NovelToon NovelToon
Hanya Sekedar Menikahi

Hanya Sekedar Menikahi

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Lari Saat Hamil / Nikah Kontrak / Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:102.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: SHy

Kyara harus menerima ujian pahit dalam hidupnya ketika dihadapkan dengan kenyataan harus menerima tawaran menjadi istri dari Bos tempat ia bekerja demi permintaan pria tua yang sangat ia sayangi. Membuat Kyara harus berada di posisi yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Bagaimana nasib pernikahan yang Kyara jalani tanpa ada satu orang pun yang tahu jika dirinya sudah menikah bahkan tidak dianggap?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SHy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ara?

Deringan telepon yang memekakkan telinga menghentikan langkah Gerry yang akan masuk ke dalam mobil. Gerry mendengkus melihat nama yang tertera di layar ponselnya.

"Ada apa lagi kau menghubungiku? Bahkan kita baru saja bertemu tidak lebih dari lima belas menit yang lalu!" Ketus Gerry merasa kesal.

"Aku hanya mau memberitahu kau jika aku melupakan wanita itu tadi sempat menyebutkan namanya. Ara, ya, nama wanita manis itu Ara!" Lengkingan suara William di ujing telepon membuat Gerry menjauhkan sedikit ponselnya dari telinga.

"Sungguh tidak penting!" Gerry bersungut-sungut kemudian memutuskan telepon secara sepihak. Sedangkan seberang sana William berdecak sebal karena Gerry memutus sambungan teleponnya. Padahal masih ada hal yang ingin ia bicarakan dengan sahabatnya itu.

Jadi wanita itu bukan Kyara tapi Ara. Siapa pun dia itu tidak penting! Gerry segera memasuki mobil melanjutkan niatnya yang ingin menghadiri pertemuan dengan para kolega bisnisnya.

*

"Kyara, kau sedang apa?" Kepala Rania nampak menyembul dari balik pintu yang membuat Kyara terlonjak kaget.

"Astaga, Rania! Kau sungguh membuatku jantungan!" Gerutu Kyara mengelus dadanya.

Rania terkekeh. Memasuki ruangan khusus OB. Mendekat kearah Kyara yang sedang mengelap beberapa titik keringat di dahinya.

"Sepertinya kau capek sekali, Kyara?" Tanya Rania yang sudah mendudukkan tubuhnya di samping Kyara.

"Tidak seberapa capek. Hanya cuaca hari ini cukup panas. Apalagi aku baru saja dari cafe yang ada di depan perusahaan. Menyeberangi jalan raya dengan cuaca terik seperti ini cukup menggerahkan." Jelas Kyara.

Kening Rania nampak berkerut. "Ada urusan apa kau ke cafe, Kyara?"

"Hanya membelikan Bu Retno satu potong ayam bakar madu."

"Cih. Dia selalu saja merepotkan!"

"Sudahlah. Lagi pula aku sudah biasa." Kyara melirik jam yang tergantung di dinding ruangan. "Masih ada waktu 20 menit lagi untuk beristirahat. Sebaiknya kita ke kantin karena aku sudah sungguh lapar." Ajak Kyara.

"Maafkan aku yang sudah membuat kau menunggu, Kya." Ucap Rania tidak enak. Karena ia harus menyelesaikan terlebih dahulu pekerjaannya yang memang tidak bisa di tunda.

"Tidak masalah. Lagi pula kau juga sering menungguku seperti ini! Sebaiknya kita segera ke kantin sebelum aku pingsan di sini!" Kelakar Kyara yang membuat Rania memukul pelan pundaknya.

Ketika sampai di kantin, Kyara dan Rania mengedarkan pandangan mencari kursi kosong untuk mereka duduki. Setelah mendapatkan apa yang mereka cari, Kyara pun bergegas berjalan menuju meja yang masih kosong. Sedangkan Rania menuju ke arah penjual makanan untuk memesan.

"Kya, apa kau tadi melihat ada bule masuk ke dalam perusahaan?" Tanya Rania setelah mendudukkan tubuhnya di kursi.

"Setiap hari aku bahkan melihatnya. Apa kau lupa jika perusahaan kita sering melakukan pertemuan dengan pembisnis yang berasal dari luar negeri?"

"Ish kau itu! Bukan itu maksudku, Kya! Bule yang tadi datang sangat tampan. Dan yang aku dengar dia adalah sahabat baik pak bos kita!" Seru Rania.

"Oh..." Kyara manggut-manggut tanpa berniat menimpali.

Rania mendengus. "Kau itu sungguh tidak asik jika dalam hal seperti ini!" Sungut Rania.

"Lalu aku harus menjawab apa, Rania? Lagi pula aku heran, kenapa kau bisa secepat itu mengetahui informasi pria itu?" Selidik Kyara yang heran dengan temannya itu.

"Tentu saja karena aku menguping pembicaraan lambe turah di kantor ini!" Kelakarnya terkekeh geli.

***

*Happy reading!:)

Jangan lupa like, komen, vote dan rate bintang 5 supaya author makin semangat nulisnya. Dukungan teman-teman sangat berarti untuk kinerja jari author dalam menulis😉

1
Siti M Akil
jangan2 jodoh nih 🤣🤣 cieeee 🤭🤭
Avril
gw kira kambing soalnya mbek😌
Nenden Roslia
akuuuu lebih baik segera cerai
pipi gemoy
🌹
Siti Aminah
hati2 kamu Sean ...kamu mulai jatuh cinta sm Kayla....
Siti Aminah
aahhh othor ini mengganggu aj ...lg seru2 nya dan hawa wdh pns dingin eeh...terjeda 😄😄
Siti Aminah
hahaha....aku hanya bs tertawa
Siti Aminah
jgn2 william yg di jodohin sm Ŕania
Zyfia
Gara2 Rania doang 3 petinggi perusahaan keluarga ini tiba2 jd stalker 🤣🤣🤣
Zyfia
Nasib Kyara dan Rania mirip, dicintai orang lain pdhl udah punya suami. Eh suaminya malah blm sadar udh cinta ke istrinya sndiri pake sok dingin masang tembok biar gak jatuh cinta.
Runik Runma
ayok Gerry semngat untuk sembuh
Runik Runma
/Heart//Heart//Heart/
Runik Runma
pergi se jauh mungkin
Runik Runma
seru
Borahe 🍉🧡
ada gila"nya Mommynya Sean ini. anak belum bikah disuruh tiduran istri org.
Borahe 🍉🧡
Hahaha gw puas banget 🤣🤣🤣kebakaran jenggot kan lu Wil
Borahe 🍉🧡
gak Kerasa yah udah di bab ini.
Borahe 🍉🧡
Gerry
Borahe 🍉🧡
Hahah bar bar banget Rania
Borahe 🍉🧡
Hilih katanya tdk suka. Apaan itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!