Aku punya seorang anak perempuan, mereka mengira aku seorang janda.
Tapi......
jangan membuat soalah anda tau segalanya tentang saya - Bellvania jasmeen
Karena Cinta membuatku gila sehingga ingin mencari tau segalanya tentang anda - Andra Hanan Bratajaya
" aku janda" ucap belva
" aku ga peduli mau kamu janda atau enggak pun aku tetap mencintaimu " ucap andra
terimakasih sudah mampir
happy reading semua
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon uchy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps. 27
Karena keasyikan mengajari Silla, Belva tidur di kamar Silla, dan ia lupa membawa hapenya.
Belva bangun pagi tersadar tidur di kamar Silla
" yah karena keasyikan sama Silla jadi tidur disini deh" ucap Belva pelan agar tidak membangunkan Silla.
Belva bergegas untuk mandi karena hari ini dia akan pergi ke kantor seperti biasa.
dan hari ini juga Andra akan datang ke kantor belva untuk meeting .
Setelah mandi Belva memakai baju handuk dulu dan langsung membangunkan Silla untuk mengajaknya mandi.
" Silla bangun yuu udah pagi ini" ucap Belva
" emmh nanti mommy sillla masih ngantuk" ucap Silla
" eh jangan gitu dong kan Silla ke sekolah nak yuk bangunn nanti mommy masakin sarapan kesukaan Silla deh " ucap Belva
" iya mommy Silla bangun"
" gitu dong sini mommy cium dulu" Belva mencium gemas pipi Silla.
setelah itu ia mengajak Silla mandi dan langsung bersiap - siap . Belva sudah rapi begitupun dengan Silla.
" ayo mommy " ucap Silla
" oke oke lets go"
Belva dan Silla pergi turun untuk sarapan
" Morning Om Niniel " teriak Silla menghampiri Kak Daniel yang sedang duduk di meja makan
" morning sayang" ucap kak daniel mencium pipi Silla
" loh kok Kak Daniel kok tumben jam seginu udah rapi sih ?" tanya Belva
" Sekarang urusan kantor biar Kakak aja yang urus kamu fokus ke Silla aja " ucap Kak Daniel
" loh kok tiba-tiba sih kak, ga bisa gitu dong " ucap Belva
" udah deh kamu nurut aja sama kaka, lagian kaka juga udah bilang ke papa sama mama" ucap tegas Daniel
" besok aja deh kaka ya hari ini biar aku aja yaa " ucap Belva
" Engga Bel pokoknya hari ini kaka mulai gantiin kamu, ga ada bantahan, lagian mama bilang ke kaka kamu suruh ngurus butik mama aja " tutur Daniel
" iya deh" ucap lesu Belva
" yah ga bisa ketemu Andra dong" batin Belva
" Maafin kakak ya Bel ini semua demi kebaikan kamu" batin Kak daniel
mereka sarapan dengan keheningan setelah pembicaraan tadi .
Setelah sarapan Belva mengantarkan Silla pergi ke sekolahnya .
di perjalanan Belva hanya melihat ke arah jendela ia masih kecewa dengan keputusan kakaknya itu. sampai-sampai ia tidak menyadari telah mengabaikan Silla.
" Mommy "
" Mommy"
teriak Silla
" iya sayang ada apa ?" ucap Belva
" ini udah nyampe mommy "
" eh iya maaf, ayo turun "
Belva mengantarkan Silla . setelah itu Belva bergegas pergi ke rumahnya.
\=\=\=
Andra yang sangat bahagia karena akan bertemu dengan Belva tiba-tiba merasa tidak enak hati
" dari semalem Belva kemana sihh, nelpon ga ada pesan ga ada, ada apa ya?" batin Andra.
Andra mencoba menghubungi Belva tapi Handphone Belva ga aktif.
" sekarang ga aktif kemana sih kamh Bel?" ucap Andra.
Andra terus menghubungi Belva.
Ketika tengah sibuk menelpon Belva, Rio masuk ke ruangan Andra.
" maaf bos waktunya kita Meeting bersama Js. group"
" ok kita berangkat sekarang" Andra pun bergegas pergi menuju parkiran. Ia mengendarai mobilnya sendiri, ia terus menambah kecepatan mengemudi karena tidak sabar untuk bertemu Belva.
hampir 20 menit Andra baru sampai di Perusahaan Belva, ia langsung keluar dan berlari kecil menuju Lift. ia tidak peduli orang - orang sekitar memperhatikan, yang ia peduli hanya Belva.
Setelah sampai di Ruang meeting Andra bergegas masuk dan ia terkejut karena yang ada di sana bukan Belva melainkan Daniel.
sindi yang melihat Andra datang terburu-buru langsung mempersilahkan Andra untuk duduk terlebih dahulu .
" Silahkan pak, kenalkan ini Pak Daniel pengganti Ibu Belva" ucap Sindi menjelaskan
Daniel hanya memasang muka datar sementara Andra masih terkejut.
" Kok kak Daniel , Belva kemana nih" batin Andra.
" Pasti dia nanyain Belva , jangan harap kamu ketemu dia " batin Kak Daniel