemukan pemenangnya, bagi yang merasa nama itu di sebutkan di mohon untuk segera menghampiri yang mulia raja " Teriak kasim jung Hui sekuat tenaga.
Semua berkumpul berbaris sesuai nama kerajaan mereka kecuali chan dan chen yang berada di barisan paling belakang.
Satu persatu nama di sebutkan oleh kasim jung Hui, Putra mahkota pan an , putra mahkota zio mereka mendapat poin yang sama, pangeran song dan juara tiga chan. Chen mendapatkan juara harapan 4 tetapi chen sama sekali merasa tersaingi karena itu.
Chen sadar diri jika dirinya hanya seseorang yang tersesat tidak seperti chan orang pilihan yang di takdir kan untuk menempati raga putri chan asli.
Sorak ceria terdengar, ini merupakan rekor baru dimana dua orang putri bisa menempati posisi juara 3 dan 4 biasanya para putri akan tertinggal jauh di belakang sana.
Pertandingan berakhir , semua rombongan bersiap untuk kembali ke istana untuk menyiapkan atau berlatih menyiapkan diri saat berburu nanti.
Sedangkan chan dan chen mereka memisahkan diri kembali, karena memang hari masih Siang belum ada tanda tanda malam akan datang.
" Chen kita akan menggunakan jalan rahasia tadi lagi ? " Chan mencoba berbicara pada chen yang sejak tadi hanya diam.
" Chen gege ingin berbicara pada mu bisa kita berdua saja pulang ke istana? " Ucap Putra Mahkota zio pada chen.
" Ikutlah chen jangan sia siakan kedekatan mu " Dukung Chan begitu senang.
" Tapi chan, kau akan pulang dengan siapa? " Ucap chen merasa tidak enak.
" Tenang saja ada gege menunggu ku lihatlah " Ucap menunjuk ke arah Putra Mahkota pan an pangeran jie.
Akhirnya chen menyetujui ajakan dari gege nya, dengan chan pulang bersama ke-dua gege nya.
Di perjalanan Putra Mahkota zio terus menatap chen.
" Chen gege ingin meneruskan ucapan gege tadi " Ucap Putra Mahkota zio seakan mengerti rasa penasaran chen.
" Lanjutkan lah gege chen begitu penasaran " Ucap chen berusaha kuat walaupun tau jawabannya.
" Gege memang menyukai chan tetapi dia menolak gege maka gege akan berusaha untuk melupakan nya, lagi pula bukan gege yang ada di derkit perjodohan chan, jodoh chan bukan gege yaitu pria lain " Jelas Putra Mahkota zio berkata jujur.
" Dan bisa kah kau membantu gege melupakan chan, apa kau mau? " Ucap Putra Mahkota zio memohon pada adiknya.
" Benarkah ge? Eunm chen akan usahakan, tetapi chen harus membagi waktu untuk bersama gege dan chan " Jawab chen menerima nya dengan sangat senang hati.
" Terima kasih adik gege tersayang, kau tau gege sangat merindukan sifat manja mu yang dulu, kau sangat berubah saat kau dikabarkan hilang dari hutan " Jelas Putra Mahkota zio sendu
" Maaf aku gege, sebenarnya aku bukan putri chen sesungguhnya....
...****************...
kasim zhong" putri sdh sadar..."
cha "aku msh berhrp bs dekat dgn putri chan?"tanya cha.
trs kasim zhong jwb :" tentu saja...."
itu mksdnya apa,tb2 bs ngomong gt.krn yg diomongke kasim zhong ln,yg dijwb cha jg lain.
saran gw,sblm dipost,cb dibc ulang lg,sx jd lah.br kt th letak kekurangan n kelebihan alur yg sdh kt bt.maaf kl thor tersinggung