NovelToon NovelToon
Pencuri Kepala

Pencuri Kepala

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Misteri
Popularitas:50.9k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Huaaaaaa kenapa kepala suami ku hilang? "

Jeritan melengking di sebuah rumah karena ia telah kehilangan sosok suami tercinta, kapan itu terjadi diri nya sama sekali tidak tau

Kampung menjadi heboh karena mereka sama sekali tidak menyangka bahwa kepala manusia bisa hilang dari tubuh nya dan tidak tau kemana.

Siapa pelaku itu?
kenapa ia mencuri kepala di setiap malam bulan purnama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11. bertemu Arya

"Oh ini kan rumah beliau itu?" Ulya menatap rumah besar itu.

"Buka usaha laundry dari dulu tetap saja laris, dia wanita pekerja keras yang sangat luar biasa." Ulya memuji wanita itu.

"Bismilah saja, walau aku penuh lumpur begini tapi aku yakin dia pasti mau di ajak bicara." yakin Ulya berusaha positif.

Sebab dalam hati dia ada rasa ragu juga bila nanti Purnama tidak mau menemui dirinya akibat bentuk yang sangat kotor seperti ini, terlebih bukan hanya kotor tapi juga bercampur dengan bau yang sangat tidak sedap Sehingga siapa saja pasti akan merasa jijik bila berdekatan dengan wanita berparas cantik itu.

Ada rasa ingin pulang terlebih dahulu ketika tadi dia mendapati dirinya yang sangat kotor seperti ini, namun Ulya berpikir bahwa ketika nanti pulang maka harus kembali lagi ke sini karena dia sangat membutuhkan berbicara dengan Purnama tentang masalah yang sedang ada di desa dia sekarang, Jadi kalau pulang maka hanya akan membuang waktu saja

Walau kotor dan penuh lumpur seperti ini maka dia tetap Trabas dan tidak peduli dengan pandangan orang lain karena menurutnya yang penting bisa berbicara dengan Purnama, Siapa tahu saja wanita itu mau membantu dia mencari tahu tentang kematian sang suami karena saat ini Aulia juga sudah melihat sendiri tentang arwah yang sedang gentayangan tanpa kepala.

Hanya Purnama yang bisa diharapkan tentang masalah seperti itu karena dia selama ini sudah banyak membantu para warga tentang hal gaib, minta tolong kepada dukun lain hanya akan membuang waktu dan uang karena mereka tidak bisa menemukan sosok itu dengan sangat baik dan hanya akan menerima uang saja.

''Eeiii Siapa yang datang dengan wujud mengerikan itu?'' Yasmin menatap geli pada Ulya yang berdiri di depan pintu.

''Setan apa manusia yang datang menemui Purnama?'' Maharani juga penasaran dan ikut mengintip.

''Kalau dari bau dia sih seperti manusia tapi kenapa berlumuran seperti itu ih?'' Yasmin sangat jijik melihat Ulya.

''Ki, Coba kau tanya dulu itu ada orang yang berdiri di depan pintu.'' Maharani menyuruh sang keponakan yang sedang membereskan ruang tamu.

''Biar aku saja yang bertanya dia datang ada keperluan apa.'' Arya langsung mendahului karena dia penasaran juga melihat wujud sang tamu yang sangat kotor seperti itu.

Ulya sendiri sejak tadi sudah berusaha mengetuk pintu agar pemilik rumah segera keluar dan mendengar salam dari dia, setelah agak lama baru Arya memang muncul karena tadi dia ada di ruang belakang sibuk untuk mengurus berbagai macam baju milik para langganan mereka yang harus segera di antar hari ini.

''Assalamualaikum, Maaf saya datang dalam keadaan kotor seperti ini.'' Ulya agak segan karena yang menyambut dia malah seorang duda tampan.

''Waalaikumsalam, tidak masalah mau kotor atau bersih.'' Arya mengangguk sekilas.

''Saya datang mau minta tolong sama Mbak Purnama karena telah terjadi sesuatu yang sangat mengerikan terhadap Suami saya.'' Ulya langsung menjelaskan pada inti.

''Mengerikan?'' Arya mengulang ucapan itu.

''Suami saya meninggal dunia dalam keadaan kepala hilang, pada saat itu saya ada di sebelah dia namun tidak mendengar dan kemudian sekarang masih ada warga lain juga mengalami hal serupa.'' jelas Ulya secara panjang lebar.

''Kok ini sudah mulai tidak biasa kalau kepala bisa hilang dari tubuh.'' Maharani juga kaget mendengar cerita janda muda ini.

''Apa sudah diselidiki secara biasa?'' Arya bertanya ulang karena dia takut bila nanti ini adalah ulah dari seseorang juga.

''Sudah, polisi sampai sekarang tidak bisa menemukan pelaku itu dan mereka menutup kasus tentang suami saya.'' jawab Ulya sembari membersihkan lumpur yang ada di tangan.

Arya mengangguk paham dan Sepertinya dia dan Purnama harus datang terlebih dahulu untuk melihat keadaan yang ada di desa sana, tidak bisa bila hanya langsung mendengar dari cerita seperti ini karena nanti hanya akan salah paham dan mereka juga bingung harus memulai dari makna.

"Pulang lah, Entah aku ataupun Purnama yang jelas kami akan datang ke sana untuk melihat.'' Arya menyuruh Ulya untuk pulang saja terlebih dahulu.

''Terima kasih banyak sudah mau membantu saya dan saya sangat berharap agar kematian suami saya itu bisa terungkap.'' Ulya memang menaruh begitu banyak Harapan.

''Ya.'' Arya hanya mengangguk sekilas dan kemudian Ulya segera pergi dari sana.

''Lah Kok bisa sih kepala suami dia hilang begitu saja?'' Yasmin agak tidak percaya dengan hal itu.

''Aku harus mencari tahu dulu apakah ada memang setan pemakan kepala atau ini semua dari ulah manusia.'' gumam Arya.

''Jadi kamu mau menolong janda muda itu?'' Nefertari menatap tidak suka.

''Dih, Emang kenapa kalau Adikku mau menolong dia?!'' Maharani langsung sewot karena dia tahu bahwa Gadis itu menyukai Arya.

''Kamu nanti malah tertarik dengan dia karena dia juga sangat cantik dan baru menjadi janda.'' Nefertari terlihat sedih juga karena dia sangat berharap.

Arya sama sekali tidak menanggapi karena menurut dia itu adalah hal yang tidak penting, sebab sampai sekarang hati dia belum goyah untuk menikah lagi karena cinta dia hanya untuk seorang Fatma dan untuk memikirkan pasangan hidup sampai sekarang dia belum menemui pilihan yang tepat sehingga dia tetap saja terlihat cuek kepada wanita yang mendekat.

''Heh kau tidak usah sok manja dengan Arya!!'' Maharani kembali mendekati Gadis itu karena dia tetap saja tidak setuju.

''Ih kan aku hanya berusaha untuk mempertahankan apa yang telah aku miliki.'' Nefertari berkata sambil.

''Kapan pula kau itu memiliki Arya? dia tidak pernah menjalin hubungan dengan wanita mana saja setelah kematian Fatma!'' bentak Maharani.

Nefertari hanya memutar bola mata Malas karena dia tidak peduli dengan hal itu karena menurutnya ini adalah tentang perjuangan dan sebisa mungkin dia akan terus berjuang untuk mendapatkan cinta duda Tampan itu, terserah mereka semua mau berkata apa namun yang jelas perjuangan cinta ini tidak akan pernah berhenti sampai di sini.

''Dia sepertinya memang sangat jatuh cinta kepada Arya.'' Yasmin menatap langkah Gadis itu yang semakin menjauh.

''Ya sudah pasti semua akan jatuh cinta kepada Arya karena bocah itu memiliki paras yang begitu tampan, terlebih lagi Sekarang dia sudah berubah sehingga banyak iblis yang jatuh cinta kepada Pangeran ular.'' jawab Maharani.

''Gaya cool serta kalem dia itu bisa membuat siapa saja akan tertarik.'' Yasmin mengakui tentang hal itu.

''Bahkan sekarang rombongan kuntilanak dan juga sundel bolong terus saja datang ke rumah ini untuk melihat Arya.'' Maharani menggelengkan kepala berulang kali.

Sebab sekarang Pangeran ular memang mendapatkan begitu banyak perhatian serta Cinta dari rombongan para iblis, bukan hanya manusia saja yang jatuh cinta kepada dia namun para iblis juga merasakan hal yang sama sehingga terkadang Maharani merasa risih dengan mereka yang kecentilan ke sana kemari untuk dapat perhatian, padahal Arya juga terlihat cuek dan belum tertarik kepada mereka.

Nefertari adalah salah satu gadis campuran yang tengah berusaha keras untuk mendapatkan cinta Pangeran ular itu, meski selama ini Dia juga sering mendapat penolakan namun tetap saja dirinya tidak menyerah dan terus berusaha keras untuk bisa bersanding dengan pangeran ular yang tampan rupawan itu.

''Ayo, Nanti malam kita pasti akan ikut juga untuk mencari tahu.'' Maharani mengajak Yasmin yang masih saja bengong.

Yasmin segera berlari menghampiri Maharani karena mungkin saja mereka Nanti malam akan mendapat tugas untuk mendampingi Arya atau Purnama, kalau sudah ada masalah seperti ini maka mereka semua pasti akan segera turun tangan.

Selamat sore besti, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita autor Novita Jungkook ya.

1
putri wahyu
siang jg Bess...
ada yg sama ga ya,yg judul sebelah kok di aku ilang ya,yg pembunuh bayaran itu Zora/zena🤔
teman2 gimana?
Yeyet Rohaeti
siang' juga , baru buka hp thor 😄
vania larasati
lanjut kak
Ass Yfa
cinta Xavier...bertepuk sebelah tangan dong...kasihan dia..ntar patah hati,jadi jahat lagi...
Ela Jutek
widih cinta
Apriyanti
lanjut thor 🙏
ismi
yg sebelah kok dihapus thhor
༶•┈┈⛧┈♛ 𝑅𝑖𝑠𝑘𝑎𝑎𝑎 ♛┈⛧┈┈•༶
selamat siang juga kak thor, panas sekali kak siang ini 🤣🤣
Ayuk Witanto
punya malu juga
Ayuk Witanto
bukanya tadi aksara sama jalak ya
Ayuk Witanto
emang minta di bantai nih pur
Ayuk Witanto
emang kau siapa nyuruh purnama stay disitu...lagian dari kemarin kan kau tak percaya 😒
Ayuk Witanto
biar tau rasa si iis
Nurr Tika
lanjut
Ayuk Witanto
kok jadi curiga ya sama Iis...kayak Melda kemarin.sok sok an gak percaya setan ternyata dia punya andk setan
Ayuk Witanto
waduh mana aksara pula kena fitnah
Ayuk Witanto
siapa ya
Fiyan Ayu
tolong mba Pur..banting lah si iis tuh..kesel q..🤣🤣
Wiwit
ii SMA Melda, jgn2.....
Kinnaaa
banting ajala itu iis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!