NovelToon NovelToon
AKU BUKAN WARTEGMU, MAS!

AKU BUKAN WARTEGMU, MAS!

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Selingkuh / Balas Dendam
Popularitas:45.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nadhira ohyver

Senja, seorang Arsitek berbakat dengan karier gemilang di Bali, memilih melepaskan proyektor dan penggarisnya demi sebuah janji suci. Ia jatuh cinta pada Rangga, mantan pengamen jalanan yang ia temui di tikungan parkir kantornya.

Demi "merajakan" sang suami, Senja resign dari firma arsitek, menguras tabungan untuk memodali karier Rangga menjadi DJ, hingga rela belajar memasak demi memanjakan lidah suaminya. Bagi Senja, rumah pribadinya adalah istana tempat ia mengabdi sepenuhnya.

​Namun, saat Rangga mulai sukses dan dipuja banyak orang, dia lupa siapa yang membangun panggungnya. Rumah hanya dijadikan tempat "numpang makan" dan ganti baju, sementara hatinya jajan di kamar hotel setiap luar kota.

Senja tidak akan menangis bombay. Jika Rangga hanya butuh pelayanan gratis tanpa kesetiaan, dia salah alamat. Senja siap menendang benalu itu dari rumahnya!

​"Aku istrimu, Mas. Bukan Warteg tempatmu numpang makan saat lapar, lalu kau tinggalkan setelah kenyang!"

Jam update:07:00-12:00-20:00

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadhira ohyver, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 11: Serangan Balik Sang Bintang

Setelah pengusiran dramatis itu, Senja mengira ia bisa langsung bernapas lega. Tapi, ia lupa satu hal: Rangga adalah seorang DJ yang memiliki pengikut cukup banyak di media sosial, dan ia adalah ahli dalam memanipulasi opini publik.

​Pagi itu, ponsel Senja tidak berhenti bergetar. Mbak Sari menelepon berkali-kali dengan nada panik.

​"Senja! Kamu sudah lihat postingan terbaru Rangga belum? Buka Instagram sekarang!" teriak Sari begitu sambungan telepon diangkat.

"Ada apa sih, Mbak?"

"Udah pokoknya kamu buka aja, cepetan."

​Senja mengerutkan kening, rasa dingin mulai merayap di tengkuknya. Ia membuka aplikasi Instagram dan langsung menuju profil suaminya.

Di sana, Rangga baru saja mengunggah sebuah foto hitam putih. Foto itu memperlihatkan Rangga yang sedang duduk di trotoar pinggir jalan dengan tas ransel besar, tampak lesu dan menyedihkan.

​Caption-nya jauh lebih menyakitkan:

"Ternyata benar kata orang, harta bisa mengubah hati seseorang. Saat aku masih merintis, aku dipuja. Begitu aku mulai bisa berdiri sendiri, aku dibuang karena dianggap tidak selevel lagi. Terima kasih untuk setahun ini, 'Arsitekku'. Aku pergi tanpa membawa apa-apa, kecuali luka yang kamu torehkan di atas kesetiaanku."

​Dalam sekejap, postingan itu dipenuhi ribuan komentar. Banyak pengikutnya—terutama wanita yang tidak tahu apa-apa—langsung menghujat Senja. Mereka menyebut Senja wanita sombong, istri durhaka yang hanya mau saat suaminya susah tapi membuangnya saat sudah sukses. Karena takut tersaingi.

​"Gila! Dia benar-benar jago akting!" umpat Senja, tangannya gemetar menahan amarah. "Dia yang selingkuh, dia yang pakai uangku, tapi sekarang dia yang pura-pura jadi korban?"

​Efek dari postingan itu ternyata tidak main-main. Sore harinya, saat Senja sedang berada di kantor firma arsiteknya, ia dipanggil oleh sang atasan ke ruangan pribadi.

​"Senja, saya tahu ini urusan pribadi kamu. Tapi beberapa klien kita mulai bertanya-tanya. Kamu tahu kan, perusahaan properti sangat menjaga image? Kabar negatif tentang desainer mereka bisa berpengaruh ke kepercayaan klien," ucap sang atasan dengan wajah serba salah.

​Senja menghela napas panjang. "Pak, saya punya bukti pengkhianatannya. Saya punya bukti semua aset itu dibeli dengan uang saya. Saya tidak membuangnya tanpa alasan."

​"Saya percaya kamu, Senja. Tapi publik tidak tahu itu. Mereka hanya melihat 'DJ Rangga yang terzalimi'. Saran saya, selesaikan ini dengan tenang. Jangan sampai ini mengganggu proyek besar kita."

​Senja keluar dari ruangan itu dengan perasaan remuk. Ia merasa seperti sedang membangun sebuah gedung yang tiba-tiba diserang oleh badai pasir. Rangga tahu persis di mana titik lemah Senja: reputasi profesionalnya.

Malam harinya, Senja mencoba tetap tenang di rumah. Ibunya sudah kembali ke Semarang bawah, jadi Senja benar-benar sendirian. Saat ia sedang memeriksa draf gugatan cerai, tiba-tiba terdengar suara gaduh di depan pagar rumahnya.

​Senja mengintip dari balik tirai. Ada dua orang pria asing yang tampak sedang mengambil foto rumahnya. Mereka terlihat seperti wartawan media gosip lokal atau mungkin penggemar fanatik Rangga.

​"Itu rumahnya! Istri yang nggak tahu diri itu tinggal di situ!" teriak salah satu dari mereka.

​Senja segera mematikan semua lampu rumah. Ia duduk di lantai ruang tamu, memeluk lututnya sendiri.

Untuk pertama kalinya sejak pengusiran itu, Senja merasa takut. Ia menyadari bahwa membuang Rangga secara fisik itu mudah, tapi membuang pengaruh "parasit" itu dari hidupnya butuh perjuangan yang lebih berdarah-darah.

​Tiba-tiba, sebuah pesan masuk ke ponselnya. Dari nomor baru yang tidak ia kenal.

​"Gimana rasanya jadi orang jahat di mata semua orang, Sayang? Itu baru permulaan. Kalau kamu mau semua ini berhenti, kasih aku studio depan dan motor itu kembali. Anggap saja itu pesangon karena aku sudah menemani kamu setahun ini. Kalau nggak, karir arsitekmu akan aku hancurkan sampai rata dengan tanah."

​Senja menatap layar ponsel itu dengan mata menyalang. Ini adalah ancaman terang-terangan. Rangga tidak lagi berpura-pura sedih di hadapannya. Dia menunjukkan taring aslinya sebagai pemeras.

​Senja berdiri, berjalan ke arah cermin di lorong. Ia melihat wajahnya yang pucat tapi matanya bersinar penuh dendam.

​"Kamu pikir aku akan takut, Mas?" gumam Senja. "Kamu lupa kalau aku ini arsitek. Aku tahu bagaimana cara menangani reruntuhan. Kalau kamu mau bermain kotor, aku akan pastikan kamu tenggelam dalam lumpur yang kamu buat sendiri."

​Keesokan paginya, Senja tidak pergi ke kantor. Ia pergi ke sebuah jasa digital forensic dan juga menemui pengacaranya lagi. Ia menyerahkan semua bukti yang ia miliki: rekaman suara saat Rangga meminta uang, bukti transfer untuk pembelian alat DJ, foto-foto selingkuhannya, dan yang paling penting, pesan ancaman yang baru saja ia terima semalam.

​"Kita tidak akan membalas dengan kata-kata di media sosial, Om," ucap Senja pada pengacaranya. "Kita akan membalas dengan fakta hukum. Saya ingin dia tahu bahwa setiap rupiah yang saya keluarkan ada catatannya, dan setiap kebohongannya ada harganya."

​"Kamu siap dengan konsekuensinya, Senja? Ini akan jadi sangat berisik," tanya sang pengacara.

​"Saya sudah kehilangan banyak hal, Om. Kehilangan ketenangan sebentar lagi bukan masalah, asalkan parasit itu tidak bisa lagi menghisap hidup orang lain."

​Senja kemudian membuka laptopnya. Ia mulai menyusun sebuah "Presentasi Pertanggungjawaban". Bukan untuk klien arsiteknya, tapi untuk publik. Ia tidak akan marah-marah. Ia akan menunjukkan data. Ia akan menunjukkan bahwa "Warteg" yang selama ini Rangga tumpangi adalah sebuah investasi yang dikhianati.

​Malam itu, Senja mengunggah satu buah foto di akun Instagram-nya. Bukan foto sedih, melainkan foto rincian pengeluaran selama setahun pernikahan yang sudah diverifikasi oleh akuntan publik, lengkap dengan bukti foto Rangga yang sedang bermesraan dengan wanita lain.

​Caption-nya singkat, padat, dan sangat berwibawa:

"Membangun sesuatu butuh fondasi yang jujur. Jika fondasinya adalah pengkhianatan dan pemerasan, maka bangunan itu layak untuk diruntuhkan. Biarkan data yang berbicara, bukan drama."

​Dalam hitungan jam, arus opini mulai berbalik. Orang-orang mulai menyadari bahwa di balik wajah melas Rangga, ada seorang pria yang hidup sepenuhnya dari keringat istrinya.

​Perang baru saja dimulai. Dan Senja Amara sudah siap dengan semua kalkulasinya.

Kira-kira apa yang akan menimpa Rangga, selanjutnya?

Akankah dia menyerah atau bahkan membuat skenario manipulasi yang lain, demi untuk menjatuhkan Senja, Wanita yang dulu dengan tulus menikahi dan mendukungnya saat belum memiliki apa-apa dan ia khianati juga hancurkan mentalnya dengan sebegitunya.

Rangga benar-benar definisi lelaki MOKONDO yang tidak tau diri!

1
kalea rizuky
anak angkat g tau diri
Arin
Semoga Senja selalu bersama Axel hingga mereka menua. Tanpa terpisah lagi. Sudah cukup cobaan hidup yang Senja alami
Arin
Awal-awal tentang pengkhianatan Rangga yang sudah di angkat Senja..... Makin kesini lama-lama penuh teka-teki.....
Eve_Lyn: hihihihi....kalo isinya konflik sama Rangga terus..ceritanya berasa kaya disitu2 terus kak hehehe...baca novelku yg lain dulu yuk wkwkwk....
total 1 replies
Suamiku Paling Sempurna
Senja Axel kalian saling cinta lupakan kelakuan kakeknya Axel
Suamiku Paling Sempurna
Axel jangan sembunyikan apapun dari Senja
Suamiku Paling Sempurna
Axel masih hidup membuat Senja senang
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Kejamnya kakek Axel kasihan Axel ngga tahu apapun
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Alhamdulillah Axel kamu selamat ngga mati
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Haris kamu tega banget kejam
Risa Istri Cantik
Senja jangan marah ke Axel karena dia selalu melindungi kamu
Risa Istri Cantik
Wah Axel gimana hubungan dengan Senja tahu tentang rahasia itu
Risa Istri Cantik
Aris Haris itu menjebak anak menantumu
Yayang Suami Risa
Axel beda watak dari kakeknya mending kamu jangan cerai
Yayang Suami Risa
Axel pasti Senja membencimu kalau tahu fakta sebenarnya
Yayang Suami Risa
Axel kasihan kamu bakal di bunuh oleh Haris
Bahagia Bersama Dirimu😍😍😍🥰
Senja ayahmu benar mending kamu sama Axel tetap bertahan jangan menyerah
Bahagia Bersama Dirimu😍😍😍🥰
Wah Axel kaget melihat rahasia yang sebenarnya
Bahagia Bersama Dirimu😍😍😍🥰
Aris pengacara kamu musuh dalam selimut
Ya Ris Tak Terpisahkan
Ayahnya Senja merestui hubungan Senja dan Axel
Ya Ris Tak Terpisahkan
Senja akhirnya Axel selamat ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!