NovelToon NovelToon
Penjaga Jurang Iblis Yang Di Khianati

Penjaga Jurang Iblis Yang Di Khianati

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Balas Dendam / Iblis
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: edwin setiawan

Xiao Chen bukan jenius kultivasi. Di Klan Xiao, dia adalah "Sampah Abadi" - ranah kultivasinya stuck di Pemurnian Qi level 3 selama 1000 tahun. Karena itu, dia dibuang untuk menjaga Jurang Iblis, tempat paling hina di klan. Tidak ada yang tahu, Jurang Iblis itu adalah segel dunia, dan selama 1000 tahun Xiao Chen bertarung sendirian setiap malam melawan gelombang iblis yang tak berujung. Para iblis tidak takut pada Tetua Klan, mereka hanya takut pada satu nama: Xiao Chen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon edwin setiawan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kota Terbersih Di Benua & Tamu Tak Diundang Dari 5000 Tahun Lalu*

---

Setelah Jurang Kecil Gunung Giok Putih bersih, reputasi Pasukan Kebersihan Klan Kedai Teh meledak.

Dalam 3 hari, 3 kota besar mengirim surat: Kota Batu Hitam Utara (nilai kebersihan 3), Kota Pasir Hitam (nilai 2), Kota Kabut (nilai 1, paling kotor), semua minta dibersihkan. Mereka bahkan sudah menyiapkan karung sampah dan sapu di gerbang kota, menunggu dinilai.

Kedai Teh Kota Batu Hitam untuk pertama kalinya buka sampai malam, bukan karena jualan, tapi karena rapat.

Di dalam kedai, meja kasir penuh. Ling'er menghitung koin: 3 hari jualan Teh 2 Bos Kecil, dapat 4.580 koin tembaga. Rekor.

Su Qing'er menyusun jadwal bersih-bersih 7 kota.

Mo Sha dan 2 iblis Nascent Soul baru sedang belajar cara membuat sapu dari tulang iblis.

Si Kecil Hitam tidur di ember, kekenyangan makan sampah jurang.

Di tengah meja, Bos Kecil 1 dan Bos Kecil 2 tidur berpelukan, dot sendok kayu dipakai bergantian.

Xiao Chen duduk di kursi bambu, menatap peta benua yang digambar Ling'er. Di peta itu ada 7 titik merah: 7 Jurang Kecil. 1 sudah bersih, sisa 6. Di setiap titik, Ling'er menulis "Ada Bos Kecil" dengan tulisan jelek.

"Kalau 7 jurang bersih semua, kita punya 7 Bos Kecil, kedai kita jadi taman kanak-kanak," kata Ling'er semangat.

Semua tertawa. Pelan, sesuai peraturan jangan berisik, tapi tetap tertawa.

Saat itulah, pintu kedai yang sudah tutup, diketuk.

Bukan ketukan sopan. Ketukan pelan, 3 kali, tapi setiap ketukan membuat teko-teko di rak bergetar, dan mahkota uap Ling'er yang sudah keemasan hitam... padam seketika.

Mo Sha yang 2 meter langsung berdiri, naluri Raja Iblisnya menjerit. 2 iblis Nascent Soul baru langsung bersujud tanpa tahu kenapa.

Xiao Chen membuka pintu.

Di luar, berdiri seorang pria. Jubah hitamnya tidak compang-camping seperti Xiao Chen, tapi bersih, utuh, dengan sulaman naga hitam di dada. Wajahnya 80% mirip Xiao Chen, tapi lebih tua, rambut putih panjang, mata emas hitam persis seperti Bos Kecil 1. Di tangannya, dia menggendong... tidak, dia menyeret sebuah rantai darah yang ujungnya mengikat 7 telur hitam yang belum menetas.

Dia tersenyum, senyum yang sama tipisnya seperti Xiao Chen.

"Kedai kecil yang ramai, ya. Lebih ramai dari 5000 tahun lalu saat aku buat segel pertama di sini," katanya, suaranya pelan tapi membuat semua Tetua di alun-alun yang masih menyapu malam-malam langsung pingsan.

Ling'er yang mahkota uapnya padam, tiba-tiba merasa darahnya tertarik. Dia memegang kepala, berbisik, "Bos Teh... kepala saya... ada suara... suruh berlutut..."

Su Qing'er juga sama. Mo Sha meraung, mencoba melawan, "Siapa kau?!"

Pria itu menatap Mo Sha, lalu menatap Xiao Chen.

"Perkenalkan, aku Xiao Potian. Leluhurmu. Penjaga ke-0. Orang yang 10 tahun lalu meminjam darah ibumu, Xiao Yue, untuk memperkuat rantaku ini."

Nama Xiao Yue disebut. Ibu Xiao Chen yang meninggal karena "sakit" 10 tahun lalu.

Tangan Xiao Chen yang memegang pintu, retak. Kayu pintu yang dia pegang jadi debu.

Xiao Potian melanjutkan, sambil melangkah masuk ke kedai. Setiap langkahnya, lantai yang sudah super bersih dari Kota Batu Hitam... menjadi kotor lagi, penuh debu darah kering 5000 tahun.

"Kau 1000 tahun menjaga dengan baik, Chen-er. Kau sapu jurangku sampai bersih. Kau buat 2 kunci jurang kecilku menetas dan tertawa. Kau buat 7 segel darahku menjadi hangat. Terima kasih. Karena hanya jika 7 segel itu hangat dan bersih, tubuh aslinya mau bangun."

Dia mengangkat rantai 7 telur itu.

"Tubuh asli yang kalian kira iblis... bukan iblis. Itu *Hei Yan Long - Naga Iblis Pemakan Dunia*. 7000 tahun lalu aku dan 6 leluhur lain memotongnya jadi 8. Tubuhnya di Jurang Besar yang kau jaga, jantungnya ku pecah jadi 7, ku segel di 7 Jurang Kecil. Kekuatan iblis yang kau pakai untuk teh susu itu... itu bukan kekuatan iblis. Itu napas naga yang kesepian."

Saat dia bicara, Bos Kecil 1 dan Bos Kecil 2 yang tidur, tiba-tiba terbang dari meja, bukan ke Xiao Chen, tapi ke pelukan Xiao Potian. Mereka tidak menangis, mereka tertawa, memanggil, "A... ayah..."

Xiao Potian menatap Xiao Chen yang masih berdiri di pintu.

"Dan kau, Chen-er, kau bukan sampah Klan Xiao. Kau wadah terbaik yang ku siapkan. Dantian kosongmu itu bukan kosong, itu sarang naga. 1000 tahun kau tidak kultivasi, kau menetaskan telur naga di dalam tubuhmu sendiri. Ibumu tahu, makanya dia harus mati sebelum dia memberitahumu."

Ling'er, Su Qing'er, Mo Sha, Si Kecil Hitam, 2 iblis baru - semua yang punya kontrak darah dengan Xiao Chen - satu per satu berlutut di belakang Xiao Potian. Bukan mau, tapi darah mereka ditarik paksa oleh darah leluhur yang lebih tua.

Dalam 1 menit, Kedai Teh yang tadi penuh tawa pelan, kosong. Hanya Xiao Chen sendirian, dan Xiao Potian dengan 2 Bos Kecil di gendongannya dan 7 telur di rantainya.

Xiao Potian berjalan keluar, melewati Xiao Chen, berbisik di telinganya:

"Besok jam 6 pagi, aku akan buka 6 jurang sisa, bangkitkan Naga itu, dan jadi Naga itu sendiri. Kota Batu Hitam yang kau buat bersih... akan jadi sarang pertama yang ku makan. Kalau kau mau balas dendam untuk ibumu dan pengikutmu, datanglah ke Jurang Besar. Jangan bawa sapu. Bawa sisikmu."

Dia pergi, meninggalkan jejak kaki darah yang membakar lantai bersih menjadi hitam.

Pintu kedai tertutup sendiri.

Xiao Chen sendirian di kedai yang berantakan, koin 4.580 berserakan di lantai, teko pecah.

Dia menatap tangannya. Dari retakan di tangannya yang tadi meretakkan pintu, keluar sisik hitam keemasan pertama. Mata kanannya yang tadinya hitam biasa, kini berubah menjadi mata naga emas hitam, sama persis seperti mata Xiao Potian.

Dari dalam dantiannya yang kosong 1000 tahun, terdengar detak jantung kedua. Bukan jantung manusia. Jantung naga.

_Auman pelan yang hanya dia dengar._

Dia tidak lagi ingin menilai kebersihan.

Untuk pertama kalinya, dia ingin membuat sesuatu menjadi sangat, sangat kotor. Dengan darah.

Dia mengambil sapu raksasa Mo Sha yang tertinggal, mematahkannya jadi dua. Setengah jadi tongkat, setengah jadi... taring.

"Berisik... tidak apa-apa malam ini," katanya pelan, suaranya sudah ada dua lapis, manusia dan naga.

Di luar, Kota Batu Hitam yang baru saja dapat nilai 7, tidak tahu bahwa besok, Penjaga yang membuat mereka bersih, akan kembali bukan sebagai Bos Teh, tapi sebagai calon Naga Iblis yang ingin membalas dendam dengan membuat semua orang yang menyakiti ibunya dan merebut orang yang dia sayangi, mati dengan mengenaskan - darahnya dikuras pelan-pelan sambil tetap hangat, seperti teh.

1
Abil Amar
alur ceritanya kmn ko g jlas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!