NovelToon NovelToon
Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:9.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: mamaperi

Mumut adalah seorang gadis yang memiliki IQ di bawah rata rata. Di usianya yang menginjak 16 tahun Mumut belum lancar membaca dan juga menulis.

Suatu ketika, seorang pria muda kaya datang kedesa untuk melakukan kunjungan ke hotel dan pariwisata yang dia dirikan di desa tempat MuMut tinggal.

Pria kaya itu menyukai keunikan Mumut dan ingin mengerjainya.
sampai ketika Mumut hamil dan di usir dari desa.

Mumut dengan keterbelakangan IQ di bawa rata rata mencoba mencari ayah dari anak itu di kota.
Akankah Mumut berhasil menemukan ayah anak itu.

Yuk simak ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mamaperi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Anggap Pembantu

Di dalam Mall Mumut terlihat sangat ndeso, dia tersenyum dan berlari kesana kemari. Raka yang melihat ibunya seperti anak kecil hanya tersenyum mengikuti ibunya dari belakang.

"Rakaa ,lihat Lee disana bagus bagus, ayo kita kesana !"ucap Mumut dengan gembira.

Raka yang melihat antusias ibunya hanya menurut dan mengikutinya.

Tidak sengaja Mumut menabrak anak kecil yang sedang memakan Es krem

",Huaa haaha mama Tante ini nakal !"ucap anak kecil itu.

"Hey apa yang kamu lakukan pada anakku?"tanya ibu dari anak itu.

"Oh maaf mbak'e aku tidak sengaja," ucap Mumut merasa takut.

"Ada apa ini ?"tanya Raka yang baru saja menyusul ibunya

"Apa dia ini pembantu kamu nak !! dia sudah menabrak anak saya, lihatlah bajunya anak saya jadi kotor seperti ini," ucap ibu ibu dengan geram

Raka menghela nafas berat dan mengambil beberapa uang dari tas kecilnya.

"Buk apa ini cukup, lagian ibu saya sudah meminta maaf," ucap Raka dengan santai.

Semua orang berbisik bisik, tidak menyangka jika anak tampan ke bule bule'an itu anak dari wanita kampung.

"Saya adalah anak kandung dari ibu ini, wajah saya mengikuti Gen ayah saya," jelas Raka membuat mulut para nyinyir itu diam.

Lagi lagi Raka merasa jengah karena dimana pun dia berada orang orang hanya mencela ibunya yang kampungan.

"Ibu tidak papa, baju ibu kotor, ayo kita beli baju baru untuk ibu," ucap Raka dengan lembut untuk menenangkan ibunya yang terlihat masih ketakutan.

"Kita pulang saja Yo Lee," ucap Mumut bergetar.

"Ibu katanya ingin cantik, ayo sini pegang tangan Raka dan jangan pergi jauh dari Raka ya," ucap Raka memegangi tangan ibunya dengan erat.

Dari jauh ternyata ada seseorang yang memperhatikan mereka. Orang tampan itu membuka kaca matanya dan bergumam,

" anak seperti orang dewasa, sedangkan orang dewasanya seperti anak kecil, lucu sekali.. Hemm untung dia sangat cantik," gumam pria misterius itu.

" Hay Tuan Yuda ,," sapa Pangeran yang baru sampai ke mall bersama Sarah.

"Oh hay Tuan Pangeran, senang bertemu dengan anda disini," ucap Taun Yuda yang sedari tadi melihat Mumut dan Raka.

"Anda Melihat apa Tuan, sedari tadi saya memperhatikan anda dari sana Anda terlihat sangat serius ?"tanya Pangeran.

"Oh tidak papa Tuan, tadi hanya ada sebuah kecelakaan kecil," ucap Tuan Yuda.

"Oya, selamat ya untuk kalian. Maaf saya tidak hadir dalam pernikahan kalian."

"Oh tidak papa Tuan Yuda yang penting kadonya sampai ,hahaha," ucap Pangeran sengaja.

"Haha iya syukurlah jika kadonya sampai, maaf karena kadonya tidak seberapa."

"Apa yang anda katakan Tuan, baju couple itu sangat cocok untuk kita," ucap Sarah.

"Syukurlah jika kalian suka," ucap Tuan Yuda.

"Emm ya sudah Tuan, lain kali kita akan berbincang karena saat ini saya sedang akan menemani istri saya mencari gaun untuk pemotretan dia," ucap Pangeran dengan ramah.

"Oh iya tuan silahkan, saya juga sudah akan kembali. Saya baru tiba dari Prancis dan saya lupa jika ibu saya meminta tas dari sana, jadi saya memutuskan untuk membelinya disini, haha ,,"

"Haha anda bisa saja Tuan Yuda .."

"Saya harap kalian tidak membocorkan ini pada ibu saya .."

"Anda tenang saja Tuan, semua aman," ucap Pangeran tersenyum, dan mereka pun berpisah.

Di sisi lain Raka sedang menemani ibunya memilih sebuah gaun.

"Ibu coba yang ini, bagus tidak," ucap Raka.

"Itu terlalu ketet Lo nak," ucap Mumut tidak suka.

Di saat Mumut sudah menemukan baju yang dia inginkan, ternyata dari sisi sebrang ada seseorang yang akan megambil baju itu juga.

Mereka saling tarik menarik sampai akhirnya Mumut mengalah.

"Loh !! kamu Mumut !!"ucap Sarah terkejut.

"Mbak Sarah !?

Pangeran yang kaget mencoba menarik Mumut,

"Hay, kamu ngapain disini ?"bisik Pangeran.

"Saya mau beli baju mas," ucap Mumut tersenyum di depan Pangeran.

"Pangeran !! lihatlah bajunya sobek !"ucap Sarah membuat para pegawai berdatangan.

Baju itu sangat mahal, mereka tidak ingin Menganti rugi gara gara kecerobohan para pelanggan.

"Loh non bajunya sobek, anda harus membelinya ,," ucap pegawai toko.

"Mba ini bukan salah saya, tetapi ini salah pembantu itu. Dia sudah menarik baju yang saya pilih," ucap Sarah membuat Raka geram.

"Dia bukan pembantu msma, di ibu saya dan saya akan mengganti rugi !!," ucap Raka dengan lantang.

"Oh anak mama sayang, jika memang kamu ingin membelikan pembantu kita baju, kamu cukup bilang dengan mama dan nanti akan mama belikan," ucap Sarah dengan lembut.

"Raka, apa yang mama kamu bilang itu benar. Kamu tidak perlu keluar dengan pembantu hanya untuk membelikanya baju," ucap Pangeran membuat Raka tidak percaya.

Sebenarnya Pangeran tidak tega, tetapi demi permainan Sarah yang tidak ingin semua orang tahu jika Mumut adalah istrinya, terpaksa dia mengikuti permainan Sarah.

"Kamu dengar apa kata papa nak, kamu memang anak baik tetapi dengan pembantu tidak boleh berlebihan," ucap Sarah kembali.

Mumut yang merasa dirinya telah di hina memutuskan untuk berlari dari tempat itu, hati Mumut terasa sakit ketika melihat Raka, Sarah dan Pangeran seperti keluarga yang bahagia didepannya.

"Apa yang kalian katakan, dia adalah ibuku dan kamu hanya mama tiriku !!"teriak Raka lalu berlari menyusul ibunya yang sudah hilang entah dimana.

"Shiit, sayang aku kejar Raka dulu ya," ucap Pangeran khawatir dengan Raka.

"Dasar wanita tidak berguna,!!"Batin Sarah mengumpat.

..

"Ibuu !!! Ibu dimana !?"teriak Raka mencari ibunya.

Diluar Mumut mencoba untuk berlari mengikuti kakinya kemana membawa dirinya.

BUUKK !! Mumut tidak sengaja menabrak seseorang orang.

Dan ternyata itu adalah Tuan Yuda akan kembali ke Mall untuk menukar Tas yang dia beli. Saat di perjalanan pulang Yuda mendapatkan telfon dari ibunya untuk tidak lupa membeli tas warna Pink. Karena tidak fokus dengan isi pesan ibunya Yuda malah membeli Tas Warna hitam.

"Ah maaf tuan maaf," ucap Mumut merasa takut dan gugup. Dalam sehari dia sudah membuat kesalahan banyak.

"Ah tidak papa Nona, bukankah Anda wanit yang tadi menbrak seorang anak kecil ?"tanya Yuda.

"Oh njeh tuan, tadi saya yang menbrak anak kecil. Hik hik saya ini orang bodoh tuan, jadi tolong maafkan saya ya. Jika saya tidak bodoh tidak mungkin saya akan sering melakukan kesalahan dalam sehari," ucap Mumut cecegu'an.

"Hay, apa yang anda katakan. Wanita secantik anda tidak pantas berkata seperti itu. Apa yang terjadi, mengapa anda menangis ?"tanya Yuda.

"Emm tidak ada Tuan, saya mau pulang saja, amit Yo tuan," ucap Mumut mencoba berlari, tetapi karena kurang seimbang Mumut tersandung kakinya sendiri dan hampir jatuh jika Yuda tidak segera menangkapnya.

Dari jauh Raka dan Pangeran melihat kejadian di mana Mumut berpelukan dengan lelaki lain.

"Ibu ,," batin Raka.

"Wanita itu ,," batin Pangeran geram, dia sebenarnya merasa cemburu tetapi mecoba untuk menutupinya.

"Maafkan atas kelancangan pembantu saya Tuan Yuda," ucap Pangeran menganggetkan Yuda.

"Oh ya, tidak papa Tuan Pangeran. Emm ternyata wanita cantik ini pembantu anda," ucap Yuda membuat Pangeran mengepalkan tangannya.

Ketika Pangeran ingin mengatakan jika Mumut adalah Istrinya tiba tiba Sarah datang.

"Ah iya Tuan Yuda, dia adalah Pembantu kami," ucap Sarah dengan senyum.

"Maaf Tuan Yuda sepertinya kami harus pamit dulu," ucap Sarah kembali.

"Hay kamu cepat ikut kami !!"ucap Sarah melototi Mumut.

Pangeran dengan cepat menggendong Raka,

"Jika ingin semua baik baik saja, papa mohon Raka diam ya," ucap Pangeran membuat Raka diam di gendongan Pangeran.

Raka melihat kearah belakang dan melihat Sarah memegangi tangan Mumut dengan sangat kuat membuat Mumut meringis kesakitan.

Raka bersumpah dalam hati akan membalas mereka semua.

1
Sella Darwin
Luar biasa
Sativa Kyu
👍👍👍
Luar biasa
Rohana
Kecewa
kagome
Luar biasa
Omah Tien
basa nya pakai biasa aja pusing
Marlida Yusuf
terimakasih
Siera Arisanty
mungkin krn hbs mati suri jd Mumut kembali menjadi pintar seperti sebelum sakit wkt masih kecil.
ehemehem
Luar biasa
ehemehem
Lumayan
ayu nuraini maulina
kenapa y pada pke BHS daerah kali g jwa,Sunda padang
ayu nuraini maulina
krna orang kaya derajat nya d atas n selalu d atas
Fatma Herawati
ahhhhhh baji************* kau pangeran bang*************
Leniawati Leni: ceriranya bagus..jd ikut mewek ketika mumut banyak yg menghina dan pembelaan raka bt ibunya bt sy terharu..ceritanya inspiratif bgt..sukses trs bt penulisnya
total 1 replies
Nuryuniati Haryono
Denni
Deddy
Derry
Su Santi
kok AQ nangis ya
Jefry Bule
knp harus taruhan/judi sh thor ya allah ...🤦‍♀️🤦‍♀️
Raynafsir Nafsir
anak mumut yang dikandongnya Kali ini kembar
Raynafsir Nafsir
Aku sokong dan setuju banget Mumut sama pangeran becerai
watashi tantides
kembang desa tapi kurang seOns🥰
watashi tantides
njalok ngapuro🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!