Eve San wanita yang berusia 24 tahun berparas cantik namun tidak suka memoles wajahnya dengan makeup sehingga banyak orang yang menyatakan dirinya cupu ditambah lagi dengan kebiasaannya yang suka membaca buku. dan tidak suka bergaul.
Eve di jodohkan dengan Michael, anak dari sahabat orangtuanya. Sejak kecil Eve dan juga Michael tidak pernah cocok dan saling membenci.
Tapi mereka tidak punya pilihan lain selain menikah.
Bagaimana kelanjutan kisahnya! Kehidupan yang penuh lika-liku akan mereka jalani.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khairin Nisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ciuman Pertamanya.
...Eve mulai menyadari jika ada...
sesuatu yang tidak beres saat ini, semua orang yang sedang berada di depannya
tiba-tiba menundukkan kepalanya semua dengan keringat dingin sedang menyelimuti
tubuh mereka saat ini. Samar-samar terdengar suara wanita yang sedang mencoba menahan tawa yang keluar dari bibirnya saat ini, Eve mengenal dengan sangat jelas tawa yang sedang berada di belakangnya itu adalah suara Keyzia.
...Aneh kenapa semua orang ini takut...
melihat Keyzia yang berada di belakangku tidak seperti biasanya. Gumam Eve
dalam hati sembari mulai membalikkan tubuhnya heran dan juga penasaran kenapa tiba-tiba semua pegawainya takut pada Keyzia.
...Matanya langsung melotot tajam...
saat dia melihat Michael yang sedang berdiri di belakangnya, pria itu menatapnya dengan
wajah datar dan mengigit bibir bawahnya, Eve mulai merasakan ada batu yang sedang mengganjal di paruh-paruhnya saat ini sampai membuatnya merasa kesulitan untuk bernafas. Bahkan detak jantungnya yang tadi kelihatan normal saat ini mulai berdetak dengan sangat kencang seperti genderang yang mau perang.
Ya tuhan, iblis ini bisa berada di
belakangku pantas saja semua pegawai ku ini langsung diam seribu bahasa saat
mereka melihat sosok makhluk yang sangat menyeramkan ini berada di belakangku,
Kira-kira apa yang akan dia lakukan jika mendengarkan apa yang aku ucapkan tadi
sungguh membuatku merasa ketakutan seakan yang berada di hadapanku ini bukanlah kak Michael, melainkan sosok yang lain seperti malaikat pencabut nyawa misalnya.! Eve terus menggerutu dalam hati kenapa dia bisa sangat ceroboh seperti ini tidak melihat kearah belakang dulu sebelum bicara.
Eve juga mulai menyadari ternyata ini isyarat dari tengkuknya tiba-tiba merinding tadi. Eve aku sarankan kau harus berhati-hati pria yang ada di hadapanmu saat ini mulai menajamkan alisnya seakan hendak mencabik-cabik tubuh kurus mu itu sampai menjadi serpihan.
...“Key, ada yang perlu aku tanyakan...
padamu' masalah yang tadi,” ucap Eve berpura-pura menghindar dari Michael yang
masih menatapnya dengan tajam.
Eve maafkan aku tidak bisa membantu mu mengenai hal ini sebab Kak Michael bisa marah padaku jika membantu mu kabur dari genggamannya saat ini. Kau harus sabar Eve suruh siapa kau berbicara bohong seperti itu sampai membuat singa yang sedang tertidur lelap ini mulai tergelak bangun saat mendengarkan kau menyebut namanya tadi. gumam Keyzia dalam hati.
...“Apa?” tanya Keyzia balik masih...
tidak menyadari apa yang di ucapkan oleh kakak iparnya ini. Atau paling tepatnya wanita itu berpura-pura tidak mengerti apa yang sedang di tanyakan oleh kakak iparnya tadi.
Eve mulai berjalan melewati Michael namun pria itu langsung
memegangi tangannya dengan erat, Eve terlihat menelan Saliva ya dan saat ini. Seolah wanita itu menyadari jika triknya untuk kabur dari suaminya saat ini sudah bisa di baca dengan sangat jelas oleh pria itu.
...“Kakak ipar, aku pulang duluan ya...
pasti Dad dan juga Mom sedang menungguku saat ini," setelah bicara Keyzia
langsung berlalu pergi meninggalkan toko milik kakak iparnya itu dia pasti
tidak mau ikut campur antara hubungan Michael dan juga Eve saat ini. Atau
mungkin Keyzia tidak mau menolong Eve karena takut dengan sorot mata Michael yang seakan menyuruhnya langsung
pergi dari toko itu.
... Hei Keyzia kau mau kemana,...
kembalilah selamatkan aku dari kakakmu ini, kenapa kau malah masuk ke dalam
mobil aku mohon kembalilah dan bawa aku pergi bersamamu. Gerutu Eve dalam hati
dengan melirik sekilas kearah Michael yang juga menatapnya saat ini. Pria itu melirik kearah Eve dengan mata mennajam bahkan lutut wanita itu mulai terasa lemas saat ini.
...“Kau tadi bilang apa?” tanya...
Michael sembari mengarahkan tangannya memegangi dagu wanita itu dengan sedikit
mencubitnya.
Darah Eve mulai berdesir dengan sangat cepat dari ujung kaki dan naik ke puncak kepalanya seakan darah itu sedang berdenyut di puncak kepalanya dengan sangat dahsyat.
...“Ehehe, tak aku sangka ternyata...
Kak Michael mendengarnya, aku akan menjelaskan yang sebenarnya pada mereka,”
ucap Eve sembari mulai memutar tubuhnya menatap kearah para pelayannya. Wanita
itu lebih baik merasa malu dari pada dia harus menerima hukuman atas apa yang
dia ucapkan tadi.
Baru saja aku belajar berbohong tapi tak aku sangka jika nasibku begitu tragis harus mengakui kebohongan yang aku ucapkan tadi, sudahlah malu ya malu saja dari pada aku harus mendapatkan hukuman darinya itu lebih menakutkan dari pada terkena anak panah. Gumam Eve dalam hati sembari hendak membuka mulutnya untuk bicara namun Michael kembali membalikkan badan wanita itu hingga mereka berdua kembali beradu pandang saat ini.
...Cup! Yang tak di sangka Michael...
langsung mengecup bibir Eve sebentar, Eve melotot kaget saat kedua bibir mereka
saling bersentuhan wajah wanita itu mulai kelihatan kemerahan pasti karena dia merasa
malu, saat ini sebab tidak pernah sebelumnya melakukan hal ini pada pria lainnya begitu
juga dengan Michael dia tidak tau kenapa bisa mencium bibir wanita yang selama
ini dia angap culun itu.
Aneh kenapa aku bisa tiba-tiba ingin menciumnya padahal aku tidak pernah memiliki hasrat seperti ini pada wanita lain yang tubuhnya bahkan lebih molek darinya.
...Semua pegawai yang sedang...
menundukkan pandangannya tiba-tiba menatap kearah kedua orang yang sedang
mempertontonkan adegan mesra itu di hadapan mereka, mereka pasti sangat iri
sekaligus merasa kaget melihat apa yang ada di hadapannya saat ini bahkan salah
satu dari mereka sampai mengusap kedua matanya untuk memastikan jika apa yang
sedang terjadi di hadapannya saat ini bukanlah sebuah imajinasinya saja yang
liar. Bahkan salah satu dari mereka juga sampai mencubit tangannya sendiri seakan sedang memastikan jika yang dia lihat juga bukan imajinasinya saja.
...Setelah mengecup bibir Eve,...
Michael mengandeng wanita itu menaiki anak tangga, ingin sekali rasanya Eve
kabur dan menjauh tapi lagi-lagi dia tidak ingin jika melihat suaminya ini
terkena image buruk karena orang lain melihat hubungan mereka yang tidak
harmonis seperti pasangan kebanyakan sedangkan Eve tadi juga bercerita pada
para perkerjanya jika mereka berdua menikah atas dasar cinta.
...Kau sungguh berlebihan dalam...
berbicara Eve, sekarang kau harus menanggung apa yang kau ceritakan tadi pada suamimu itu, entah apa yang akan pria dingin dan juga arogan itu lakukan padamu
saat ini kau hanya bisa pasrah menerima nasibmu setidaknya kau bisa merasa
lebih tenang sebab pria itu tidak akan pernah mengambil nyawamu.
"Sayang tanganmu gemetaran apakah kau takut?" tanya Michael sembari menarik salah satu senyumannya.
Ya tuhan apa itu arti dari senyumannya barusan!
yg sabar yaa eve jgn sampai darah tinggi. ...
😂😂😂😂
michael posesif itu demi kebaikan kamu juga eve, ,, dan artinya michael benar2 mencintaimu. ..🥰🥰🥰🥰
yg ada kamu di bawa ke kantor biar nemenin michael kerja. ..
🤭🤣🤣🤣🤣🤣
😂😂😂😂😂😂😂😂
jgn kasar2 dong Michael kasian kan Eve san... ya ampun Michael jd gagal fokus sampai lupa kalau hari libur...🤭🤭🤭😂😂😂😂😂😂