Update hari Senin, Rabu & Jumat pukul 15.00 WIB.
Sebagai satu - satunya laki - laki keturunan keluarga White,Samuel akan di nobatkan sebagai Duke yang baru.Sebenarnya Samuel tidak menginginkan gelar itu ,tetapi keadaan memaksanya.
Claudia ,putri bangsawan desa ,memutuskan pergi ke sana untuk menemani Samuel dengan alasan untuk belajar tata krama.Ternyata keluarga White dan bangsawan lainnya meremehkan Claudia.
Dengan dalih demi kebaikan Samuel ,Dino memaksa Claudia untuk mengingkari janjinya untuk selalu mendampingi Samuel.
Bagaimana kisah mereka selanjutnya ? Ikuti saja di karya terbaru ku
Jangan lupa kalau kalian suka Like ,Favorit ,Rate dan Komentar positif ya so Vote.Makasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Violetta Slyterin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27.
Raja Philip memacu kuda nya dengan gagah luar biasa menuju ke hutan liar pribadi Kerajaannya di bagian luar Ibukota Kerajaan Lovenia.Ia juga yang memimpin pasukan yang terdiri dari para kaum bangsawan Ibukota dan sekitarnya yang turut serta mengikuti perburuan yang di gelar olehnya di setiap enam bulan sekali atau dua kali dalam satu tahun.
Yakni hanya di lakukan kegiatan yang amat di sukai bagi setiap Raja dan para bangsawan yang sangat ternama dan berpengaruh besar di dalam pemerintahan di setiap kerajaan di mana pun dan hanya di lakukan pada musim panas dan musim dingin sebagai kegiatan rutinitas tahunan mereka.
"Aku sangat mencemaskan kesehatan fisik Raja yang lemah." Kata Duke Berlioz Senior dengan raut wajah berkerut cemas kepada Raja Philip yang sedang berkuda di sekitar hutan tersebut.
" Ya,kau jangan terlalu mencemaskannya karena Dia bukan putramu." Kata Duke Berlioz Muda nada iri dengki kepada Duke Berlioz Senior yang di lihat olehnya jauh lebih besar perhatiannya itu kepada Raja Philip daripada dirinya putra tunggal dari pria paruh baya itu.
" Kau ini terlalu berlebihan sekali sebagai putraku yang sudah dewasa dan tahu bagaimana harus bersikap bijaksana sebagai seorang Duke yang mewakili Raja Philip.." Kata Duke Berlioz Senior dengan nada menegur halus putranya yang amat sempit pikirannya itu.
Di bawah pohon ek yang amat rindang ada Clau yang duduk santai sambil menikmati sandwich isi daging ikan tuna dan menikmati panorama alam di hutan liar pribadi Kerajaan Lovenia.
" Hai,Clau kau asyik sekali begitu nyaman duduk di bawah pohon rindang yang paling sejuk di antara pohon -pohon lainnya di hutan ini." Sapa Sonya di depan Clau sambil melayangkan senyuman yang begitu hangat sekali kepada Clau.
" Sonya..?Wah, fantastis sekali..!Mari duduklah di dekat ku dan ini sandwich isi ikan tuna untuk mu juga, enak sekali lho." Kata Clau tersenyum manis menawarkan sandwich lain yang di taruh di dalam keranjang anyaman khusus wisata nya itu kepada Sonya.
" Ya, kau pasti sangat terkejut dengan kehadiran ku di sini sesudah kamu pernah mengirimkan aku surat undangan untuk datang ke Ibukota karena kamu ada di sini juga." Kata Sonya dengan senang sekali menerima sandwich isi ikan tuna dari Clau.
" Hahaha ya kamu benar sekal, Sonya.Ohya kapan kau tiba di sini ?Kok,kamu tak kabari aku sih?" Clau dengan senyum manisnya menanyakan hal itu kepada Sonya yang pandangan matanya itu di arahkan kepada Ray yang juga duduk santai di depan kereta kuda.
" Ya,Aku belum sempat mengirimkan kabar ku tiba di Ibukota kepadamu ,Clau.Semua itu di karenakan oleh Kak Samuel untuk Aku menunggu hari ini dan bisa jumpa dengan mu langsung.Oh,ku lihat wajah mu sedikit pucat ,Clau." Jawab Sonya yang lihat wajah cantik Clau yang sedikit pucat itu.
" Clau..Apakah kamu merasa baik -baik sajakah? Bagaimana kondisi kesehatan mu setelah dua minggu ini kamu terkurung di dalam Istana Raja Philip?" Tanya Samuel yang tiba -tiba mendatangi Clau, Sonya dan Ray di bawah pohon ek paling rindang di hutan tersebut.Raut wajah Samuel itu tampak mencemaskan Clau sampai Sonya tahu diri untuk mundur bersama dengan Ray untuk beri kesempatan waktu untuk Samuel dan Clau bisa saling melepaskan rasa rindu mereka satu sama lainnya.
" Sam..Aku baik -baik saja.Aku berada di kondisi yang sangat baik.Kamu tak perlu merasa cemas seperti ini." Jawab Clau lembut kepada Samuel yang menyentuh rahangnya dengan kecupan yang amat hangat sekali lalu bibirnya itu di kecup pula oleh bibirnya Samuel yang menjelajahi mulutnya dengan penuh cinta.
" Sst..Jangan kau bicara dulu..Aku ingin tahu apa yang kamu rasakan pada saat kita saling berpisah cukup lama." Kata Samuel menyelusuri wajah Clau dengan bibirnya dan jemari tangan Samuel pun di dalam pakaian indah Clau.
" Sam..Ouh..!Aku sangat merindukanmu..!" Ucap Clau yang merasakan sekujur tubuhnya sangatlah merindukan sentuhan hangat dan cinta Samuel yang mulai menyentuhnya lebih dalam.
" Clau..Ikut aku ke sebuah tempat yang cukup aman untuk kita berdua bisa saling melepaskan rasa rindu kita sama lainnya dan Aku juga dapat menjenguk bayiku yang tumbuh di rahimmu yang menurut perkiraanku sekarang sudah memasuki usia lima minggu atau satu bulan lebih dan hal ini membuatku ingin memeriksakan kondisimu ini ke Dokter Agustine sahabatku yang tinggal di dekat hutan ini." Kata Samuel nada begitu khawatir luar biasa dengan kesehatan Clau sambil merapikan kembali pakaian indah Clau lalu membantu gadis itu berdiri dengan penuh kelembutan.
Raja Philip yang sedang mencari -cari Claudia itu dengan rasa emosi yang amat membara telah di beritahukan oleh Duke Berlioz Muda tentang Clau yang sedang berduaan dengan Samuel White di bawah pohon rindang yang paling sejuk di hutan liar pribadi Kerajaan Lovenia itu segera berkuda ke arah Claudia dan Samuel.
Brukk..!
Cemeti kuda di jatuhkan di dekat Samuel dan Clau yang terkejut sekali dengan suara berdentum yang amat keras.Keduanya mengangkat wajah mereka yang berhadapan langsung dengan Raja Philip di atas kuda dengan wajah penuh amarah yang amat meluap -luap sekali kepada keduanya.
"Ambil..!" Perintah Raja Philip dengan suara keras sekali kepada keduanya.
Clau membungkuk untuk mengambil cemeti kuda itu tapi di cegah oleh Raja Philip dengan suaranya yang amat mengejutkan hati Claudia yang tidak menyangka bahwa Raja akan semarah itu kepada nya.
" Bukan kau..! Tapi Dia..!" Perintah Raja Philip yang menudingkan telunjuknya kepada Samuel dengan rahang mengeras.
"Iya, Baginda." Jawab Samuel patuh kepada Raja Philip dengan mengambilkan cemeti kuda milik Raja itu dan memberikannya dengan hormat pada Raja yang mengambilnya dengan kasar lalu Raja dengan emosi yang amat besar sekali kepada diri Samuel karena rasa cemburu yang amat besar itu telah mengayunkan cemeti kuda untuk memecut Samuel.
Seert..!!
" Philip..! Jangan..! " Teriak Claudia yang gunakan dirinya untuk melindungi Samuel dari pecutan cemeti kuda yang di lakukan oleh Raja Philip pada Samuel.
" Eits..! Clau..!Awaassss..!" Teriak Samuel yang dengan sigap menangkap ujung cemeti kuda dan menatap penuh keberanian dan tantangan yang amat besar sekali kepada Raja Philip yang amat tercengang dengan karismatik Samuel White yang jauh lebih besar daripada dirinya itu apalagi Ia pun bisa melihat betapa Samuel dan Claudia saling melindungi satu sama lainnya.
" Baginda..! " Teriak Perdana Menteri Theo Berlioz yang segera mendatangi mereka bertiga dengan rombongan besar dari para kaum bangsawan lain yang membicarakan diri Raja dan Samuel yang ribut karena memperebutkan posisi penguasa tertinggi di Kerajaan Lovenia dan juga gadis yang sama -sama di cintai oleh keduanya itu.
" Waahh lihatlah Raja Philip yang terlihat hebat itu apakah sanggup menghadapi karismatik dari Duke Samuel White yang di puja -puja oleh kita semua untuk merebutkan posisi penguasa yang paling hebat di negeri Lovenia itu.Kini juga Raja memperebutkan diri Putri Claudia La Kurt Count Fillan yang sama -sama di sukai dan di cintai oleh Duke Samuel White," Kata para bangsawan itu yang membicarakan kedua hal tersebut dengan terbuka sehingga memicu emosi yang amat luar biasa besarnya bagi Raja Philip.
" Kauu...!!Kau sungguh licikkkkk...!! " Teriak Raja Philip dengan emosi kepada Samuel dengan jari tangannya memegang dadanya yang tiba -tiba sakit dan lemah lalu Raja Philip jatuh pingsan dari atas kudanya.
" Baginda..!! " Teriak para pengawal Raja Philip di sekitar Raja dan mereka segera menangkap Raja Philip dengan sigap sekali.
Bersambung..!!