NovelToon NovelToon
After Married

After Married

Status: tamat
Genre:Tamat
Popularitas:7.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mommy_Ar

Berniat ingin membatalkan perjodohan dengan bersandiwara bersama seorang wanita yang tak sengaja ia tabrak.
Siapa sangka, bahwa ternyata wanita itulah yang akan di jodohkan dengan nya.

Bagai buah simalakama, nasi sudah menjadi bubur, dirinya sudah terlanjur mengatakan ingin menikah dan mencintai wanita tersebut.

Lalu, bagaimana kelanjutan kisah keduanya setelah menikah?
Akankah rasa cinta itu tumbuh? Atau malah harus berakhir setelah keduanya menemukan cinta sejati masing-masing?

Yuk, simak kisahnya om dokter Bastian dan gadis bar bar Denisa.

follow IG mommy : @Mommy_Ar29
Follow TikTok : @Mommy_Ar95

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecewa

"Nanti siang aku ke rumah sakit yah?" Nisa memasangkan dasi Bastian dengan rapi.

"Jangan masak!" cegah Bastian seketika membuat Nisa langsung mencebik, "Kita bisa makan di luar, tidak perlu membawa makanan. Oke!"

Bukan tanpa alasan, Bastian melarang Nisa untuk memasak. Ia hanya kasian kepada pembantu di rumah mama nya kalau sampai membiarkan istrinya memasak. Pernah beberapa waktu lalu, Nisa memasak di Apartemen nya, dan alhasil ia merepotkan Anne karena dapur nya hampir terbakar.

"Baiklah, karena suamiku sudah kaya, banyak uang nya. Jadi aku tidak akan memasak!" kata Nisa mengerlingkan sebelah matanya, "Ayo turun."

Bastian menganggukkan kepalanya, ia menggandeng tangan Nisa dan lekas turun untuk berkumpul di meja makan. Bila mereka di apartment, Bastian sangat jarang sarapan pagi. Karena saat ia berangkat pagi maka Nisa belum bangun dan membuatnya enggan untuk sarapan seorang diri. Bukan tanpa alasan Nisa tidak bisa bangun pagi, itu karena ulah dia sendiri. Sementara di rumah mertua nya, Nisa tidak mungkin malas bangun, walau sebenarnya ia masih sangat mengantuk lantaran ia hanya tidur beberapa jam saja.

Sejak Bastian membangunkan nya jam tiga pagi dan mengajak nya olah raga, nyatanya ia tidak bisa tidur lagi. Mereka langsung mandi dan meneruskan nya di dalam kamar mandi. Meskipun kesal dan terus menggerutu namun Nisa juga tak bisa membohongi diri. Dia juga menyukainya.

"Selamat pagi tante!" sapa Ken pertama kali saat melihat Nisa datang.

"Pagi Ken," balas Nisa tersenyum, lalu ia segera duduk di sebelah Ken.

Semua sarapan dengan di selingi canda dan tawa. Inilah hal yang tidak pernah ia temukan sebelumnya, bahkan di keluarga nya sangat jarang bisa berkumpul dan makan bersama seperti ini. Tapi di keluarga barunya, ia selalu berkumpul dan menghabiskan waktu bersama.

"Nis, kamu belum ada tanda tanda?" tanya mama Irish tiba tiba membuat Nisa langsung menghentikan tangan nya untuk menyuap.

"Mah!" seru Bastian pelan, tangan nya langsung menggenggam tangan Nisa namun matanya menatap sang mama.

"Mama hanya bertanya Bas. Kalian menikah sudah setengah tahun lebih loh. Tapi sampai sekarang—"

"Bastian gak suka arah pembicaraan Mama." ucap Bastian memotong pembicaraan mama nya.

"Waktu itu Kiara dan Kaisar hanya butuh beberapa bulan saja Bas."

"Mah, bisa gak jangan banding bandingin orang! Jangan sampai pertanyaan mama ini buat kami malas datang kesini lagi." Bastian mengajak Nisa untuk beranjak dan pamit pergi.

"Astaga Mama!" Kai juga langsung menegur Mama nya, ia ikt kecewa lantaran mama nya mulai membandingkan Bastian dengan nya.

"Mama kan cuma bertanya Kai. Salahnya dimana sih? heran Mama tuh, kenapa kalian begitu sensitif pagi ini? Tinggal jawab udah atau belum, selesai!" cetus mama Irish menggelengkan kepala.

"Bagi mama sepele, tapi tidak bagi Bastian dan Nisa, enggak Mah! Dan juga, sejak kapan mama mulai mempertanyakan hal seperti ini? Ini bukan sifat mama! harusnya mama tahu, bahwa semua sudah kehendak yang di atas, mau berapa lama pun kita menikah kalau memang Tuhan belum mempercayakan nya maka kita juga belum akan memiliki momongan. Kai kecewa sama Mama!" kata Kai panjang lebar, "Ayo Sayang, kita berangkat?" imbuhnya langsung menggendong Ken dan mengajak nya keluar.

"Astaga, kalian semua kenapa sih? kenapa malah marah sama Mama?" seru Mama Irish frustasi., "Kiara, kamu juga mau ikut nyalahin Mama?"

"Enggak Mah, Kia mau pompa asi dulu, permisi Mah!" Yah, kabur adalah pilihan terbaik, Kia tidak mau ikut salah berbicara. Dan kini, hanya tinggal Mama Irish dan papa Krish lah yang berada di meja makan. Papa Krish juga sama dengan Kai dan Bastian, ia juga sedikit kecewa sama istrinya.

1
Tyas Wahyuni
Luar biasa
Tyas Wahyuni
Lumayan
Nur Janah
lama lama cinta nih bas
lia hahahihi
😭😭😭😭😭😭
lia hahahihi
innalilahi wa innailaihi rojiun 😭😭
lia hahahihi
raraa 😭😭😭😭😭
lia hahahihi
ihhh 🤣🤣🤣🤣
lia hahahihi
turunan papa krish ternyata wkwkwk
lia hahahihi
🤣🤣🤣🤣🤣
lia hahahihi
🤣🤣🤣🤣
lia hahahihi
❤️❤️❤️
lia hahahihi
lah 😂😂
lia hahahihi
pinter Ken 😅
lia hahahihi
😂😂😂😂
lia hahahihi
gantian lah bang KAI
dulu pas kia ngidam kn om Abas yg repot
lia hahahihi
🤣🤣🤣🤣🤣
lia hahahihi
astaga mulutnya situyul 😂😂
lia hahahihi
njirrr ngakak 🤣🤣🤣
lia hahahihi
kelamaan nis keburu karatan tar🤣🤣🤣
lia hahahihi
fix Nisa lagi ngidam
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!