.
" bunda aku najwa melihat ayah bawa tante seksi masuk kamar kemarin. " cerita najwa pada bunda nya naura.
naura terkejut dengan ucapan sang putri, anak yang berumur 4 tahun itu menceritakan apa yang dia lihat.
" terus apa yang mereka lakukan di sana sayang. " tanya naura.
" najwa melihat ayah naik di tubuh tante itu mereka tidak menggunakan baju bunda. " kata najwa.
" waktu tante itu datang siapa aja di rumah. " tanya Naura dengan lembut.
" semua orang ada kok bunda.. tapi nenek dan kakek tidak marah liat ayah bawa tante itu di bawa masuk kamar sama ayah. " cerita najwa kembali.
ternyata benar yang di ucap kan teman-teman nya kalau suaminya berhianat pada nya..
" astaghfirullah aku tidak menyangka mas Bram tega menghianati aku padahal selama ini aku sudah setia dengan nya. " batin Naura..
Di balik senyum cantik nya itu banyak hal yang naura simpan baik tentang jati dirinya maupun yang lain. akan kah banyak rahasia yang terungkap.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariyanteekk09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 13
"Dokter Naura ini sangat gawat sekali, mobil yang menghantarkan obat-obatan belum tiba di sini" kata deon salah satu pekerja di klinik Naura.
"Kok bisa, apa kamu sudah menghubungi mereka" tanya Naura.
"Sudah dokter tapi hp mereka tidak aktif.. Padahal obat-obatan kita sudah banyak menipis. Gimana ini Buk dokter".
"Pasti tidak ada yang beres, ada orang yang mencegat mobil itu" tebak naura.
Tiba-tiba datang seorang ibu-ibu ke ruangan Naura dengan marah-marah.
"Anda harus bertanggungjawab dokter, kok bisa kasih suami saya obat yang sudah kadaluarsa sih" marahnya sambil menunjuk Naura.
"Ibu tenang dulu, mana mungkin pihak klinik kasih ibu obat yang kadaluarsa sih. Coba ibu cek kembali" kata deon.
"Kalau tidak percaya ini obat nya, silahkan kalian lihat sendiri" ibu itu melempar obat yang di berikan oleh salah satu perawat.
Deon dan Naura melihat obat itu dan terkejut, obat itu sudah tidak di pergunakan lagi.
"Ini sangat aneh dokter dion, kenapa bisa ada obat seperti ini. Buk siapa yang menangani suami ibu" tanya Naura.
"Dokter cantika".
" ayok kita temui dokter cantika dan cari tahu semuanya ini dan dokter deon cari tahu kenapa mobil yang mengantarkan obat itu belum tiba sampai sekarang " perintah Naura.
"Baik dokter Naura" mereka bersama-sama keluar dari ruangan Naura.
Obat kadaluarsa yang di berikan pada pasien pun sudah terdengar ke semua orang yang ada di klinik itu, mereka langsung mengecek obat-obatan milik keluarga nya.
Seseorang merekam semua kejadian itu dan mengirim nya ke bos nya.
"Hallo bos semua aman terkendali, tentang obat kadaluarsa itu sudah menyebar di klinik.. Mobil yang mengantarkan obat pun belum datang sampai sekarang" lapornya.
"Bagus, terus pantau keadaan di sana bila perlu buat suasana semakin panas".
"Bos tenang aja".
" hahahaha tamat lah kamu sekarang adik ku sayang, klinik mu akan jadi sepi dan nama mu tercoreng " oceh nya.
Orang itu adalah kevin, dia sudah sangat dendam dengan adik kandung nya sendiri.. Sebenarnya dari dulu kevin sangat iri dengan kepintaran Naura.
Saat Naura punya cita-cita ingin jadi dokter kevin pun kuliah ambil jurusan dokter juga supaya kelak Naura bisa numpang tenar di dirinya dan Naura bekerja di bawah naungan nya.
Dari dulu kevin selalu ingin bersaing dengan adik bungsu nya itu karena Naura selalu jadi kebanggaan semua orang sedang diri tidak pintar-pintar amat.. Di antara mereka hanya kevin yang punya otak tidak terlalu pinter ketimbang gibran dan Naura.
Kenapa kevin tidak iri dengan kepintaran gibran karena gibran tidak pernah tinggal dengan mereka dari dulu. Gibran tinggal dengan kakek neneknya dari sang mommy dan kedua orang tua itu tidak pernah memamerkan apapun tentang kepintaran gibran.
"Setelah Naura hancur aku akan membuat karir gibran hancur juga dalam dunia penerbangan.. Siapa suruh mereka lebih dari aku" batin kevin.
Kevin sudah tidak perduli dengan rumah sakit nya lagi.. Kini rumah sakit itu benar-benar tidak terpakai lagi. Kevin lebih fokus dengan bisnis showroom mobil nya.
_____
"Gimana apa kalian sudah mendapatkan penyebab mobil obat-obatan itu belum sampai klinik?" Tanya deon.
"Sudah tuan dion, mobil itu sengaja di cegat oleh suruhan dokter kevin saudara dokter Naura sendiri" jelasnya.
"Dari mana mereka tahu tentang pengiriman obat-obatan itu".
"Gudang penyimpanan obat-obatan itu kan milik keluarga dokter Naura juga. Pasti ada salah satu pekerja yang berpihak ke dokter kevin".
" apa kalian merekam pengakuan mereka ".
" ada tuan, kami kirimkan sekarang juga " ucap anak buah deon.
*******
Dokter cantika apa dokter yang menangani suami ibu ini" Tanya Naura.
"Betul dokter, emang ada apa ya".
"Ibu ini komplen karena di kasih obat yang sudah tidak terpakai lagi" Naura menyerahkan obat itu pada dokter cantika.
Dokter cantika mengambil obat itu dan melihat nya dengan sangat detail.
"Tunggu deh dokter Naura, ini bukan obat yang saya resep kan untuk suami ibu ini tapi kok aneh,, siapa yang kasih ibu obat ini" Tanya dokter cantika.
"Kamu yakin dok".
" yakin banget dokter Naura, gak mungkin saya lupa resep obat yang saya kasih sama pasien " ucap nya dengan penuh keyakinan.
"Siapa yang kasih ibu obat ini" Naura bertanya kembali.
"Itu dokter suster risma" jawab ibu-ibu itu.
"Baik Buk kami akan selidiki masalah ini sebagai permintaan maaf saya, ibu tidak di beban kan untuk membayar".
"Maksud Buk dokter, ini gratis buat suami saya".
" ya Buk. Ibu tidak perlu membayar biaya rumah sakit ".
"Terimakasih Buk dokter kalau begitu saya permisi dulu" pamit ibu-ibu itu.
"Atas dasar apa Risma berikan obat itu, ini perlu di selidiki".
" kita lihat CCTV aja dokter Naura, kalau kita bertanya sama Risma pasti tidak mau ngaku " usul cantika.
Kedua dokter cantik itu pun langsung menuju ruang CCTV dan di lorong bertemu dengan dokter deon.
"Dokter Naura aku mau bicara penting dengan mu".
"Nanti aja dokter deon, aku dan dokter cantika mau menuju ruang cctv dulu untuk mengecek sesuatu" terang Naura.
Dion pun ikut kesana dan langsung melihat CCTV, dia melihat Risma bertemu dengan seseorang yang Naura begitu kenal dan melihat Risma mengambil obat yang sudah kadaluarsa itu lalu di berikan pada pasien.
Setelah mengambil bukti itu mereka bertiga pun pergi dari sana.. Dokter cantika pamit untuk melanjutkan mengobati pasien.
"Apa dokter Naura kenal perempuan yang sama Risma bicara?".
" kenal banget dokter deon, dia adalah kakak ipar ku istri dokter kevin. Aku tidak nyangka mereka melakukan ini ".
" Aku juga dapat bukti,mobil obat-obatan itu di cegah sama anak buah dokter kevin juga" ucap deon.
"Astaghfirullah sebegitu jahat nya kak kevin.. Dia benar-benar ingin membuat klinik ini hancur" Naura tidak habis pikir.
Seorang kakak kandung sendiri tega menghancurkan adiknya sendiri karena tidak suka dengan kesuksesan keluarganya yang lain.
"Boleh Aku minta bukti itu, Aku akan bikin perhitungan dengan kak kevin. Kali ini dia benar-benar keterlaluan banget" Naura sangat marah.
Deon pun menyerahkan bukti yang di kirim oleh anak buahnya pada Naura. Hari ini Naura sangat capek dan ingin pulang cepat.
"Kalau butuh apa-apa jangan sungkan hubungi Aku" pesan Deon.
"Baik dokter Deon, terimakasih dan Aku pulang duluan".
"Kasihan sekali dokter Naura, musuhnya bukan orang luar tapi keluarga nya sendiri" Deon melihat Naura yang sudah jauh dari hadapan nya.
Naura besok akan berkunjung ke rumah orang tuanya untuk membicarakan masalah ini, mereka harus tahu kelakuan kakak pertamanya itu.
..
apa lg kluarga mrstui....