NovelToon NovelToon
PORTER: System Override

PORTER: System Override

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Kebangkitan pecundang / Balas Dendam / Fantasi
Popularitas:665
Nilai: 5
Nama Author: VANDEMIC

Apa jadinya jika pahlawan elit Rank-A meregang nyawa di dasar Dungeon hanya karena menenggak sebotol air garam?

Di dunia yang memuja sihir tempur, Arka hanyalah kuli Porter F-Rank. Nyawanya dihargai lebih murah dari selembar poster promosi Vanguard Guild. Tapi para elit arogan itu melupakan satu hukum mutlak: Jangan pernah merendahkan orang yang memegang kunci gudang obatmu.

Berbekal Skill [Logistics Grid], Arka meretas sistem dari dalam. Dia memanipulasi data manifes, menukar ramuan bernilai miliaran rupiah dengan air garam, dan memutus rantai pasokan tepat saat pasukan elit itu terjebak di hadapan bos monster mematikan.

Tanpa perlu mengangkat pedang, Arka membalikkan hierarki dunia Hunter. Saat Mana mengering dan taring monster mengincar leher, para pahlawan palsu itu dipaksa menangis, berlutut, dan menjual seluruh jiwa mereka hanya demi setetes ramuan dari tangan sang Porter.

Sistem telah diretas. Monopoli Grey Underground baru saja dimulai!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon VANDEMIC, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24: Retasan Pita Magnetik

Empat tentara bayaran itu berdiri dengan postur kaku di depan pintu baja bunker beton. Senapan serbu laras pendek tergantung di dada mereka, sementara mata mereka memindai lautan kontainer di Sektor 3 dengan kewaspadaan predator.

Arka bersembunyi di balik tumpukan palet kayu berjamur, berjarak lima belas meter dari mereka. Setiap kali ia mengambil napas, kain kanvas dari seragam curiannya bergesekan dengan luka bakar terbuka di dadanya. Getah bening dan darah segar kembali merembes, membuat kemeja kuli itu lengket. Perihnya bagai disiram cairan asam berulang kali.

"Kau tidak bisa melawan mereka, Bos," bisik siluet Bram yang berjongkok di sebelahnya, mengembuskan asap rokok imajiner ke udara pelabuhan yang berbau ozon dan garam. "Satu tembakan, dan kau akan kembali ke Sektor 4 di dalam kantong mayat."

Arka menutup matanya, menahan gemeretak giginya. Halusinasinya benar. Fisiknya terlalu hancur untuk bertarung. Ia harus menggunakan senjata satu-satunya: kelicikan logistik.

Di depannya, sebuah Automated Guided Vehicle (AGV)—kendaraan pengangkut tanpa awak berbentuk datar—melintas membawa kontainer seberat belasan ton. Mesin bertenaga baterai raksasa itu bergerak tanpa suara. Arka memperhatikan ke bawah. AGV itu tidak dikendalikan oleh satelit, melainkan mengikuti pita magnetik kuning setebal tiga sentimeter yang direkatkan dengan kuat di atas lantai aspal pelabuhan. Garis pita itu membentang lurus, berjarak sekitar lima meter melewati depan bunker penjaga.

Jika AGV raksasa itu berbelok keluar dari jalurnya dan menghantam gardu listrik tepat di sebelah bunker...

Berapa sudut kelengkungan pita yang kubutuhkan untuk membelokkan massa seberat dua puluh ton pada kecepatan lima belas kilometer per jam? Jika gaya sentrifugalnya melebihi...

BZZZZZT!

Pangkal leher Arka seperti disengat listrik tegangan tinggi. Pandangannya langsung memutih. Ia menggigit bibirnya hingga robek, memaksa saraf-saraf kepalanya berhenti melakukan kalkulasi fisika rumit. Neural Feedback-nya bereaksi brutal karena kelelahan ekstrem.

"Jangan hitung..." rintih Arka dalam hati. "Kira-kira saja. Pakai insting."

Arka memperhatikan jadwal kedatangan AGV berikutnya dari blok penyortiran. Sekitar dua menit.

Memanfaatkan suara bising dari derek gantry yang sedang beroperasi di blok sebelah, Arka merayap keluar dari tempat persembunyiannya. Ia menempelkan perutnya ke aspal pelabuhan yang basah dan berminyak. Setiap inci pergerakannya memaksa otot dadanya meregang, mengelupas kembali keropeng lukanya. Keringat dingin mengucur deras di balik masker respiratornya.

Ia mencapai pita magnetik kuning di tengah jalur. Dengan tangan gemetar yang masih dipenuhi luka sayatan teritip, ia merogoh saku coverall-nya dan mengeluarkan alat cungkil baja milik kuli sebelumnya.

Ia menusukkan alat itu ke bawah pita magnetik, mencongkelnya dari aspal. Perekat industri pita itu sangat kuat. Arka harus mengerahkan seluruh sisa tenaga di lengannya, mengertakkan gigi hingga rahangnya terasa mau pecah.

SRAAAK!

Pita magnetik itu terkelupas sepanjang dua meter. Napas Arka terengah-engah hebat, dadanya serasa terbakar api neraka. Dengan panik, ia menarik ujung pita itu dan merekatkannya kembali ke aspal dengan arah melenceng tajam—langsung mengarah ke pilar baja gardu listrik di samping bunker.

Retasan fisik selesai.

Arka segera berguling kembali ke balik tumpukan palet, tepat saat sebuah AGV raksasa beroda enam muncul dari tikungan, mengangkut kontainer baja seberat dua puluh ton.

Empat penjaga di depan bunker tidak memperhatikan pita kuning di aspal. Mereka terlalu fokus mengawasi manusia.

Mesin AGV itu bergerak konstan. Sensor optiknya membaca pita magnetik di lantai. Ketika mencapai titik yang diubah Arka, sensor kendaraan itu dengan patuh berbelok tajam mengikuti garis kuning baru.

Ban karet raksasa itu berdecit memekakkan telinga karena perubahan sudut yang ekstrem. Massa dua puluh ton kontainer itu tidak bisa dihentikan.

"Awas! Kendaraan kehilangan kendali!" teriak salah satu penjaga, menunjuk ke arah monster baja yang tiba-tiba melesat ke arah mereka.

KRAAAANG!!!

AGV itu menghantam pilar gardu listrik di samping bunker dengan kekuatan penuh. Kontainer di atasnya terguling, menghancurkan beton dan memutus kabel tegangan tinggi. Bunga api listrik meledak ke udara seperti kembang api kematian. Ledakan trafo menciptakan suara gemuruh yang menggetarkan isi dada, disusul oleh kepulan asap hitam pekat dan debu beton yang membutakan pandangan.

"Perimeter bobol! Amankan kargo! Panggil tim pemadam darurat!" teriak komandan penjaga. Keempat tentara bayaran itu langsung berlari menembus asap menuju sumber ledakan, mengira itu adalah serangan sabotase berdaya ledak atau kecelakaan fatal.

Pintu baja bunker itu kini tak terjaga, tersembunyi di balik tabir asap tebal.

Dengan sisa-sisa kesadaran yang menipis akibat rasa sakit dan syok, Arka memaksakan dirinya berdiri. Menyeret kakinya yang mati rasa, ia berjalan menembus hujan abu dan bunga api listrik, mendorong tuas pintu bunker yang berat, dan menyelinap masuk ke dalam jantung rahasia Sitorus.

***

**[AUTHOR NOTE]Inilah yang terjadi kalau kalian meremehkan ahli logistik analog! Arka nggak butuh laptop atau virus komputer buat meretas pelabuhan canggih, dia cuma butuh mencongkel pita magnetik di lantai untuk mengubah jalur truk raksasa seberat 20 ton! Tabrakan epik ini akhirnya bikin para penjaga panik dan meninggalkan pos mereka. Arka berhasil masuk ke dalam bunker! Tapi... apa sebenarnya isi buku besar (ledger) Sitorus di dalam sana? Dan bagaimana Arka yang sudah nyaris pingsan karena luka bakarnya bisa keluar dari sana hidup-hidup?

1
Hunter S
keren bangetttt aku bakal baca terus
Hunter S
Berat sekali untuk arka, mungkin banyak kejutan setelah nya
Hunter S
Sebagai penyuka genre system dan MC pintar, ini novel sangat keren di plot dan karakter yang lokal, please mangatoon jadikan ini karya ekslusif, karena di platform yang genre boys tab sangat sedikit
VANDEMIC: Dukung terus novel ini dengan membaca dan masukan kedalam rak buku
total 1 replies
Hunter S
aku pengen skuad elit ngerasain akibat nya❌
Hunter S
lanjut 😍
Roses
sumpah ini cerita nya bikin deg degan banget, keren.
Roses
kejam banget sih ini 😭
VANDEMIC: 😈
Terimakasih atas dukungannya nanti kan setiap perjalanan arka yang lebih berdarah-darah.

vandemic-
total 1 replies
Roses
Arka😭
Roses
kalau aku jadi arka aku bakalan hopeless banget😭
Roses
kasian arka 🙂‍↕️
Roses
Ditunggu lanjutannya abangku
Roses
Paraah kece
Roses
Lanjutkan thoorr kereen💪
Roses
Ketika scroll tidak sengaja lihat cover yang mengintimidasi 😱 langsung aja gasskeen karena jarang banget novel yang dari segi plot cerita nya bagus gini jadi makin penasaran.
kalian harus pada baca kawan kawan yang suka manga atau manhwa, please kepada editor mangatoon/noveltoon angkat ini jadi karya di platform ini karena di platform ini banyaknya cerita percintaan perempuan saja
Semangat thoorr😼
VANDEMIC: Terimakasih atas dukungannya kak, pastikan masuk rak buku dan jadi novel favoritmu!
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!