NovelToon NovelToon
Simpanan Majikan Ku

Simpanan Majikan Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Balas Dendam
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ajani Wuhhgy

Hidup ku hancur setelah di jual oleh ayahku pada seorang pria tua yang tidak aku kenal. Nama ku Alexsa Camellia usia ku masih cukup belia, 18 tahun. Di mana harusnya aku masih menginjak bangku sekolah dan bermain dengan teman teman sebaya ku. Namun mimpi buruk itu datang saat ibu ku meninggal dan aku harus bertemu dengan orang yang sudah menelantarkan ku sejak kecil, kedatangan nya bukan untuk menolong ku tapi mengingat kan pertukaran diriku dengan sejumlah uang.

Malam itu aku bertemu dengan seorang pria yang menolong ku saat aku berusaha kabur dari kejaran nya, pria itu memukul habis pria tua tidak tahu diri itu dan membawa ku pergi dari sana. Aku merasa aman tapi perasaan ku tetap waspada karena aku tidak mengenal pria itu, bisa saja dia lebih jahat dari ayah ku sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ajani Wuhhgy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terlena

Bik Dariyam yang baru saja pulang langsung bertemu dengan Sam yang minta nya untuk tidak menganggu Alexsa dulu dan meminta nya mengerjakan tugas nya sendiri.

Malam hari di rumah Wijaya

Suasa malam yang hening membuat Sam diam senghisap seputung rokok yang tinggal setengah, pikiran nya kalut jika teringat bagaimana Bram ingin melecehkan Alexsa.

" Sayang.. " Natasya memeluk pinggang Sam dengan lembut membuat pria itu langsung mematikan rokoknya mengingat jika Natasya sedang mengandung.

" Kenapa belum tidur?. " Gumam Sam berbalik mencium puncak kepala Natasya.

" Aku kangen, dedek bayi juga kangen sama papa nya.. " Natasya dengan manja mentap mata Sam dengan niatan agar pria itu tahu apa keinginan nya.

" Maaf yah sayang, hari ini papa begitu lelah bagimana jika besok saja papa datang menjenguk mu hemz... " Sam yang mengerti keinginan Natasya langsung berjongkok mencium perut buncit wanita itu dan berbicara lembut menolak keinginan Natasya.

" Ya udah lah papa, aku sama mama mau tidur aja. " Ucap Natasya dengan wajah manyun nya kemudian meninggalkan Sam sendiri.

Pikiran nya sedang tidak baik baik saja bagaimana bisa dia menyentuh Natasya sedang kan otak nya berhenti di Alexsa, Sam menghela nafas pelan melihat Natasya yang membelakangi nya.

" Sedang apa gadis itu, apa dia masih memikirkan prihal pagi tadi?. " Batin Sam. Sam masuk kedalam kamar menutup pintu balkon kamar nya kemudian melihat Natasya yang sudah terpejam.

Sam keluar dari kamar pikirannya benar-benar tertuju pada Alexsa membuat nya tidak tenang, Sam berniat untuk datang ke paviliun melihat Alexsa langsung.

Sedang kan Alexsa masih terjaga mata nya masih cerah dan engan terlelap dia masih takut jika Bram akan melakukan itu lagi pada nya, dia sendiri berfikir jika hubungan Bram dan Natasya sudah cukup tapi ternyata pria tua itu kini menginginkan nya.

TOK TOK TOK

" Alexsa, apa kamu sudah tidur?. " Suara lembut itu membuat Alexsa terbangun dari rebahannya kemudian langsung berlari membuat pintu kamarnya.

Nampak Sam yang berdiri dengan membawa 2 buah coklat dan tersenyum melihat nya.

" Kak Sam ngapain disini, kalau ada yang lihat gimana?. " Ucap Alexsa terkejut.

Sam langsung mendorong tubuh gadis itu agar cepat masuk dan menutup kembali pintu kamar nya rapat rapat.

" Buat kamu.. " Sam mengulur kedua coklat itu pada Alexsa membuat gadis itu tersenyum.

" Makasih kak. " Sam menatap kamar Alexsa ini adalah kali pertama nya melihat kamar pekerjaan di paviliun itu.

" Kenapa?. "

" Nggak ada, kamu betah disini?. " Sam membaringkan tubuh nya di atas kasur milik Alexsa.

" Tentu saja kak, kak Sam sebaiknya segera pergi aku takut jika ada yang mengetahui kakak disini. " Alexsa benar-benar takut jika dia Kepergok orang lain sedang berduaan dengan Sam.

" Kemari lah, aku merindukan mu Alexsa... " Sam menarik tangan Alexsa agar tubuh nya ikut berbaring di samping nya, Alexsa meletakan kepalanya pada lengan Sam memeluk perut sixpack pria itu dengan nyaman.

Hal seperti itu yang bisa membuat nya kembali rileks dan melupakan kejadian pagi. Aroma Sam benar-benar membuat nya nyaman dan tenang.

" Jika kamu merasa tidak aman pindah saja di apartemen ku Alexsa, di sana lebih baik dan aku bisa lebih leluasa bertemu dengan mu. "

" Aku nyaman disini kak lagian kita bisa bertemu juga kan.. " Sam menatap wajah Alexsa lekat mata gadis itu nampak memerah seperti habis menangis.

" Kamu habis nangis?. " Tangan Sam mengelus lembut mata dan turun ke pipi putih mulus Alexsa.

Gadis itu menggeleng menyembunyikan wajahnya di dada Sam.

" Apa kamu mencintai ku Alexsa?. "

" Tentu saja aku mencintaimu kak, rasa itu sulit sekali untuk di hilangan kan. " Gumam nya pelan.

" Apa kamu pernah mencoba menghilangkan rasa itu?. "

Alexsa mengangguk pelan.

" Aku berusaha menerima kak Arkhana tapi pada akhirnya aku tetap tidak bisa dan aku tetap mencintai mu.. " Sam menarik dagu Alexsa agar gadis itu menatapnya.

Sam mengelus lembut bibir merah muda Alexsa kemudian mendekati dan mengecupnya lembut, kecupan itu berubah menjadi lumatan yang kian mereka nikmati. Kecupan kecupan penuh gairah dan saling menuntut lebih.

Sam mengecup leher jejang dan harum Alexsa membuat gadis itu melayang menikmati nya, kecupan Sam semakin turun ke bawa di mana dada Alexsa terekspos karena baju tidur nya turun.

" Ah.. " Desahan itu meluncur begitu saja dari bibir Alexsa membuat Sam mengila. Tangan nya membuka satu persatu kancing baju Alexsa tanpa melepaskan kecupan nya dari leher gadis itu, jatung Alexsa berdebar dengan kencang tubuh nya menikmati tapi otak nya bekerja untuk membuat nya segera sadar.

Nampak jelas dada ranum gadis itu yang belum tersentuh itu menyembul keluar dari bra merah yang ia kenakan, Sam mengelamkan kepala nya di antara dada mulus Alexsa sembari meremas nya membuat desahan Alexsa mengila.

" Ah.. kak. Ah.. kak.. Saammm.. " Saat Sam dengan keras meras dua gunung kembar nya, Sam melepaskan penggiat bra Alexsa dengan muda kemudian memasukan benda pink itu ke dalam mulut hangat nya. posisi Sam kini sudah berada di atas tubuh mungil Alexsa yang menegang mendekati perlakuan Sam untuk pertama kali nya.

Mata pria itu sudah berkabut mengecup dan mengisap dengan lembut dua gundukan ranum milik Alexsa. Tangan Sam turun ke bawah masik ke dalam celana panjang yang Alexsa kenakan tanpa melepaskan pangutan nya dari payudara Alexsa.

Saat tangan Sam menyentuh sesuatu di bawa itu membuat Alexsa tersadar dan menahan tangan Sam sebelum pria itu bertindak lebih jauh mengambil alih tubuh nya, Sam yang mengerti mengeluarkan tangannya kemudian memeluk Alexsa dengan lembut mereda sesuatu yang memberontak di bawah sana.

" Maaf... " Ucap Sam kembali memasang kan kancing baju Alexsa yang terbuka.

Alexsa menahan tangan kekar itu agar tidak beranjak pergi.

" Temani Alexsa tidur untuk malam ini.. " Ucap gadis itu lirih

Sam terdiam kemudian menganguk ikut naik keatas kasur dan memeluk tubuh mungil Alexsa, dia benar-benar hilang kendali saat bersama dengan gadis itu dan hampir saja dia merusaknya.

" Kak Sam.. "

" Hemzzz... "

" Apa jika aku memberikannya padamu kamu tidak akan pernah meninggalkan ku?. " Ucap Alexsa membuat Sam terdiam.

Entah kenapa Alexsa berfikir seperti itu dia terlena dengan sentuhan sentuhan Sam pada tubuh nya, mengingat dara muda gadis itu yang menginginkan lebih dalam setiap sentuhan tapi otaknya berfikir keras akan itu.

Alexsa belum genap 18 tahun bagaimana bisa dia membahas tentang menyerahkan keperawanan nya pada pria beristri yang baru saja dia kenal beberapa bulan belakangan ini.

" Jangan pernah memikirkan untuk menyerahkan itu pada orang lain Alexsa, nanti jika waktunya sudah tepat aku sendiri yang akan mengambil nya jika kamu memizinkan nya. " Gumam Sam mengecup lembut kepalanya Alexsa.

Sedangkan sesuatu di bawah sana benar-benar sudah sangat sesak terasa dan Alexsa juga bisa merasakan kekerasan nya namun gadis itu juga tidak tahu harus bagaimana.

Pada akhirnya mata nya terpejam dalam dekapan Sam yang berkeringat berusaha keras menahan diri untuk tidak menyentuh Alexsa sama sekali.

1
si kecil nikkey
dahlah ruwett..rumitt...Alexa juga GK jelas...kau menanam angin Alexa takutnya menuai badai bukan angin sepoi sepoi😄
Ajani Wuhhgy: angin badai ini kak🤣
total 1 replies
Ajani Wuhhgy
Terima kasih komen nya kakak
si kecil nikkey
setres sendirian aja sam, jng buat orang lain celaka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!