NovelToon NovelToon
Asisten Pribadi Mantan

Asisten Pribadi Mantan

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Balas Dendam
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: @Caramel_Machiato

Dirga dan Asha..

Keduanya menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih saat duduk di bangku sekolah, Asha adalah cinta pertama Dirga begitu juga Dirga yang cinta pertama Asha.

Keduanya saling mencintai satu sama lain, bahkan mereka bermimpi untuk menikah suatu hari nanti.

Namun takdir berkata lain..

Orangtua Dirga menentang hubungan Asha dengan Dirga, meminta Asha untuk pergi dengan memberikan sejumlah uang kepada asha.

Asha pun pergi meninggalkan Dirga tanpa penjelasan yang jelas..


Lima tahun berlalu..

Asha kembali Ke Jakarta..
Asha berpikir semuanya sudah berubah, termasuk Dirga..

Namun takdir kembali mempertemukan Dirga dan Asha, bukan sepasang kekasih tapi Bos dan juga asisten pribadinya.

apakah mereka akan kembali bersatu ? atau justru sudah ada orang lain yang mengisi hidup mereka ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33

Pagi di hari Minggu ini, tidak sesibuk pagi kemarin..

Seperti pagi ini, Asha dan Dirga sarapan di meja yang sama

Namun tidak seperti biasanya

Tak ada candaan diantara mereka, bahkan saat mata keduanya saling bertemu mereka langsung membuang wajah

Bukan karena marah..

Tapi mereka masih malu mengingat kejadian kemarin..

" A..aku cuci piring dulu " Asha langsung membawa piring kotor ke dapur

Di dapur Asha tidak bisa menyembunyikan senyumannya

Beberapa kali ia memegang bibirnya dengan jantung yang berdebar

" Kenapa bibirnya? Di pegangin terus "

Dengan wajah yang terkejut, Asha berbalik badan

" Dirga.. "

Dirga mendekati Asha yang sedang berdiri didepan wastafel

Jarak itu semakin dekat bahkan sangat dekat, bahkan Asha bisa menghirup aroma parfum yang Dirga gunakan hari ini

Asha memejamkan matanya

Namun tiba-tiba terdengar suara air dari wastafel..

" Biar aku yang cuci piring, tadi kamu udah masak sarapan "

Asha membuka matanya dan melirik ke belakang

" O..iya yaudah makasih ya "

Asha berlari meninggalkan Dirga di dapur

" Lucu banget kalau salah tingkah kayak gitu " ucap Dirga sambil tersenyum

Asha berniat untuk menyiram tanaman di luar pagi ini, namun baru saja ia hendak membuka pintu ia mendengar ketukan pintu dari depan rumah

Asha pun langsung membuka pintu rumah itu

" Pagi Asha... "

" Pagi.. "

Di depan pintu itu sudah berdiri tiga sahabat Dirga dan Naufal

" Kita datang buat ganggu kalian " ucap Naufal

Dirga yang melihat pun langsung menghampiri Asha

" Kalian ngapain kesini pagi pagi ? " tanya Dirga dengan wajah datar

" Mau ganggu kalian berdua " jawab Bayu

" Pulang sana, nggak terima tamu di hari libur "

" Dirga, nggak boleh gitu. Mereka kan tamu, masa tamu di usir " ucap Asha membela

" Tuh dengerin Dirga, nggak boleh ngusir tamu " ucap Kevin yang merasa bangga di bela oleh Asha

" Terserah lah " Dirga pun masuk lebih dulu

Asha pun mempersilahkan Naufal dan tiga sahabat Dirga masuk kedalam

" Yaudah gue bikin minum dulu yah " ucap Asha

" Gue bantuin ya Sha " ucap Naufal dengan cepat

" Boleh "

Dirga ikut berdiri

" Gue juga mau bantu "

Reza langsung menarik tangan Dirga

" Udah lo duduk aja sini, masak air aja lo gosong mau so soan bantuin Asha "

" Iyah sini aja udah duduk manis kita " ucap Bayu

Asha dan Naufal pun pergi berdua ke dapur untuk membuat minuman

Dirga menatap sinis Naufal, bisa bisanya ketiga temannya ini mendukung Naufal dan Asha berduaan

Di dapur saat hanya Naufal dan Asha yang berdua, Naufal pun mulai berbicara serius

" Dirga tau soal gur ketemu sama ibunya ? "

Asha menoleh sedikit, memastikan kondisi aman

" Nggak, gue ga cerita "

" Bagus deh, jangan sampai dia tau dulu "

" Hmm " Asha mengangguk

" Fal.. "

" Ya ? "

" Kemarin waktu gue sama Dirga jalan jalan di taman, gue ngerasa ada yang ngikutin"

" Oh ya ? cuma lo yang liat atau Dirga juga liat ? "

" Cuma gue, mencurigakan banget penampilannya Fal "

Naufal mengangguk paham

" Gue punya ide Sha "

" Ide apa ? "

" Gimana kalau lo sama gue pura-pura pacaran ? "

Asha terkejut dan memukul lengan Naufal

" Lo gila ya, kalau Dirga malah ngamuk gimana ? "

" Gue yang jelasin ke Dirga "

" Gue cuma pengen lo baik-baik aja, seenggaknya sampai ibu Dirga percaya kalau lo sama Dirga itu ga bakal balikan "

" Lo yakin cara ini berhasil Fal ? "

" Yaa yakin sih "

" Hmm "

" Kalian bikin minuman atau rapat komisaris? Lama banget ? " ucap Dirga yang membuat keduanya terkejut

" Sabar ya Pak Dirga, air nya belum panas " jawab Naufal

Dirga pun pergi meninggalkan dapur

" Serem banget mantan lo Sha "

" Emang "

Setelah minuman jadi, Naufal dan Asha membawa minuman itu keruang tamu

Keduanya pun ikut bergabung bersama dengan yang lainnya

Dirga menatap Naufal dan Asha bergantian, keduanya duduk bersebelahan di depan Dirga

" Ada yang mau gue omongin, penting " ucap Naufal

" Apa ? " tanya Kevin

" Setelah pertimbangan yang udah gue pikirin matang-matang, gue dan Asha berniat buat pura-pura pacaran "

" NGGAK ADA " Ucap Dirga dengan cepat

" Dirga, dengerin dulu " ucap Asha

" Apapun alasannya, pokoknya ga setuju "

" Ini demi Asha dan lo Dirga " jelas Naufal

" Gue bisa jagain Asha, Fal "

" Dir dengerin gue, gue bikin keputusan ini bukan tanpa alasan "

Naufal menarik nafasnya dalam dalam sebelum melanjutkan ucapannya

" Ibu lo ngajak gue ketemu "

" Kapan ? Ngapain ? " Dirga terkejut

" Dia pengen lo sama Asha itu ga pernah bisa bersama "

" Dia nyuruh gue buat misahin kalian "

" Terus lo setuju ? " tanya Dirga

" Kalau gue setuju, gue ga bakal bilang ke lo ya bodoh " jawab Naufal

Kevin yang sejak tadi mendengarkan ikut bersuara

" Gue setuju sih ide Naufal "

Dirga menatap Kevin

" Vin, lo sahabat gue kenapa jadi belain Naufal ? '

" Gue bukan belain Dirga, tapi apa yang Naufal bilang itu ada benarnya "

" Ibu lo jadi mikir kalau lo sama Asha itu cuma sekedar atasan dan bawahan doang "

Bayu mengangguk

" Iyah Dir bener, lagian cuma pura-pura doang bukan pacaran beneran "

Dirga menatap Asha sebelum ia menjawab

" Oke gue setuju, dengan syarat "

" Apa ? " tanya Naufal

" Nggak ada cium, nggak ada ciuman, nggak ada pelukan, nggak ada pegangan tangan "

" Pegangan mah nggak apa apa kali Dir " ucap Reza

" Iyah bener itu " kata Naufal

" Oke boleh pegangan ga lebih dari itu "

Naufal pun langsung menggenggam tangan Asha

" Ngapain lo pegang tangan Asha ? " ucap Dirga dengan ketus

" Tadi katanya boleh pegangan tangan "

" Ya nggak sekarang bodoh, lepasin tangan Asha "

Ketiga teman Dirga tertawa, begitu juga dengan Naufal yang semakin senang menggoda Dirga

Asha sendiri tak yakin apakah rencana ini berhasil atau tidak, tapi yang jelas Asha berharap semoga ibu Dirga percaya dengan rencan mereka

1
partini
satu kata buat kamu Dirga STUPID
partini
ya sat set lah cari tau
Angga Gati
lanjut kak👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!