NovelToon NovelToon
Obsesi Gila Tuan Kazarov

Obsesi Gila Tuan Kazarov

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi
Popularitas:935
Nilai: 5
Nama Author: Kiandra_Reinn

Dominic Kazarov.
Seorang pria tampan, dingin, dan berbahaya. Pemimpin kelompok mafia paling ditakuti, sekaligus pemilik perusahaan raksasa DK Company. Semua orang mengenalnya sebagai monster yang tak memiliki belas kasihan.
Namun semuanya berubah setelah pertemuan keduanya dengan seorang gadis muda yang pernah menolongnya saat ia terluka.
Awalnya hanya rasa penasaran. Lalu berubah menjadi ketertarikan. Hingga perlahan menjelma menjadi obsesi yang memabukkan.
Dominic tidak hanya menginginkan gadis itu berada di sisinya.
Ia menginginkan senyumnya, waktunya, hidupnya... bahkan kebebasannya. Dominic memilih cara yang paling kejam untuk mendapatkannya. Sebuah ancaman berdarah ia berikan dengan melukai salah satu teman gadis itu, memaksa sang gadis untuk menyerahkan dirinya kepada pria yang tak ia kenal.
terjebak dalam dunia mafia yang gelap dan berbahaya, sang gadis harus memilih.
Melawan pria yang terobsesi padanya atau menyerah pada cinta seorang monster kejam itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kiandra_Reinn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

"menurut gue juga gitu, kalau lo suka…Lo harus cepat bos nyatain perasaan lo ke dia, kalau lambat takutnya naya keburu diambil orang, lagi"

Kenzo tidak ikut berbicara,menurutnya itu adalah hak bara jadi dia tidak perlu ikut campur apapun termasuk tentang percintaan temannya.

Bara akhirnya tersadar,ia berbalik dan melihat ke dua temannya tadi "bukan urusan kalian" Ia berjalan kembali ke sofa yang yang sudah ada di rooftop tersebut dan merebahkan tubuhnya,memejamkan mata dengan satu tangan menutupi matanya.

Yasa dan Gio langsung terdiam melihat bagaimana Sean bereaksi.

Jam pelajaran pak Dicka akhirnya selesai berbarengan dengan bunyi bell terakhir.para murid akhirnya kembali ke kelas dan mengambil tas mereka, berjalan keluar kelas untuk bergegas pulang.

Ara dan viola sudah pulang lebih dulu karena dijemput supir mereka masing-masing, sedangkan nayara baru akan keluar dari gerbang sekolah saat sebuah motor sport berhenti tepat di sampingnya, ia tentu tau itu siapa, walau lelaki itu menggunakan helm fullface tapi motor dan postur tubuhnya ia kenal.

Kyna mengerutkan keningnya.

"Ayo naik, gue antar pulang" Ujar bara sambil membuka kaca helm nya.

"Nggak! Terima kasih, gue bisa pulang sendiri" Ia terus berjalan melewati bara.

"Gue nggak nerima penolakan jadi ayo cepat naik" .

"Gue bilang nggak ya nggak bar, gue bisa pulang sendiri kok,lo pulang aja duluan sana" Naya kembali menolaknya.

"Mau naik sendiri atau mau gue yang naikin, lo tinggal pilih" Pria itu mulai berbicara dengan sedikit mengancam.

"Sorry tuan Bara yang terhormat gue nggak mau."

"Gue hitung sampai tiga kalau lo nggak naik, gue sendiri yang naikin, satu..."

"Bara,gue nggak mau"

"Dua... " Nayara mulai panik jika benar bara nekat, bisa habis dia jadi bahan gosip sekolah.

"tiga... " Bara sudah bergerak ingin turun dari motornya.

"Oke... Oke... Gue naik" Nayara langsung naik keatas motor bara dengan wajah cemberut.

"Good Girl"

"nyebelin banget sih lo, pake ngancem segala"

Bara hanya tersenyum dibalik helm fullface nya, setelahnya ia mengendarai motor sportnya keluar gerbang sekolah. Semua yang terjadi tadi tidak luput dari tatapan ketiga temannya yang saat itu berdiri di samping motor mereka yang masih berada di parkiran.

"Kan apa gue bilang, bos lo itu sebenernya suka sama naya,cuman kehalang sama gengsi nya aja" Ucap yasa.

"Bos lo, bos lo.... Dia tu bos lo juga nyet,kalau dia tau lo ngomongin dia kek gini..gue yakin lo nggak bakal ditraktir nya lagi." Timpal Gio.

Yasa tertawa kecil "ya makanya lo jangan kasih tau dia, lo kan bestie gue yang paling baik ya nggak" Ia merangkul tubuh sahabatnya itu.

Gio menepis tangan yasa " Ogah" Ia langsung naik ke motor nya.

Yasa cemberut " Nggak asik banget lo nyet"

Kenzo sudah lebih dulu naik ke motor,dan meninggalkan kedua temannya.

Sedangkan di sisi parkiran lain sekolah sekelompok geng wanita melihat yang terjadi digerbang sekolah tadi, ia terlihat sangat marah, mereka adalah anggota dari tim Cheerleader flower . Diketuai oleh stella kusuma dan tiga anggota plus teman terdekatnya indah lestari,Nayla Zafira dan Mahika putri.

"Stella,lo keknya harus ngasih pelajaran deh ke naya, dia udah berani deketin bara" Ucap nayla.

"Bener tuh kasih aja dia pelajaran matematika biar dia pusing stel" Mahika ikut menimpali ucapan nayla dengan polosnya.

Indah dan nayla sangat geram dengan ucapan mahika, oh ayolah mahika, dia bahkan tidak tahu apa yang sedang dibicarakan mereka saat ini.

"Mahika lo diam nggak? nggak usah ikut ngomong, otak lo nggak nyampe kalau diajakin bahas yang serius" Geram indah.

"Nyampe kok ndah, tadikan nayla nyuruh stella untuk kasih pelajaran buat nayara, jadi mahika cuman kasih saran yang bener kok, kan pelajaran matematika cocok untuk naya biar dia pusing, bener kan stel” Ucap mahika dengan polosnya.

Nayla geram. "Eerrghhhh! makin kesel gue kalau ngomong sama otak lo yang bolot ini"

Stella tidak memperdulikan perdebatan temannya,hatinya sudah begitu panas, bagaimana mungkin gadis lain bisa naik ke motor pria yang ia suka tersebut semenjak masuk sekolah ini.

"Berisik lo semua" Stella masuk ke dalam mobilnya dan pergi begitu saja meninggalkan teman-temannya.

Mereka bertiga hanya bisa terdiam melihat bagaimana tingkah stella.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!