NovelToon NovelToon
Pesona Duda Memikat Hati Kembang Desa

Pesona Duda Memikat Hati Kembang Desa

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Romansa pedesaan / Anak Genius / Selingkuh / Duda
Popularitas:63.6k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

Jika biasanya istri yang dikhianati suaminya, maka yang terjadi pada Rohan tidak demikian. Dia lah yang dikhianati oleh sang istri.

Pernikahan yang dibangun oleh cinta nyatanya tak selalu manis. Rohan harus menerima kenyataan pahit istrinya berselingkuh.
Perceraian pun tak terelakkan. Ia mendapatkan hak asuh putra putrinya yang baru berusia 5 dan 3 tahun.

Tak ingin berlarut dan mengingat sakit hatinya, Rohan menjual semua asetnya di kota dan berpindah ke desa.

Namun siapa sangka, di sana dia malah menjadi primadona.

"Om Dud, mau dibantuin nggak jemur bajunya? Selain jago dalam pekerjaan rumah, aku juga jago dalam hal lain lho."

Entah sejak kapan itu terjadi tapi yang jelas, gadis itu, gadis yang dijuluki Kembang Desa tersebut mulai mengusik kehidupan dan hati Rohan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak Bisa Memiliki 32

Hari dimana anak-anak dan Ista bertemu akhirnya tiba juga. Namun sedari tadi Rishi seolah enggan. Dia tak kunjung mau bangun padahal sudah dibangunkan berkali-kali. Bahkan sang adik sudah lebih dulu bangun dan selesai bersiap. Rohan sampai bingung mengapa anak sulungnya seperti itu.

Padahal biasanya tidak demikian. Apalagi kemarin, Rishi sangat bersemangat ketika hendak pergi ke sekolah dengan bangun lebih pagi dan bersiap sendiri.

"Abang, ayo bangun. Adek aja udah siap dari tadi lho? Abang sakit, apa nggak enak badan?" Rohan dengan sangat lembut mengusap punggung putranya. Dia tidak ingin berbicara keras karena tak ingin membuat Rishi kehilangan mood nya.

"Yah, gimana kalau aku nggak ikut aja. Aku kayaknya males deh, pengen di rumah aja,"jawab Rishi. Dia masih bergelung dengan selimutnya di aras ranjang.

"Sayang, Abang kan udah janji kemarin. Abang janji mau ketemu sama Bunda kalau Kak Bestari ikut. Kak Bestari bahkan udah ada depan sama adek tuh nungguin abang,"sahut Rohan.

Tak ada tanggapan dari Rishi, anak itu diam untuk beberapa saat.

"Ya udah kalau abang nggak mau pergi. Ayah akan nelpon Bunda kalau kita nggak jadi ketemu sekarang,"ucap Rohan pada akhirnya. Tak ingin putranya merasa terpaksa, Rohan memilih menggagalkan pertemuan kali ini. Meski ia tahu akibatnya mungkin Ista akan kembali marah.

"Jangan, Yah. Oke aku bangun. Kasian Kak Bestari yang udah meluangkan waktu,"ucap Rishi.

Rohan tersenyum simpul. Ternyata membawa nama Bestari membuat anak itu akhirnya mau bergerak juga.

Jam sudah menunjukkan pukul 09.00. Agak terlambat dari waktu yang dijanjikan. Tapi Rohan sudah menghubungi Ista dan menyampaikan kalau anak-anak akan sedikit terlambat.

"Sudah siap?"

"Ya!"

Mereka berempat sudah berada di mobil dan siap untuk berangkat. Tapi mobil belum juga dinyalakan karena tiba-tiba ada seseorang di depan sana.

"Maaf, apakah bisa menepi? Saya ingin jalan,"ucap Rohan pelan.

"Cih sombong amat sih orang kota. Kamu seharusnya ngehormati orang lain yang merupakan warga asli sini,"ucap orang tersebut. Wajahnya menunjukkan ketidaksukaan kepada Rohan. Bukan hanya itu, aura permusuhan juga jelas sekali terasa.

"Maaf Mas, apa ada masalah dengan saya?"tanya Rohan dengan hati-hati. Dia tak ingin mencari masalah dengan siapapun di desa ini.

"Masalahnya kamu itu sombong banget,"sahut orang itu dengan sedikit berteriak.

Bestari yang ada di tengah bersama anak-anak terkejut mendengar teriakan orang itu. Dia tadi sadar ada orang di depan mobil yang mana membuat mobil mereka tidak jalan-jalan juga.

"Ada apa, Om?" tanya Bestari mengikuti Rohan yang keluar dari mobil.

"Ini ada oran yang~"

"Ck, kamu ngapain sih ganggu mulu?"

Belum selesai Rohan bicara untuk menjelaskan, Bestari sudah memotongnya dan berkata dengan lantang ke arah orang yang ada di depan mereka.

"Bestari, aku cuma mau ngasih tahu kamu kalau orang ini tuh nggak pantes buat kamu,"jawab orang itu. Dia adalah seorang pria dengan tinggi yang hampir setinggi Rohan. Wajahnya juga tampan. Dan Rohan bisa melihat tatapan pria itu ke Bestari begitu dalam.

"Terus, siapa yang pantes buat aku? Kamu gitu? udahlah Ris, nggak usah ikut campur urusan aku. Lebih baik kamu urusin aja cewekmu itu,"ucap Bestari dengan tegas.

"Aku nggak ada hubungan apa-apa sama Maya, Bestari. Yang aku suka itu kamu,bukan Maya,"sanggah Aris.

Pandangan dan tebakan Rohan memang benar adanya, bahwa pemuda itu menyukai Bestari. Sejenak Rohan merasa bersalah karena seolah dia menjadi orang yang berada diantara dua muda mudi ini. Ia pun memundurkan langkahnya secara perlahan. Rohan ingin membiarkan Bestari dan Aris bicara.

Akan tetapi saat dia hendak masuk, Bestari malah meraih tangannya lalu menggamit lengangnya juga.

"B-bestari?"ucap Rohan tergagap. Dia bingung dengan ulah Bestari. Tapi Bestari malah tersenyum sambil mengedipkan sebelah matanya.

Degh!

Sungguh tidak menyangka bahwa saat ini dadanya bisa sangat bergemuruh dengan apa yang dilakukan oleh gadis itu.

"Bestari!!"pekik Aris.

"Kenapa, ada masalah? Mau siapapun yang aku deketin. Mau siapapun yang aku sukai, dan mau siapapun yang akan jadi suamiku nanti, bukan urusan kamu Aris. Jadi stop buat ikut campur. Dan please, jangan lagi deketin aku. Aku nggak mau dituduh jadi cewek yang keganjenan. Aku nggak mau dituduh jadi cewek yang ganggu cowok orang lain. Jadi stop buat deket-deket sama aku. Nah Om Dud, yuk pergi. Kita udah terlambat banget pasti ini."

Bestari mengalihkan pandangannya dari Aris ke Rohan. Dan tatapan itu juga berubah. Kepada Aris, dia menatap sangat tajam. Tapi kepada Rohan, tatapan dan nada bicara Bestari sungguh sangat lembut.

"Oh, iya. Ayo,"jawab Rohan. Meski bingung tapi apa yang dikatakan Bestari memang benar adanya bahwa mereka harus segera berangkat karena akan lebih terlambat lagi nantinya.

Meski sebenarnya Rohan tidak enak kepada pemuda itu. Matanya menatap dengan penuh harap dan iba kepada Bestari dan sangat benci serta marah terhadapnya.

Aris minggir pada akhirnya,memberikan jalan kepada mobil Rohan. Dia hanya bisa menatap nanar mobil yang perlahan mulai menjauh itu.

"Apa, apa aku tak bisa memilikimu?" ucap Aris lirih. Matanya sendu, udara yang masih dingin itu seolah menjadi semakin dingin terasa pada tubuhnya.

TBC

1
Esther
Tuh dengerin apa kata anak2mu.
Mereka tidak akan lupa apa yang kamu lakukan dulu saat masih bersama Ista
Ani
what!!!!! dasar emak ediaan 👊👊👊👊👊
dewi rofiqoh
Bagaimana mungkin anak-anak akan menyayangimu ista! Sedangkan kamu sendiri tidak menyayangi mereka
juwita
kesel banget sm si istal dablek banget dia kan bkn bener " mau jemput anak"nya.
Eni Istiarsi
bagus Rishie.. sampaikan saja nak.
ElHi
kalo aja aku disitu.....tak Jambak si Ista ituuu...hhhhh🤬🤬🤬
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
hal sepele loh itu ista tapi km seakan ke2 ankmu itu beban
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
iya Rishi kamu harus berani ungkapin perasaan yang kamu rasakan biar ibu km sadar
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
takut lah orang km g perduli ma anak anak
GiZaNyA
tuhh Ista.. denger itu suara hati anak2 kamu selama ini... jangan egois... kalau memang mau sama anak2 coba pendekatan dulu pelan2..
🍁❣️ᴹᴵᴹᴵ a ʙᴊɴ💋🅚🅙🅢 👻ᴸᴷ
Apa yang kau tanam itulah yang kau tuai Ista begitulah rasanya saat anak-anak mu butuh sosok seorang Ibu kamu justru pergi demi kesenangan mu sendiri jadi jangan salahkan keadaan klo semua berbalik padamu sadarlah sebelum terlambat anak-anak nyaman bersama Ayahnya
dewi rofiqoh
Lanjuut
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
emng udah g ketolong lagi ista ini najis bgt ma kelakuan ny
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
tanpa karena Bestari juga g mau lah Rohan terjerumus kelembah hitam lagi ngapain amat rugi bgt dah
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
kamu masih tanya? bener bener g waras lah. aduh jau jau lah kenal wanita macam ini,dia yg selingkuh tapi merasa JD korban
Dew666
🪸🪸🪸🪸🪸
Eni Istiarsi
apa yang dialami oleh Rishie dan Risha adalah sesuatu yang traumatic.dan jika ortu tidak peka dan melakukan pembiaran,maka bisa jadi itu akan punya kontribusi terhadap karakter mereka ketika dewasa nanti.apalagi mereka mengalaminya di usia dimana otak dan memori mereka dalam masa menyerap banyak hal disekitar mereka
Dewi kunti
ank2mu
dewi rofiqoh
Ista beneran ibu yang gk punya hati
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
dia itu bukan ibu tapi iblis yg tau hanya hawa nafsu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!