NovelToon NovelToon
My Perfect Husband

My Perfect Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.7
Nama Author: Listri Amanda Putri

SELAMAT MEMBACA🤗🤗🤗





Tentang perjodohan konyol yang dilakukan oleh kedua orang tua mereka membuat Raffa dan Kaila tumbuh dewasa lebih cepat

Raffa Arsenio mau tak mau menyetujui permintaan papanya untuk menikah karena terlibat janji dengan sahabatnya.

Kaila Leteshia diam-diam menyukai Raffa namun ia tidak bisa mengungkapkan perasaannya kepada Raffa dan entah keberuntungan apa yang ia dapat hingga suatu hari orang tuanya menjodohkannya dengan laki-laki yang ia cintai.

Awal pernikahan mereka saling berusaha untuk terbiasa satu sama lain dan Raffa berusaha untuk mencintai Kaila dengan hatinya.

Namun apakah cinta keduanya akan berjalan mulus? apa saja masalah yang akan dihadapi oleh keduanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Listri Amanda Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah Mertua 2

"Udah Raffa, jangan dipikirin. Beginilah jika tinggal di perumahan seperti ini banyak tetangga yang julit." Bram terkekeh pelan dengan ucapannya sendiri.

"Iya yah." jawab Raffa singkat, ia kembali melanjutkan pekerjaannya yang belum selesai.

Untung saja ia tidak jadi menikahkan anaknya dirumah, jika jadi ntah apa yang akan digosipi oleh tetangganya, mungkin mereka akan menggosipi jika Kaila tengah hamil diluar nikah.

Bram tidak bisa membayangkannya.

Kaila dan Devi keluar dengan membawa nampan berisi minuman dingin dan juga cemilan untuk suami mereka masing-masing.

"Eh bunda, apaan tuh bun?" tanya Bram basa-basi padahal ia sudah tahu jika istrinya itu membawa gorengan hangat yang baru digoreng oleh istrinya.

"Ck, ayah..."

Bram terkekeh, ia menghampiri istrinya dan mengambil bakwan goreng yang terlihat lezat tersebut.

"Lo lagi apa?" tanya Kaila, ia menghampiri Raffa yang tengah memotong ranting.

"Emangnya lo gak liat gue lagi motong ranting pohon?" tanya Raffa balik.

Kaila berdecak kesal, niatnya kan hanya berbasa-basi saja namun Raffa sepertinya tidak bisa diajak bercanda.

"Kenapa kok lo merengut gitu?" tanya Raffa saat melihat wajah Kaila yang terlihat masam.

"Gak papa! udah selesai?" tanya Kaila lagi.

"Belum, yang atas belum selesai." jawab Raffa.

Kaila menganggukkan kepalanya mengerti, tak lama kemudian Raffa memanjat pohon mangga tersebut dan memotong beberapa ranting yang ada dibagian atas.

"Minggir La nanti lo kejatuhan ranting." ucap Raffa dari atas.

Kaila langsung minggir, ia ikut duduk bersama dengan bundanya sedangkan ayahnya tengah melanjutkan pekerjaannya menanam bunga sambil sesekali memakan gorengan buatan bundanya itu.

...💜💜💜...

Selesai dengan pekerjaan di taman depan, Kaila, Raffa maupun orang tua mereka langsung masuk ke dalam rumah karena jam hampir menunjukkan siang hari waktu untuk makan siang.

Kaila membantu bundanya di dapur menyiapkan makan siang untuk mereka berempat, Devi terlihat senang sekali karena anak dan menantunya ada dirumah menemani dirinya di hari weekend seperti sekarang.

"Taruh di meja ya sayang." pinta Devi, Kaila menganggukkan kepalanya lalu meletakkannya dimeja makan.

"Udah selesai, panggil ayah sama suami kamu."

Kaila menganggukkan kepalanya, berjalan menaiki tangga menuju ke rooftop rumau orang tuanya.

"Ambil yang itu Raff!" pekik Bram dengan semangat sambil menunjuk ke ikan mas yang ia inginkan.

Raffa terus celingak-celinguk mengikuti gerakan ikan yang terus berenang kesana kemari.

Ayah Kaila memang menjadikan rooftop sebagai taman plus kolam ikan yang ditutupi oleh atap agar tak terkena hujan.

Raffa dengan cekatan mengambil ikan mas tersebut lalu segera menaruhnya di dalam ember yang telah disiapkan oleh ayah mertuanya itu.

Kaila yang baru sampai di depan pintu langsung tersenyum lebar melihat interaksi antara ayah dan suaminya itu, seperti tidak ada rasa canggung diantara keduanya, baik Raffa maupun sang ayah.

Kaila mendekat ke arah ayah dan suaminya yang masih asik mencari ikan dan membelakangi dirinya.

"Udah dapet berapa?" tanya Kaila tepat ditengah-tengah keduanya.

Raffa yang tadinya hendak menangkap ikan lagi langsung terpekik kaget begitu pula dengan sang ayah.

"AAAA!" Raffa terjerembab ke dalam kolam ikan, kaos bagian atasnya basah terkena air kolam dan Bram langsung tertawa melihat menantunya.

"Astaga, Raff! lo gak papa?" tanya Kaila, ia terlihat sangat khawatir melihat Raffa.

"Gue gak papa La, gak papa." jawab Raffa pelan, ia masih terlihat syok dengan kaos basah dan wajah yang basah terkena air kolam.

"Untung gue sabar La..." batin Raffa sambil menghela nafasnya pelan.

Bram berhenti tertawa walaupun pelan-pelan masih terdengar suara tawanya.

"Udah-udah Kaila ajak suami kamu ke kamar supaya bisa ganti baju." ucap Bram.

Kaila menganggukkan kepalanya, "Ayp Raff lo ganti baju dulu." ajak Kaila.

Raffa menganggukkan kepalanya lalu berusaha untuk berdiri, "Raffa sama Kaila permisi dulu yah." pamit Raffa.

Bram mengangguk, Kaila dan Raffa langsung turun ke bawah. Bram mengambil satu ekor ikan lagi dan setelah itu ia baru turun ke bawah dengan membawa ember berisikan 2 ekor ika. mas.

"Ayah.. Raffa kenapa?" tanya Devi dibawah, tadi ia pergi ke kamar sebentar dan begitu keluar Raffa dan Kaila sudah berada didepan pintu kamar dan masuk ke dalam.

"Gak papa bun, cuma insiden kecil aja." jawab Bram, ia kembali tertawa pelan mengingat bagaimana menantunya itu terjerembab ke dalam kolam ikan.

Sedangkam Raffa kini tengah membersihkan dirinya didalam kamar mandi yang ada di dalam kamar Kaila.

Untungnya Kaila memiliki beberapa kaos besar karena dirinya yang memang menyukai pakaian longgar jadi bisa digunakan oleh Raffa dan juga celana training miliknya.

Raffa keluar dari dalam kamar mandi dengan rambut basah dan juga perut kotak-kotak yang terpampang nyata di depan mata Kaila.

"Aaa!!" pekik Kaila, refleks ia menutup kedua matanya dengan menggunakan telapak tangannya.

"Kenapa sih La?" tanya Raffa bingung.

"Kenapa gak pake baju Raff? ih emangnya lo gak malu apa kaya gitu di depan cewek?" protesnya, bukan karena Kaila tidak suka tapi jantungnya semakin berdebar dan ia jadi sangat ingin menyentuhnya.

"Kenapa gue harus malu? kan elo istri gue." jawab Raffa santai.

"Iya tapi tetep aja Raff, kan gue gak terbiasa ngeliat cowok kaya gitu..." lirihnya.

Raffa menghela nafasnya lalu mengusap-usap pelan kepala Kaila.

"Dimana baju ganti buat gue?" tanya Raffa.

Kaila menunjuk ke samping tempat tidur, Raffa langsung mengambil kaos dan juga celana training yang ada disana dan masuk kembali ke dalam kamar mandi untuk memakainya.

Kaila menghela nafasnya pelan, bernafas lega karena godaan untuk dirinya hari ini telah selesai.

"Gimana ya rasanya megang perut Raffa? ck, kok gue jadi pengen sih... Kaila tenang lo gak boleh jadi mesum." Gumamnya pelan.

Kaila mendudukkan dirinya dikursi, memandangi kamar tercintanya yang kini tak lagi berpenghuni.

"Kasihan gue gak tidur disini lagi, rabbit gak ada yang meluk, meja belajar ini juga gak digunain lagi."

Kaila mengambil boneka kelinci kesukaannya yang ada di dalam kamar, dulunya Kaila selalu memeluk boneka kelinci itu agar ia bisa tertidur dengan nyaman.

Kaila mengingat dengan jelas, boneka itu ia dapatkan saat perayaan ulang tahunnya yang ke 14 dari teman dekatnya.

"Jadi pengen bawa ke apart buat dipeluk." Kaila mengambil boneka kelincinya, memeluknya dengan erat.

"Bawa aja gak papa." celetuk Raffa yang tiba-tiba sudah ada di depan Kaila.

Kaila langsung menegakkan badannya, menatap dengan mata berbinar kepada Raffa.

"Serius boleh?" tanyanya memastikan.

Raffa menganggukkan kepalanya, "Boleh, tapi gue tetep meluk lo kalo tidur."

Glek

Kaila menelan ludahnya kasar, "Mampus gue, bisa serangan jantung kalo gini mah." ringisnya dalam hati.

1
Hasma Semma
.
Inaya irdina
ko ortunya bisa g tau kalo mereka satu sekolahan? kan kenal deket seperti sodara
Nurhayati
seru banget nih
Tuningsih
lanjut thooor makin seru ceritanya
Arif Nur Muhammad
kalo ngantuk TDR dulu thour jangan ngetik kan typo tulisannya, jadinya nggak bagus bacaannya kebanyakan typo tulisannya
Amelia Lia
wah ternyata si raffa msh limbung dg hati n perasaanx sm Kayla hmmmm.... mayak 😏
Amelia Lia
nie si alvaro yg punya sklh apa yyy...... gitu amet ngmongx 🤔🙄
Amelia Lia
wah siapa penguntit misterius itu yyyy 🤔🤔
Amelia Lia
si micin msh krg paham sm bahasa manusia 🤣🤣
Amelia Lia
so sweet.......
btw siapa yg d'pesan raffa TF uang yyyy 🤔
Amelia Lia
jungkir balik dunia raffa..... 😱😱🤪🤪
Amelia Lia
keren 😎😎😎😎
Amelia Lia
affa Iyah tu first kissx si raffa 🤔🤪
Amelia Lia
meleleh liat sikap raffa ke kaila.....
moga aja celine g'ada niatan n rencana jahat buat misah'in kaila n raffa 😏
Amelia Lia
jgn smpai si micin jd jahat sm kaila setelah d'putusin raffa 😟
Amelia Lia
klo cemburu yg bnr donk jgn semua d'pertahanin 🙄
Amelia Lia
woow ternyata kaila si juara umum 😱😱
Amelia Lia
jomblo berisik 🤣🤣
Amelia Lia
ntix ada hati yg tersakiti entah hati yg mana 🤪
Amelia Lia
tu para sahabat knp mrh segitux sm raffa.... saat tau raffa uda nikah 🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!