NovelToon NovelToon
Bersinar Lah Bersama Matahari

Bersinar Lah Bersama Matahari

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mengubah Takdir / Menjadi Pengusaha
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mbak Ainun

Penasaran dengan ceritanya yuk langsung aja kita baca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mbak Ainun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 11: Bertahan di Antara Raksasa

BAB 11: Bertahan di Antara Raksasa

Januari 2026 membawa angin dingin yang tidak biasa, namun suasana di dalam ruko Basreng Matahari justru semakin panas. Kabar tentang peluncuran produk serupa dari perusahaan makanan raksasa, PT Global Snack, benar-benar menjadi kenyataan. Produk mereka, yang diberi nama "Crunchy-Bas", kini mulai membanjiri rak-rak minimarket hingga ke pelosok desa. Harganya nyaris setengah dari harga Basreng Matahari, berkat produksi mesin skala jutaan bungkus per hari.

Nayla duduk di meja kerjanya, menatap laporan penjualan mingguan yang mulai menunjukkan grafik melandai. Beberapa agen di daerah pinggiran mulai mengeluh karena pelanggan mereka beralih ke produk pabrikan yang lebih murah.

"Nay, agen dari Sukabumi barusan telepon. Katanya mereka mau kurangi pesanan jadi separuh. Orang-orang di sana lebih milih produk supermarket itu karena murah," lapor Kak Sari dengan wajah cemas.

Nayla menghela napas panjang. Ia mengambil satu bungkus "Crunchy-Bas" yang ia beli pagi tadi sebagai perbandingan. Ia membukanya, mencium aromanya, dan mencicipinya. "Rasanya hambar, Kak. Hanya pedas kimia dan penyedap rasa yang berlebihan. Tidak ada jejak daun jeruk, tidak ada gurihnya ikan asli. Ini hanya tepung yang diberi perasa."

"Tapi Nay, bagi banyak orang, harga seribu atau dua ribu perak itu sangat berarti," sahut ayahnya yang ikut menyimak pembicaraan.

Nayla terdiam. Ayahnya benar. Di masa sulit seperti tahun 2026, harga adalah panglima. Namun, jika ia menurunkan harga, ia harus mengorbankan kualitas bahan baku atau memotong gaji karyawannya. Dua hal yang tidak akan pernah Nayla lakukan.

"Kita tidak akan ikut perang harga," ujar Nayla tiba-tiba, matanya berkilat tegas. "Kalau kita turunkan harga, kita akan mati pelan-pelan karena kualitas kita hancur. Kita harus menang di 'cerita' dan 'kualitas'. Matahari itu satu, lampu neon itu ribuan. Tapi orang tetap menunggu matahari untuk mendapatkan kehangatan yang asli."

Sore itu, Nayla mengumpulkan seluruh karyawannya. Ada suasana gelisah di wajah Ibu-ibu pekerja. Mereka takut jika penjualan turun, pekerjaan mereka terancam.

"Ibu-ibu, saya tahu kalian khawatir soal produk pabrikan itu," buka Nayla. "Tapi saya ingin kalian tahu satu hal: mereka punya mesin yang bisa menggoreng ribuan kilo dalam sekejap, tapi mereka tidak punya doa Ibu-ibu di setiap irisan baksonya. Mulai besok, kita akan tambahkan satu hal di kemasan kita."

Nayla memperlihatkan sebuah kartu kecil yang baru saja ia cetak. Di sana tertulis: "Dibuat dengan tangan-tangan tangguh Ibu-ibu di desa kami. Setiap gigitan membantu pendidikan anak-anak mereka."

"Tahun 2026, orang tidak hanya membeli makanan, mereka membeli nilai. Kita akan tunjukkan bahwa Basreng Matahari adalah tentang pemberdayaan. Kita akan buat konten video yang memperlihatkan siapa saja di balik Basreng ini. Kita akan buat mereka tahu, bahwa dengan membeli produk kita, mereka sedang menolong tetangga, bukan memperkaya korporasi raksasa," jelas Nayla.

Strategi ini ternyata efektif. Nayla mulai gencar melakukan siaran langsung di media sosial, memperlihatkan dapur rukonya yang bersih namun tetap terasa "rumah". Ia mewawancarai Bu RT yang sekarang bisa membiayai sekolah anaknya berkat bekerja di sana. Ia memperlihatkan tumpukan cabai segar yang baru datang dari petani lokal, bukan bubuk kimia dari pabrik.

Respon netizen luar biasa. Sebuah gerakan di media sosial dengan tagar #PilihYangAsli dan #DukungUMKMNayla mulai bermunculan. Pelanggan setia yang sempat mencoba produk pabrikan mulai kembali. Mereka berkomentar bahwa rasa "Crunchy-Bas" tidak bisa mengalahkan kelezatan Basreng Matahari yang bumbunya meresap sampai ke serat baksonya.

"Nay! Pesanan dari Bandung naik lagi! Pak Hendra minta tambahan varian Sambal Ijo!" teriak ibunya dari ruang depan.

Nayla tersenyum lega. Namun, ujian belum selesai. Di tengah keberhasilan strategi komunikasinya, sebuah surat resmi datang ke ruko. Surat itu dari pengacara PT Global Snack. Mereka mengklaim bahwa penggunaan slogan "Matahari Terbit Sebelum Fajar" di beberapa promosi Nayla memiliki kemiripan dengan salah satu kampanye lama mereka dan meminta Nayla mencabutnya atau menghadapi tuntutan hukum.

"Ini gila! Mereka perusahaan besar tapi masih mau menindas usaha kecil seperti kita?" seru Ayah Nayla dengan tangan gemetar memegang surat itu.

Nayla membaca surat itu berulang kali. Ia merasa darahnya mendidih. Ini jelas taktik intimidasi untuk membuatnya takut dan menyerah.

"Mereka mau main hukum? Silakan," gumam Nayla.

Nayla tidak membalas dengan pengacara. Ia membalas dengan transparansi. Ia mengunggah foto surat tuntutan itu di akunnya, menceritakan bagaimana slogan itu lahir dari filosofi hidupnya yang bangun jam tiga pagi sejak setahun lalu. Postingan itu menjadi bola salju yang besar. Masyarakat marah melihat raksasa mencoba membungkam semut yang sedang berjuang.

Dukungan mengalir deras, bahkan beberapa pengacara pro-bono menawarkan bantuan gratis untuk membela Nayla. PT Global Snack yang tadinya ingin menekan Nayla, justru mendapatkan citra buruk di mata publik dan akhirnya menarik tuntutan mereka dalam waktu kurang dari 24 jam demi menyelamatkan nama baik perusahaan.

"Dunia mungkin penuh dengan raksasa yang punya segalanya. Mereka punya uang, mereka punya hukum, dan mereka punya mesin. Tapi mereka tidak punya satu hal: Jiwa. Jangan pernah takut menjadi kecil, karena matahari pun terlihat kecil dari kejauhan, tapi sinarnya sanggup menghidupkan seluruh bumi. Kita tidak sedang bertarung dengan mereka, kita sedang bertarung untuk tetap menjadi diri kita sendiri."

Fajar hampir tiba, dan Nayla sudah siap untuk bersinar lebih terang dari sebelumnya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!