NovelToon NovelToon
Suami Kedua : Tawanan Hati Cinta Pertama

Suami Kedua : Tawanan Hati Cinta Pertama

Status: tamat
Genre:Pelakor / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami / Selingkuh / Cintapertama / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:52.6k
Nilai: 5
Nama Author: Miss_Dew

Yuri meremas gaunnya yang cantik melihat mantan suaminya terlihat bahagia di atas pelaminan. Padahal 1 minggu yang lalu putusan cerai di sahkan oleh pengadilan. Yang menjadi istri baru mantan suami adalah Arimbi sahabat baiknya yang dengan tega merebut kebahagiannya disaat Yuri berjuang untuk mendapatkan sang buat hati.
Air matanya berusaha ditahan agar tidak tumpah membasahi dan merusak riasan wajahnya yang sudah sempurna. Disaat Yuri berusaha tetap tegar sebuah tangan menggenggam tangannya dan memberikan sebuah kekuatan baru.
"Apa kamu ingin membalaskan dendam mu kepada mereka?" ucap Gio
"Apa aku bisa??" jawab Yuri ragu -ragu
Gio yang merupakan atasannya ditempat kerjanya yg baru tak sengaja bertemu di pesta resepsi David dan Arimbi. Hubungan keduanya pun sebatas karyawan dan atasan.
"Menikahlah denganku dan lahirkanlah anak untukku"
"Itu tidak mungkin, aku mandul!!" Ucapnya tegas.
"Percayalah padaku. Kamu bisa menggunakan seluruh kekayaan yang aku miliki untuk membalaskan dendammu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss_Dew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekesalan Yola

Gio suka, sangat suka dengan bibir mungil Yuri yang selalu mencuri perhatiannya. Mengecup lama dan merasakan manisnya candu surga yang selalu didamba olehnya. Yuri ingin memberontak tapi pergerakannya benar -benar terkunci, belum lagi tenaganya hampir terkuras setelah pelepasannya yang pertama.

Gio melepas pagutannya pada bibir itu, matanya terarah pada dua iris kecoklatan yang tengah berkabut asmara. Kecupan di dahi memberikan tanda jika Gio akan memberikan puncak permainan yang sesungguhnya.

Yuri terkejut luar biasa, tubuhnya seolah terbelah menjadi dua bagian saat Gio memulai penyatuan. Rasanya begitu sesak dan penuh, bahkan jauh menyakitkan daripada saat pertama kali Yuri melakukan hubungan dengan suaminya terdahulu.

Gio tak memaksakan dengan segera, dia tahu jika wanita di bawahnya tengah kesakitan. Terdiam dulu sejenak untuk memberikan waktu kepada Yuri untuk bernapas. Tetapi denyutan keras nan lembut di bawah sana mendorong Gio agar cepat menyelesaikannya.

Tangan Gio terulur, membelai kepala Yuri dan merapikan rambutnya yang berantakan. Jemarinya menghapus air mata yang keluar di ujung mata akibat rasa sakit yang luar biasa. Muncul rasa bersalah karena telah menyakiti wanita kesayangannya. Gio bahkan berpikir jika dia kurang lama melakukan pemanasan.

“Please, Bang,” pinta Yuri dengan tatapan sayu

Senyuman terbit di sudut bibir Gio mengetahui Yuri telah siap melanjutkan permainan. Dengan sekali dorongan milik Gio berhasil masuk dengan sempurna. Tak kuasa menahan berjuta rasa yang bercampur, Yuri hanya bisa melenguh lirih. Dengan perlahan Gio mulai bergerak, menahan gelombang yang mulai menjalar ke seluruh tubuhnya.

“Give me your voice, Sweety,” bisiknya di tengah tengah permainan.

Sebenarnya Yuri malu untuk mengeluarkan desahan kenikmatan yang dia rasakan. Namun semakin menahan, semakin tersiksa dirinya, hanya dengan lenguhan lirih bentuk ekspresi dirinya saat ini. Suara manja Yuri saat mendesah terdengar begitu syahdu di telinga Gio, seakan memberikan dorongan hasrat yang kian membara.

Hampir sepuluh menit berlalu, namun belum ada tanda-tanda Gio meraih puncak kepuasan. Yuri akui Gio sangat perkasa bahkan jauh jika dibandingkan dengan suaminya terdahulu. Berkali -kali Yuri mendapatkan pelepasan namun Gio masih gagah bergerak di atasnya.

“Aahhh, Abang Gi…”

Yuri mencengkram lengan Gio dengan kuat saat kembali meraih puncak kenikmatan. Beberapa kali Yuri mencakar punggung Gio hingga meninggal bekas kemerahan. Wajahnya bahkan sudah dipenuhi oleh bulir -bulir keringat akibat kegiatan olahraga malam.

Gio mulai bergerak lebih cepat, membuat suara desahan Yuri semakin dalam. Tiba di inti puncak kenikmatan, Gio melepaskan seluruh benihnya ke rahim Yuri. Keduanya mengatur napas yang ngos-ngosan setelah melakukan permainan panas. Gio belum menarik miliknya, masih merasakan pijatan lembut di bawah sana. Ingin rasanya mengulang kembali permainan yang begitu indah di keheningan malam ini. Namun sayangnya Yuri telah meninggalkan Gio merengkuh alam mimpinya terlebih dahulu. Sebuah kecupan lembut diberikan Gio tepat di kening dan bibir Yuri.

Tak ingin Yuri terbangun, dengan gerakan pelan-pelan Gio beranjak dari tubuh Yuri. Tak lupa dia membersihkan tubuh Yuri dengan handuk basah dan memakaikan kembali gaun tidur yang lebih tertutup. Gio tak ingin wanitanya sakit karena ulahnya.

“Sweet dream and good night, My Sweety.”

Gio memeluk tubuh mungil Yuri, membawanya dalam dekapan hangat. Bersama-sama melewati malam indah dan bersiap menyambut esok hari.

...⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐...

Waktu sudah menunjukkan pukul sebelas malam, tetapi tak ada tanda-tanda David pulang. Sejak sejam yang lalu Arimbi berusaha menelepon David, namun sayangnya tak terhubung dikarenakan ponsel David mati. Kecemasan melanda hatinya, takut David justru menemui Yuri dan bermalam di sana. Apalagi akhir-akhir ini David bersikap dingin dan tidak banyak bicara sejak pertengkaran mereka tempo hari.

Usia kandungan yang mulai memasuki trimester dua, membuat perubahan hormon dan fisik kian terasa. Apalagi untuk masalah nafkah batin jarang dipenuhi oleh David karena faktor kelelahan karena bekerja. Hal itu pula yang membuat Arimbi mencari pelampiasan dari pria lain.

Tak kunjung mendapatkan kabar kapan David akan pulang, Arimbi memutuskan untuk tidur terlebih dahulu. Apalagi aktivitas sepanjang hari sangat melelahkan termasuk aktivitas intimnya bersama pria lain.

Tak ada hal baik yang David rasakan semenjak pernikahan keduanya. Semua hal tentang kehidupannya sehari-hari diurus oleh dirinya sendiri. Perkara pakaian kerjanya yang tak dicuci sama sekali oleh Arimbi membuat David terpaksa membeli kemeja dan celana baru untuk meeting tadi pagi.

Dan malam ini David memutuskan untuk menginap di sebuah hotel untuk menenangkan diri. Dia takut jika pulang ke rumah dengan kondisi lelah fisik dan pikiran akan terjadi hal yang di luar batas.

Tak sengaja bertemu dengan Yuri beberapa hari lalu membuatnya mengingat kisah manis rumah tangganya sebelum kandas. Apa lagi penampilan Yuri semakin cantik dengan balutan setelan blouse, membuat David merasakan kembali getaran-getaran cinta saat pertama kali jatuh cinta dengan Yuri.

Ingin rasanya menghampiri dan berbincang sejenak bercerita tentang kesehariannya setelah resmi bercerai. Sayangnya itu tak bisa David lakukan, takut tak dapat mengendalikan diri saat berdekatan dengan Yuri. Emosinya akhir-akhir ini tak dapat dikendalikan dengan mudah, dan berdampak melakukan perbuatan di luar kuasanya.

Tak ada angin tak ada hujan, pagi-pagi buta Yola sudah datang ke rumah David. Berkali -kali dia mengetuk pintu namun tak kunjung ada yang membukakan pintu. Untung saja dia masih memegang kunci rumah tersebut, dengan kunci tersebut Yola berhasil masuk ke dalam rumah.

“Ahhh ya ampun, apa-apaan ini semua!!!” pekik Yola terkejut melihat kondisi rumah yang sangat berantakan

Baju-baju kotor menumpuk di dekat mesin cuci, piring dan gelas kotor dibiarkan di atas wastafel, sampah-sampah bekas makanan masih ada di atas meja makan dan parahnya lantai penuh debu seperti berhari -hari tak di sapu. Yola menggeleng-gelengkan kepalanya tak percaya dengan apa yang dia lihat. Tentu pemandangan ini tak pernah lihat saat Yuri masih menjadi menantunya.

Yola tak bisa diam saja, lama-lama rumah ini akan menjadi tempat gelandangan jika dibiarkan begitu saja. Yola harus bertindak tegas meskipun saat ini Arimbi sedang hamil.

“Arimbi.. bangun kamu Arimbi!! Sudah jam berapa ini masih saja tidur kamu. Jangan jadi wanita pemalas!!” teriak Yola sambil menggedor pintu kamar dengan cukup keras.

“Arimbi, bangun!!! Arimbi bangun!!” ulang Yola dengan nada suara yang lebih keras.

Kedua matanya masih sangat enggan untuk terbuka, tetapi suara keras itu sangat mengganggu tidurnya. Telinganya kembali menajamkan pendengarannya memastikan siapa pagi-pagi begini mengganggu tidurnya. Dengan langkah gontai Arimbi bangun dari ranjangnya dan membukakan pintu.

“Ibu….!!! Kenapa pagi- pagi sekali sudah datang??” ucap Arimbi terkejut.

Tangannya kemudian merapikan rambutnya yang masih berantakan dan piyamanya yang sedikit terbuka.

“Jam berapa ini Arimbi, kamu masih tidur hah?? Apa kamu tidak mengurus keperluan suamimu??” cecar Yola habis-habisan, “Dan lihatlah kondisi rumah ini, ya ampun Arimbi apa sih pekerjaan kamu ini?? Rumah dibiarkan seperti kandang kambing, bau busuk makanan basi, bau apek pakaian kotor. Lama-lama rumah ini lebih mirip tempat sampah!!!” lanjut Yola menumpahkan unek-unek.

“Imbi sibuk kerja, Bu. Jadi ga sempat melakukan pekerjaan rumah. Lagi pula dalam kondisi hamil seperti ini bawaannya lemas Bu,” sahut Arimbi

“Jangan banyak alasan Arimbi, tetap saja sebagai seorang istri kamu harus bertanggung jawab apalagi dengan kondisi rumah. Dulu Yuri tidak pernah sekalipun membiarkan rumah ini kotor bahkan debu pun tidak ada di mana-mana.”

“Jangan bandingkan Imbi dengan wanita mandul itu Bu!! Jelas tidak selevel,” bentak Arimbi dengan kesal.

Tidak David tidak ibunya, semuanya membandingkan dirinya dengan Yuri. Padahal Yuri sudah dia singkirkan namun masih saja orang -orang itu membicarakan tentangnya.

“Kamu ini dikasih tahu malah ngeyel. Sudah sudah jangan banyak alasan, pokoknya ibu nggak mau tahu rumah ini harus bersih hari ini juga. Lalu kemana David, apa sudah pergi bekerja?”

“Mas David tidak pulang semalaman Bu. Imbi berusaha menelpon tetapi handphone-nya Mas David malah mati. Biasanya semalam apapun Mas David pasti pulang,” terang Arimbi.

“Ya ampun anak itu, bisa-bisanya ninggalin istri yang lagi hamil sendirian di rumah. Ya sudah nanti ibu akan menasehati David supaya tidak seenaknya tidak pulang tanpa kabar apalagi meninggalkan kamu sendirian di rumah.”

“Ibu pergi dulu ada urusan sebentar, nanti siang ibu kembali dan rumah ini harus sudah bersih. Paham kamu Arimbi,” lanjut Yola

“Iya bu, nanti Imbi akan menyewa jasa Home Cleaning ,Bu. Imbi masih lemas rasanya,” sahut Arimbi.

Yola menanggapi Arimbi dengan enggan sambil meninggalkan rumah tersebut. Sungguh tak nyaman berlama-lama berada di rumah yang kondisinya berantakan seperti itu.

...⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐...

Begitu membuka mata, Yuri memandang lekat tato yang tercetak di lengan kanan Gio. Masih jelas dalam ingatannya saat Yuri menangis tersedu-sedu karena Gio nekat membuat tato tersebut. Apalagi saat lengan Gio mengeluarkan darah saat proses pembuatan tato itu. Beberapa minggu Yuri marah dan kesal atas tindakan Gio itu, karena usia Gio yang masih duduk di bangku sekolah. Berkali -kali juga Gio berusaha membujuk Yuri agar tidak lagi marah.

Namun pada akhirnya Yuri Lulu karena ucapan Gio yang mengatakan jika tato tersebut adalah bukti keseriusannya di masa depan akan bersatu dengan Yuri dan hidup bahagia seperti kedua orang tua Yuri. Meskipun hubungan di antara mereka hanya sebatas teman, karena Gio tahu Yuri ingin fokus belajar dan membahagiakan kedua orang tuanya terlebih dahulu. Dan berkat tato tersebut, Yuri kembali mengingat kenangan yang pernah hilang.

Rasanya tubuh Yuri remuk redam, seperti seluruh tulang dan sendi -sendi di tubuhnya terlepas satu sama lain. Terutama di area sensitifnya yang teramat sakit dan perih akibat kegiatan panasnya bersama suami barunya ini. Yuri masih mengira jika yang terjadi semalam hanyalah khayalannya saja, tetapi tubuhnya yang lemas dan keberadaan Gio di sampingnya menjadi bukti nyata yang tak terbantahkan.

Dengan tenaga yang masih ada, Yuri mencoba untuk terbangun. Tenggorokannya begitu kering dan berusaha menggapai gelas yang ada di nakas samping ranjang. Baru saja menggerakkan kakinya sedikit, rasa sakit luar biasa di area sensitifnya. Tak terbayang bagaimana kesakitannya jika nanti Yuri buang air kecil. Yuri hanya meringis menahan rasa sakitnya.

Cup

“Morning, Sweety.”

Gio terbangun setelah terusik oleh gerakan Yuri. Meskipun hanya tertidur sebentar tetapi Gio merasa sangat segar apalagi semalam dia mendekap erat tubuh Yuri. Gio pun sempat melihat saat tangan Yuri berusaha menghargai gelas yang ada di nakas. Tanpa pikir panjang, Gio langsung mengambil gelas tersebut dan memberikannya kepada Yuri.

“Terimakasih Abang Gi, selamat pagi,” balasnya dengan senyuman terkembang.

Namun tak ada yang luput dari penglihatan Gio yang tajam, kerutan di dahi Yuri menandakan jika istri kesayangannya tengah menahan rasa sakit.

Yuri tertunduk malu saat menyadari jika dirinya sudah memakai gaun tidur yang lain. Seingatnya karena kelelahan Yuri langsung tertidur dan masih dalam keadaan telanjang bulat. Tak terbayangkan apa saja yang dilakukan oleh Gio saat dirinya terlelap tidur, mengingat semalam Gio sangat gagah dan tidak terlihat kelelahan sama sekali. Kedua pipi Yuri bersemu merah membayangkan betapa indahnya kegiatan intim mereka semalam.

“Aaaawwhhhh”

Yuri terpekik kesakitan saat menggerakkan kakinya turun dari ranjang. Kandung kemihnya terasa penuh dan harus bergegas ke kamar mandi sebelum keluar di atas ranjang.

“Mau ke mana Sweety? Kamar mandi?” tebak Gio, Yuri menganggukkan kepalanya perlahan.

Dengan sekali hentakan, tubuh Yuri berhasil dibawa dan digendong ala bridal style. Dengan sangat perlahan Gio menduduki Yuri di atas closet dan membantunya untuk melepas pakaian dalamnya.

“Biar aku sendiri bang,” ucap Yuri sambil menahan tangan Gio.

“Tenang saja sayang, Abang hanya ingin membantu. Semuanya sudah Abang lihat dan direkam dengan baik di dalam otak,” bisik David seraya menggoda Yuri.

“Abang… iighhhhh,” rengek Yuri tak kuasa menahan rasa malu, tak menyangka Gio semesum ini.

Dengan lembut, Gio membelai rambut Yuri.

“Jangan khawatir sayang, Abang tak akan melakukan lagi sekarang. Abang tak tega melihat kesayangan Abang kesakitan,” kata Gio dengan mesra.

Gio pun meninggal Yuri sebentar dan menuju wastafel di dekat sana. Gio melakukan ritual paginya menggosok gigi dan mencuci muka, tak lupa mencukur kumis dan jenggot agar wajahnya semulus pantat bayi. Tiba-tiba dalam pikirannya terlintas sebuah ide untuk mandi bersama. Gio pun bersemangat untuk menyiapkan kebutuhan mandi dan air hangat di dalam bathtub.

1
Nor Azlin
kamu itu bodoh bisa2 dibodoh kan oleh Arimbi si ular piton itu yah ...kamu itu bukan ayah dari anak nya Arimbi lho itu anak pria bernama Ervin kamu itu membuang Yuri demi memungut sampah sepeeti Arimbi itu yah dasar laki2 bodoh ...coba kamu selidikikemana aja diia pergi agar kamu tau siapa yang sebenar nya paling bodoh ...semoga kelakuan Arimbi di ketahui oleh Devid yah thor agar semua harta nya tidak Arimbi sama Ervin dapatkan yah ...kasihan sekali David nya memelihara ular yang sedang hamil yah ...semiga rahsia mu berselingkuh di belakang si David terbongkar deh ...lanjutkan thor
Nor Azlin
kamu hamil lho Yuri nya maka suami mu si Gio itu ngidem yah 😂😂😂😁😁 lagi satu keinginan kamu pergi ke toko kuie hari itu juga di dorong oleh dik bayi yang sudah ada tumbuh di perut mu yah ...semoga sang bayi sama ibu sehat semua nya yah ...lanjutkan thor
moon
balada hamidun ngora /Facepalm/
moon
setelah 5 abad berlalu
moon
pawangnya datang hahaha
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘᵐᵐᵘᴳᴿ🐅🤎⒋ⷨ͢⚤𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ
Emang kamu saja yg boleh nikah lagi David, Yuri berhak menikah lagi dan bahagia, Dia nya selingkuh meneriaki orang lain selingkuh
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘᵐᵐᵘᴳᴿ🐅🤎⒋ⷨ͢⚤𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ
Akhirnya yg ditunggu-tunggu up juga, jangan takut Laura kamu aman bersama Ziyan tenang urusan modal serahkan pada Ziyan
Nor Azlin
nah terbukti Yuri baru pertama kali nya mendapat kenikmatan surga dunia ni sama Gio nya itu bermakna si David itu yang mandul deh dasar anak mak lampir diri sendiri yang mandul ...ni bu Yola nya ternyata anak mu itu yang tidak bisa memberikan telor nya pada Yuri deh bukti nya sama Gio aja dia melayang2 keangkasa kenimatan deh ...nikmati cucu haram mu itu deh dasar nenek tua bau tanah udah mencuri rumah Yuri malah nuduh2 orang yang engak bisa bertelur tu di cek dulu anak mu takut nya nanti kalian membesarkan ansk orang lain secara gartis deh ...lanjutkan thor
Nor Azlin
memang bukan anak nya si David kerana Arimbi pada masa itu sudah hamil kerana demi memuluskan rencana nya dia memaksa David berhubungan badan dengan nya ...kerana ibu nya si David memang menginginkan cucu maka rencana nya udah berjaya namun kedua ibu & anak itu yang bodoh anak nya yang mandul malah menuduh di Yuri nah sekarang rasakan kalian memeliharakan jalang itu bersama anak dalam kandungan nya itu deh...demi cucu mereka dibutakan si jalang Arimbi ...David pun bodoh juga tu kalau mabtan isteri mu itu subur kenspa tidak kamu juga priksa kesihatan mu perlukah mendapat peesetunjuan dari ibu mu itu bodoh badan mu sendiri kenapa juga tidak periksa sendiri secara diam2 ...semoga kaluan kehilangan banyak deh baru tau rasa bagai mana Yuri rasa ...lanjutkan thor
Sila Agapita: /Awkward/
total 1 replies
Nor Azlin
jangan keputusan mu menikah sama Yuri akan menjadi bumereng pada nya sudah lah ...jangan sakitkan hati Yuri yang sedia sakit yah Gio nya ....kamu memang ada uwang tapi uwang bukan segalanya ...kas8h sayang & kesetiaan tidak bisa di ukur dengan uwang atsu kekayaan mu itu...perlakukan lah Yuri dengan lebih baik dari mantan suami nya yang dulu yah kerana sekali lagi hati nya sakit maka tamat lah riwayat mu sama kita2 ini yah😂😂😁😁 lanjutkan thor
Nor Azlin
sudah clab lah sama imbi sama bu Yulianya kerana keduanya sok kaya yang menantu ingin pamer kerana dia suka pamer barang2 brandet yah ....pestanya mau yang megah meriah kayak orang kaya padahal kedua2 nya hidup pun mengambil hak Yuri dasar nenek lampir ...apa kalian yakin anak itu anak nya si David yah kenapa aku rasa ragu yah dengan kehamilan si Arimbi ini deh ...jangan2 kamu memelihara anak orang lain lho David nya ...kalau betul lah apa yang aku rasa ini sangat bernasib malang lah bu Yulia ini mengakui anak orang lain sebagai cucu nya 😂😂🤣🤣 sebab itu si Arimbi ini dengan tidak tau malu menyerahkan diri nya begitu aja yah ...bukan nya dari smp sampai kuliah dia memang mencintai David secara diam2 yah nah kerana orang seperti Arimbi ini terlalu nekad kalau dia mau sesuatu yang diingini deh termasuk menyerahkan maruah nya pada siapa aja asalkan misinya tercapai deh ...semoga tekaan aku ini betul deh tentang anak nya Arimbi ini yah biar tau rasa David sama bu Yulia ini ...lanjutkan thor
Nor Azlin
kenapa tidak ayah nya Geo yang menikah lagi deh bukan nya masih bisa lagi membuat anak yah😁😁😁😁 biar makan hati tu si Belinda nya deh ...susah2 aja menyuruh si Geo untuk menikah dengan cantika kenapa kamu aja yang nikah sama nya kan lagi bagus dapat Geo nya adik bayi lagi🤣🤣🤣🤣 lanjutkan thor
Nor Azlin
Yuri terlalu lemah deh tendang aja burung nya biar tidak berpungsi lagi ...selalu aja memberu peluang pada David nya untuk menyakiti hati & perasaan nya itu yah ...sekali sekala melawan dong jangan terlslu larut pada emosi mu itu aku tau pe ceraian & perselingkuhan mantan susmi mu itu tidak bisa di maafkan & pernikahan yang kslian berfua jalani selama ini tidak bisa di lupakan namun hixup harus di teruskan lho ...jangan terlalu larut dengan kesedihan selalu melamun tidak kira tempat hargai lah nyawa mu itu kalau kamu mati mantan mertuamu dengan mantan suami mu itu tidak akan menangis untuk mu yah mereka bersorak gembira lagi ada lah ...jangan jadi bodoh balas apa yang mereka buat pada diri mu ambil kembali rumah yang telah kamu bagi cuma2 itu kerana ksmu yang membelinya dengan uwang ksmu senditi yah ...ambil kembali & kalau kamu mau jual pun itu hak mu ysng penting kamy balas aja perbuatan mantan mertua mu itu sama matan suami mu sekslian dengan pelakor tudak guna itu lho ...lanjutkan rhor
Nor Azlin
jangan biarkan rumaah itu juga di ambul sama si yola sama david nya ....itu rumah mu kalau dia mengeras juga suruh menantu baru nya membelikan rumah buat nya deh...lanjutkan thor
Nor Azlin
rumah itu Yuri yang belikan dengan uwang hasil penjualan butik nya bukan jadi David tidsk berhak atas rumah itu yah ...biar David keluar dari rumah itu tampa menuntut hak nanti nya atas rumah yang Yuri belikan itu yah thor biar dia tinggal sama ibu nya tampa menuntut rumah yang Yuri belikan itu...kalau dia menikah lagi biar dia keluar tampa harta deh ...tolong yah thor lanjutkan thor
Nor Azlin
aku rasa,si David ini yang mandul nya yah...semoga David memang mandul ...lanjutkan thor
🍒⃞⃟🦅🍾⃝ͩ𝐕ɪᷞᴠͧɪᷠᴇᷧ Αɴɪssᴀ⭐
aku kok lupa sama tokoh Laura dan Arman, saking lamanya update astaga maaf miss dew
𒈒⃟ʟʙc🏘⃝Aⁿᵘᴍɪss_dew 𝐀⃝🥀 ♉: Yuph.. pas Yuri pingsan
total 3 replies
Anis Rohayati
coba ka krakter yuri di buat badas kaga di injak2 lagi sma semua org klu bisa lawan dengan kata2 mu yuri jangan diem aja dan pasrah2 aja pantes aja lo pasrah aja bnyk nya hina2
𒈒⃟ʟʙc🏘⃝Aⁿᵘᴍɪss_dew 𝐀⃝🥀 ♉: lagi otweehh kak...🤭🤭
total 1 replies
moon
apa kata mak othor aja deh... yang penting bisa up sering2, udah alhamdulillah /Shame//Shame/
Anis Rohayati
mudah2 tuh si rama nikahin si cantika biar mampus tuh si belinda biar rasian gimna rasa nya di madu
𒈒⃟ʟʙc🏘⃝Aⁿᵘᴍɪss_dew 𝐀⃝🥀 ♉: yahhh jangan donk..
nanti malah jadi ibu tirinya Gio.. 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!