Seorang pria wibu mendapatkan kekuatan untuk menyalin kemampuan dari 3 orang yang berbeda, dan dunia yang dia kunjungi adalah dunia One Punch Man.
Karena sudah tahu siapa saja orang-orang kuat di dunia ini, wibu itu kemudian berlari ke Kota Z untuk menemui pria botak tertentu untuk menyalin kemampuan nya.
"Aku akan menjadi hero yang terkenal dan menggendong kecantikan disetiap sisi hahahaha"
MC nantinya akan bisa berpindah dunia ke anime lain dan menjadi sosok pahlawan di dunia anime yang sedang terancam.
Genre :
Action, Harem (Wajib)Romance, Fanfiction, Overpower, Bisnis, Mencari Uang, Membuat Kerajaan, Poligami (Wajib), Berpindah Dunia Anime.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ero-Sensei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 6. Simbol Perdamaian [Heiwa no Shōchō]
Dalam ruang wawancara, Ketika saikyou memasang wajah serius, saikyou bisa melihat wajah dari para staff yang mewawancarainya sedikit berkeringat gugup.
Mereka sudah melihat vidio ujian fisik saikyou. Tentu saja mereka paham kalau orang didepan mereka memiliki kekuatan setara pahlawan rank S dari asosiasi pahlawan.
"Hahahahahaha" Untuk mencairkan suaranya saikyou sengaja tertawa keras agar mereka bisa lebih rileks.
Sambil tersenyum saikyou kemudian berkata "Jadi begitu ya, kalian mencurigaiku sebagai pihak yang mungkin saja akan mengancam asosiasi pahlawan?"
"Tuan saikyou tentang itu-"
"Tidak perlu menyangkalnya tuan busou, kecurigaan kalian memang berdasar. Justru sebagai pihak pengelola asosiasi pahlawan, memiliki pikiran yang tajam sepertimu sangatlah baik"
"Terima kasih atas pujiannya tuan saikyou" balas busou dengan wajah sedikit mengendur namun tetap dengan nada hormat.
Sepertinya jawaban saikyou barusan juga telah sedikit menenangkan para staff lain yang ada diruangan itu.
"Untuk pertanyanmu sebelumnya. Aku mendapatkan kekuatan ini dengan berlatih sepanjang hidupku lewat berkelana di gunung dan hutan. Alasan mengapa aku tidak memiliki tanda pengenal juga dikarenakan hal itu"
"Jadi begitu ya, lewat latihan. Sungguh luar biasa, soal latihan apa yang anda lakukan, tidak masalah untuk tidak memberitahukannya pada kami"
"Hahahaha. Terima kasih tuan busou tapi sebenarnya latihan yang aku lakukan bukanlah latihan yang aneh. Hanya berlatih fisik dan melawan monster dihadapanku itu saja"
'Tentu saja itu bohong karena mana mungkin aku memberitahukan kalian kemampuanku yang bisa menyalin kemampuan orang lain' pikir saikyou.
"Jadi begitu ya, berlatih dan menjadi kuat lewat mengalahkan monster. Seperti yang diharapkan dari tuan saikyou"
"Hahahaha kau terlalu memujiku"
"Lalu tuan saikyou mari kita kembali ke pembahasan pendaftaran anda dalam asosiasi pahlawan. Asosiasi pahlawan sendiri memberikan ranking pada pahlawan mereka guna mengklasifikasi kekuatan tempur dan kontribusi mereka.
Dengan kekuatan yang anda miliki sebenarnya anda sudah cukup untuk kami masukkan ke dalam jajaran Rank S.
Hanya saja untuk masuk kedalam jajaran rank s. Dibutuhkan kejelasan identitas dan juga kontribusi tertentu.
Jadi apakah tidak masalah bagi anda untuk sementara diklasifikasi pada rank A?. Tentu saja dengan kekuatan anda pasti hanya butuh waktu sebentar untuk mengumpulkan kontribusi yang akan membuat anda naik ke rank S"
"Hmmmmm" sambil melipat lengannya dan bertindak seolah-olah sedang berpikir. Saikyou bisa melihat para staff lainnya juga khawatir saikyou akan merasa diremehkan karena tidak memasukkannya ke dalam jajaran rank s.
Sambil tersenyum kemudian saikyou berkata "Tuan-tuan bagaimana kalau begini saja. Taruh saja aku di rank terendah dalam daftar list hero kalian yaitu rank c"
Mendengar jawaban saikyou mereka semua langsung terkejut dan sebagai perwakilan, busou tentu saja bertanya kembali pada saikyou.
"Tuan saikyou hal seperti itu tidak mungkin"
"Tenang dulu tuan busou. Jujur saja sebenarnya kalian semua tentu belum bisa mempercayaiku 100% bukan?"
Mendengar perkataan saikyou mereka hanya bisa saling melirik dan dengan itu saja dapat dikonfirmasi kalau mereka memang belum mempercayainya.
"Tuan saikyou tentang itu kami" melihat mereka tidak bisa menjawab saikyou kemudian menambahkan
"Sekali lagi itu tidak masalah tuan busou. Oleh karena itu sebaiknya pihak asosiasi hanya perlu memberikan rank terendah saja padaku.
Dengan begitu kalian bisa menentukan nantinya rank yang pantas untukku kedepannya lewat pencapaian dan kontribusiku pada asosiasi pahlawan dan juga warga yang perlu dilindungi.
Selain itu aku juga bisa memupuk kepercayaan kalian secara perlahan. Ditambah ini mungkin terdengar sombong tapi kalian juga bisa menjadikanku sebagai contoh bagi para kandidat pahlawan lain agar tidak terpaku pada ranking
Tuan-tuan yang aku inginkan adalah melindungi warga yang tidak berdaya. Popularitas dan Ranking tidak akan menghentikanku menjadi pahlawan.
Bahkan jika aku tidak diterima disini, aku tetap ingin menjadi pahlawan bagi orang lain.
Jika ranking akan menjadi pembatas untukku menolong orang lain. Maka lebih baik aku membuang nya"
"Tuan Saikyou" Mendengar perkataan saikyou 4 orang staff disana terdiam dengan wajah penuh kekaguman.
Lalu setelah lama terdiam busou pun kembali bertanya pada saikyou sambil menghela nafas. "Tuan saikyou pahlawan seperti apa yang menjadi tujuan anda?"
Sambil tersenyum kemudian saikyou menjawab "Tentu saja pahlawan yang akan menjadi simbol perdamaian"
"Heiwa no shōchō"
***
Setelah wawancara dengan saikyou selesai busou dan jinzuran berjalan menelusuri lorong.
Pikiran mereka masih kembali pada sosok pria besar dengan wajah maskulin yang sebelumnya mereka wawancarai.
Caranya menyampaikan keinginannya menjadi simbol perdamaian membuat mereka berdua kagum dan merasa ingin sekali ikut membantunya.
Berdiri di jendela gedung sambil meminum kopi dan melihat pemandangan kota dibawahnya, busou bertanya pada rekan disebelah tentang pria yang baru diwawancarai oleh mereka "Jinzuren bagaimana menurutmu tentang tuan saikyou?"
"Beliau orang yang luar biasa, hanya itu yang bisa aku katakan" balas jinzuren sambil ikut menikmati pemandangan para peserta ujian hero yang baru saja masuk dan keluar test asosiasi.
"Sepertinya pemikiran kita sama. Mari kita bantu dia untuk menjadi simbol perdamaian dunia ini"
"Baik, tuan busou"
Sementara busou dan jenzuran membicarakan tentang saikyou.
Disisi lain saikyou baru bisa pulang setelah mendapatkan hasil tes ujian yang dilaluinya.
Seperti yang diharapkan dia mendapatkan nilai 100 penuh. Dan bukan hanya itu saja saikyou juga mendapatkan tanda pengenalnya bersamaan dengan hasil tes.
Setelah mengikuti seminar dari kelas A bersama kandidat yang diterima lainnya. Saikyou kembali pulang sambil tersenyum melihat lisensi pahlawannya.
Dengan nilai 100 penuh dia seharusnya bisa mencapai rank A. Namun disana tertulis bahwa rank saikyou saat ini hanyalah rank C no 280
Namun bukannya tidak senang saikyou merasa ini sudah cukup untuk saat ini.
"Meskipun aku mendapatkan rank rendah, tapi aku menebar aura farming pada staff asosiasi. Dengan menjadi sosok teladan para pahlawan. Aku yakin asosiasi akan memberikan aku bantuan yang jauh lebih besar dimasa depan Hahahahahahaha"
***
Karena masih ada 2 hari sebelum kostum pahlawannya selesai. Saikyou memutuskan untuk mencari apartement baru di pusat kota Z dengan uang gaji dari pekerjaan konstruksi sebelumnya.
Meskipun saikyou bisa saja tetap tinggal di zona berbahaya yang ada di kota z. Saikyou ingin tempat yang layak.
Di zona berbahaya kota z juga ada tempat yang layak ditinggali seperti tempat milik saitama, namun ada biaya untuk tinggal disana. Meskipun biayanya sangat rendah, tapi sangat jarang ada orang yang mau tinggal disana.
Sebagai mahluk sosial, apalagi seorang pahlawan. Saikyou ingin mendapatkan lebih banyak citra publik. Dan tempat terbaik saat ini adalah tinggal di pusat kota z.
Setelah menemukan tempat tinggal apartement 1LDK, saikyou memutuskan untuk tinggal di sana. Harga sewanya cukup mahal, padahal bentuk apartement hanya seluas apartement saitama.
Tapi saikyou memahaminya, lagipula ini di pusat kota z. Bukan zina berbahaya kota z.
Untungnya uang yang seharusnya digunakan membeli telepon genggam tidak diperlukan lagi, karena ketika saikyou bilang dia tidak memiliki telepon genggam. Mereka memberikannya pada saikyou secara cuma-cuma.
"Bersambung~