Putri yang bahagia dan ceria kini hilang di wajahnya karena usaha ayahnya yang bangkrut Adel bersedia menikah dengan pria yang baru di kenal demi kembalinya usaha ayahnya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kienli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 28...
Karena kak devina sudah lahiran jadi Delia sambil menjenguk tapi sebelum menggendong bayi Joana mereka berdua di suruh mandi dulu membersihkan tubuhnya apalagi Delia dan Devano habis melakukan perjalan jauh.
"Hallo baby J..." ucap Delia.
"Aunty bukan baby J, nama adik ku Joana." protes Daniel.
"Maaf ya... Baby Joana gemez banget aunty sama kamu." ucap Delia sambil bercanda dengan Daniel.
"Del, bagaimana honey moon nya apa menyenangkan.?" tanya Devina.
"Iya kak... Terimakasih ya kak untuk semua nya." ucap Delia.
"Semoga dari bulan madu ada kabar untuk adik nya Joan." ucap Devina.
"Amin..." ucap Daniel emang anak lelaki umur 5 tahun ini memang pintar sekali.
"Makasih ya sayang." ucap Delia...
Mendengar ucapan kak Devina membuat Delia sadar sesuatu tapi dia sangat ragu apalagi dengan sikap Vano yang cuek dan Vano juga pernah berbicara padanya memberi tahu Delia. ( Jangan pernah berharap lebih, kamu hanya menjalankan tugas. ) itu yang di ucapkan Vano pada. nya.
"Kamu makan malam disini saja ya.?" ucap Devina.
"Iya kak, tapi Vano bagaimana.?" ucap Delia takut Vano tidak mau.
"Asal kamu mau Vano pasti mau juga, nanti ada bunda dan ayah." ucap Devina senyum
Delia juga hanya membalas senyum Devina yang dulu bosnya sekarang sudah jadi kakak iparnya, Delia tidak percaya bisa menjadi bagian keluarga Adiwira Baskoro yang terkenal kaya sebenarnya tuan Beni tinggal di kota ini melainkan di luar negri.
"Kamu suka makan apa.?" ucap Devina.
"Tidak ada kak, aku bisa makan apa saja kak." ucap Delia sopan dan tersenyum...
"Baiklah kalau gitu, masak kesukaan Devano saja ya." ucap Devina.
"Iya kak." jawab Delia.
"Kamu tahu apa yang di sukai Vano.?" ucap Devina.
Delia menggelengkan pala tanda tidak tahu karena emang Delia tidak tahu sama sekali apa yang di sukai Vano dan yang tidak di sukai Vano suaminya... Karena Delia tidak mau terlalu dekat dengan Vano apalagi kalau nanti mereka berpisah.
"Kamu bisa masak.?" tanya Devina lagi.
"Bisa kak sedikit." ucap Delia.
"Bagus... Kalau gitu kamu masak ya makanan kesukaan Vano gampang kok." ucap Devina.
"Iya kak..." ucap Delia.
"Vano suka ikan goreng sambal bawang dan SOP." ucap Devina.
Delia kaget ternyata kesukaan suaminya itu simpel dan sangat gampang sekali bagi Delia, akhirnya Delia pamit turun ke bawah membantu asisten rumah kak Devi untuk membantu menyiapkan makan malam hari ini.
"Bu... Boleh saya bantu ibu.?" ucap Delia pada asisten rumah tangga Devina.
"Iya nona..." ucap asisten rumah tangga mengerti karena Devina juga sering membuatkan makan untuk suaminya dan anak anaknya karena Devina mau suami dan anak anak nya suka masakannya dan selalu merindukan masakannya.
"Nona mau masak apa.?" ucap asisten rumah tangga kak Devina.
"Ikan goreng sambal bawang." ucap Delia...
Para pelayan yang sibuk pada tugas mereka dan salah satu membantu Delia menyiapkan bahan dan membersihkan bahan bahan yang di butuhkan oleh Delia... Dengan cetakan Delia memakai pisau serta sangat lincah memasak.
"Harum sekali nona." ucap salah satu pelayan.
"Semoga ya mba rasa dan harumnya sama." ucap Delia.
"Pasti nona." ucap Pelayan.
Pelayan menatap Delia dan tersenyum pelayan itu tidak percaya Delia nona muda yang di hadapannya ini sudah cantik, baik dan rahma sekali tidak seperti majikan nya dulu, mungkin karena keluarga majikannya ini baik maka dikirim juga menantu yang baik.
Bersambung Terimakasih 🙏