NovelToon NovelToon
Falling In Love Again: First Love, First Hurt

Falling In Love Again: First Love, First Hurt

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Mafia
Popularitas:160.5k
Nilai: 5
Nama Author: Demar

Sejak kecil Celine Attea selalu berdiri di sisi Ethan Solomon Montgomery, Presiden Direktur Montgomery Group sekaligus pemimpin organisasi dunia gelap Amox. Celine adalah satu-satunya perempuan yang mampu masuk ke semua pintu keluarga Montgomery. Ia mencintai Ethan dengan keyakinan yang tidak pernah goyah, bahkan ketika Ethan sendiri tidak pernah memberikan kepastian. Persahabatan, warisan masa kecil, ketergantungan, dan cinta yang Celine perjuangkan sendirian. Ketika Cantika, staf keuangan sederhana memasuki orbit Ethan, Celine merasakan luka bertubi-tubi. Max, pria yang tiba-tiba hadir dalam hidup Celine membawa warna baru. Ethan dan Celine bergerak dalam tarian berbahaya: antara memilih kenyamanan masa lalu atau menantang dirinya sendiri untuk merasakan sesuatu yang baru. Disclaimer: Novel ini adalah season 2 dari karya Author, “Falling in Love Again After Divorce"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Demar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chip Barlex

Mike mencondongkan tubuh ke sisi kepala Cantika, tepat di belakang telinga kiri, di area tulang mastoid. Ia menekan titik tertentu dengan ujung alat, lalu memberi sayatan dengan hati hati. Sedikit saja alat ini bergeser, nyawa pemilik tubuh berada di ujung tanduk.

Klik.

Lapisan silikon transparan terlepas, memperlihatkan chip mikro seukuran kuku kelingking, tertanam rapi di bawah kulit. Kabel serat mikro sehalus rambut manusia menghubungkannya langsung ke sistem saraf. Ia menarik chip itu perlahan, memastikan tidak merusak jaringan sekitar. Darah yang keluar, segera ia tekan dan bersihkan. Kemudian ia menutup luka dengan rapi.

Mike berdiri, menyodorkan chip itu di atas bantalan steril.

“Selesai, Tuan.”

Ethan mengangguk satu kali. Tatapannya jatuh pada benda kecil itu, dingin dan tajam.

“Kerja bagus, Mike.”

Ia mengambil chip tersebut dengan dua jari.

“Pindahkan dia ke Ruang Rose,” perintah Ethan saat melangkah keluar.

“Dilaksanakan,” jawab anggota Amox serempak.

Jerry mengikuti Ethan menyusuri lorong bawah tanah menuju ruangan khusus.

“Bagaimana Inti Amox?” tanya Ethan tanpa menoleh.

“Sedang dalam perjalanan dari bandara, Tuan,” jawab Jerry cepat. “Lima belas menit.”

Ethan tidak menjawab. Ia masuk ke ruangan, meletakkan chip di atas meja baja hitam, tepat di bawah lampu fokus.

Lima belas menit terasa seperti pisau di tenggorokan. Langkah kaki cepat terdengar menggema di lorong. Pintu terbuka setelah sensor sidik jari berbunyi. Rega masuk pertama, diikuti Raga dan Sambo. Tidak ada ekspresi santai seperti waktu di Bali. Wajah Rega langsung berubah saat melihat benda di meja.

“Chip Barlex,” kata Ethan dingin.

Rega menarik kursi dan duduk. Dalam satu gerakan ia sudah menyalakan perangkat dekripsi portabel, layar holografik tipis muncul seketika.

“Neuro-storage generasi kelima,” gumamnya, matanya bergerak cepat membaca struktur sinyal.

Ethan berdiri di sampingnya. “Berapa lama?”

“Harus selesai dalam empat puluh menit. Setelah itu sistem auto-purge aktif. Semua data akan hangus.”

Raga dan Sambo berdiri di belakang mereka dengan napas tertahan.

“Jika salah satu lapisan enkripsinya salah dibuka?” tanya Raga.

“Chip ini akan membakar dirinya sendiri,” jawab Rega tanpa menoleh. “Dan mungkin juga perangkat kita.”

Ethan mengangguk. “Kita mulai.”

Rega menancapkan chip ke slot khusus, saat itu juga layar langsung berubah merah dengan tampilan spektrum.

“Ethan, lihat ini.”

Ethan mencondongkan tubuh, melihat pola gelombang yang naik-turun, seperti denyut jantung.

“Bahasa manusia,” simpul Ethan dingin.

Rega mengangguk. “Ya, Chip ini ‘mengingat’ tekanan saraf pemiliknya. Cara otak inangnya merespons.”

Ia mulai menarik data mentah. Barisan karakter pertama muncul, tapi terdistorsi. Rega mulai mengetuk kakinya, panik.

“Tenang,” kata Ethan tenang, memulihkaan distorsi perlahan.

Keringat mulai terlihat di pelipis Rega.

“Sedikit lagi,” katanya, setengah pada dirinya sendiri.

KODE AUTENTIKASI:  VX-Ø9A7K–Σ17–RΛ3–88E–XQ

“Yesss!” Rega memukul meja.

Raga menahan napas. “Itu… kodenya?”

Rega mengangguk, lalu memindahkan kode itu ke layar utama sistem. Menunggu Respon... layar memuat… lalu berhenti.

AKSES DITOLAK.

Rega mengetuk meja pelan, frustrasi. “Server mengunci. Gagal!”

Ia bersandar sebentar, mengusap wajahnya kasar.

“Seharusnya Celine ada di sini,”

Ruangan langsung mendadak sunyi.

“Dia yang paling paham pendekatan manusia ke sistem seperti ini,” lanjut Rega tanpa menoleh. “Jika dia ada, ini akan jauh lebih mudah.”

“Tidak masalah, yang paling penting kode sudah terdeteksi.” Ucap Raga menenangkan.

Ia memegang sandaran kursi Ethan dari belakang, menatapnya dengan kening mengerut.

“Tapi… kau belum menjelaskan dari mana chip itu berasal.”

Ethan tidak menoleh.

“Dari Cantika.”

Ruangan seketika berubah.

“Cantika?” Rega langsung mendengus sinis, satu nama itu cukup untuk membuatnya muak.

Ethan menatapnya. “Dia anak Wibowo Santoro.”

Brak!

Rega menggebrak meja keras hingga layar monitor bergetar.

“What the fuck?” suaranya naik. “Di mana dia sekarang?”

“Ruang Rose,” jawab Ethan singkat.

Raga tertawa tanpa humor, matanya menyala marah. “Kau bercanda?” Ia mencondongkan tubuh ke depan Ethan. “Seharusnya kau mengatakan ini sejak tadi.”

Ia berbalik hendak melangkah pergi.

“Aku akan ke sana.”

“Jangan,” kata Ethan cepat.

Rega menepis tangan Ethan dengan kasar. “Aku tidak mengerti kenapa kau melarangku!”

Ia berbalik tajam. “Dia anak Wibowo Santoro, Ethan. Orang yang menghilangkan setengah paru-paru kanan Celine.” Napasnya memburu. “Kita bisa ambil DNA-nya. Struktur neural di balik implan itu masih hidup. Dengan DNA-nya, kita bisa membuka sistem Barlex dan semua masalah ini selesai.”

“Tapi dia akan mati,” potong Ethan.

Rega terdiam sepersekian detik. Chip yang ditanam akan terikat langsung ke jaringan neural yang disinkronkan dengan DNA saraf inangnya. Kalau struktur itu diambil atau direplikasi, otaknya akan kolaps atau mati otak. Yang artinya, kematian adalah jalan akhir.

Rega menoleh perlahan, menatap Ethan dengan sorot keras.

“Bukankah dunia yang kita jalani ini sejak awal cuma soal hidup dan mati?” katanya tajam. “Apa bedanya?”

“Dia punya adik,” jawab Ethan datar.

Rega menepuk tangan pelan, tertawa sinis. “Wow.” Ia menoleh ke Sambo. “Ethan Montgomery sekarang memikirkan adik orang lain. Seseorang cubit aku sekarang.”

Sambo menurut, mencubit lengannya.

“Auh!” Rega menyeringai. “Berarti aku tidak bermimpi.”

Ia kembali menatap Ethan, amarahnya meledak.

“Kau lupa Celine juga hampir mati karena Barlex!”

Rahang Ethan mengeras, “Cantika dan adiknya juga korban. Mereka tidak tahu apa-apa.” katanya dingin.

Buk!

Tinju Rega menghantam rahang Ethan.

“Sialan kau!” teriaknya.

Ethan mendorong Rega keras, wajahnya menegang. “Aku membunuh Wibowo Santoro,” bentaknya. “Ayahnya.”

“Kau tidak membunuhnya!” Rega membalas keras. “Barlex yang menumbalkannya tepat ke arah peluru pistolmu!”

Ruangan kembali sunyi. Hanya suara napas tak beraturan keduanya yang terdengar.

Ethan melihat mereka bergantian, “Aku tidak ingin Amox membunuh dengan sengaja. Itu prinsip kita sejak awal.”

“Maaf, Ethan. Kali ini aku sependapat dengan Rega.”

Suara Raga terdengar berat, tidak lagi setenang biasanya. Ia berdiri tegak, bahunya terlihat kaku.

“Aku juga,” sambung Sambo tanpa ragu.

Ethan menatap mereka satu per satu. Tiga orang yang selama ini berdiri di garis yang sama dengannya, kini berlawanan arah.

“Amox berjalan di dunianya sendiri,” lanjut Raga. “Meski Illegal, kita tidak pernah bermasalah dengan siapa pun. Kita tidak menyentuh anak-anak, tidak memperdagangkan manusia, tidak bermain di obat-obatan terlarang.”

Ia menghela napas kasar.

“Sejak awal kita tidak pernah berurusan dengan mereka. Tapi Barlex yang bermain curang. Mereka menumbalkan nama Amox untuk bisnis gelap mereka. Aku tidak ingin berdamai soal ini, Ethan.”

“Kau dengar itu?” kata Rega menggebu. Ini bukan hanya amarah, tapi dendam.

"Kita harus dapatkan data rahasia itu dan setelah itu selesai. Barlex akan habis. Setelah itu kita akan hidup tenang."

Bunyi sensor sidik jari memecah ketegangan di ruangan. Keempat anggota Amox menoleh hampir bersamaan ke arah pintu.

1
Fizao imut
keputusan yg bijaksana celine.. sungguh dewasa sekali pemikiran x😍
semangat berjuang mendapatkan kepercayaan celine lagi etan.. 👍💪
Feli
lanjut thor, semangat 👏🏻
Arieee
celine 💪💪💪💪💪👍👍👍👍👍
nyonya
paling si ethan entr jadi uring²n saat ditinggal celine atau kebalikannya menjelajah cinta🤣
Wahyuningsih 🇮🇩🇵🇸
baru ngeh klo sinopsis di depan diganti🤭
Seela New
waktu yg akan menjawab..
siapa pemilik takdir mereka ..
kalea rizuky
nah gini donk celine jangan lemah
kalea rizuky
nunguin nup berasa nungguin dpet arisan lama bgtttt
itin
karna faktanya rasa ketakutan kehilangan setelah baru menyadari bahkan belum sepenuhnya nyatanya keraguan itu masih ada. masih abu abu cuman menipis. dan ethan belum yang benar benar mencintai celine.
Elin Erliana
perasaanku JD ikut gamang thor
Irma Luthfah
iya itu yg lebih baik untuk kalian
Fazira Aisyah
part Celine dan Ethan yg mengandung bawang 😭😭, part yg aku tunggu" dr lama, Celine mengambil sikap yg tegas dgn cara yg lembut dan dewasa, Kalian memang butuh ruang untuk sendiri" , Terutama tuk Ethan, untuk menguji sedalam mana rasa Cinta di hatimu tuk Celine,... Bertemu lah kembali dengan versi yg lebih matang dan dewasa , (Di tunggu nikah part duanya ya Thor, tentunya dengan mempelai yg sama , ETHAN ❤ CELINE)
Felycia R. Fernandez
naaaah bener nih...
menguji seberapa dalam hati kalian masing masing
olyv
Hhhmmm berat bgt yaa cel.. kamu hebat... sampai bertemu di versi yang lebih terbaik 😢💪👍
astr.id_est
see you at the best point according to destiny 👍🥺
SL
mau Thor cerita Celin dan Ethan mirip dengan cerita sekawan kami...dalam kelompok pertemanan kami adacyang pacaran dr SMP dulu sampai kuliah...cew nya yang dulunya setengah mati kecintaan nah cow nya kaya biasa aja..pas PPL beda tempat si cow mulai beda dan ada perhatian ke cew lain nah gadoh tu dianggap sicow selingkuh tp teman cew sadar klo selama ni dia yang over protektif maka dibebaskanlah...sebulan kayanya cow nya datang mohon ampun GK bisa pisah padahal kawanku bilang " udah GK papa..aku GK maksa lagi ketimbang nti kita dah nikah trus kamu nyalahkan aku Krn belum puas masa2 remaja.gt lah..pkoknya aku lupa dulu..😄", cow nya setuju tp tetap berteman katanya...eh ..si cow kepanasan klo kawanku ni setiap Deket cow lain...ada ulahnya...sampe pas siap wisuda Dateng kerumah temanku ngelamar keortunya...Krn ortu DA kenal ya udah kawanku akhirnya Nerima...padahal saat terakhir putus GK ada status apapun cuma berteman tp lagaknya itu 🤭🤭😄...intinya klo jodoh pasti kembali...
keren karyamu Thor...ditunggu kelanjutannya..👍👍
yuna
celine kamu bijak banget. karakter celine ini kasian loh padahal. tapi dia punya mental yg bagus. sekarang tinggal Ethan mau gimana. 😓
astr.id_est
bawang ny banyak euy 🥺😢🤧🤧🤧
Rani Saraswaty
akirnya kluarlah kebijakan yg penuh air mata dan kelembutan🥹🥹
JR Rhna
sedihnya thor😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!