ini karya pertamaku
jadi mohon untuk bimbingan yang baik ya 😊
seorang wanita cantik bernama Nameera Adinda harus menjalani pernikahan untuk membayar hutang ibu tirinya, ibu tirinya adalah orang yang serakah tak peduli akan nasib nameera, yang jelas semua hutangnya di anggap lunas setelah menikahkan satu putrinya,
tuan narendra sebastian adalah pria tua yang datang ke rumah nameera dan meminta langsung pada ibu tirinya untuk menikahkan salah satu Putrinya,
tak ada pilihan lain ibu tiri nameera langsung menunjuk dirinya saat tuan narendra sudah pulang,, tak ada pilihan nameera tak mau menerima dan mencoba untuk kabur dari ruman namun usahanya nihil, ia ketahuan ingin kabur dan tanpa aba² ibu tirinya langsung menampar pipi mulushnya
apakah kehidupan nameera akan bahagia setelah menikah atau malah sebaliknya
penasaran dengan kisahnya,, yuk pantengin terus ya ceritanya hanya di novel aku
cekkidott 👉👉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ftria oktvn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bdrs 27
hari ini nameera membulatkan tekadnya untuk kembali bekerja di coffe shop milik rasya,,
sepulang kuliah nameera langsung melaju ke coffe shop, rasya yang melihat kedatangan nameera langsung tersenyum dan menyambut nameera dengan hangat,,
rasya melangkahkan kakinya menghampiri nameera yang baru sampai "hey ra kamu kemana aja tumben masuk,, tanya rasya
"maaf ya akhir² ini banyak banget yang aku urus sya,, sampai ga ijin buat cuti, kamu marah kan,"nameera
rasya hanya menjawab nameera dengan senyuman manis di bibirnya,,
terlihat sepasang mata melihat nameera dan rasya dengan tatapan yang tajam,, dia mengepalkan kedua tangannya rahangnya mengeras melihat keromantisan kedua insan itu,, padahal cuma senyum ya kan
ya tuan zayn yang melintas dari depan coffe shop karena ingin mengadakan meeting penting siang itu tak sengaja melihat ke arah kaca mobil dan melihat adegan antara rasya dan nameera,,
""cih,, ternyata dia Buru² keluar rumah hanya untuk menemui lelaki itu sampai² dia melewatkanmu di meja makan," zayn mengumpat tetapi masih di dengar oleh sekretaris haikal,,
"anda kenapa tuan,, tanya sekertaris haikal yang mendengar umpatan dari tuannya itu,,
zayn hanya menatap sekertaris haikal dengan tatapan tajamnya,, mungkin saking kesalnya kali ya,,
tatapan mereka bertemu di kaca spion mobil namun sekertaris haikal langsung menghindari tatapan tuannya yang ingin membunuh itu,,
"mungkin anda tidak sadar tuan kalau sudah menyukai nyonya," sekertaris haikal hanya tersenyum membayangkan raut wajah zayn yang kusut,
hari ini mood seorang zayn benar² hancur,, terlihat dari nada bicaranya yang ingin marah²,, namun sekertaris haikal bisa mengontrol emosi tuannya berhubungan ia ingat meetingnya kali ini dengan orang penting,,
sedangkan di sebuah coffe shop terlihat wanita cantik sedang mengelap meja, sesekali ia menyeka keringatnya yang sedikit bercucuran karena saking lelahnya bekerja,,
belum ada seorang pun yang tau kalau nameera sudah menikah,, ya dan hari ini rasya memutuskan untuk mengutarakan perasaannya lagi dan dia ingin segera melamar nameera dan menjadikannya istri,,
rasya berjalan ke arah nameera yang masih mengelap meja,, rasya tersenyum melihat kegigihan nameera dalam bekerja, tanpa sadar ia sudah berdiri di hadapan nameera,
"ra!! panggil rasya,"
""ehh,, iya ada apa,!
"aku mau ngomong serius sama kamu,"
"ngomong aja sya,, ga papa kok,"
"aku mau ngelamar kamu ra," ucap rasya sambil membuka sebuah kotak kecil yang berisi sebuah cincin berlian yang sangat cantik,,
""Degh,,,
nameera menghentikan gerakan tangannya,, ia berbalik dan melihat rasya yang sedang menyodorkan cincin itu ke arahnya,,
nameera tak menjawab ucapan rasya dia malah terbengong ,,,
"hey,, ra,"rasya menyadarkan nameera dalam kebengongannya,,
"iya,,ucap nameera
"kamu mau gak,"ucap rasya yang sudah memegang tangan nameera
nameera melepaskan tangan rasya dari tangannya yang masih pegang,,"maaf sya aku ga bisa,"nameera langsung berlari keluar dari coffe shop,,
rasya yang terdiam kala melihat nameera berlari,, "apakah aku di tolak," ucap rasya sambil mendudukkan diri di meja,
"aku ga boleh nyerah mungkin nameera kaget karena aku melamarnya tiba² ,,ya besok akan aka coba lagi," rasya masih semangat ingin melamar nameera,,
nameera berlari sambil menangis,,derai hujan membasahi seluruh tubuh nameera,,
.nameera berteriak sekencang kencangnya di bawah guyuran air hujan,,,
"tuhann kenapa semua ini terjadi kepadaku,, kenapa aku mengalami kehidupan yang sangat rumit,, aku ingin menyerah, "
""maaf ya guys kalau ceritanya gajelas maklum lah ini karya pertama aku,,, 😁😁
biar asik ...
Author kan belum kasih bumbu rahasia "Bucin"🤣🤣🤣
jawabannya
Bagi orang yang punya hati dan perasaan. takkan mudah melepaskan sesuatu yang bernilai historis terhadap orang yang disayanginya. apalagi rumah tersebut satu satunya peninggalan dan orang yang disayangi semua telah tiada..
cobalah untuk menghargai karya orang lain. kalau tak suka skip atau tinggalkan. tak perlu komentar buruk apalagi menjatuhkan orang lain dengan memberikan bintang satu.
sikap seseorang mencerminkan daya pikirnya sendiri