Zahra, seorang gadis SMA yg Sangat cantik dan manis.
Ia menikah dengan CEO yg tampan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marzz1124, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mandi Bersama Part 2
" Sentuhan mu membuat nafsu ku naik Zahra ". Ucap Zack yang masih ngos ngos san.
" Apa?". Ucap Zahra yang seketika melepaskan sentuhan nya di tubuh Zack.
"Huh~huh~". Gumam Zack.
" Tuan Apa lebih baik saya ganti baju saja. Setelah Tuan selesai mandi saya akan mandi". Ucap Zahra sambil keluar dari bathtub
"Jangan panggil aku Tuan, dan jangan pergi aku bilang kita mandi bareng sayang".Ucap Zack sambil memegang tangan Zahra.
" Aku akan menyabuni mu sayang ". Ucap Zack menatap Zahra.
" Enggak, aku mandi sendiri aja". Ucap Zahra menolak.
"Kau berani melawan?". Ucap Zack sambil menatap Zahra.
" E-e-ehh, huft... iya iya ". Ucap Zahra pasrah. Akhir nya Zahra di sabuni olrh Zack.
1 jam kemudian.
" Makasih ya sayang ". Ucap Zack sambil keluar dari dalam kamar mandi.
" Huh-huh". gumam Zahra kesal. Sedari tadi Zahra hanya bisa mengalah, mengikuti semua perintah Zack.
Ahh kapan aku bisa bebas?!. Ucap Zahra dalam hati.
"Sayang cepat keluar nanti kamu sakit". Ucap Zack berteriak.
Kalau aku sakit, kau lah yg bersalah. Ucap Zahra dalam hati sambil keluar dari dalam bathtub.
" Sayang akhir nya kamu keluar aku takut kamu kedinginan nanti". Ucap Zack yang melihat Zahra keluar dari kamar mandi.
"Setelah itu kamu ganti baju lalu masak yah aku sudah lapar". Ucap Zack duduk di sofa.
" Iya sayang ". Ucap Zahra kesal.
Zahra pun pergi ke ruang ganti baju Setelah itu ia turun ke bawah.
Gadis itu sangat manis. Dia sudah menggantikan posisi Monica di hati ku. Ntah apa yg dia perbuat hingga aku bisa mencintai nya. Ucap Zack dalam hati. Zack tersenyum saat mengingat muka Zahra yang memerah karna tadi Zack merem*s dada Zahra yang kecil itu. Sunda berapa kali Zahra melarang nya, tetapi Zack terus mengancam nya.
Saat itu Zahra sedang memasak, ia melihat bahan bahan yg ada di lemari. Bahan bahan itu hanya cukup untuk nya malam ini.
Aku akan bilang nanti saat Tuan Zack sudah berada di meja makan. Ucap Zahra dalam hati.
Saat di meja makan.
" Sayang, bahan bahan makanan sudah habis. Apa boleh jika besok aku pergi belanja?". Tanya Zahra.
"Tidak". Ucap Zack singkat.
" Tapi Kenapa? ". Tanya Zahra sambil menatap Zack.
" Bagaimana jika nanti kamu pergi menemui pria itu lagi". Ucap Zack menghentikan makan nya.
"Tapi aku hanya akan berbelanja". Ucap Zahra meyakinkan.
" Tidak, aku akan menyuruh orang untuk membeli bahan nya". Ucap Zack sambil melanjut kan makan nya.
"Bagaimana jika aku di tampar lagi?". Tanya Zahra mencari alasan.
Zack tidak bisa menjawab pertanyaan Zahra. Ia sendiri masih kesal dengan kejadian waktu itu.
" Baiklah kau boleh pergi ". Ucap Zack dingin.
" Ahh kau serius sayang?, makasih yah". Ucap Zahra sambil memeluk Zack dari samping.
"Tapi ada syarat nya". Ucap Zack menggantung.
" Apa syarat nya?". Tanya Zahra sambil melepas pelukan nya.
"Cium aku mesra saat mau tidur nanti". Ucap Zack di telinga Zahra.
" Ha?!". Ucap Zahra kaget.
"Sku tidak mau mengulaginya lagi". Ucap Zack kesal.
" Yasudah aku akan mencium mu nanti". Ucap Zahra yakin dengan keputusan nya.
"Baiklah aku sudah tidak sabar". Ucap Zack.
" Tapi Zahra kau harus langsung pulang setelah berbelanja jika aku tidak melihat mu saat aku pulang, habis kau". Ucap Zack melanjut kan ucapan nya.