Kayla terpaksa menjadi pengantin pengganti akibat ulah dari Kakaknya Silvira yang melarikan diri dari pernikahannya sendiri.
Lantas bagaimakah Kayla menjalani perannya sebagai istri dari Adrian, Pria egois juga angkuh dan bagaimana jugakah Kayla menjalani perannya menjadi ibu sambung dari Miya putri Adrian yang amat menyebalkan serta berlaga layaknya sudah dewasa padahal Miya sendiri masih bocah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saiyaarasaiyaara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bagian 28
Setelah kejadian di kantor Kayla enggan berbicara dengan Adrian terus-menerus. Dia berbicara hanya seperlunya saja. Kali ini bukan karena takut melainkan karena perasaan dongkol, kecewa, bercampur malu.
Kejadian di kantor saat menangis tersedu-sedu parahnya lagi dia menangisnya begitu histeris. Kayla malu mengingatnya, benar-benar malu.
'Enggak yang menangis tadi bukan aku tapi jin yang merasukiku. Hhuuuaaaaa.. mau jin atau bukan si menyebalkan tetap taunya itu aku.. Hhhuuuuaaaaa... Kenapa aku jadi labil gini? padahal aku bukan remaja, udah jadi ibu-ibu lagi?' Rutuk Kayla dalam hatinya seraya menggelengkan kepalanya.
"Kau kenapa Key, kok geleng kepala?" Adrian bingung melihat gelagat Kayla yang menurutnya aneh.
"Jangan-jangan kamu naroh sianida di kopiku lagi. Makanya kau geleng kepala, bingung mau berikan padaku atau enggak." Tebak Adrian asal menyebabkan Kayla yang enggan melihat wajah Adrian menoleh karena tidak terima.
Kayla menggeleng. "Aku gak naruh racun. Nih liat biar aku cicipi sedikit."
Kayla meminum sedikit kopi yang akan diberikan untuk Adrian dengan polosnya. Dia tidak menyadari kalau Adrian hanya menggodanya saja.
"Tuh aku gak kenapa-napa kan." Kayla meyakinkan Adrian dengan manatapnya serius.
"Kamu minum kopiku?" Adrian bertanya seraya menatap balik Kayla dengan galak.
"Pokoknya kamu harus ganti aku gak mau tahu." Omel Adrian sontak membuat Kayla segera pergi membuat kopi yang baru untuk Adrian.
"Mau kemana kamu? jangan kabur! seharian ini kamu sudah membuat aku repot dan sekarang malah kau juga meminum kopiku. Kau harus tanggung jawab, jangan lari!"
Kayla berhenti, tiba-tiba pipinya merona menahan malu yang seketika datang menghampirinya.
Ucapan Adrian membuatnya kembali mengingat kejadian di kantor ketika dirinya tanpa tahu malunya menangis layaknya bocah yang baru saja dirampas mainannya.
"Aaa kku aku tiidak lari, aku hanya ingin membuatkan kopi baru untukmu Mas."
Air kopi bergelombang di dalam gelas yang Kayla genggam. Kayla gemetar gugup. Rasa malunya makin menjadi dan kini bertambah dengan rasa takut yang mulai ikut menyelimutinya oleh akibat ulah Adrian yang menatapnya dengan ekspresi menyeramkan.
"Kau tidak usah repot mengganti kopiku dengan yang baru. Karena aku mau kau menggantinya dengan.." Adrian menyeringai. "Bibirmu!!"
Sontak hal itu menyebabkan Kayla dengan cepat menaruh kopi Adrian dimeja dan dengan gesit berlari ketakutan demi menghindari Adrian.
"Mama kau kenapa? Kok lari-larian.." Miya menatap Kayla heran.
"Tidak apa-apa, Mama hanya melihat laba-laba makanya berlari." Bohong Kayla.
"Ayo ke kamar, biar Mama bacakan dongeng. Sudah saatnya kau tidur."
"Gendong.. " Rengek Miya dengan ekspresi memelas meminta pada Kayla.
"Huhh dasar putriku yang manja. Kemarilah biar Mama gendong."
Miya menurut dan kini Kayla menggedong Miya sambil berjalan menuju ke kamar Miya.
"Mama juga boleh manja kok, kayak Om dan Tante, Papa Mamanya Raka. Raka bermanja ke Mamanya dan Mamanya balik bermanja pada Papanya. Jadi, nanti kalau Mama udah capek gendong Miya. Minta aja ke Papa biar dia gendong Mama ke kamar." Polosnya.
Kayla melotot kaget, lagi-lagi pengetahuan Miya membuatnya tercengang. Darimana hal itu berasal?
"Dari siapa kau mempelajarinya Miya?" Tanya Kayla sembari meletakkan dan melepaskan Miya dari gendongnya ke atas tempat tidur.
"Tante Naa bilang ke Raka dan Raka bilang ke Miya." Jawab Miya adanya.
Kayla mendengus dongkol, haiss.. Ternyata ulah dari tetangganya. Awas saja kalau sampai ketemu!"
•••
TO BE CONTINUED
29-02-2020
Jangan lupa tekan like dan tinggalkan jejak komentar.
Mohon dukungan Vote-nya juga ya gaess..