Kisah Dua orang manusia.yang dulu nya saling membenci,sekarang saling mencintai dalam sehidup semati.mereka sangat bahagia dengan kehadiran buah hati yang sangat di nantikan.namun takdir berkata lain,mereka di pisah kan karna banyak nya rintangan dan konplik.
Hingga pada ahir nya,takdir mempertemukan mereka kembali setelah beberapa tahun. dengan keadaan yang berubah seratus persen.
Ada apakah gerangan,siapa yang berubah/ keadaan yang berubah ? penasaran lanjut kan cerita nya
Yang baca NATAN & ZHELIA kasih vote dan like nya banyak-banyak ya kk .jangan hanya baca trus ngak kasih like sama vote Author harap kk semua nya baik . dan kasihan sama autor
Trimakasih....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mfi pebrian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
sedih, malu ,kecewa
MAAF BARU UP
SELAMAT MEMBACA😊😀
Zhelia melepaskan tangan nya dengan kasar dan marah.
Mereka sedang berada di luar kampus.
"Kamu tidak perlu menolong ku dengan menetapkan ku bisa kulyah di sini.karna aku tidak butuh.sampai kapan pun aku tidak akan pernah memaafkan mu dengan kebaikan yang kamu lakukan terhadap ku!"
"Aku hanya membantu mu agar kamu tidak di keluarkan dari sini!"
Zhelia tersenyum masam"Kamu dan mama mu sama saja. sama-sama tidak memperdulikan orang yang lemah,slalu melindas orang yang kalian benci.mulai sekarang kamu jauhi aku dan jangan ikut campur lagi urusan ku"lirih Zhelia dengan menahan kesedihan nya.zhelia pun pergi.
Nathan menghalang jalan Zhelia dengan memegang tangan nya.zhelia melepas tangan Nathan dengan kasar dan menatap Nathan dengan perasaan benci.
Di samping gedung tempat yang sunyi.zhelia menangis sekuat mungkin.melepaskan semua perasaan sakit hati.kecewa dan malu.Melia yang melihat nya pun juga ikut sedih tidak tega melihat sahabat nya yang menderita.
"Zhel,,,,,,,"suara lirih Melia terdengar sedih dan sayu.
Zhelia menoleh dan langsung memeluk Melia dengan erat,beserta tangis nya yang meledak.Melia hanya mengusap pungung Zhelia untuk memeberi nya ketenangan.
"Kamu sabar yah.kamu harus kuat demi bayi kamu!jangan lemah seperti ini,bayi mu pasti juga sedih merasakan nya"
"Semua orang memebenci ku Mel,,,,mereka semua tidak menyukai aku!mereka pikir aku pembawa aib di kampus ini.aku tidak salah apa apa"dengan melepaskan pelukan nya.
"walaupun mereka membenci mu.aku tetep sayang kok sama kamu! aku akan berada di samping mu dan membantu mu!"
"Apa sebaik nya aku keluar aja dari kampus ini.mereka juga tidak suka kalo aku disini"
"Zhelia....kamu jangan bicara seperti itu. kamu ngak boleh lemah dan jangan terlalu memikir kan perkataan mereka.
lagian tidak ada yang berani mengeluarkan mu dari sini.karna Nathan sudah mebela kamu"
"Aku tidak butuh kebaikan dari pria seperti dia.karna dia lah aku seperti ini"mata tajam Zhelia yang terus mengalir air mata yang deras.
"kamu ngak boleh menyalah kan takdir.ini sudah menjadi nasib kamu.jadi kamu harus menjalani nya dengan ikhlas.kita tidak pernah tau apa di balik semua ini.kamu harus bersyukur,karna tuhan menguji kesabaran mu dengan memberikan anak ini kepada mu.aku yakin kamu pasti bisa"
****
"Mau apa kamu"kata Nathan pada jhino yang berada di depan nya.
"Kenapa kamu melakukan semua ini.dan untuk apa kamu menetapkan zhelia kembali kuliah"jhino yang penasaran dengan sikap Nathan yang seperti berubah.awal nya dia tidak pernah peduli dengan orang lain kecuali diri nya sendiri.tapi kenapa? kenapa saat ini dia berubah.dan membantu Zhelia agar tidak di keluar kan .ada apa ini? apa Nathan mempunyai niat yang jahat pada Zhelia.
"Itu bukan urusan kamu. urus saja urusan mu sendiri"Nathan hendak pergi di hadapan Jhino.
"Sudah cukup menganggu zhelia Nathan.(mendorong bahi Nathan) selama ini kamu sudah banyak menyakiti nya dan membuat dia menderita"
"Aku tidak menganggu dia.bahkan aku yang menolong dia,agar dia tidak di tendang dari sini"sinis Nathan dengan kesal.
"Kalo kamu tidak mau bertangung jawab.biar aku yang bertangung jawab mengurus zhelia dan anak nya"
Nathan tersenyum remeh dan menatap jhino dengan dengan tidak suka. mengelengkan kepala nya seraya tidak menyetujui ucapan dari Jhino
"Kenapa harus kamu yang bertangung jawab. itu bukan anak kamu.tapi dia adalah anak ku. anak dari Nathan Dirgantara.seharus nya kamu yang menjauhi zhelia bukan aku.karna dia adalah ibu dari anak ku!
ku ingat kan pada mu.untuk yang pertama dan terakhir kali nya.jangan mendekati zhelia atau membantu nya.karna aku ngak suka kamu ikut campur urusan dia"kata Nathan dengan penuh penekanan dan ancaman"paham kan"Nathan pun pergi dan membuat jhino jadi kesal
*****
"Aagrh,,,,,,,,,"marah Nataya mendorong vas bunga di meja sebelah kursi roda nya.dia mengepalkan tangan nya.napas nya yang tak beraturan seperti harimau yang ingin memangsa lawan nya
"Mengeluarkan satu orang saja tidak becus. Dasar bodoh"suara Nataya semakin meninggi dan membuat para pelayan dan pengawal nya ngeri menundukan kepala.
"Maaf Nyonya.tapi tuan muda Nathan membantu gadis itu dan membuat keputusan kalo zhelia tidak boleh di keluarkan.tuan muda juga mengancam semua para Dosen di pecat dari pekerjaan nya apa bila ada yang berani mengeluarkan gadis itu"seru Kayros memberani kan diri nya untuk bicara.
"Nathan.......kenapa kamu selalu menentang keputusan mama mu sendiri.apa kamu senang membuat mama di permalu kan di depan orang banyak karna sipat kamu!!!"
"Aagrrhhh ...."Nataya memegang dada nya yang terasa sesak akibat tekanan darah nya yang naik akibat emosi yang di keluarkan.
"Nyonya,,,,Nyonya tidak papa"kata kayros dengan kawatir
"Antar kan aku ke kamar.aku perlu istirahat"
"baik Nyonya,,,,,"kayros mendorong kursi roda Nataya dan di ikuti beberapa pelayan
****
"Apa lo benar dengan ucapan lo Nath"ujar sandy dengan kurang percaya
"Apa,,,,"
"Apa benar zhelia mengandung anak lo"ahir nya pertanyaan yang menganggu otak nya dari siang tadi ahir nya keluar juga.
"Apa lo masih belum percaya juga.atau harus gue ulanggin lagi"
"Tapi gue masih ragu.masak ia seorang Nathan Dirgantara terkenal dingin,sombong,kejam orang terpandang.melakukan hal seperti itu apa lagi kamu terkenal benci dulu sama zhelia"
"Walau pun juga gue ini seorang pria normal. jika gue melihat hal yang indah gue pasti akan mau.kalo lo tidak percaya tidak masalah.tapi itu benar-benar anak gue"ujar Nathan dengan masih fokus dengan hendpon nya.
"Tapi bagai mana kejadian nya"
"Saat malam terakhir kita di kapal.gue mabuk berat saat itu dan ahir nya gue salah masuk kamar.ternyata itu kamar zhelia bukan kamar lo"
"oohh,,,,,jadi malam itu gue capek-cape'an nunguin lo.tapi lo malah ena enakan di kamar sebelah.dasar teman biadad lo"kata Sandy dengan kesal.tapi masih bisa senyum juga.Nathan menjitak kepala Sandy dengan tangan nya.
"Aw,,,sakit"
"Maka nya punya otak jangan bloon. kotor aja pikiran nya"
"Maaf gue hanya becanda"
"Pulang nanti cuci otak lo pakai sabun supaya kotor nya hilang"
"Kamu pikir otak gue ini pakain apah di cuci-cuci segala"
"Makan nya pikiran itu jangan kotor"
"Eehh,,,,tunggu dulu.bukan nya lo itu tahan banting mabuk yah,apa pun jenis minuman nya kamu ngak bakal mabuk.tapi kenapa minum setengah kamu bisa lupa diri dan kelewatan batas"heran sandy karna biasa nya Nathan itu tahan banting dengan minuman
"gue rasa gue berada di bawah pengaruhi obat di dalam minuman yang gue minum"
"Apa lo punya musuh.sehinga lo di berikan obat untuk menjebak lo"
"gue nggak ada punya musuh.gue sendiri yang mengambil botol minuman itu di meja.walau pun gue ada musuh itu pasti lo sendiri"
"Enak aja lo bilang gue ngak seperti itu"kesal sandy pada Nathan yang main nuduh aja.
"Mungkin aja kan lo iseng sama gue"kata Nathan berhasil mengoda sandy yang tampak marah dan kesal.Nathan sudah tau bahwa yang terjadi malam itu adalah kesalahan nya sendiri.dia mengambil minuman milik orang lain yang telah di siap kan.
Setelah kejadian. pagi itu Nathan menemui pelayan yang semalam menemani mereka.dia mendapat jawaban dari si pelayan.bahwa dia telah mengambil botol yang salah.
Nathan pun pergi"Eh lomau kemana"
"Mau pergi malas sama lo .lama lamu gue bisa gila"jawab Nathan berlalu dan senyum.
TRIMAKASIH JANGAN LUPA TINGAL KAN JEJAK LIKE NYA😊