NovelToon NovelToon
Menjadi Ibu Pengganti Anak Sahabat

Menjadi Ibu Pengganti Anak Sahabat

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:65.2k
Nilai: 5
Nama Author: peony_ha

Sandra, Satya dan Raisya telah menjalin persahabatan sejak mereka memasuki dunia perkuliahan. Perhatian Satya pada Sandra terlalu berlebihan membuat Sandra menjadi terbawa perasaan.
Namun pada akhirnya Sandra harus mengubur perasaanya pada Satya kala Raisya memberitahunya bahwa dia akan segera menikah dengan Satya.
sakit dan perih yang Sandra rasakan.
Namun takdir berkata lain, Sandra terpaksa harus menjadi ibu sambung dari anak hasil pernikahan sahabatnya itu, Raisya dan Satya.
akan kah Sandra sanggup melalui hari harinya bersama Satya yang telah berubah dan masih di hantui oleh bayang-bayang istrinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon peony_ha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebagai suami atau Kakak?

Dalam hati aku terus melafalkan do'a sebisaku, berharap kabar baik tentang ibu dan ayah. sebenarnya hatiku cemas tak karuan, namun kak Satya di sebelahku selalu menenangkan ku. sesekali ia melirik padaku dan menggenggam tanganku lembut.

Aku tidak terlalu fokus menghadapinya, yang ku fokuskan sekarang ini yaitu berharap ibu dan ayah baik baik saja.

Tidak lama seorang dokter yang menangani ibu dan ayah keluar dari ruangan. Dengan ekspresi yang susah di artikan. Entah itu kabar baik atu kabar buruk.

"Keluarga Bapak Nazrul dan Ibu Candra" panggilnya tegas, memenuhi lorong rumah sakit tempat kita mengunggu.

Deg..

Sontak aku berdiri begitupun kak Satya, Aluna dan Izhar. Kami berjalan mendekat pada dokter berkacamata itu.

"Kabar baik nya..."

Akhirnya aku bisa bernafas lega..

"Bu Candra dan Pak Nazrul tidak mengalami luka berat. Hanya saja mereka masih tidak sadarkan diri karena shock. Tim kami harus melakukan ct scan di bagian kepala untuk menemukan apakah benturan itu berakibat fatal atau tidak. Dan untuk sekarang Pak Nazrul dan Bu Candra sudah bisa di pindahkan ke ruang rawat inap" ucap dokter itu.

Kami bisa menghela nafas lega sejenak. Namun belum sepenuhnya lega, karena harus ada studi lanjut mengenai benturan yang cukup keras di kepala ibu.

Beberapa jam setelah mengurus administrasi ini dan itu yang dilakukan oleh kak Satya akhirnya ayah dan ibu bisa di pindahkan keruang VIP. dengan request satu ruangan berdua agar tidak bingung jaganya ucapku kala itu pada kak Satya.

Leona dan Izhar sudah pulang karena kasian Kenzo jika berlama lama di rumah sakit. kini tinggalah aku kak Satya dan sandrina yang berada pada satu ruangan. Aku duduk disamping ibu, memandangi wajah teduh nya. Sangat takut kehilangan ibu dan ayah, aku belum bisa membuat keduanya bahagia.

Aku mengelus lembut tangan ibu. Lengannya sudah muncul keriput keriput halus, aku baru menyadari jika ibu dan ayah sudah tidak muda lagi. Tapi aku belum bisa membahagiakannya. Belum bisa memenuhi keinginan ibu dan ayah, yang sangat sederhana ingin mempunyai cucu dan anak satu-satunya, sederhana namun aku belum bisa memenuhinya. Ibu dan ayah tidak pernah menuntut apapun dari ku. Seperti harus jadi inilah itulah, tapi ibu selalu berkata "Ndra.. Sayang. Jalanilah hari hari mu sebaik mungkin, yang di dalamnya tumbuhilah hal-hal kecil yang menyenangkan. Jika itu membuatmu capek dan sakit hati tinggalkanlah. Ibu tidak menuntut kamu harus jadi apa. Kamu bahagia dengan hari-hari mu itu sudah membuat ibu dan ayah bahagia."

Pluk.

Tidak terasa air mataku kembali terjatuh. Sebagai anak tunggal aku tidak pernah kesepian di rumah, karena ibu selalu menemaniku berusaha membuat hari-hariku menyenangkan mungkin.

"Maafin Sandra ya Bu... Sandra belum bisa memenuhi keinginan ibu" ucapku halus seraya mencium tangannya lembut.

"Kak... Sebaiknya pulang saja. Kasian drina besok kan sekolah. Ada aku yang jagain ibu" ucapku seraya mendekati kak Satya yang duduk di sofa.

Kak Satya tidak menjawab, dia hanya menatapku. Tatapan nya teduh menusuk hati.

Hem...

"Gapapa aku sendiri kak.. Kamu jaga sandrina aja!." kataku sambil menyugar rambut sandrina yang tertidur dalam pelukan kak Satya.

"Yasudah aku pulang dulu ndra, kalau ada apa-apa hubungi saja" ucapnya pelan.

Aku mengangguk mengiyakan, kemudian kak Satya pergi berlalu meninggalkanku.

Setelah kepergian kak Satya. Aku melaksaksankan salat magrib dan isya sekaligus karena sempat tertunda.

Selasai solat tidak lupa aku melafalkan doa untuk kesembuhan ibu dan ayah.

"Ndra...." panggilan halus. Ibu sudah sadar.

"Iya Bu... Sandra disini" ucapku sambil mendekatinya.

"Ayah dimana ndra?. Ayah baik-baik saja?." baru saja sadar, udah sudah khawatir dengan belahan jiwanya itu.

"Ayah disamping ibu" ucapku pelan sambil tersenyum.

"Ayah... Kok gak bangun ndra... Ayah.... Bangun yah..." ibu berteriak seperti orang yang ketakutan.

"Jangan tinggalin ibu yah.... Ibu kesepian..." ibu menangis histeris.

Aku bingung apa yang terjadi dengan ibu. Aku memeluknya dan terus menenangkannya.

"Ibu... Ayah baik-baik saja..."

"Ayah... Jngan tinggalin ibu.." ibu mulai meronta ronta melupakan berusaha melepaskan selang oksigen dan infus.

"Kenapa Ndra?"

Kak Satya datang dengan membawa paper bag di tangannya.

"Kak... Tolong panggilkan dokter" aku yang masih berusaha menenangkan ibu.

Beberapa menit kemudian, keadaan ibu sudah mulai tenang. Setelah mendapatkan penanganan dari dokter.

"Bu Candra mengalami sedikit trauma berat, pak. Bu."

"Apakah ini akan kembali normal dok?" tanyaku.

"Dengan seiring waktu, keadaan ini akan kembali normal Bu, hanya saja membutuhkan waktu. Saya harap pasien di beri afirmasi positif bahwa semuanya akan baik-baik saja"

Aku dan kak Satya mengangguk mengiyakan.

"Terimakasih dok"

"Sama-sama, kalau begitu saya pamit"

Aku menghela nafas pelan.

"Semua akan baik-baik saja ndra." ucap kak Satya.

"Nih.. Makan dan pakaian ganti. Ganti dulu biar ibu dan ayah aku jaga."

Aku memandangi pria itu dengan tatapan sendu. "Makasih kak..."

"Iya.. Ayo cepetan makan!. ini udah jam berapa dan kamu belum makan dari tadi siang"

Selesai dari kamar mandi, aku melihat kak Satya dan ibu sedang mengobrol ringan. Ibu sudah jauh lebih tenang, ah aku lega sekali melihatnya.

Tanpa sadar senyumku mengembang.

Kak Satya tertawa ringan kala jemari ibu membetulkan rambutnya.

Jika seperti ini kak Satya lebih pantas menjadi Kakaku di banding menjadi suami. Karena dari dulu memang kak Satya sengat dekat dengan ayah dan ibu. Bahkan jika kami pergi liburan berempat, banyak orang yang selalu mengatakan kami mirip dan menganggap kami adalah adik dan kakak.

"Kak.." panggilku pelan. "Aku sudah selesai, kalau kala Satya mau pulang boleh, kasian drina di tinggal sendiri."

Kak Satya menoleh padaku. "Sandrina aman, ada Leona yang jaga. Aku disini nemenin kamu, ibu dan ayah."

Ah lagi-lagi hati aku menghangat.

Pria itu memang luar biasa. bisa memberi luka dan bahagia di waktu yang sama.

***

Sudah satu Minggu ibu dan ayah dirumah setelah mendapat perawatan dari rumah sakit. Dari hasil rekam medis tidak ada hal yang serius yang terjadi dengan ibu dan ayah. hanya saja mereka masih sedikit trauma. Apalagi ibu.

Sudah setengah hari ku di rumah ibu. Karena ini adalah hari libur jadi aku, sandrina Leona dan baby Kenzo bisa menghabiskan waktu di rumah ibu.

"Sandra... Ini cobain kurma muda, katanya si bisa bikin cepet hamil." ucap Leona yang tiba-tiba datang dan membawa kotak yang berisi kurma muda.

"Mama ndra... Kok adik bayi drina belum muncul-muncul." dasar anak kecil, dia gak paham.

Ibu dan ayah tertawa mendengar celotehan sandrina. sedari tadi sandrina memang lengket dekat dengan Kenzo. Sepertinya dia siap kalau memang akan memiliki adik.

"Iya ndra... Anak temen ibu, dia sudah satu tahun menikah tapi belum juga dikaruniai anak. Setelah rutin makan kurma muda Alhamdulillah satu bulan setelahnya hamil.

Perkataan ibu membuat hatiku berdenyut nyeri. Bukan karena susah mendapatkan seorang anak. Tapi memang aku dan kak Satya belum pernah melakukannya. Jadi mau punya anak gimana.

Dukung novel pertama ku ya, like, komen, subscribe, dan vote. Biar aku semangat up nya. Terimakasih pada yang sudah membaca karyaku. itu sangat berarti untukku🙏🏻

1
Iis Dawina
Raisya yg menginginkan ini semua Sandra SM Satya dn sandrina JD korban..dia yg terjerumus orang lain yg hrs berkorban Raisya" situ waras ga sih
Iis Dawina
aku ga iklas da Satya balik Raisya lg
Iis Dawina: ayolah KK ksh kesempatan Sandra hamil 1 ank aja kasihan nnti klo Raisya ngambil sandrina untuk mengancam Sandra biar rela dimadu kan kasihan
total 2 replies
andi nita
ktanya kandungannya baik2 sj lah knp tb2 pendarahan
Lembayung: Karena sejak awal sandra ini didiagnosa punya rahim lemah. Jadi walapun janinnya baik-baik saja, bisa saja secara tiba-tiba bisa keguguran.
total 1 replies
andi nita
jgn sampai da drama gk bs punya anak trus si satya nikah lg tor si Sandra ny ikhlas aduh jg deh
Lembayung: engga kakkk mas satya udah love death sama sandra💗
total 1 replies
andi nita
kpn udateny pn jgn dkit updateny thor
Lembayung: Sudah update ya, di tunggu ka😁
total 1 replies
Buku Matcha
Curiga sih kalau emang satya ini memang mencintai sandra
Iis Dawina
apa sebenarnya yg dicintai Satya adalah Sandra ya
Lembayung: tunggu kak nanti terjawab😁
total 1 replies
Daulat Pasaribu
aku kok kasian ya sama sandrina
Daulat Pasaribu
tapi kok aku sih gk suka thor kenapa mau sama satya yg uda bekas org lain
Lembayung: Sandra nya kecintaan sama satya kak
total 1 replies
Lembayung
Author sampe berkaca-kaca nulis bab ini🥹
Nabila Nabil
emmmm gimana ya... menurutku satya harus dikasih shock terapi sedikit... soalnya diabaikan itu sakit banget.... 😭😭😭😭
Lembayung: Iya betul banget kak, sakit banget jadi sandra
total 1 replies
Eva Susanti
semangat kak 💪💪💪
Rina Nurvitasari
ceritanya bagus
falea sezi
kapok azab sahabat g tau diri ya itu. mokad
falea sezi
ini Raisya sahabat g tau diri. pasti
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Linda Liddia
Bodohnya jadi cewek..mengemis cinta bgt mending tinggalin aja balik lagi ke dewa
Lembayung: tunggu kak, ada kejutan nanti
total 1 replies
andi nita
celana pnjg selutut it kek mana
Lembayung: celana yang panjangnya selutut kak🤣🤣
total 1 replies
Daulat Pasaribu
seri cerita nya diawal
Lembayung: ayok kak bab selanjutnya juga ga kalah seru
total 1 replies
♪ゞALbie。⁠☆ゞ⁠)
sejauh ini cerita dari sudut pandang si istri aku kpngn tau isi pikiran Satya thor .... semangat terus ya
Lembayung: oke author usahain ya
total 1 replies
Lembayung
sipp di tunggu ya kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!