Viona gadis lugu yang mencintai ipar nya sendiri
dia mempunyai satu saudara perempuan
yang di jodohkan pada keluarga bangsawan dan sangat di segani semua orang..
entah dari sisi mana dia mulai menyukai kakak iparnya yang begitu dingin dan acuh kepada nya....
namun rasa penasaran viona dan tekat yang kuat akankah hati sang kakak ipar melunak???
mari simak lebih lanjut
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka Nur Hastaman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ep 28
Beberapa hari berlalu...
Viona di perbolehkan untuk pulang
namun saat ini viona tidak kembali ke rumah singgah mereka
melainkan di bawa pulang ke rumah wisnu.
"Ayo sayang ayah dan bunda sudah menunggu di dalam."
Mereka pun masuk ke dalam rumah
kedatangan viona di sambut dengan baik oleh kedua orang tua wisnu..
mereka memperlakukan viona bagai ratu.
"Kamu antar viona istrahat dulu...." ucap wisma.
Wisnu mengangguk dan membawa viona ke kamar nya.
"Sayang kamu istirahat saja dulu di kamar.."
"Wisnu, aku ada satu permintaan sebelum kita menikah" lirih viona
"Katakan sayang..."
"Aku ingin berkunjung ke rumah keluarga MAHES aku ingin menemui ibu ku" jelas vion.a
"Baiklah sayang akan ku antar kan setelah kamu pulih nanti. sekarang aku akan turun kebawah membantu mempersiapkan segala sesuatu yang di siapkan untuk pernikahan kita" wisnu mengusap pipi viona.
"Wisnu tunggu...nanti aku ingin berbicara kWpada kalian semua" viona menatap wajah Wisnu.
"Baik sayang!! akan ku sampaikan pada ayah dan bunda, aku pergi dulu sayang...muachh" wisnu mencium pipi viona.
Beban pikiran viona kini sedikit berkurang
sebenci apa pun viona pada ibunya, dia masih punya ikatan yang tak dapat di putuskan begitu saja...
viona mencoba untuk memejamkan mata
disana lah dia mulai membayangkan saat-saat dimana dia bersama dengan ibunda nya...
disisi lain saat wisnu tengah ber bincang- bincang dengan keluarganya datanglah seseorang dengan membawa pelayalan resto
...
"Lapor tuan, dia adalah orang yang mencelakai nyonya muda..." jelas orang suruhan wisnu.
wisnu mendekat dengan amarah yang membara
wisnu menghajar pelayan itu hingga babak belur
"Berani sekali kamu melakukan itu...kamu membuat nyawa kekasihku di ambang kematian, kini akan ku buat kamu lenyap dari muka bumi"
Wisnu menghajar nya dengan membabi-buta mengingat betapa takutnya dia kehilangan viona
"Cukup wisnu!!..." viona tiba-tiba datang menghampiri mereka
"Jangan sakiti lagi, dia sudah menerima ganjaran nya...lepaskan dia " pinta viona
"Tidak sayang, aku akan membunuhnya..." wisnu hendak memukul pelayan yang sudah terkulai lemas tanpa perlawanan
"Pukul aku wisnu, jika kamuingin menghabisinya. dia punya keluarga, punya tanggung jawab. sudah maafkan dia toh sekarang aku sudah baik-baik saja" viona memeluk wisnu
"Baiklah akan ku ampuni kamu, sekali lagi kamu berbuat seperti itu ku patahkan tulang rusuk mu" ancam wisnu.
"Maafkan saya tuan dan nyonya... saya menyesal ampuni saya" pelayan itu bersujud di kaki wisnu dan viona.
"Tuan berdirilah!!!... lain kali jangan berbuat seperti itu, karna akibat dari perbuatan anda saya hampir mati tuan...sekarang bangun lah dan obati luka mu" viona membantu sang pelayan berdiri.
"Saya menyesal telah membuat anda seperti itu nyonya...anda sangat baik sekali, saya tidak akan melupakan kebaikan anda...saya permisi tuan dan nyonya" pelayan itu hendak pergi namun viona menghentikan langkahnya.
"Wisnu aku mohon suruh seseorang untuk mengantarkan dia berobat...tubuhnya penuh luka, aku mohon" pinta viona terhadap wisnu
"Tolong antar kan dia seperti perintah nyonya muda..."
Seseorang membawa pergi pelayan tadi.
Orang tua wisnu sungguh bahagia mendapat menantu yang bisa mengendalikan amarah wisnu.
selama ini wisnu tidak pernah mendengarkan perkataan siapapun, namun kali ini berbeda dengan adanya viona.
"Hati Viona sangat lembut selembut sutra,anak kita beruntung mendapatkan viona " bisik ibunda wisnu
"Iya sayang, dia benar-benar berhati emas..." jawab wisma
Mereka pun menghampiri wisnu dan viona.
mengajak mereka duduk di ruang keluarga
viona sangat senang bisa berada di tengah-tengah keluarga mereka.
viona merasa bagaikan mendapat kasih sayang dari orang tua yang selama ini tidak pernah dia dapatkan dari firma( ayah kandungnya).
lnjut broo ya
mksih😘