Eliana gadis muslimah yang menggantikan posisi sang kembarannya yang meninggal, untuk masuk menjadi istri CEO kejam berjuluk PRIA BERHATI IBLIS yang dinikahkan dalam perjodohan yang tidak pernah mencintai sang kembaran.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hye seung "eva", isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eliot oh Eliot "Pencari masalah"
Apa Tristan harus berterima kasih atau harus membunuh Eliot?
dia jelas benar-benar ingin membunuhnya saat Eliot membawa masuk perempuan itu, tapi karena kejadian ini seperti nya Lana Lan mulai ingin bicara dengan nya agak sedikit lebih banyak.
Mereka berada diperjalanan menuju ke desa La Bastide Clairence, tristan melirik ke arah jam tangan, pukul 22.10 malam, jika tidak ada halangan mungkin mereka akan tiba dalam waktu lebih kurang 5 jam lagi.
Lana Lan tengah tertidur pulas di samping kemudi saat Eliot menghubungi Tristan melalui panggilan Vidio. layar didepan tampak memamerkan wajah Eliot yang selalu merasa sok rupawan.
"Ada apa?"
Tristan bertanya dengan perasaan kesal pada Eliot Tanpa berniat melihat wajah Eliot.
"Kau membuang perempuan itu, sialan"
Ucap Eliot tiba-tiba.
"kau tidak meniduri nya kawan"
Tristan masih terus menyetir, membelokkan mobilnya ke arah kanan.
"Yeah"
"Kau melewati ujiannya"
"Berhenti membawa perempuan untuk ku"
alih-alih mendengar kan, Eliot malah tertawa terbahak-bahak.
"Kau sudah 1 bulan lebih berpuasa"
"Aku tahu"
"Oh ayolah, kau bukan Tristan yang aku kenal"
Eliot mengejek, tiba-tiba seorang perempuan cantik memekuk leher Eliot dari belakang, mencium Eliot dengan cara yang panas.
"Matikan panggilan mu ketika kalian ingin ber...cinta"
gerutu Tristan
"Ini Vidio gratis Kriss, kau harus melakukan nya"
"Brengsek"
Tristan mengumpat, Seketika Lana Lan terbangun dari tidurnya, menatap layar didepan yang menampilkan wajah Eliot.
"Oh nyonya Xavier generasi ke 4 sudah bangun"
goda Eliot, perempuan disamping nya terus mencoba mencium bibir Eliot.
bola mata Lana Lan jelas membulat, keningnya mengerut.
apa-apa an mereka
umpat Lana Lan dalam hati.
"Eliot berhenti, jika tidak ada hal yang penting matikan panggilan mu dan lanjut kan aktifitas kalian"
ucap Tristan datar, berusaha mematikan panggilan mereka.
"No aku serius sekarang"
ucap Eliot lagi, tapi perempuan disamping nya Terus bergerak nakal, menjilati telinga Eliot kemudian tangannya dengan nakal masuk ke dalam baju Eliot .
Lana Lan sejenak menelan salivanya.
"Apa kau sudah menyetujui Kontrak kerja sama dengan investor abu Dhabi"
Tristan mengerutkan dahinya
"Belum"
"Oh sayang berhentilah"
Eliot ingin bicara tapi perempuan itu malah menautkan bibir mereka cukup lama, kedua tangan perempuan itu menyentuh rambut Eliot dengan nakal, desahan halus terdengar mendayu, Tristan dengan gerakan cepat menutup mata Lana Lan, tidak tahu dia hanya bergerak spontan tanpa menyadari tindakan nya.
"Tidur lah"
ucapnya cepat
oh damn it
baru kali ini dia bicara begitu hangat pada seorang perempuan.
Lana Lan menoleh sejenak kearah Tristan, kemudian tiba-tiba dia mengembangkan senyuman nya.Tristan masih terus berkonsentrasi pada stir mobilnya, hanya sesekali melirik ke arah Eliot.
"Jadi ada apa dengan investor abu Dhabi?"
"Mereka mengumumkan kesepakatan kalian di jurnal berita abu Dhabi"
"Ya?"
Tristan jelas terkejut
"Aku tidak menerima Kesepakatan, aku masih menimbang, kenapa mereka mengumumkan kesepakatan?"
"Itu aku juga bingung..ahh sayang"
Eliot bicara sambil mendesah, ketika tangan perempuan itu mulai masuk ke dalam celana nya.
"Sayang ini bisa membuat ku basah"
pekik Eliot manja
"Aku mengharapkan nya"
perempuan itu bicara menggoda
sial, Eliot Benar-benar membuat Tristan menggila.
"Lanjutkan dulu sesi ber.. cinta kalian, hubungi aku jika sudah selesai'
Tristan jelas dongkol, Eliot seakan-akan mengompori diri nya, membuat hasrat dibawah sana naik tiba-tiba.
Lana Lan masang tampak kesal saat mendengar desahan manja Eliot
Apa-apaan .
"Lana lan kalian juga harus bersenang-senang, Tristan sudah berpuasa selama 1 bulan...."
klik
Tristan dengan cepat mematikan layar panggilan mereka, tampak terus fokus menyetir dan sama sekali tidak bicara apapun sejak tadi. Sesekali dia meraih botol minuman air mineral nya, menyesapnya beberapa waktu hingga habis.
Tristan ingin sekali memaki Eliot, melakukan panggilan bersama seorang perempuan.
Sial
pekik Tristan dalam hati.
"Tidurlah, masih cukup jauh, kita masih butuh waktu 5 jam lagi hingga ke desa La Bastide Clairence"
ucap Tristan memecah keheningan.
"Akan aku bangunkan jika sudah tiba"
Lana Lan tidak menjawab, hanya berusaha membenahi posisi duduknya kemudian bersandar, beberapa kali bola matanya menatap Tristan kemudian membuang pandangannya ke depan.
Entahlah fikiran nya berkecamuk menjadi satu, rasa bersalah juga menggelayut di hatinya.
ternyata oh ternyata Eliana nggak kembar..
dan ternyata lana lan anaknya si Edward pearl..
tapi aku sedikit bingung sapa aja sebenarnya anaknya si Edward pearl itu..
ada Debora, Arash, Lana Lan dan si bungsu Edward Pearl Jr. Bener g sih mak?
Apakah mereka dari ibu yg sama?
novelmu selalu penuh misteri mak..
tapi yg jadi ciri khas itu biasanya ada konflik tentang perebutan harta, tahta atau balas dendam karena cinta tertolak.
trus ada pemeran pengganti, kembar, dan dendam turun temurun..
oke deh, semoga sehat selalu mak
tetap semangat berkarya dan semoga sukses selalu.. 💪🏻😘🥰😍🤩
sehat selalu banyak rezeki juga berkah mbsk Author
kisah yg Ayana di culik lg acara 7 bulanan.