NovelToon NovelToon
Sugar Daddy Kere

Sugar Daddy Kere

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: Bhebz

Demi mendapatkan pembayaran SPP yang tertunggak dan kesempatan ikut ujian akhir, Ayu terpaksa mengikuti saran temannya mencari Sugar Daddy di sebuah kelab malam. Ia membutuhkan solusi instan—seorang pria kaya yang bersedia membayar mahal untuk kepatuhannya.

​Sialnya, bukan Sugar Daddy impian yang ia dapatkan, melainkan seorang pria dominan berwajah tampan yang, ironisnya, tak punya uang tunai sepeser pun di dompetnya. Pria itu adalah Lingga Mahardika, CEO konglomerat yang penuh rahasia.

​Lingga, meskipun kaya raya, ternyata adalah "Sugar Daddy Kere" yang sebenarnya—ia hanya bisa membayar Ayu dengan jaminan masa depan, martabat, dan pernikahan siri. Transaksi mereka sederhana: Ayu mendapatkan perlindungan dan status, sementara Lingga mendapatkan kepatuhan spiritual dan fisik untuk memadamkan hasratnya yang membara.

Akankah Cinta akan hadir diantara mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bhebz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27 Kedatangan Aleya

​Tiga minggu berlalu sejak pernikahan siri itu. Tiga minggu yang dihabiskan Ayu dalam dua peran yang sangat kontras.

​Di siang hari, ia adalah Asisten Pribadi Lingga Mahardika yang dingin, efisien, dan berjarak. Gaji penuhnya kembali, dan Lingga telah mendaftarkannya ke program beasiswa universitas terbaik dengan janji pendanaan penuh. Secara profesional, Ayu aman.

​Namun, di malam hari, ia adalah Istri Rahasia Lingga. Masa periodenya telah berakhir, dan Lingga mengklaim haknya tanpa menahan diri. Lingga memang menepati janjinya; ia memperlakukan Ayu sebagai istri, meskipun tuntutannya didominasi oleh hasrat yang liar dan posesif.

​Ayu, meskipun masih terkejut dengan intensitas hubungan mereka, mulai terbiasa dengan kehangatan di pagi hari dan pelukan yang menenangkan di malam hari. Ia menyadari, di balik kekejamannya, Lingga adalah pria yang rapuh yang hanya menemukan kedamaian melalui kepemilikan.

​Rutinitas pagi mereka menjadi ritual intim yang sangat teratur. Setiap pagi, Lingga bangun, mencium Ayu dengan dalam (tanpa harus menuntut lagi, karena batasnya sudah hilang), mendikte aturan hari itu, dan kemudian mereka keluar dari kamar secara terpisah.

​Suatu pagi, Lingga baru saja menyelesaikan panggilan konferensi yang tegang tentang merger perusahaan, sementara Ayu menyiapkan jadwal hari itu di biliknya.

​Tiba-tiba, Ken masuk dengan ekspresi yang sangat kaku.

​"Tuan Lingga," lapor Ken. "Nona Aleya Santoso ada di lobi dan menuntut untuk segera bertemu dengan Anda."

​Lingga menegang. Nama itu—Aleya—seperti gema dari kehidupan masa lalunya yang terkontrol dan palsu.

​"Aku tidak ada waktu untuk drama, Ken. Jadwalkan di akhir pekan, atau suruh dia membuat janji temu formal," perintah Lingga, suaranya dingin.

​"Dia bilang ini mendesak, Tuan. Ada masalah dengan saham Grup Santoso yang bersinggungan dengan proyek Anda di luar negeri. Dan..." Ken ragu-ragu. "Dia bersikeras naik ke sini."

​Lingga menghela napas, frustrasi. "Biarkan dia naik. Tapi hanya sepuluh menit."

​Ayu, yang mendengar percakapan itu, merasakan perutnya mual. Aleya. Mantan pacar yang tidak pernah dicium Lingga, tetapi diakui secara sosial. Wanita yang seharusnya dinikahi Lingga.

​Ayu segera kembali ke sikap asisten yang kaku, memegang tablet di tangannya, seolah-olah dia adalah bagian dari perabot kantor.

​Tak lama kemudian, Aleya memasuki lantai eksekutif. Ia mengenakan gaun desainer yang sangat elegan dan sepatu hak tinggi yang mahal. Aleya adalah personifikasi dari kelas sosial Lingga: cantik, berkuasa, dan berdarah biru.

​Namun, Aleya tidak segera menuju Lingga. Matanya yang tajam dan terlatih langsung tertuju pada Ayu, yang berdiri di samping meja Lingga.

​"Lingga," sapa Aleya, suaranya halus dan berwibawa. "Aku tahu kau sibuk, tapi ini benar-benar tidak bisa menunggu. Ada yang mencoba menjatuhkan Santoso..."

​Aleya menghentikan kalimatnya. Ia berjalan pelan ke meja Lingga, tetapi pandangannya menyapu kantor itu, menilai aura di sana.

​"Kantormu terlihat... berbeda," komentar Aleya, suaranya dipenuhi sindiran. Ia menatap Ayu dari atas ke bawah.

​"Perkenalkan, Aleya. Ini Ayu Puspita. Asisten pribadiku yang baru. Dia menangani semua dataku," kata Lingga datar.

​Ayu membungkuk sedikit, mempertahankan kepalanya menunduk. "Selamat siang, Nona Aleya."

​Aleya tidak membalas sapaan itu. Ia fokus pada Lingga. "Kau terlihat... santai, Lingga. Apa yang terjadi? Terakhir kali kita bertemu, kau hampir membunuh Ken karena kopi yang salah."

​Lingga mengeras. Ayu memang telah membawanya pada kedamaian yang aneh, tetapi ia tidak ingin Aleya menyadarinya.

​"Aku hanya sedang dalam performa terbaikku. Sekarang, Aleya, duduklah. Aku punya sepuluh menit," kata Lingga.

​Aleya duduk, tetapi matanya terus bergerak, menganalisis. Dia melihat Ayu yang begitu muda, polos, dan sangat berjarak. Namun, dia melihat sesuatu yang lain.

​Aleya, yang mengenal setiap detail kebiasaan Lingga, mencium aroma yang tidak biasa. Bukan aroma parfum mahal yang biasa ia kenakan. Ada aroma yang lebih lembut, manis, yang menyelimuti udara di sekitar Lingga.

​Aleya mengabaikan dokumen yang diserahkan Lingga dan tiba-tiba menoleh tajam ke arah Ayu.

​"Asistenmu," kata Aleya, nada suaranya tajam. "Aku merasa ada ketegangan aneh di sini. Kau terlihat terlalu patuh, nak. Dan Lingga, kau terlihat terlalu... puas. Apakah kau baru saja memotong gajinya lagi?"

​Ayu menunduk lebih dalam, berharap tanah akan menelannya.

​Lingga, yang kini waspada penuh, berdiri. "Kau membuang waktuku, Aleya. Bicaralah tentang saham. Jangan tentang hubunganku dengan stafku."

​Aleya tersenyum sinis. Ia tahu Lingga hanya akan marah jika dia mengenai sasaran.

​"Baiklah. Tapi aku hanya ingin memperingatkan. Hati-hati, Lingga. Kadang-kadang, asisten yang paling polos adalah yang paling berbahaya. Mereka bisa mengacaukan hidupmu dalam sekejap, dan kemudian kau harus membayar mahal untuk membersihkannya."

​Kalimat itu adalah paku yang dipasang tepat di peti mati rahasia mereka. Aleya mencium adanya ketidakberesan, keintiman baru, dan klaim kepemilikan yang dipancarkan Lingga—sesuatu yang Aleya tidak pernah dapatkan.

​Lingga mengambil dokumen dari tangan Aleya. "Ken akan mengantarmu keluar. Aku akan mempertimbangkan proposalmu."

​Saat Aleya berjalan keluar, dia berhenti tepat di samping Ayu. Dia membisikkan sesuatu yang hanya didengar oleh Ayu.

​"Jika kau tidur dengannya, berhati-hatilah. Lingga hanya membayar untuk kepuasan, bukan cinta. Aku tahu itu lebih baik daripada siapa pun," bisik Aleya, menusuk.

​Ayu hanya bisa menahan napas, tidak bisa membalas. Ia tahu, Aleya hanya benar pada satu hal: Lingga memang membayar untuk kepuasan.

***

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
pasti ayu merinding dengar kalimat itu....
pasti bulu bulunya berdiri....
upssss 🤭🤭🤭
bulu yang mana ea bun
..????
ciiynn 2
uuuww menggoda~😖
ciiynn 2
duhhh berani bgt
ciiynn 2
duhhhhh😷
ciiynn 2
tersenyum tipis? dia tidak tersenyum tapi hatinya yang tersenyum😏
Halah mas mas senyum aja gengsiiii
ciiynn 2
haha🤣🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
waduh jamu guncang jagad....weleh welehhh itu bisa bikin remukkk kasur dong bun🤭🤭🤭🤭
novi a.r
good novel, good job thor, cemungut
Bhebz: makasih banyak kk
total 1 replies
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
semua cuma omong kosong... lambat laun nty saling jatuh cinta... gak mau pisahhhhg
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
😀😀😀😀
jadi lingga lagi tak bermoral donk bunda....?
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
sabar ay....
nty mlm kamu cari kotoran sapi lalu timpuk ke wajah lingga.... di jamin deh kamu puas.... cobain dehhhh
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
ahhhhh gak guna menggerutu...
mending langsung sat set antrin itu si baby kucing.... 😀😀😀
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
ea harus pahit..
karna yang kau pandang lurus lurus sudah manis..
jadi pahit itu sudah tak terasa lagi saat memandang ayu
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
bukan pengawal/peramal ayu dia pelawak 😃😀🤭
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
setipis apakah senyuman itu... apa setipis tisu basah / kering bun.....???
srius tanya dengan nada halus sehalus sutra.....
HanaShui🌺
gak yakin Yu🤣
HanaShui🌺
debaran jantung ni yeee
Daniaaa
waduh nyesel 🤣
Daniaaa
awal yang keren Thor
Sofiaa
seruuuu thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!