NovelToon NovelToon
Lima Sekawan: Pertarungan Memperebutkan Takhta Kekaisaran

Lima Sekawan: Pertarungan Memperebutkan Takhta Kekaisaran

Status: tamat
Genre:Cintamanis / System / Cinta Seiring Waktu / Persahabatan / Cinta Murni / Romansa / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:11.8k
Nilai: 5
Nama Author: SJ K.R.Y

Dunia dimana yang kuat yang menjadi raja dan yang lemah ditindas serta dihina. Kisah ini menceritakan perjalanan hidup Lima sekawan dalam melawan kekuatan jahat milik Tuan Putri Quinella Valencia de Harvest, yaitu bibi dari Putri Mahkota Kerajaan Harvest. Di dunia ini tidak hanya mengandalkan kekuatan dan kekayaan saja, tapi juga mengandalkan Panggilan Sistem (System Call). Dapatkah Putri Mahkota beserta teman-temannya mengalahkan Tuan Putri Quinella beserta keluarganya, dan mendapatkan kembali haknya sebagai pewaris tahta yang sah, lalu bagaimana nasib keluarga Tuan Putri Quinella? Mari kita simak cerita ini bersama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SJ K.R.Y, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 27: Penangkapan Marquess Glazer.

"Disana!" Teriak salah satu prajurit yang melihat adanya segerombolan serigala dan orang-orang yang membawa beberapa senjata.

"Semuanya bersiap untuk bertarung!!" Teriak Duke Broglie pada seluruh pasukan dengan keadaan yang bersemangat.

"Siapa kalian? Apa mau kalian, sampai datang ke kota yang hancur ini?!" Teriak salah satu orang yang memiliki rambut berwarna merah dan mata berwarna hitam di antara orang-orang yang muncul dari dalam hutan bersama para serigala.

"Kami datang dari ibukota dan kami ingin bertemu dengan Marquess Glazer segera!" Ucap Duke Muda Verita sambil melompat turun dari kudanya.

"Marquess Glazer? Hhmmm... Baiklah ikuti aku." Ucap orang tersebut sambil berjalan mendahului Duke Muda Verita, Duke Broglie, Grand Duchess Yuuki, Duke Paddington, Grand Duke Everest.

"Tok tok tok.... Ketua ini saya." Ucap orang yang berambut merah tersebut.

"Masuk. Bagaimana apa ada sesuatu yang terjadi hari ini?" Tanya ketua dari kelompok orang-orang yang membawa serigala tersebut.

"Ketua, di depan ada orang-orang dari ibukota yang ingin bertemu dengan anda." Ucap orang yang berambut merah tersebut.

"Orang-orang dari ibukota katamu?" Tanya ketua dari kelompok itu.

"Ya, haruskah kita usir saja mereka?" Tanya orang yang berambut merah itu.

"Tidak, suruh mereka untuk masuk." Ucap Ketua kelompok tersebut.

"Baik, ketua. Kalau begitu saya izin undur diri terlebih dahulu." Ucap orang yang berambut merah itu.

"Baiklah." Ucap ketua dari kelompok tersebut.

"Ketua kami telah mengizinkan kalian untuk masuk, tapi hanya perwakilan dari kalian saja yang diperbolehkan untuk masuk kedalam." Ucap orang yang berambut merah itu kepada orang-orang yang datang dari ibukota kekaisaran.

"Baiklah, saya, Grand Duchess Yuuki, Grand Duke Everest dan Duke Paddington yang akan bertemu dengan ketua kalian, sisanya tetap disini dan awasi sekitar." Ucap Duke Muda Verita memberi perintah kepada para pasukannya.

"Baik, komandan." Ucap para pasukan.

Setibanya di tenda tempat ketua dari orang-orang yang membawa serigala tadi.

"Tok, tok, tok... Ketua orang-orang dari ibukota ada didepan, merek ingin bertemu dengan anda." Ucap orang yang berambut merah itu.

"Baiklah, suruh mereka untuk masuk." Ucap ketua dari kelompok tersebut.

"Baik, ketua." Ucap orang yang berambut merah tersebut sambil keluar dari tenda ketuanya dan menyuruh mereka berempat untuk masuk kedalam.

"Salam semuanya, sebelumnya perkenalkan saya adalah Dorothy ketua dari Hidden Wolfs Group. Jadi ada urusan apa penduduk ibukota datang kemari, ke desa yang bahkan tidak pernah diurus oleh pemimpinya sendri?" Tanya Dorothy selaku ketua dari Hidden Wolfs Group saat ini.

"Kami semua kesini ingin bertemu dengan Marquess Glazer." Ucap Duke Broglie secara tegas.

"Maafkan kami, tuan tapi kami tidak bisa memberitahukan kepada kalian dimana tempat, Tuan Marquess berada sekarang." Ucap Dorothy menolak dengan tegas.

"Kau berani menentang perintah Kaisar?" Tanya Duke Broglie senada meninggikan suaranya sambil menunjukkan buktinya berupa surat perintah yang ditulis sendiri oleh Baginda Kaisar.

"Oh tuhan, ma-maafkan saya Yang Mulia Duke Broglie. Sa-saya akan segera mengantarkan anda sekalian untuk menemui Tuan Marquess." Ucap Dorothy sambil gemetar ketakutan.

"Baiklah, silahkan pimpin jalannya, Nyonya." Ucap Duke Muda Verita sambil mengikutinya dari belakang dan disusul oleh keempat Duke dan Grand Duke tepat dibelakangnya.

Setelah ketua dari Hidden Wolfs Group menyetujui permintaan mereka, akhirannya ketua dari kelompok tersebut membawanya untuk menemui Marquess Glazer yang sedang bersembunyi di ruang bawah tanah miliknya.

""Marquess Glazer, atas perintah Yang Mulia Kaisar, anda ditahan karena mencoba melakukan pengkhianatan terhadap Kekaisaran Harvest." Ucap Duke Broglie sambil menunjukkan surat perintah dari Baginda Kaisar Vettel.

"Melakukan pengkhianatan? Saya tidak melakukan apapun, untuk apa saya melakukan pengkhianatan. Apa anda punya bukti bahwa saya berkontribusi dalam pengkhianatan tersebut, Duke Broglie??" Tanya Marquess Glazer sambil berusaha melepaskan diri dari genggaman para prajurit yang dibawa oleh Duke Broglie.

"Anda bisa menjelaskannya kepada Yang Mulia saat kita tiba di Istana Kekaisaran nanti." Ucap Duke Broglie sambil menyeret Marquess Glazer secara paksa.

Setelah menangkap Marquess Glazer Duke Broglie dan beberapa petinggi negara lainnya langsung kembali ke ibukota kekaisaran. Di dalam perjalanan karena hari sudah mulai malam merekapun menyempatkan diri untuk singgah sebentar di sebuah penginapan yang tidak begitu mewah. Kemudian saat pagi tiba setelah mereka semua sarapan mereka pun langsung melanjutkan perjalanan mereka menuju Istana Kekaisaran.

Di alun-alun kota, beberapa menit sebelum para petinggi Kekaisaran datang...

"Hei, kalian dengar katanya Marquess Glazer telah di tangkap oleh para petinggi!!" Teriak seorang wanita muda kepada teman-temannya.

"Waahh?! Benarkah itu?" Sahut temannya.

"Tentu saja, bahkan aku dengar katanya yang menangkap Marquess Glazer itu adalah Duke Broglie." Sahut temannya yang satu lagi.

"Apa?! Duke Broglie? Bukankah beliau baru saja kehilangan istrinya beberapa hari yang lalu? Bagaimana bisa Baginda Kaisar malah mengirim seseorang yang seharusnya sedang dalam masa berkabung atas kematian istrinya malah di perintahkan untuk melakukan penangkapan terhadap Marquess Glazer?" Ucap temannya yang satu lagi tanpa menghiraukan dimana dia berada.

"Ssttt!! Jaga ucapanmu! Kita saat ini sedang berada di ibukota Kekaisaran bukan di pedesaan tempat tinggal kita, kalian paham?!" Tegas temannya yang tadi memulai percakapan.

"Heemm baiklah." Ucap teman-temannya malu.

"Hei lihat itu, bukankah itu Para Petinggi Kekaisaran?" Tanya temannya sambil melihat dua kereta kuda dengan lambang keluarga kekaisaran.

"Waahh, benar itu para petinggi Kekaisaran. Lihat itu, itu Duke Muda Verita." Ucap temannya sambil berdecak kagum.

"Aaaa!!! Duke Muda Verita memang yang paling tampan diantara para petinggi lainnya." Teriak mereka semua.

Setibanya di Istana Berkouli...

"Yang Mulia, Duke Muda Verita beserta para petinggi yang lainnya ingin bertemu dengan anda segera." Ucap kepala pelayan Istana Berkouli kepada Baginda Kaisar.

"Baiklah, bilang pada mereka aku akan segera menemui mereka di ruang singgasana." Ucap Baginda Kaisar sambil menyelesaikan beberapa lembar dokumen lagi.

"Baik, Baginda." Ucap kepala pelayan sambil berjalan keluar.

Setibanya di Ruang Singgasana...

"Salam kepada Matahari Kekaisaran, semoga berkat dan rahmat Dewi Stacia selalu menyertai anda." Ucap Para Petinggi memberi salam dan hormat kecuali Duke Broglie.

"Baiklah, bagaimana apa kalian sudah berhasil menangkap Marquess Glazer?" Tanya Baginda Kaisar.

"Sudah Yang Mulia, sekarang Marquess Glazer sedang di interogasi oleh Duke Broglie." Ucap Grand Duchess Yuuki secara tetap menundukkan kepalanya.

"Tidak perlu, biar aku saja yang mengintograsinya langsung." Ucap Baginda Kaisar.

"Tapi Baginda..." Teriak para petinggi tidak terima.

"Tak apa, suruh dia masuk, dia bukan apa-apa kalau borgol ditangannya tidak lepas." Ucap Baginda Kaisar dengan percaya dirinya.

"Baiklah kalau begitu, Baginda. Bawa masuk Marquess Glazer sekarang." Ucap Duke Paddington kepada penjaga yang berjaga di depan pintu masuk.

1
Bryand 😎🎤🎧
bagus banget
Nakahara Freya
bagus sekali aku suka ceritanya
Megantrow
mantul
Nakahara Freya
ada Athy jga lho bkn hnya lilian doang
ASA
Wah ... fantasi. Selalu amaze sama author yang bisa buat cerita fantasi. Terlebih lagi kolosal.

Sukses terus Thor ... Salam kenal dari saya, Aulia 🥰
Duwi Hariani
next tor

aku beri vote bunga like n fav


salam. dari istri yang bisu 🙏
Duwi Hariani
lanjut torr
Triple.1
ada Lily disini ...
Ilmara
semangat kak
Sebutir Debu
sebutir debu hadir ya kakak
Hajime Nagumo
done like komen give fav, vote, dan rate 5 ya
Hajime Nagumo
hai kak salam kenal, aku mampir
Yukity
Hai aku mampir nih..
semangat ya
Follow ig : tinatina3627
mampir kak caca kalau berkenan ke novelku juga
Follow ig : tinatina3627
mampir kakak caca aku sudah like favorite sama vote dan bunga yah kak.
Caca Merica
Aku mampir kak... Semangattt yaaa......
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪❤❤❤❤❤❤
R⃟•Dinaa
lanjut
R⃟•Dinaa
aku mampir kak..salken dr diana.
Lady Rose🌹
semangat bestie😊👍🏻
Lady Rose🌹
hebat, semangat yw(≡^∇^≡) bestie😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!