NovelToon NovelToon
MONICA & MAX

MONICA & MAX

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Contest / Perjodohan / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Seooo

Pernikahan yang di dasarkan oleh perjodohan, membuat Max tak pernah menganggap Monica sebagai istrinya. Ia selalu memperlakukan Monica dengan begitu kasar. Bahkan, tak tanggung-tanggung Max selalu membawa wanita bayaran nya ke apartemen nya dan Monica untuk memuaskan nya.

Suara desahan dari dalam kamar Max, membuat Monica terisak. Ia benar-benar merasa tak di hargai sebagai seorang istri. Sudah hampir setahun pernikahan mereka, namun Max masih belum juga berubah.


"Ceraikan putri ku sekarang juga!" ucap Juan.


Bagai tersambar petir di siang bolong, Max merasa tubuhnya begitu lemas saat mendengar ucapan Juan barusan. Kenapa di saat ia sudah mencintai Monica, Juan malah menyuruh nya untuk menceraikan Monica.


"Dad, ku mohon. Jangan pisahkan aku dengan Monica. Aku mencintai nya Dad. Aku sangat mencintai nya" ucap Max. Berlutut di hadapan ayah mertua nya. Namun, bukannya merasa iba, Juan malah menatap Max dengan sinis.


Bagaimana kah kisah nya? Akankah Max bisa mempertahankan pernikahan nya dengan Monica?


Yuk, simak ceritanya.


Update setiap hari senin-jumat!


Sabtu dan minggu libur!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Seooo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 28

Berikan vote, coment dan like ~

Monica menatap takjub pada bangunan yang berada di depan matanya saat ini. Sebuah villa yang cukup besar. Apalagi, villa itu di bangun di tengah-tengah pepohonan.

"Kau suka?" ucap Max. Turun dari mobil dengan susah payah.

"Ya, aku suka" ucap Monica tersenyum.

"Kau tidak ingin membantu ku berjalan?" ucap Max. Monica pun menatap ke arah pria itu dan tersenyum.

"Maaf Max. Aku lupa jika ada dirimu" ucap Monica. Membuat Max mendengus kesal. Monica pun menghampiri Max dan membantu pria itu masuk kedalam.

"Ambil kotak obat di lemari itu" ucap Max. Menunjuk lemari TV dengan dagunya. Monica pun menganggukkan kepalanya dan melangkahkan kakinya ke arah lemari TV itu. Ia mengambil kotak obat yang ada di sana dan kembali menghampiri Max.

"Biarkan aku yang mengobati nya" ucap Monica. Max menggelengkan kepalanya.

"Tidak usah, biar aku saja. Memang kau tau cara menjahit luka sobek?" ucap Max. Monica menggelengkan kepalanya. "Kau siapkan makan siang untuk ku saja" ucap Max lagi.

"Tapi kau....."

"Aku tidak apa-apa. Pergilah" ucap Max. Memotong ucapan Monica.

"Huh! Baiklah" ucap Monica menghela nafas nya. Monica pun melangkahkan kakinya ke arah dapur. Sementara Max, sibuk membersihkan luka dan menjahit luka tembakan itu.

Ddrrtt!

Ddrrtt!

Ddrrtt!

Max mengambil ponsel Monica yang berada di dalam tas saat ponsel itu berdering. Max segera mengangkat panggilan yang ternyata adalah dari Jony.

"Halo" ucap Max. Setelah ia mengangkat panggilan dari Jony.

"Tuan, kami sudah membakar ketujuh pria yang anda tewaskan itu" ucap Jony di seberang sana. Max menghela nafas nya. Walaupun ia terkenal kejam, tapi ia tidak pernah sampai menewaskan orang lain. Dan hari ini, ia menewaskan tujuh orang dalam sehari. "Anda tidak perlu khawatir Tuan. Saya sudah membereskan nya. Semuanya aman" ucap Jony lagi.

"Hhmm baiklah. Bagaimana dengan teman Monica yang Chris sekap di mansion nya itu" ucap Max. Karena ia pun sudah tau jika saat ini Chris sedang menyekap Amber di mansion nya, untuk di jadikan umpan , agar Monica ikut dengan nya. Karena Chris tau, Monica tidak akan membiarkan orang yang ia sayang di sakiti karena dirinya.

"Saat ini, saya sedang dalam perjalanan ke mansion Tuan Chris untuk menjemput Nona Amber bersama dengan beberapa pengawal Tuan" ucap Jony.

"Baiklah, bawa dia ke villa dan hati-hati lah" ucap Max.

"Baik Tuan" ucap Jony. Max pun segera mengakhiri panggilan mereka.

"Max, di lemari pendingin hanya ada daging ayam" ucap Monica. Menghampiri Max di ruang tengah.

"Masak saja. Bukankah itu bagus?" ucap Max.

"Tapi aku alergi daging ayam. Jika aku memakan ayam, tubuh ku akan memerah dan gatal-gatal" ucap Monica.

"Kau alergi daging ayam?" ucap Max terkejut. Monica menganggukkan kepalanya.

"Kau tidak mengetahui nya?" ucap Monica. Max menggelengkan kepalanya. "Hahaha, tentu saja kau tidak tau. Kau kan tidak pernah peduli pada ku saat itu" ucap Monica lagi. Membuat Max mendengus kesal. Karena Monica kembali mengingatkan nya pada awal-awal pernikahan mereka saat itu.

"Kau ingin menikah dengan ku lagi?" ucap Max. Membuat Monica menghentikan tawanya.

"Kau melamar ku?" ucap Monica. Max menganggukkan kepalanya. "Lamaran mu tidak romantis! Aku tidak mau" ucap Monica lagi.

"Jika aku melamar mu dengan romantis, apa kau mau?" ucap Max.

"Jika ingin melamar, tidak perlu memberitahu" ucap Monica. Membuat Max terkekeh. "Apakah sakit?" ucap Monica lagi. Melihat kearah betis Max yang baru saja selesai di jahit.

"Tidak sakit karena ada kau disini" ucap Max. Menarik Monica dan membawa wanita itu kepelukan nya.

"Max, apa aku boleh bertanya" ucap Monica. Mendongakkan kepalanya menatap pada wajah Max.

"Kau ingin bertanya apa?" ucap Max. Mengelus rambut Monica lembut.

"Kau bilang, dulu aku pernah memberikan mu coklat" ucap Monica. Max menganggukkan kepalanya. "Kenapa kau menyakiti ku jika kau mencintai ku" ucap Monica lagi.

"Karena aku mengira bahwa kau sudah meninggal. 14 tahun yang lalu, aku mendapat kabar dari bawahan ku. Mereka mengatakan bahwa kau kecelakaan dan meninggal di tempat. Saat itu aku benar-benar syok. Aku ingin menjadikan mu sebagai istri ku, jika kau sudah dewasa nanti. Tapi mendengar dari bawahan ku yang mengatakan bahwa kau sudah meninggal membuat ku menjadi kehilangan arah. Aku hanya mengetahui nama depan mu saja. Aku tidak mengetahui nama belakang mu. Itu sebabnya aku mengira, bahwa kau yang meninggal. Semenjak saat itu, aku menjadi pria brengsek. Kedua wanita yang aku cintai pergi meninggalkan diriku. Dan saat Daddy menjodohkan kita waktu itu, aku benar-benar tidak ingin menerima perjodohan itu. Karena aku tidak ingin wanita lain menjadi istri ku selain dirimu" ucap Max panjang lebar.

"Dua wanita yang kau cintai? Siapa wanita yang kau cintai selain diriku?" ucap Monica. Membuat wajah Max berubah sendu seketika.

"Mommy" ucap Max lirih.

"Mommy mu?" ucap Monica. Max menganggukkan kepalanya. "Kenapa Mommy bisa meninggal?" ucap Monica lagi.

"Karena ada sebuah kesalahpahaman antara Mommy dan Daddy dulu" ucap Max.

"Apa itu" ucap Monica penasaran.

"Aku hanya mengingat nya sedikit. Dulu, Mommy mengira saat itu Daddy berselingkuh dengan sahabat Mommy di belakang nya. Padahal saat itu, Daddy hanya ingin meminta saran pada sahabat Mommy untuk merayakan ulang tahun Mommy" ucap Max.

Flashback on

Seorang wanita berpenampilan modis memasuki ruangan Adrian. Adrian yang sedang sibuk menandatangani berkas-berkas yang menumpuk di meja kebesaran nya saat itu pun mengalihkan pandangan nya dan tersenyum pada wanita itu.

"Kau sudah datang?" ucap Adrian. Tersenyum pada wanita itu.

"Menurut mu?" ucap wanita itu.

"Ayo kita duduk di sofa" ucap Adrian. Bangkit berdiri dari kursi kebesaran nya. Dan melangkahkan kakinya ke arah sofa. "Menurut mu, warna apa yang bagus" ucap Adrian lagi.

"Menurut ku, lebih cantik yang berwarna gold. Ameera juga menyukai warna gold" ucap wanita itu. Membuat Adrian tersenyum.

"Kau benar. Ameera menyukai warna gold" ucap Adrian. "Aku ingin merayakan ulang tahun nya sekaligus merayakan kehamilan kedua nya" ucap Adrian lagi.

"Tapi, apakah sempat? Hari ini ulang tahun Ameera" ucap wanita itu.

"Sempat, aku hanya melakukan pesta kecil-kecilan saja. Itu sebabnya aku menyuruh mu datang pagi-pagi kesini, untuk meminta saran mu" ucap Adrian.

"Kau ingin merayakan nya dimana?" ucap wanita itu.

"Itu yang masih aku pikirkan. Aku ingin merayakan nya di hotel, tapi Ameera begitu trauma menginjakkan kakinya ke hotel" ucap Adrian. Wanita itu mengetuk-ngetuk dagunya dengan jari telunjuk nya.

"Kenapa tidak di restoran saja?" ucap wanita itu lagi.

"Kau tau bukan, saat ini Ameera sedang hamil. Dan dia selalu mual jika mencium aroma makanan yang ada di restoran" ucap Adrian. Membuat wanita itu kembali berpikir keras.

"Aha! Aku tau" ucap wanita itu. Saat ia sudah menemukan tempat yang tepat untuk merayakan ulang tahun sahabat nya.

"Apa itu" ucap Adrian penasaran.

"Kemarilah" ucap wanita itu. Menyuruh Adrian mendekat padanya. Adrian pun menurut. Ia mendekatkan wajahnya pada wanita itu, dan wanita itu pun mulai membisikkan sesuatu pada Adrian.

Bersamaan dengan itu, Ameera masuk kedalam ruangan suaminya dan terkejut saat melihat sahabat nya dengan suaminya yang seperti sedang berciuman. Tubuh Ameera lemas seketika.

"Adrian" ucap Ameera. Membuat Adrian dan wanita itu terkejut. Adrian langsung menjauhkan tubuh nya saat melihat kedatangan istri nya.

"Sayang" ucap Adrian. Bangkit berdiri dan menghampiri Ameera.

"Kau brengsek! Tega nya kalian menghianati ku?" ucap Ameera. Dengan air matanya yang sudah merembes di wajah cantik nya itu.

"Sayang, ini tidak seperti yang kau pikirkan" ucap Adrian. Ingin memegang tangan Ameera. Namun, Ameera segera menjauhkan tangan nya.

"Kalian penghianat!" ucap Ameera. Dan segera pergi dari ruangan Adrian dengan air matanya yang masih membasahi wajah cantik nya itu.

1
diwey
buruk
Siti Aminah
kok cerita ny begini sih...jd kecewa aku...
Siti Aminah
seru thor...tp jujur...aku tdk tega pd Monica...smoga Max cpt mendpt balasan ny
Siti Aminah
dah cepetan tinggalin tuh si Max edun...
Siti Aminah
ingat Max...hukum karma berlaku...suatu saat nanti kau akan merasakan skt sperti yg d rasakan Monika
Siti Aminah
baru nyimak thor....semiga cerita ny sesuai harapan ku...
pipi gemoy
turut berdukacita 🌹
Sumarni
saya selalu mengikuti novel2 author,
saya mampir lg thor
Noor Laila Khairul Isma
Baik
scarlet
yaaa,,, terlalu gampang luluhnya,, baik Monika apalagi keluarganya,,, pdhal ankx di sakiti fisik n mental sekian lama,,, gak ada hukuman buat suami brengseknya sama sekali 🙄
scarlet
kena penyakit kelamin,, bru tau rasa
Liesdiana Malindu
justru akan menimbulkan stigma baru tentang Monica,, apa bila Monica kembali pada max, apa bedanya Monica dgn jalang yg di sewa max, dan Sarah tunangan Kenzie? sama2 tukang zina.
Liesdiana Malindu
ternyata sama saja, 🤮🤮🤮
menang dasar,,,,, cerita ini Tdk ada mencerminkan adab yg baik.
Iponk
lupa ya, kan disuruh manggilnya daddy...
Iponk
lotion kali...
Iponk
dunia novel terkadang memang tempat mencurahkan ke-halu-an... disini karakter max dibikin buruk banget, ga masuk akal memperlakukan monika segitunya, kasar dan esex2in cewek lain di depan mata. itu bininya jg terlalu lamban, berbulan2 baru berontak...
Amel Munthe
monica klo masih mau sama max kenapa dia menceraikan max,,bikin kesel lama" sama monica,, dia ga bisa jaga kehormatan dia sendiri, dia kayaknya sama dgn wanita bayaran max, mau saja berhubungan intim dgn max tanpa status,, dia dgn brian jg dah melakukan hubungan suami istri,, welehh welleehhhh,,, moga brian menemukan wanita baik dan setia
Amel Munthe
kasihan brian klo brian orang baik 😫😫😫
Amel Munthe
monica dah sama nih dgn wanita bayaran max, cuma bedanya monica ga di bayar, klo pelacur max di bayar dgn harga tinggi,,
Amel Munthe
othor takut membuat cerita vulgar readers,, 😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!