Dia seorang gadis mahasiswa yang terkenal sangat pendiam, tidak banyak bicara, suka menyindiri, dan sangat suka membaca buku. Tapi tidak ada yang tahu siapa sebenarnya dia, dibalik sikap penyendirinya itu, dia adalah sosok gadis yang paling dihormati dan ditakuti. Dia gadis serba bisa, menguasai jalur bisnis, kedoktoran, dan masih banyak kemampuan yang dia kuasai. Tapi disaat bersamaan dia disebut sebagai ratu iblis, menguasai kemampuan sebagai agen pembunuh no 1 yaitu K9.
Dunia memang modern tapi tidak ada yang tahu makhluk apa saja yang hidup dibumi modern saat ini. Dia adalah gadis dengan banyak rahasia, jiwanya harus terlempar kedunia yang seharusnya bukan dia tempati.
Menempati tubuh seorang nona muda yang ditelantarkan oleh keluarganya, ketika dia membuka mata disaat itulah nona terbuang menjadi seorang nona yang diharapkan.
Note : silakan membaca, saran yang baik.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Angela Merry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
M27
Xiaoli hanya diam, tapi dalam hati, ada apa dengan pria aneh ini. Kenapa dia datang seenaknya dan langsung melakukan hal ini. Pangeran kedua memeluk pinggang xiaoli dengan erat seakan dia tidak ingin melepaskannya.
"ya sebenarnya ada apa sih" tanya xiaoli dengan sebal.
Pangeran kedua terkekeh dengan sifat gadis nakalnya yang mudah sekali berubah. Terkadang manis, kadang kasar, kadang manja dll.
"kenapa tersenyum, cepat jawab" tanya xiaoli
"bewang kemari untuk mengatakan kepadamu soal tentang pertandingan yang akan terjadi" ucap pangeran kedua.
"ya ada apa dengan itu" tanya xiaoli dengan cuek.
"bewang tidak akan menerima wanita wanita itu, kamu bisa tenang" jawab pangeran kedua
"bukannya kaisar memerintahkan setiap pangeran dilarang menolak, apa kamu pikir aku bodoh hah" marah xiaoli
Melihat jika gadisnya marah pangeran kedua menjadi senang.
"dengar suamiku tercinta, jika kamu sudah menikah denganku, kamu harus tahu arti kesetiaan. Jika kamu berani menyentuh wanita lain aku akan membunuhmu. Kamu adalah priaku jadi kamu hanya milikku bukan milik orang lain" ancam xiaoli dengan nada serius.
Mendengar kata kata ini, pangeran kedua kembali senang.
"hn aku tahu" jawab pangeran kedua
"lalu apa yang akan kamu lakukan untuk para wanita itu nanti" tanya xiaoli
"biarkan mereka masuk sebagai selirku atas nama saja, dan didalam kediamanku kamu bebas membunuh mereka semua" jawab pangeran kedua
"kamu tidak masalah dengan itu" tanya xiaoli
"sama sekali tidak peduli dengan mereka" jawab pangeran kedua.
"lalu bagaimana dengan pendapat orang lain, meskipun aku tidak pernah peduli dengan nyawa seseorang tapi itu akan merugikan kamu" tanya xiaoli
"tenanglah, kamu adalah permasuri bewang, jangan pedulikan mereka, orang orang yang bekerja untuk mansion ku adalah orang yang ku atur dan mereka juga akan mendengar perintahmu juga dan siapapun yang berani membantah perintahmu kamu boleh menghukum mereka sesukamu" jawab pangeran kedua.
"jadi aku boleh menyiksa mereka" tanya xiaoli
"hm lakukan sesukamu" jawab pangeran kedua
"hubby terimkasih cup.." ucap xiaoli dengan senang tanpa pikir panjang dia mencium pipi pangeran kedua.
Mendengar panggilan khusus lagi bersamaan dengan kecupan singkat dari gadisnya, perasaan marah pangeran kedua menghilang. Bahkan dia juga tidak merasakan jijik atau alergi dengan sentuhan gadisnya. Dia dengan cepat menarik wajah xiaoli dan dengan cepat menempelkan bibirnya ke bibir manis milik xiaoli. Kecupan kecupan berubah menjadi pagutan yang lembut dan hangat tanpa hawa nafsu hanya ada ketenangan dan kelembutan. Sekitar 10 menit akhirnya xiaoli sadar dan segera menarik diri.
Dan dia dengan segera memalingkan wajahnya yang merona merah. Dalam hidup xiaoli dulu dia sama sekali tidak pernah melakukan ini pada pria manapun. Dia hanya tahu dari tv ataupun film. Dan sekarang dia melakukannya sendiri, enak sih tapi dia malu. Melihat bahwa gadisnya malu, pangeran kedua tidak menggoda lagi.
"berengsek, kamu mencuri ciuman pertamaku, kembalikan padaku "ucap xiaoli
"yakin ingin bewang kembalikan" tanya pangeran kedua
"ya... Ah ah ah tunggu tidak tidak, aku tidak menginginkannya" ucap xiaoli yang sudah kesal digoda di area pinggang.
"bagus, bewang akan kembali sekarang, kamu disini bermainlah lagi" ucap pangeran kedua.
Dia segera berdiri dan mengangkat xiaoli sebentar lalu segera meletakkannya kembali ke ayunan, dia mengecup singkat bibir manis xiaoli lalu pergi dengan cepat. Setelah menghilangnya pangeran kedua raut xiaoli kembali dingin dan acuh.
"apakah kalian mendengarnya, asta ashme dan levia. Pria itu bahkan memberiku hak besar didalam kediamannya. Aku boleh membunuh mereka atau menyiksa mereka sesukaku tanpa harus memikirkan resikonya. Seorang pria yang bisa menjanjikan hal ini sedikit memenuhi persyaratan saya, jadi apakah kalian sekarang percaya" ucap xiaoli.
Setelah itu asta, ashme dan levia segera muncul didepan xiaoli.
"kami mendengar semua yang mulia. Jika memang itu benar itu bagus. " ucap asta
"benar, tapi yang mulia saya baru mendengar jika pangeran kedua tidak pernah peduli atas kematian anda ketika dulu anda menghilang, saya mendengar itu dari bawahannya tanpa tidak sengaja" ucap levia.
"levia secara kesuluruhan seharusnya kamu dapat menebak dengan cepat. Dulu aku belum masuk kedalam tubuh ini, dan kamu tahu sendiri gadis ini dulu sangat lemah dan payah jika dia harus bersanding dengan pria besar seperti pangeran kedua dia juga harus kuat, tapi sayang bahwa gadis ini sangat menyedihkan. Jadi pantas jika pria sepertinya pasti melakukan hal seperti itu dan tidak memperhatikan gadis ini. Tapi sekarang dia malah terjerat padaku sungguh takdir aneh" ucap xiaoli
"saya mengerti yang mulia" ucap levia
"baguslah jika kamu mengerti dengan baik" ucap xiaoli
"terimakasih yang mulia." ucap levia
"oh ya levia. Bagaimana dengan pembangunan kediamanku di dalam mansion pangeran" tanya xiaoli
"semua berjalan baik yang mulia, juga mansion teratai hitam anda telah selesai di bangun anda ingin menamainya apa" tanya levia
"untuk kediamanku disini, biarkan nama itu tetap seperti itu. Aku tidak ingin merubahnya" jawab xiaoli
"baik yang mulia" jawab levia.
Next....