NovelToon NovelToon
Miss Cahya

Miss Cahya

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Persaingan Mafia / Mafia
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ebit S

Menceritakan tentang 2 gadis bersaudara dimana dia adalah seorang anak yang di hidupi oleh pengusaha yang sangat kaya raya dan setiap pesaing kalah bisnis dari orang tua nya selalu saja mereka ingin selalu menjatuh kan orang tua Cahya dan Megy....

" Cahya kamu janji ya, akan membalaskan kedua orang tua kita" kata Megy sembari mengelap air mata adik nya yang menetes di pipi.

"Oke, gue janji kak, lu juga janji ya, kak? Ucap Cahya sembari berhenti menangis.

Cahya sekarang usiamu muda, kamu bisa ikut ke medan perang! Di sana kamu bisa mempelajari ahli beladiri apa saja? Kata Megy dengan serius.

Baiklah kak, gue akan pergi dulu! Titip ayah ya? Ucap Cahya.

Apakah orang tua nya akan jatuh atas segala yang dilakukan penjahat..?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ebit S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. Edwin Bertindak

      Tono yang menjerit histeris lalu menatap Cahya dengan tajam hingga membuat nya tidak berkutik kemudian Cahya segera menatap Toni yang sudah tidak ada di tempatnya lalu Toni dengan membabi buta segera menghantamkan tendangan kearah punggung Cahya.

Sementara dengan Panik Megy melihat Cahya yang ingin diserang oleh Toni secara tiba-tiba.

Megy segera, teriak."Cah awas, dibelakang?"

Cahya yang mendengarkan teriakan Megy Ia bukannya berbalik saat kaki Toni ingin berhasil mengenai Cahya lalu Ia segera menangkap Kaki Toni hingga membuat Cahya segera membanting Toni ke lantai.

Kemudian Cahya segera menendang Toni hingga terseret dan menghantam dinding dan merobohkan anak buah Edwin Kurniawan yang berdiri di sana menonton perkelahian.

Sementara Edwin Kurniawan menatap Tono dan Toni yan sudah binasa oleh Cahya hingga membuat mereka sudah tidak berkutik lagi. Edwin kurniawan dengan tiba-tiba saja. Melancarkan pukulan dan tendangan.

" Bak.. buk..bak..gedebuk.. plaaaaaaaak..buuuuggh..."

Suara pukulan dan tendangan yang sudah berhasil mengenai Cahya dengan tiba-tiba sangat pelan namun pasti Edwin Kurniawan melancarkan serangannya kepada Cahya hingga tidak berkutil.

"Aaaaaah..." Jerit Cahya yang langsung terhempas menghantam lantai dengan keras. Dan disudut bibirnya menetes D*rah hingga tidak lama kemudian Cahya yang baru saja ingin berdiri.

Edwin kurniawan sudah dekat dengannya dan langsung mengenai Cahya dengan pukulan.

Setelah berhasil mengenai Cahya. Edwin Kurniawan seger kembali duduk di tempatnya hingga membuatnya menjadi sangat senang.

Sementara Megy dan Ayahnya Pak Eko Wijaya menatap Cahya yang masih tergeletak akibat terkena serangan Edwin Kurniawan.

Saat mendapati Cahya yang sudah tergeletak tidak segera berdiri lalu Megy segera menghampiri Cahya yang masih tergeletak di lantai.

" Cahyaaaaaaaaaaa...." Teriak Megy segera menghambur lari.

Setelah mendekati Cahya namun tiba-tiba saja Megy segera diserang oleh Edwin Kurniawan dengan tiba-tiba.

"Bak..buk..bak.. plaaak.. bruuuugh.."

Suara pukulan dan tendangan terdengar hingga Megy berusaha menangkis dengan sekuat tenaga menahan serangan Edwin Kurniawan.

"Duaaaaak...braaaaak.. plaaaaak.."

" Aaaaaah" Jerit Megy terdengar saat Ia terlempar dekat Cahya.

Edwin Kurniawan juga tidak berhenti disana. Dengan perlahan-lahan berjalan mendekat kearah Megy.

Megy yang melihat Edwin Kurniawan mendekatinya secara perlahan-lahan.

Lalu segera mundur mendekati Cahya saat Megy sudah mendekati Cahya baru saja ingin membangunkan Cahya. Megy segera di inj*k-inj*k oleh Edwin.

"Duaaaaak...aaaah... Duaaaak... Aaaah.. duaaak..aaaaah.."

 Terdengar suara inj*kan dari Edwin Kurniawan ke Megy.

Lalu saat Edwin Kurniawan ingin menginj*k kembali perut Megy yang ke empat kalinya tiba-tiba saja kaki yang menggantung ingin menyerang perut Megy lagi tertahan oleh sebuah tangan.

Dengan cepat tangan itu segera mengangkat Edwin Kurniawan hingga membanting Edwin Kurniawan ke lantai kemudian tangan itu segera memukul dan langsung segera melemparkan Edwin Kurniawan terpental ke sebuah bangku.

Saat Edwin menatap sosok yang berdiri dengan mata dingin dan segera menatap kearahnya. 

 Lalu dengan cepat segeta menyerang Edwin Kurniawan hingga menendang Edwin Kurniawan hingga terseret dilantai.

Sosok yang berdiri adalah Cahya dengan mata menatap tajam dengan sunggingan senyum menatap kearah Edwin Kurniawan.

Sementara anak buah Edwin Kurniawan yang lainnya tercengang dengan kekuatan Cahya bisa mampu melawan Edwin Kurniawan.

"Kenapa, kaget ya?" Ucap Cahya dengan mata tajam menatap Edwin.

" Nggak mungkin! Lu buk...."

"Aaaaah..." Jerit Edwin Kurniawan hingga kesakitan akibat di inj*k oleh Cahya dadanya.

"Sekarang lu omongin sama  gue, siapa dalang dibalik semua ini?" Kata Cahya menatap dalam-dalam ke mata Edwin Kurniawan.

Edwin Kurniawan masih bungkam saja saat mendengar pertanyaan Cahya.

Lalu dengan menyeringai santai Edwin segera memegang kaki Cahya lalu segera menendang Kaki yang Cahya ya g bertopang untuk berdiri.

 Hingga membuat Aliya terjatuh kemudian Edwin dengan brutal segera melemparkan Cahya hingga membuat Cahya terhempas.

 Tetapi saat Cahya yang terhempas di lantai dengan keras.

 Kemudian Edwin Kurniawan terkena serangan balik dari Cahya.

Dan membuat Edwin kurniawan menghantam sebuah kotak hingga menyebabkan kotak yang ada didekat sana pecah dan berserakan hingga membuatnya pecah.

Setelah itu Cahya segera meraih Kota itu dan segera mengh*nt*mk*n ke arah kepala Edwin Kurniawan hingga menyebabkan keningnya berlinangan darah mengucur dengan deras.

Sementara saat keningnya merasakan ada yang mengalir Edwin Kurniawan kemudian segera ingin mengambil senjata api nya dan ingin mengarahkan senjata api ke arah Cahya dengan sangat cepat, tepat dan pasti.

 Cahya segera menggunakan kancing baju kearah peluru dan satunya lagi menuju kearah tangan Edwin.

"Aaaaaaah..." Jerit Edwin Kurniawan yang terkena kancing baju.

Dan langsung membuat senjata api yang berada di tangan Edwin Kurniawan terjatuh. Lalu dengan gesit Cahya mendekati Edwin Kurniawan perlahan-lahan.

"Saatnya sekarang, giliran lu." Kata Cahya dengan tenang menatap tajam kearah Edwin Kurniawan sembari berjalan.

Edwin Kurniawan yang tangan nya gemetar terkena kancing baju, lalu dengan cepat Ia menatap kearah Cahya yang mendekatinya.

Tidak lama kemudian Cahya yang berjalan sudah dekat dengan Edwin Kurniawan lalu tanpa banyak bicara Cahya segera memegang kaki Edwin Kurniawan.

Dan Edwin Kurniawan segera berontak hingga tanpa menunggu lama Edwin Kurniawan menyentuh sebuah balok disana hingga menghantamkan balok itu ke Cahya.

Cahya yang sigap dan waspada dari tadi segera menghindari kayu balok dan tidak lama kemudian langsung menangkap kayu Balok yang hampir menghantam Cahya.

Hingga Cahya yang sudah menangkap kayu Balok segera melancarkan tendangan kepada Edwin Kurniawan hingga membuangnya kembali melayang.

Saat Edwin Kurniawan melayang. Cahya segera mengejar Edwin Kurniawan lalu menangkap kemudian membanting Edwin kurniawan.

Lalu Cahya segera melemparkan Edwin Kurniawan hingga mengenai Ia ke tembok dan mengeluarkan darah di sekitar bibirnya.

Setelah itu Cahya cepat menghampiri Edwin Kurniawan dan langsung mencekik leher Edwin Kurniawan dengan penuh rasa kesal.

"Sekarang lu, lebih baik ucapkan yang sebernya saja! Siapa yang menyuruh kalian untuk menyandera, ayah Gue siapa?" Kata Cahya sembari mencekik Edwin Kurniawan hingga mentok di tembok.

"Hehehe, lu bunuh gue, aja? Belum  tentu mampu untuk membuka mulut nyebutin orangnya?" Kata Edwin sembari menahan tangan Cahya yang mencekiknya.

" Oke." Kata Cahya singkat menatap mata Edwin Kurniawan.

Tidak begitu lama kemudian Cahya Segera mencekik Edwin Kurniawan hingga membuat Cahya seger melakukan pukulan kearah tulang rusuk Edwin Kurniawan.

Dan membuat Edwin Kurniawan mengeluarkan dar*h dari mulut.

"Sekarang, mending lu bilang aja? Siapa yang suruh! Kalau lu tidak ingin membuka mulut juga? Gue bisa membuat lu dengan buka mulut hingga merasakan bagaimana penderitaan sebelum kematian, lu?" Kata Cahya dengan menatap tajam kearah mata Edwin Kurniawan.

"Bak..buk..bak..plaaaaak..buuugh..bruuugh.."

" Siapa." Kata Cahya.

Edwin Kurniawan kemudian hanya menggelengkan kepala nya saja.

 Kemudian saat melihat Edwin Kurniawan menggelengkan kepalanya.

"Braaaaak..plaaaak..plaaaak..duaaak..aaaaah.." Jerit Edwin Kurniawan.

"Siapa." Kata Cahya dengan seringai Tajam.

1
Anisa Febriana272
kenapa pak Eko sekalu ketimpa sial ya😭😭😭 kayak nya orang yang berniat culik pak Eko dia benar2 iri dengki dengan pak Eko
Indira Mr
Kasihan Joni, minum..minum..dulu..baru berantem lagi, Meggy itu kuat walau dikeroyok.
MARDONI
kejar-kejaran Cahya dengan Bos Geng ini benar-benar menegangkan. Saat Kevin datang membantu Cahya rasanya lega banget, lalu Megy tiba-tiba muncul dan menghajar Bos Geng itu makin bikin semangat. Tapi Bos Geng masih belum menyerah juga, jadi penasaran bagaimana mereka bisa memaksa dia bicara soal ayah Megy.
izmie kim
novel genre aksi yang pertama aku baca seorang wanita dengan keberanian luar biasa
Wida_Ast Jcy
hati hati lho awas ke kejar
Wida_Ast Jcy
ya Allaah cahya 🤣🤣🤣🤣 lanjutkan saja lah
Kabuki
anjayy jago banget megy😭😭
Kabuki
masa cuma digertak kek gitu para gengnya udh langsung ketakutan sih? padahal yang gertak cuma cewe🗿🗿
Serena Khanza
sukurin lu
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
putri-putri? Aku kira si Cahya cowok loh🤣
Panda
namun sampai sampai tak terlalu (ini maksudku kak yang penggabungan katanya aneh, dan cukup banyak)

ini seperti isi teks yang langsung up tapi mungkin lupa di edit lagi tanpa di kroscek

padahal isi ceritanya cukup oke
Panda
cukup seru cuma bakal lebih baik kalau dibikin lebih luwes karena banyak penggabungan kata yang agak 'aneh'
Panda
ini maksudnya motor terbang beneran apa gimana kak??
Panda
mungkin bisa diperhalus kak 👍
rahmad faujan
bnyk bngt musuhnya takut mati duluan😭
Anisa Febriana272
omaygattttttt ayah nya pak Eko Wijaya kemana😱😱😱 apa jangan2 di culik lagi karena kemarin. gagal😭
izmie kim
sibuk benerr ya ampun kapan habisnya musuh tuh
MARDONI
Salut banget sama persahabatan Cahya, Kevin, Reno, dan Ridho yang langsung turun tangan bantu cari ayahnya. Tapi Megy benar-benar mencuri perhatian di sini! Cara dia menghadang mobil dan melawan para geng itu bikin merinding. Sekarang makin penasaran sebenarnya ayahnya Cahya disembunyikan di mana 😣
Wida_Ast Jcy
iya aku pun mau nanya thor pesta apaan ya🤔🤔
Wida_Ast Jcy
kasihan banget thor ayahnya disiksa🥺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!