Malam reuni seharusnya menjadi malam penuh kenangan.
Namun bagi Cassandra Elvania, malam itu justru menghancurkan dunia yang telah ia bangun selama bertahun-tahun.
Di balik senyum hangat para sahabat lama dan gemerlap pesta yang meriah, Cassandra menemukan kenyataan pahit. Tunangannya, pria yang ia cintai sepenuh hati, ternyata menjalin hubungan terlarang dengan orang yang paling ia percaya,sahabatnya sendiri.
Hancur? Tentu.
Tetapi Cassandra memilih sesuatu yang tidak pernah mereka duga.
Ia tidak menangis. Ia tidak mengamuk. Dan ia tidak membongkar rahasia mereka.
Sebaliknya, ia ikut memainkan permainan yang mereka ciptakan.
Sedikit demi sedikit, Cassandra menyusun langkahnya sendiri. Hingga pada akhirnya, mereka yang merasa telah menang justru kehilangan segalanya.
Saat penyesalan datang, semuanya sudah terlambat.
Karena ada luka yang bisa sembuh. Namun ada pengkhianatan yang tak pernah bisa dimaafkan.
Dan semua itu bermula...
Di Malam Reuni.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 27
Tatapan Aditya pun tertuju pada Sandra yang kini ada di hadapannya.
"Sandra.. Apa kamu masih berniat untuk membuka hati lagi?"
Pertanyaan mendadak Aditya membuat Sandra menatapnya cukup lama.
"Maksud Mas apa? Apa Mas berniat menjodohkan aku dengan seseorang? Mas aku sudah bilang aku gak akan pernah mau untuk di jodohkan. Tapi waktu itu aku sudah janji pada Mas tapi aku masih belum siap untuk membuka hati lagi."
Aditya terdiam untuk sesaat kemudian tersenyum.
"Mas tidak akan memaksa kamu untuk bersama siapapun. Jika kamu tidak mau maka Mas selamanya tidak akan memaksa." ucapnya pelan. Namun di dalam hati Aditya dia merasakan sedikit rasa yang tak biasa. Bagiamana dengan Raka.
Sandra pun mengangguk kemudian dia ingin membeli sebuah tas branded original yang harganya lumayan fantastic..
"Mas boleh beli tas ini gak?" tanya Sandra yang tengah menunjuk salah satu tas branded merek dagang terkenal Dior..
Aditya menatapnya sekilas kemudian mengangguk.
"Aku akan memberikan ini untuk menjadi kado pernikahan Tante Dewi dan Om Bayu. Tapi harganya cukup mahal." ucap Sandra dia takut jika Aditya akan marah jika membeli barang yang sangat mahal.
"Beli saja toh cuma beberapa ratus juta saja. Sekalian juga beli buat kamu." ucapan Aditya membuat Sandra tersentuh,Kakaknya selalu mengutamakan dirinya itu kenyataannya.
"Tapi Mas kalau membeli ini dua Mas harus mengeluarkan uang setidaknya satu miliar. Jadi beli satu untuk hadiah saja." jawab Sandra pelan. Kali ini dia tidak ingin membuat Kakaknya selalu mengutamakan dirinya lagi.
"Tas ini adalah barang branded yang hanya di produksi sepuluh buah saja. Jika kamu tidak membelinya juga maka kamu tidak akan memiliki kesempatan lagi. Sudah kamu nurut saja."
Aditya pun meminta dua buah tas kepada penjaga toko dan kemudian membayarnya dengan harga yang lumayan fantastic 1'4 miliar.
"Thank you." ucap Aditya sembari menerima dua paperbag dari tangan penjaga toko.
Sandra pun memeluk kakaknya dan tersenyum dengan sangat manis.
"Makasih ya Mas kamu selalu menjadi yang paling baik untukku. Mas aku akan selalu menyayangimu dan juga patuh padamu." ucapnya sembari memeluknya dengan hangat.
Aditya merasa sangat bahagia melihat kebahagian dimata Sandra.
"Asalkan itu bisa membuat kamu bahagia maka Mas pasti akan melakukannya."
Aditya langsung mengajak Sandra makan di restoran besar yang ada di pusat negara Australia itu.
"Raka juga ada di negara ini entah apa kabarnya saat ini. Sudah dua Minggu semenjak dia datang ke negara ini dia tidak pernah mengirimkan kabar." ucapnya dalam hati.
Sandra melihat kakaknya bengong pun langsung menyentuh lengannya dengan lembut.
"Mas.. Kanapa Mas bengong?"tanya Sandra pelan.
Aditya menatap kearah Sandra dan tersenyum..
"Mas hanya sedang memikirkan sesuatu ini tentang pekerjaan kamu gak perlu khawatir."ucapnya pelan.
Setelah mereka makan mereka pun kembali ke hotel. Dan dari kejauhan Raka yang kebetulan sedang berada di sebuah restoran seperti melihat Sandra.
"Sandra.." ucapnya pelan.
Raka mengira dia hanya sedang berhalusinasi karena terlalu memikirkan wanita itu sehingga dia pun sampai melihatnya di negara yang cukup jauh dari Indonesia.
"Raka.. Kamu emang sudah g***..."ucapnya dalam hati.
Raka pun kembali menemui kliennya yang sudah menunggu di salah satu restoran. Dia mengira bahwa dia hanya sedang berhalusinasi karena perasaannya masih tertuju pada Sandra..
*******
Dua Minggu setelah gagalnya pernikahannya dengan Sandra membuat Bastian banyak di rugikan. Keluarganya juga hampir hancur, perceraian kedua orang tuanya pun tak bisa ia hindari dan kini ia tidak bisa menemukan keberadaan Sandra.
Bastian melihat ponselnya dan melihat story Sandra yang sedang tersenyum menggandeng kakaknya Aditya. Mereka tidak berasa di Indonesia melainkan di luar negeri.
"Sandra.. Aku tahu aku salah. Aku tak seharusnya mengkhianatimu. Aku tak seharusnya selingkuh dan aku tak seharusnya mempermainkan perasaanmu. Sandra.. Aku mohon kasih aku kesempatan lagi."
Airmata Bastian tiba-tiba jatuh tanpa diminta,kini ia menyesali semuanya namun semua itu sudah terlambat hati yanga sudah terluka tidak akan pernah kembali lagi. Perasaan yang telah di permainkan juga tidak akan pernah sama lagi,kini hanya penyesalan yang sedang menyelimuti hatinya.
Jika saja dulu ia lebih bisa menahan nafsunya dan tidak tergoda dengan Vanessa mungkin pernikahan itu tidak akan pernah gagal, perusahaannya pun akan terselamatkan dan juga keluarnya tidak akan hancur.
"Kenapa harus aku yang hancur sendirian. Kenapa?" Bastian pun mengutuk dirinya sendiri karena telah tergoda dengan Vanessa.
Bastian pun pergi mencari Vanessa,ia berharap Vanessa tidak akan mengecewakan setidaknya ada anaknya di dalam perut Vanessa.
Bastian kini sudah jatuh dan ia berharap anak yang ada di kandungan Vanessa bisa ia pertahankan dan menjadi kekuatan terakhirnya. Dulu dia terlalu egois sehingga dia kehilangan Sandra,tapi kini ia tidak mau kehilangan anak yang ada di dalam kandungan Vanessa.
"Vanessa.. Nasi sudah menjadi bubur aku akan menikahi kamu walaupun kini aku nyaris kehilangan segalanya. Tapi aku tahu anak yang ada di dalam perut kamu tidak berdosa dan aku akan bertanggung jawab."
Bastian pun langsung pergi menuju apartemen milik Vanessa namun dia harus menerima kenyataan pahit.
"Sayang apakah kamu yakin akan meninggalkan Bastian dan hidup bersamaku?" ucap seorang laki-laki yang sedang mendidih Vanessa..
"Aku yakin sayang. Aku mempertahannya hanya karena dia kaya tapi jika sudah begini untuk apa lagi." jawab Vanessa ditengah nafasnya yang terdengar tak biasa.
"Tapi dia percaya bahwa anak yang ada di dalam kandunganmu adalah anaknya."ucap laki-laki itu lagi sembari mempercepat gerakannya.
"Dia saja yang bodoh,anak ini tentu saja bukan miliknya tapi milikmu.." ucapan Vanessa seperti bom waktu untuk Bastian dan kini Bastian semakin hancur..
""Ayo tebak setelah ini Bastian akan melakukan apa ya?"" jangan lupa komen ya..😄😄
lanjut thor 🙏