NovelToon NovelToon
Oh No! Calon Ibu Tiri Kami Ternyata Bu Guru

Oh No! Calon Ibu Tiri Kami Ternyata Bu Guru

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Tiri / CEO / Duda
Popularitas:18.6k
Nilai: 5
Nama Author: Eli Priwanti

Kepindahan Arumi ke sekolah elit di ibu kota membawanya menjadi wali kelas Azzam dan Azzura, si kembar anak konglomerat yang dikenal paling bermasalah. Dengan ketulusan dan kesabarannya, Arumi berhasil mengubah mereka menjadi pribadi yang lebih baik.
Takdir kemudian mempertemukannya kembali dengan Zaky Tanuwijaya, ayah si kembar sekaligus cinta pertama yang pernah menghancurkan hatinya di ambang pernikahan. Kini, Zaky yang telah menjadi duda ingin menebus kesalahan masa lalu dan memenangkan kembali hati Arumi.
Namun, ibunda Zaky terus menanamkan ketakutan kepada Azzam dan Azzura bahwa ibu tiri hanyalah wanita yang mengincar harta. Di tengah penolakan si kembar dan luka lama yang belum sembuh, mampukah Arumi membuka kembali hatinya dan membuktikan bahwa kasih sayang tulus mampu mengalahkan prasangka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eli Priwanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 8

Langkah kaki Arumi yang tergesa-gesa di koridor sepi itu mendadak terhenti saat sebuah cengkeraman tangan yang kokoh namun lembut berhasil meraih pergelangan tangannya. Sontak, Arumi tersentak syok, menatap tangannya yang kini terkunci.

"Arumi, tunggu sebentar. Bisakah kita bertemu lagi di lain kesempatan? Aku ingin...!" kalimat Zaky menggantung di udara, sarat akan permohonan yang teramat sangat.

"Tidak, aku tidak bisa. Maaf, sudah tidak ada lagi yang harus kita bicarakan!" jawab Arumi cepat. Ia bersikeras memalingkan wajahnya, sama sekali tidak berani menatap bola matanya Zaky. Melihat wajah pria itu saat ini rasanya seperti membuka paksa sebuah kotak berisi luka lama yang teramat perih.

"Tapi, Arumi...!" Zaky mencoba menahan, enggan melepaskan satu-satunya kesempatan yang ia miliki setelah belasan tahun mencari.

"Maaf, kumohon... Jangan pernah membahas soal masa lalu. Anggap saja kita tidak pernah kenal sebelumnya," potong Arumi, suaranya bergetar namun penuh penekanan.

"Maaf, Pak Zaky, saya harus segera kembali mengajar. Kasihan anak-anak bisa ketinggalan pelajaran!"

Dengan satu sentakan paksa, Arumi menarik tangannya dari cengkeraman Zaky. Begitu terlepas, ia langsung melesat pergi tanpa menoleh lagi.

Sementara itu, di ujung koridor dekat ruang piket, beberapa staf guru wanita yang sejak tadi mengawasi secara sembunyi-sembunyi langsung melebarkan mata mereka. Mereka terpaku menyaksikan adegan yang terhampar di depan mata. Sosok pria sedingin es, angkuh, dan tak tersentuh seperti Zaky Tanuwijaya, bisa-bisanya bersikap seagresif dan seputus asa itu terhadap Arumi? Padahal, semua orang tahu sang duda tampan itu sudah lebih dari sepuluh tahun menutup diri dari wanita mana pun.

"Bu Indri, apa jangan-jangan Bu Arumi itu memiliki hubungan spesial, ya, dulunya dengan Pak Zaky?" bisik Bu Dian heboh, menyenggol lengan temannya. "Kamu lihat sendiri kan barusan? Cara Pak Zaky menatap Bu Arumi dan memegang tangannya... Bikin aku iri saja, tahu! Seumur-umur saya mengajar di sini, baru kali ini melihat sikap Pak Zaky seperti itu kepada seorang wanita."

"Bisa jadi seperti itu, Bu Dian. Jangan-jangan nanti mereka CLBK!" sahut Bu Indri tak kalah antusias.

"Cinta Lama Bersemi Kembali, gitu maksudnya?"

"Iya, Bu! Wah... kalau sampai benar, kita harus bersikap sangat baik nih sama Bu Arumi mulai sekarang. Siapa tahu dia bakal jadi Nyonya Besar Tanuwijaya!" ujar Bu Indri menyimpulkan dengan senyum penuh arti.

Di sisi lain, benteng pertahanan Arumi akhirnya runtuh juga. Pertahanannya jebol tepat saat ia berhasil berbelok ke arah toilet guru. Di dalam bilik yang sepi, air mata yang sejak tadi ia tahan sekuat tenaga akhirnya luruh membasahi pipinya. Ia menyandarkan punggungnya ke pintu, berusaha meredam isak tangis demi menenangkan hatinya yang mendadak kacau balau akibat guncangan masa lalu.

Sementara itu, Zaky melangkah gontai menuju area parkiran sekolah, tempat mobil mewahnya berada. Langkahnya tidak lagi tegap berwibawa seperti saat ia datang. Bahunya tampak merosot, menanggung beban penolakan yang baru saja ia terima.

Zaky masuk ke dalam mobil dan termenung menatap keluar jendela, mengabaikan suasana sekitar. Melihat tuannya yang tenggelam dalam diam yang pekat, Arya yang duduk di kursi kemudi akhirnya memberanikan diri untuk bertanya dengan penuh kehati-hatian.

"Maaf, Tuan... Apakah wanita tadi adalah wanita yang sama dengan yang ada di dalam foto yang selama ini Tuan simpan di dalam laci meja kerja di kantor?" tanya Arya pelan.

Zaky memejamkan matanya sesaat, lalu mengembuskan napas yang teramat berat, seolah ingin mengeluarkan seluruh sesak di dadanya.

"Iya, Arya. Itu adalah dia... Arumi," jawab Zaky, suaranya terdengar lirih dan parau. "Wanita yang sedari dulu sangat ingin aku nikahi. Andaikan saja malam itu tidak terjadi dan aku bisa menikah dengannya... Mungkin hidupku selama lebih dari sepuluh tahun ini tidak akan pernah sehampa dan sedingin ini, Arya."

*

*

Setelah membasuh wajahnya dengan air dingin di toilet, Arumi menarik napas dalam-dalam di depan cermin. Ia menepuk-nepuk kedua pipinya, memaksa seluruh sisa kesedihan dan keguncangan batinnya surut. Ketika ia melangkah kembali ke dalam kelas 7 C, suasana hatinya sudah benar-benar pulih. Ia bahkan sengaja memasang wajah ceria, lengkap dengan senyuman hangat yang menjadi ciri khasnya.

Ceklek!

Begitu pintu terbuka dan sosok Arumi melangkah masuk, seisi kelas langsung senyap. Azzam, Azzura, serta murid-murid lainnya sontak terbelalak kaget. Mereka tak percaya bahwa wali kelas mereka sama sekali tidak membawa barang-barangnya untuk angkat kaki. Dia tidak jadi dipecat!

Entah mengapa, alih-alih kecewa karena rencana mereka gagal, sebuah perasaan lega yang aneh justru menjalar di dada para murid. Begitu pula dengan Azzam. Menatap kotak bento yang masih tersisa di mejanya, terbersit rasa bersalah yang amat sangat atas ulah bohongnya semalam yang telah membuat Bu Arumi dipanggil kepala sekolah. Namun, ego Azzam terlalu tinggi. Remaja itu langsung memalingkan wajah, enggan menunjukkan sedikit pun rasa penyesalannya.

"Nah, anak-anak, maaf ya Ibu tadi ada urusan sebentar. Sekarang, mari kita lanjutkan pelajaran kita," ujar Arumi riang, seolah badai besar baru saja tidak terjadi.

Arumi kemudian menuliskan lima buah soal aritmatika sosial di papan tulis. "Silakan dikerjakan di buku latihan masing-masing. Ibu beri waktu sampai bel istirahat berbunyi."

Ruangan kelas seketika riuh oleh helaan napas berat murid-murid. Mereka pun mulai fokus menekuk wajah, bergelut dengan lima soal mematikan yang diberikan oleh guru mereka.

Di tengah keheningan kelas, Arumi duduk di kursinya. Pandangannya perlahan bergulir, tertuju pada bangku barisan belakang tempat si kembar duduk. Dada Arumi mendadak kembali terasa sesak.

"Aku benar-benar tidak menyangka... kalian berdua adalah putra dan putri dari Zaky dan Citra," batin Arumi, menyebut nama mendiang istrinya Zaky, sahabat masa lalunya yang tega bermain api di belakangnya.

Arumi mengepalkan tangannya di bawah meja. 'Pantas saja wajah Azzura mirip sekali denganmu, Citra... Dan Azzam, dia memiliki sorot mata dan rahang tegas yang persis denganmu, Zaky. Kalian adalah pasangan yang sangat serasi di masa lalu, bukan? Sangat serasi hingga menghancurkan hidupku...! 'bisik batinnya dengan getir, menahan kilasan rasa sakit yang tak rela.

Sementara itu, di dalam mobil mewah yang melaju membelah jalanan kota, Zaky tidak bisa tenang. Pria itu menatap lurus ke depan dengan tatapan tajam yang dipenuhi ambisi. Ia menoleh ke arah asisten pribadinya.

"Arya, kerahkan orang-orang kita sekarang juga. Cari informasi lengkap tentang Arumi. Di mana dia tinggal, bagaimana kehidupannya selama ini. Aku mau laporannya ada di mejaku sebelum malam," perintah Zaky mutlak.

"Baik, Tuan. Segera saya laksanakan," jawab Arya sigap. Dengan jaringan dan kekuasaan besar yang dimiliki seorang Zaky Tanuwijaya, mengorek informasi seperti itu tentu tidak butuh waktu lama.

Zaky kembali menyandarkan punggungnya, menatap ke luar jendela dengan dada yang bergemuruh.

'Dulu, aku tidak memiliki keberanian untuk mencari keberadaan mu, Arumi. Aku terlalu pengecut karena tahu kau pasti akan sangat membenciku setelah malam terkutuk itu. Namun kali ini, setelah Tuhan mempertemukan kita lagi, aku tidak akan melepaskan mu. Aku akan mengejar mu kembali, menjelaskan semuanya, dan menjadikanmu sebagai istriku... serta ibu dari kedua anakku,' ikrar Zaky dalam hati, memantapkan tekadnya.

*

*

Kembali ke kelas 7 C, jarum jam terus berputar. Di barisan belakang, Azzam secara tidak sengaja mendongak dari buku latihannya. Ia menangkap basah Bu Arumi yang sedang melamun dengan pandangan yang lurus mengarah kepadanya dan Azzura.

Azzam mengernyitkan dahi saat melihat ada gurat kesedihan dan luka yang amat dalam dari tatapan mata gurunya itu. Remaja laki-laki itu mendadak merasa tidak nyaman.

'Kenapa dengan Bu Arumi? Kenapa dia menatapku seperti itu? Apakah hari ini sebenarnya adalah hari terakhirnya mengajar dan dia hanya berpura-pura kuat?' tanya Azzam dalam hati, dadanya mendadak berdesir aneh.

Ia memandangi sisa kotak bentonya, lalu kembali melirik ke depan kelas.

'Kalau pun benar dia harus pergi... kenapa aku tidak merasa senang? Bukankah ini yang aku dan Azzura mau dari kemarin? Sial... kenapa hatiku bisa menjadi selunak ini hanya karena sebuah kotak bento buatan subuh? gerutu Azzam, bingung dengan perubahan batinnya sendiri yang mulai goyah oleh ketulusan sang guru.

Bersambung...

1
Ayunda
dasar emaknya Zaki tuh nenek lampir
Patrick Khan
zaky br sadar klo ada ayu😁😁😁..nyok tanya jawab ke ayu. siap2 ayu ngajak taworan ngegas jawabnya🤣🤣🤣
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: tau aje 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
aristi
wow Brebes itu kampungku thor😄
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: wah, apa kabar warga Brebes 🤗
total 1 replies
Nar Sih
pilihan yg tepat zaky,buruan temuin ayu minta tolong pada nya dia pasti tau sebab mslh kamu knpa arumi berubah pada mu
Nar Sih
jgn menyerah zaky,cri tau sebab arumi berubah
mimief
hayooo Zaki
sekarang si tinggal terserah lu
masih mau ga berjuang
Arumi mah udah pasrah Ama takdir
toh...gw juga bisa kok selama ini tanpa lu
mimief: lanjut Thor 🤭
total 2 replies
Uba Muhammad Al-varo
Zaky........dari dulu sampai sekarang kenapa otakmu lemot dan kau nyonya Maya yang sombong yang membiarkan anaknya Zaky menjadi duda karatan dan tak tersentuh, hadeuh dasar si nyonya ogeb/Hammer//Hammer//Hammer//Hammer//Hammer/
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: Oalah duda karatan 🤣🤣🤣
total 1 replies
mamayasna
syuuliitt dahh
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
neny
selidiki ath zaky. atas apa yg terjadi sm arumi,mengapa sikap nya berubah,,tanya sm ayu,,km kan pintar,masa gtu ajh mesti dikasih tau
neny: ya iya lah,,hanya bertanya tanya dlm hati doang mah gk akan ada jawaban nya🤣🤣
total 2 replies
Teh Euis Tea
Zaky, ibumu biang keroknya, ibumu jg yg nyekokin biar km ga nikah lg
dasar nenek lampir
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: hooh, mak lampir 🤣🤣
total 1 replies
Teh Yen
yah Zaky engg tau dong ibunya udh ngelabrak Arumi yah
Teh Yen
duh yg CLBK (cinta lama bersemi kembali) brasa muda kembali sampe.engg sadar senyum" sendiri hihii 🤭
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Nar Sih
zaky ..cri tau sja knpa sikap arumi berubah ,dan itu grgr ibu mu
Nar Sih
jatuh cinta berjuta rasa nya ,kebayang,,bila ngk jumpa 😂😂
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: betul sekali kak 🤣🤣
total 1 replies
Teh Euis Tea
ya ampun Bu Maya bkn Arumi loh yg deketin putramu tp si Zaky sendiri yg msh ngejar Arumi
Arumi lawan jgn diam aj, cabein aj mulut kotor Bu Maya klu ga berani suruh othor yg maju duluan ntar aku bantuin doa dari jauh 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: weh, aku di tumbalin 🤣🤣🤣/Cleaver//Cleaver//Cleaver/
total 1 replies
mimief
gas yu...yg model beginian mah jangan kasih kendor 🤣🤣
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: hooh siap 🤣🤣
total 1 replies
Uba Muhammad Al-varo
ayolah Ayu jaga Arumi dari kekejaman mulutnya nyonya Maya,kalau dia menyakiti Arumi lawan Ayu jangan diam aja udah terlalu banyak penderitaannya Arumi akibat nyonya Maya karena fitnahnya Citra
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: siip kk 😄
total 1 replies
neny
sabar ya rum,,nanti jg kebenaran akan terungkap,,cepat atau lambat,,semangat💪😘
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: semangat juga kak 😀
total 1 replies
Teh Euis Tea
baru di senyumin Arumi aj udah serasa dunia milik km sendiri Zaky 😁
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: nah itu dia, apalagi klo yg lain, bisa pingsan 🤣🤣
total 1 replies
neny
ter arumi arumi...🤭
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: hooh kak🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!