NovelToon NovelToon
Langit Dan Samudra

Langit Dan Samudra

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Anak Yatim Piatu / Beda Usia / Teman lama bertemu kembali / Pengawal / Kriminal dan Bidadari
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Na_1411

Kisah cinta antara dua anak manusia yang di pisahkan jarak dan waktu, kehidupan yang keras dan penuh dengan manipulasi membuat mereka saling terpisah satu sama lain.

Akankah Samudra dan langit akan bersatu…? Jika penasaran dengan ceritanya, baca novel ini ya…?

Jangan lupa tinggalkan komentar dan like nya, karena dengan like dan komentar kalian bisa menambah semangatku untuk melanjutkan cerita selanjutnya, salam hangat…

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na_1411, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekesalan angel dengan langit.

“Apa oma yakin jika itu putri Anastasia, apa oma sudha melakukan tes dna…?”

Entah kenapa mendengar jika angel ragu akan langit yang mengaku sebagai putri, dengan kesal putri berkacak pinggang di depan langit dengan tatapan mata yang terlihat sangat marah.

“Saya juga tidak ingin menjadi putri Anastasia, dulu kehidupan saya baik baik saja sebelum saya datang ke sini. Jika anda tidak mau menganggap saya sebagai putri maka anggaplah saya sebagai langit, dan saya juga tidak butuh anda mengakui saya sebagai adik anda.” Langit segera pergi dari sana, sedangkan samudra yang melihat kepergian langit segera mengejarnya.

“SAMUDRA…!!? Kamu mau kemana….?” Ucap angel yang mau menghentikan samudra, tapi sayang dia terlambat, samudra yang sangat gesit bergerak mengejar langit yang akan masuk ke dalam kamarnya.

Langit yang akan menutup pintu kamar di hentikan oleh samudra yang menghalanginya dengan tangannya, sampai langit menghentikan gerakannya saat mendengar samudra yang terdengar kesakitan karena terjepit pintu kamar langit.

“Aduh…”

“Kak samudra, kamu tidak apa apa.” Langit langsung menarik tangan samudra dan melihat seberapa parah lukanya, tempat tangan samudra yang terlihat memerah. Dengan perasaan bersalah langit meniup tangan samudra dengan lembut, samudra menatap langit yang terlihat sangat kawatir.

“Kakak apakah ini sakit, maaf kan aku kak. Aku sangat kesal dengan keraguan nona muda itu, jika dia tidak mau mengakui aku sebagai adiknya aku juga tidak masalah.”

Samudra menarik masuk ke dalam kamar langit dan segera menutup pintu kamarnya, dia mendudukkan langit di pinggiran ranjang. Samudra menatap wajah cantik langit dengan tatapan mata sayangnya, dia berinisiatif ingin membuat hati langit terasa nyaman saat ini. Dia lebih mementingkan hati adiknya dari pada hati angel.

“Langit… dengar kakak, jika kamu merasa kesal dengan nona angel lebih baik kamu tidak usah memikirnya. Yang terpenting ada oma dan opa yang sangat menyayangi kamu, dan juga Kak samudra.”

“Tapi kak, omongan nona muda itu sangat menyakitkan hati aku.”

Samudra memegang kedua pipi langit dengan kedua tangannya, dia menatap wajah langit dengan tatapan serius. Langit yang di tatap samudra merasa salah tingkah sendiri, dia terasa sangat gugup saat ini.

“Mana adik kakak yang selalu tegar dan tidak peduli dengan omongan orang lain, apa langit dulu sudah menghilang dan sekarang di gantikan dengan langit yang baperan.” Langit menundukkan kepalanya, dia memikirkan ucapan samudra.

Sedangkan samudra yang menenangkan langit di dalam kamar langit saat ini, berbeda dengan angel yang terlihat sangat marah melihat samudra dan langit yang masuk ke dalam kamar dan menutup pintunya.

“Oma… apa hubungan mereka…? Kenapa mereka bisa sedekat itu, kenapa oma membiarkan mereka berada di kamar hanya berdua saja…?” Ucap angel dengan nada kesalnya, oma mengelengkan kepala mendengar ucapan angel yang terlihat seperti seorang yang sedang cemburu.

“Biarkan samudra menangkan langit maksud oma putri, dia kan lebih jinak jika dengan samudra. Jika kamu belum yakin dia itu adik kamu, besuk kita lakukan tes dna untuk membuktikan jika dia memang benar benar adik kamu angel.”

Oma memilih pergi dari depan angel dan Udin, dia tidak ingin melihat kekesalan angel yang akan semakin menjadi jika dia masih di sana.

angel menghentakkan kakinya dengan keras, dia sangat kesal dengan oma tidak membelanya sama sekali.

Angel yang sudah terlanjur kesal segera berjalan ke arah kamar langit, dengan segera dia membuka pintu kamar langit yang tidak terkunci. Terlihat samudara yang sedang memeluk langit, angel menggepalkan tangannya kuat kuat melihat kemesraan langit dan samudra.

“APA YANG SEDANG KALIAN LAKUKAN DI KAMAR INI HAAAA…..” teriak angel kesal.

Langit melirik tajam melihat angel yang dengan lancang masuk ke dalam kamar, dia merasa angel sangat mengganggu ketenangan samudara dan langit. Sebenarnya langit sudah akan bisa memaafkan angel, tapi melihat tingkah angel yang dengan seenaknya masuk ke dalam kamarnya. Dia semakin membenci angel.

Dengan kesal langit segera melepaskan pelukannya dari samudra dan berdiri menghampiri angel yang tampak kesal, dia menatap angel dengan sorot mata tidak suka.

“Hei nona… apa kamu tidak pernah di ajarkan sopan santun ketika akan masuk ke kamar orang lain, atau memang kamu pada dasarnya orangnya tidak mengerti etika.”

“Hei… dasar tukang tipu, kamu yang tidak punya etika. Seenaknya bermesraan di kamar bersama seorang laki laki, asal kamu tahu aja. Di rumah tidak boleh kalian melakukan hal yang mesum, apalagi seperti yang kalian lakukan tadi.”

Angel menatap sinis ke arah samudra yang juga menatapnya, di pikiran samudra dia harus menjelaskan kesalahan pahamkan ini. Sebelum semuanya menjadi runyam, dengan segera dia berdiri dan menarik tangan angel untuk keluar dari kamar langit.

“Ikut saya nona…” ucap samudra menarik tangan angel, dan keluar dari kamar langit.

Dengan rasa kesalnya melihat samudra yang sudah keluar bersama angel dari kamarnya, langit menutup pintunya dengan sangat keras. Sampai oma yang baru saja keluar kamar berjengitt kaget, oma berulang kali mengelus dadanya untuk menormalkan detak jantungnya yang terasa sangat cepat.

“Apa yang terjadi Udin, apa mereka bertengkar lagi…?”

Oma bertanya ke arah Udin yang masih melihat drama rumah tangga samudra dan nona angel nya, Udin menoleh ke arah oma eli.

“Sepertinya ada yang sedang cemburu buta nyonya, begitulah nasib jika menjadi pria tampan. Saya jadi beruntung mempunyai wajah yang pas pasan seperti ini nyonya, karena tidka menjadi rebutan para gadis gadis.”

Ucap Udin menjelaskan dengan guyonan recehnya, oma sampai terkikik geli mendengar ucapan Udin. Oma eli menepuk pundak Udin dengan pelan, dia tahu jika Udin menyindir ke bingungkan samudra.

“Dimana samudra sekarang…”

“Sepertinya samudra dan nona angel ada di taman belakang, sedangkan nona langit ada di kamar.”

Oma menatap kamar langit yang tertutup, dia menggelengkan kepalanya pelan. Merasakan kekonyolan yang terjadi di kediamannya, membuat oma menjadi sangat kebingungan.

Niat hati ingin mempertemukan kedua cucunya, tapi yang terjadi malah kesalah pahamkan di antara mereka.

“Udin, besuk aku tugaskan kamu untuk melakukan tes dna antara angel dan langit. Aku ingin lihat bagaimana reaksi angel yang mengetahui jika dia sudah salah mencurigai adiknya sendiri, agar kesalah pahamkan ini tidak terlalu lama.”

“Baik nyonya, segera saya lakukan.”

Oma segera berjalan ke kamar langit berada, dengan pelan dia mengetuk pintu kamar langit. Langit yang berada di dalam menoleh saat pintu kamarnya di ketuk, dia berdiri dan melangkah menuju ke pintu kamar. Dengan perlahan dia membuka pintu tersebut, langit melihat oma yang berdiri di depan kamarnya.

“Bisa oma bicara langit.”

“Iya oma, silahkan masuk…”

Oma segera masuk dan duduk di samping tempat tidur. Sebelum memulai pembicaraannya, oma menatap sekeliling kamar langit yang terlihat luas karena isi perabotan yang hanya ada ranjang dan meja rias serta lemari.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!