Ami adalah sahabat Diva. Merka berteman sudah dari semenjak SMP hingga sekarang. Diva mempunyai seorang kakak laki - laki yang sangat tampan membuat Ami jatuh cinta.
Wisnu nama kakak laki - laki Diva tengah galau dengan nasib rumah tangganya merasa terhibur dengan kehadiran Ami. Mereka mulai sering bertemu dan jalan bareng.
Hubungan keduanya semakin jauh dan tidak terkendali sehingga membuat Ami hamil. Semua keluarga Wisnu jelas saja kaget dan tidak terima. Tapi berkat perjuangan Wisnu yang menjelaskan keadaan rumah tangganya yang sebenarnya membuat kedua orang tuanya memberi restu,asalkan Wisnu terlebih dahulu menceraikan istrinya yang tertangkap basah berselingkuh dengan atasannya dikantor.
Takdir berkat lain saat Wisnu akan meminang kekasihnya tiba - tiba ia mengalami kecelakaan dan membuat memorynya tentang Ami hilang. Ami yang sudah lelah berusah memulihkan ingatan Wisnu memilih pergi.
Akankah ingatan Wisnu kembali?Bagaiman nasib Ami? Akankah cinta mereka bisa bersatu ke
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27
Wisnu bener - bener lepas kendali. Ia bermain tanpa pandang waktu,tidak peduli apakah yang ia lakukan salah atau benar. Keduanya sama - sama sudah dikuasai nafsu sehingga akal sehat tidak bekerja.
Tubuh Ami luluh lantak di hajar tanpa ampun. Ia tidak sadar apa yang sudah ia lakukan suatu saat akan membuatnya menyesal.
"Mas,jadi kita pulang sekarang?" tanya Ami setelah tenaganya pulih kembali.
"Kenapa kamu masih mau di sini?" goda Wisnu.
"Ga - Ga aku ga mau,mas. Ini aja aku masih capek." Ami bergidik ngeri membayangkan jika ia masih di sini berdua dengan Wisnu.
Wisnu tertawa melihat wajah lucu Ami. Tingkah Kekasihnya itu membuat ia ingin menerkamnya sekali lagi.
Wisnu mengantar Ami pulang kerumahnya saat magrib. Saat pulang Ami memilih tidur karna badanya masih terasa lelah.
"Yang,bangun. Kita sudah sampai." Wisnu mengoyang tubuh Ami yang tengah tertidur. Ami menggeliat dan membuka matanya perlahan. Ia baru sadar bahwa ia tertidur cukup lama di mobil.
"Udah samapi ya. Mas mau mampir dulu. " tawar Ami sebelum turun masuk kedalam rumahnya.
"Lain kali saja, yang. Mas mau langsung pulang aja." Wisnu mencium bibir Ami sekilas sebelum berpisah. Jika bukan di mobil sudah pasti Wisnu akan kembali menghajar kekasihnya itu.
Wisnu langsung menjalankan mobilnya saat memastikan kekasihnya itu sudah masuk kedalam rumahnya.
"Baru pulang,mas?" tanya Diva saat berpapasan dengan adiknya.
"Eh iya." Wisnu menjawab agak gugup membaut Diva heran.
"Mas." tau - tau Nia sudah memeluk dirinya dari belakang. Wisnu berusaha melepaskan pelukan istrinya yang tidak tahu sikon. Ia kadang merasa malu sama kelakuan istrinya yang terlalu mempertontonkan kemesraannya di depan keluarga Wisnu.
Kalau dulu Wisnu merasa senang dengan perlakuan istrinya tapi semenjak ia dekat dengan Ami ia sedikit merasa risih dengan perlakuan istrinya itu.
"Kok baru pulang sih,mas?" tanya Nia sambil mengekori suaminya masuk kedalam kamar.
"Macet." jawab Wisnu langsung masuk kedalam kamar mandi.
Nia memperhatikan kelakuan suaminya yang makin hari terasa semakin jauh dengan dirinya. Sikap suaminya sudah tidak sehangat dahulu.
Nia dengan setia menunggu suaminya selesai mandi. Ia menyiapkan pakaian ganti untuk suaminya. Wisnu yang baru saja keluar dari kamar mandi merasa heran tumben istrinya melayani dirinya seperti dulu lagi.
Nia menelan ludahnya saat melihat suaminya keluar dari kamar mandi hanya dengan memakai handuk kecil yang hanya menutupi bagian itu saja. Roti sobek itu sudah lama tidak ia elus,butiran air asia mandi menambah keseksian suaminya.
Ingin rasanya Nia mendekat dan memeluk suaminya saat itu juga. Tapi melihat suaminya yang cuek saja membuat nyalinya ciut.
"Mas,mau makan?" tanya Nia.
"Aku udah mkan tadi dijalan." Wisnu menjawab sambil mengambil posisi tidur di ranjang.
"Mau kopi?" kembali Nia bertanya mencoba mendekati suaminya.
"Tidak perlu,aku ngantuk mau tidur." Wisnu mencoba memejamkan matanya. Rasa lelah membuatnya dengan mudah tertidur.
Saat terdengar dengkuran halus dari suaminya membaut Nia kecewa. Niat hati ingin menghangatkan ranjang mereka yang sudah lama dingin tapi malah ditinggal tidur olah suaminya.
Ia terpaksa ikut merebahkan tubuhnya di samping suaminya, ia pandangi wajah laki - laki yang sudah hampir lima tahun bersama dirinya. Wajah tampan yang menjadi rebutan gadis - gadis dan ia adalah gadis yang beruntung memenangkan hati Wisnu. Apakah hati Wisnu masih sama seperti dulu?
*****
Terimaksih buat pembaca setia karya - karya aku. Terimaksih like dan komennya,tanpa kakak2 semua aku bukanlah siapa2 dan tidak akan mungkin sampai di titik ini. 😊😘😍🙏
Tinggalkan jejak dengan memencet tombol like dan komen yang banyak agar Author semangat menulis bab selanjutnya😊😘😍🙏