Kisah Dua orang manusia.yang dulu nya saling membenci,sekarang saling mencintai dalam sehidup semati.mereka sangat bahagia dengan kehadiran buah hati yang sangat di nantikan.namun takdir berkata lain,mereka di pisah kan karna banyak nya rintangan dan konplik.
Hingga pada ahir nya,takdir mempertemukan mereka kembali setelah beberapa tahun. dengan keadaan yang berubah seratus persen.
Ada apakah gerangan,siapa yang berubah/ keadaan yang berubah ? penasaran lanjut kan cerita nya
Yang baca NATAN & ZHELIA kasih vote dan like nya banyak-banyak ya kk .jangan hanya baca trus ngak kasih like sama vote Author harap kk semua nya baik . dan kasihan sama autor
Trimakasih....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mfi pebrian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
menyelamatkan zhelia
Nathan melihat jhino mengantar zhelia pulang dan membuka pintu mobil untuk nya.Nathan sangat marah dan mengepal kan tangan nya.lagi lagi jhino.guman Nathan
"Trimakasih jhino kamu sudah mengantar ku"
"Sama-sama zhelia.kamu jangan sedih karna kamu tidak jadi di keluarkan dari kampus"
"Ia aku tau(dengan lesu.)Aku masuk ke dalam dulu"
MALAM
Nathan duduk di teras kamar nya dengan memijit pelipis yang terasa sakit.tidak biasa nya Nathan mengalami sakit kepala ntah kenapa baru-baru ini ia mengalami nya.saat zhelia di kamar Nathan pun langsung duduk yang awal nya kedua kaki di letakan di atas kursi.gorden kamar zhelia terbuka dan Nathan bisa melihat seperti nya zhelia memegang perut dan mulut nya seperti orang mau muntah .Nathan jadi cemas dan kawatir dengan keadaan nya.
Entah kenapa dia jadi peduli gini dengan Zhelia(wanita yang pernah ia benci sampai ke akar-akar nya)
Lama kemudian lampu kamar Zhelia mati.di tanda kan zhelia sudah tidur.
sudah tengah malam Nathan masih setia duduk di tempat nya.memandang ke arah kamar zhelia tampa mengalih kan pandangan nya.terdengar suara mobil berhenti di depan.tepat nya di rumah zhelia.Nathan penasaran melihat ada empat orang berbadan tingi tegap dan memakai pakain hitam.Nathan terkejut ternyata itu adalah anak buah mama nya.Nathan langsung berlari kebawah.
Orang tadi berhasil membuka pintu kamar zhelia dengan memakai kunci cadangan yang mereka miliki. karna Nataya bisa melakukan apapun yang dia ingin kan.mereka mendekati Zhelia perlahan.saat zhelia membuka mata nya.
"Aaaaa,.....siapa kalian kenapa kalian ada di kamar ku pergi....tolong...tolong..." Zhelia berteriak sangat kencang dan saat kabur tangan nya di pegang mulut nya pun di bungkam dengan tangan. membuat zhelia sulit bernapas.Nathan Datang langsung menarik bahu yang membungkam zhelia dengan kasar dan memukul nya beberapa kali di wajah.
"Apa yang kalian lakukan disini.kalian mencoba untuk menyakiti zhelia.apa mama menyuruh kalian"dengan marah memukul orang itu
"Tuan muda jangan menghalangi kami-kami di perintah kan untuk membunuh gadis ini"
"Sebelum kalian membunuh nya aku yang akan membunuh kalian terlebih dahulu"dengan memegang kerah baju nya menatap orang itu dengan mata berapai api.
"Kalo tuan muda ikut campur,terpaksa kami menghajar tuan muda karna menolong gadis ini"
"saya tidak takut."Nathan menantang
Mereka pun mulai berkelahi satu melawan empat siapa yang akan menang.Zhelia sangat takut dan kawatir melihat perkelahian mereka.Nathan mendorong salah satu dari mereka sehinga vas bunga pecah berserakan.mereka memngambil bekas kaca yang runcing untuk melawan Nathan mengenai tangan nya.Nathan naik pitam kemarahan semakin tidak terkendalikan Nathan menghajar mereka semua sampai tak bertenaga lagi dan pergi dari rumah zhelia.
Nathan melihat zhelia yang terduduk di pojok tempat tidur dengan rasa takut nya."kamu tidak papa"kata nathan menghampiri nya
"Aku tidak papa"saut zhelia tidak melihat ke arah Nathan
"Kunci pintu kamar mu"Nathan pun berlalu keluar.zhelia melihat luka di tangan Nathan.wanita itu tampak iba dan bersalah.karna dia tangan pria itu terluka.dia ingin sekali menolong mengobati nya.tapi tidak dia tidak akan melakukan itu.
Di teras Nathan membersihkan luka nya sendiri dengan obat di kotak p3k.Nathan melihat lampu kamar zhelia yang masih menyala.mungkin dia tidak bisa tidur.pikir Natan.
"Mama tidak akan pernah melepas kan zhelia begitu saja .pasti mama akan mencari kesempatan untuk melukai zhelia lagi.aku harus waspada dan melindung nya dari jauh."
Seminggu berlalu mereka jarang bertemu.jika ada mereka saling diam,cuek dan terlihat seperti orang tidak kenal. semua orang di kampus selalu mengosip diro nya setiap hari tampa henti dan tampa ahir.zhelia jadi sedih dan sangat putus asa .tekanan hati dan jiwa semakin lemah dan menurun.tidak tahan dengan ocehan caci mereka.terlintas di otak zhelia berniat mengugurkan kandungan nya. karna tak sangup lagi setiap hari jadi bahan unjingan dan tawaan orang.
Keesokan hari nya zhelia keluar dari tokoh obat.dan sampai si kampus.
"Zhelia kenapa beberapa hari ini kamu diam gitu apa ada masalah"Melia kawatir mendadak zhelia jadi diam berbeda dari biasa nya
"Nggak kok mel aku ngak papa"dengan diam
"Nggak ada masalah kan dengan kandungan kamu"
"kandungan aku baik baik ajah"dengan senyum.
"Ya udah ayo kita masuk"
Setelah kls selesai Zhelia berjalan di tengah keramain semua orang lagi lagi membicarakan nya"Dasar wanita murahan.apa dia tidak punya malu apah tidur sama cowok yang bukan suami nya"
"Mungkin dia butuh uang kali,Nathan kan orang kaya raya mempunyai segala nya pasti dia tergila gila dengan uang dan rela menjual tubub nya menjadi murahan"sambung orang lagi dengan mencemooh zhelia.
"Ia,,, butul tuh,,,"
Hati zhelia semakin sakit setiap hari harus mendengar kalimat yang sama.zhelia berjalan dengan cepat tidak tahan mendengar nya.jhino yang menyaksikan dari jauh jadi sedih.
Berlari dengan menangis di depan tangga. tidak sengaja bertabrak dengan Natan yang baru turun dari tangga. tangga itu menuju atap gedung. ada yang jatuh dari tas zhelia dia mengambil dengan cepat dan berlari ke atas .Nathan sempat melihat benda yang berbungkus plastik tadi dan penasaran apa yang terjadi pada Zhelia kenapa wanita itu menanggis.