Hiatus
Balas dendam memang dapat memuaskan hatimu, tapi itu tidak mengubah keadaan menjadi lebih baik.
Kesalahan orangtua dimasa lalu berimbas pada kisah percintaan yang sudah terjalin.
Seguel dari kisah "TERPAKSA MENIKAH"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vanzhuella annoy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 27
🍀🍀🍀
Vino menatap dengan penuh ejekan karena mendengar sangkalan dari sang Adik.
"Kamu lupa pada saat kejadian pembunuhan terhadap calon istrimu? kamu membenci wanita itu bukan? sama apa yang aku lakukan sekarang. Aku membenci mereka, bahkan sangat dendam" ucap Vino tertawa kecil.
"Jangan Kakak samakan, ini masalah dan kejadiannya beda. Karena kejadian itu dilihat banyak orang, bahkan buktinya sangat kuat membuktikan dia pelakunya. Sedangkan Kakak hanya mengetahui lewat sebuah informasi. Kadang informasi yang kita dapatkan tidak sesuai dengan kenyataan, bahkan yang yang terjadi didepan mata kita sendiri. Dunia ini kejam! banyak orang diluaran sana yang iri atau apalah, dan memperalat seseorang, sehingga terciptalah saling adu domba agar sasaran terjatuh" ucap sang Adik panjang lebar.
"Apa Kakak tau masa lalu Daddy dan Mommy? Sky yakin Kakak tidak mengetahuinya" pria tampan memiliki IQ diatas rata-rata menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskan secara perlahan, sorot matanya menerawang jauh. Rasanya ia tidak mampu menceritakan masa lalu orang tuanya, tapi terpaksa agar Kakak bodohnya ini mengerti.
"Kakak tau, dulu Daddy dan Mommy berpisah begitu lama" ucapnya karena hanya itu yang ia ketahui.
"Apa Kakak tau penyebab dari perpisahan Daddy, Mommy? tidak bukan? ini Sky ceritakan"
"Daddy dan Mommy dijodohkan oleh Opa, Oma, Kakek, Nenek kita, padahal keduanya belum saling kenal. Sejak kecil mereka sudah sepakat menjodohkan Daddy dan Mommy, apalagi salah satu organ tubuh Mommy di donorkan pada Daddy, sejak keduanya masih kecil. Sebagai hutang budi Opa dan Oma sehingga menjodohkan mereka berdua, seperti kesepakatan mereka akan dipertemukan setelah Mommy berusia 25 tahun. Pernikahan itu terpaksa disetujui oleh Daddy dan Mommy, karena keduanya tidak bisa menolak keinginan orang tua masing-masing. Padahal saat itu Daddy sudah memiliki kekasih bahkan lebih dari kekasih, sedangkan Mommy masih sendiri bisa dikatakan tidak memiliki kekasih.
Pernikahan yang tidak diinginkan/TERPAKSA MENIKAH terjadi juga dengan ada beberapa persyaratan dari keduanya tanpa sepengetahuan Opa, Oma, Kakek dan Nenek. Sudah sah menjadi sepasang suami-istri tapi Daddy masih saja menjalin hubungan dengan kekasihnya, bahkan tidak segan membawanya dihadapan Mommy" ucap Sky dengan mata memerah, ia tidak mampu membayangkan bagaimana perasaan sang Mommy pada waktu itu. Sedangkan Vino sangat menyimak, ia merasakan sesak di dadanya, tidak menyangka jika hubungan Daddy dan Mommy dulu seperti yang diceritakan sang Adik.
"Hmmm sampai suatu saat hal yang tidak seharusnya terjadi akhirnya terjadi, Daddy melakukannya. Sehingga Mommy dinyatakan hamil, tapi Mommy tidak pernah menyesali jika janin itu tumbuh di rahimnya. Mommy memberitahukan hal itu pada Daddy, apa Kakak tau apa yang dikatakan Daddy? " Vino mengelengkan kepala, Sky menenangkan perasaannya sejenak.
"Daddy menyuruh Mommy mengugurkan kandungannya karena sampai kapanpun Daddy tidak mengakui kami sebagai anak-anaknya. Apakah Sky harus dendam sama Daddy? awalnya memang sampai Sky menjaga jarak dan mendiamkan Daddy, tapi melihat perjuangan/usaha Daddy hati ini luluh begitu saja. Sky dapat melihat sorot mata terpancar rasa penuh cinta terhadap Mommy dan kepada anak yang pernah ingin dibunuhnya"
"Kakak tau siapa orang ketiga diantara mereka? dunia ini begitu sempit" ucapnya tertawa kecil membayangkannya, sedangkan kening Vino mengerut melihat sang Adik terkekeh kecil.
"Orang ketiga itu adalah Mami Clara" lirih Sky dengan bibir bergetar.
Deg
Mulut Vino menganga dan matanya membulat mendengar ucapan sang Adik, ia tidak menyangka jika hal itu terjadi.
"Bagaimana bisa? sedangkan Mommy dengan Mami Clara berhubungan baik, bahkan sudah seperti saudara sendiri" ucap Vino tidak yakin.
"Ceritanya panjang! intinya Mami Clara perusak rumah tangga Daddy dan Mommy. Seharusnya Sky dendam kepada Mami Clara, bahkan kepada keluarganya. Tapi Sky sadar jika itu tidak menyelesaikan masalah, dimana tali persaudaraan yang telah terjalin dengan baik. Karena dibalik peristiwa itu mungkin ada alasan tertentu bagi Mami Clara. Mami Clara sendiri yang menceritakan semua perbuatannya dimasa lalu, Sky juga menanyai langsung pada Mommy" ceritanya panjang lebar.
"Sky hanya khawatir jika Pelangi mengetahui rahasia ini, dia pasti akan kecewa bahkan membenci Mami Clara bahkan Morel. Sky yakin Pelangi memiliki rasa dendam seperti Kakak, dan memutuskan hubungan dengan kekasihnya dan seluruh anggota keluarganya. Karena Kakak sendiri juga tau, kami terlahir tanpa seorang Daddy mendampingi, bahkan tidak mendapatkan kasih sayang yang lengkap. Di hina, direndahkan, bahkan diserukan dengan kata anak haram! itu sangat membekas di hati Sky sampai sekarang Kak karena semua itu terjadi didepan Mommy, dimana Sky melihat air mata kesedihan Mommy" sekarang pria tampan itu tidak dapat menahan tangisnya, ia kembali teringat pada masa lalu itu. Ia dan sang Adik kembarnya dipermalukan dan diolok-olokan didepan banyak orang, pada saat perlombaan melukis dibangku sekolah dasar.
"Maka dari itu jangan sampai buah hati Kakak nantinya mengalami seperti yang kami alami. Sakit dan sedih Kak, kita terlahir tanpa orang tua yang utuh sampai bertahun-tahun. Jangan sampai Kakak menyesalinya seperti penyesalan Daddy pada waktu itu, karena semua wanita itu berbeda. Bersyukurlah Daddy memiliki istri malaikat seperti Mommy, karena tidak semua wanita mau menerima kembali. Tapi lihatlah Daddy dan Mommy sekarang, hidup bahagia selamanya. Intinya yang baik kita contohi, dan yang tidak patut dicontoh jangan diikuti" Sky mengeluarkan isi hatinya dengan tatapan sendu.
"Daddy dan Mommy memang digaris takdirkan berjodoh, tapi kisah cinta mereka mencapai itu tidaklah gampang. Dunia ini begitu sempit! bayangkan saja janji yang pernah mereka buat dimasa kecil sudah terjawab. Daddy dan Mommy menikah seperti yang mereka janjikan dimasa kecil, bahkan keduanya menamai diri masing-masing dengan nama SKY-PELANGI"
Vino tidak bergeming, ia ikut terisak mendengar kisah kehidupan kedua orang tua angkatnya. Ia begitu polos sehingga tidak tau apa-apa pada saat itu, padahal ialah yang selalu ada disamping Mommy saat itu.
"Sam, keruangan sekarang juga" ucapnya dalam sambungan telepon.
Tidak menunggu lama Sammy masuk dalam ruangan, dimana ia melihat kedua pria tinggi dan tampan duduk dengan saling membuang pandangan.
"Hmmm jika begitu kau saja yang handel semuanya, aku sudah tidak berselera lagi dalam ruangan ini. Aku tunggu diluar sana" sindirnya dan bangkit dari duduknya.
"Hmmm ingat Kak jangan bermain api! aku yakin Kakak belum menceraikan Kakak ipar, jadi jangan bermain api dengan wanita lain. Terlebih lagi sudah tersemai benih cinta kalian" setelah mengatakan hal itu Sky keluar dari ruangan, meninggalkan kedua pria yang menatapnya dengan sorot mata berbeda.
"Sok tau kamu" gumam Vino yang masih dapat didengar oleh Sammy dengan mengepalkan tangannya. Vino mengusap wajah frustasinya.
# Flashback On #
Tok.... tok....
"Masuk" ucap Vino dari dalam, karena ia mengira sang Adik yang akan datang. Ia tidak akan sembarangan menyuruh tamu masuk keruangan Direktur.
"Selamat siang Dokter" ucap wanita tersebut, mendengar sapaan dari seorang wanita Vino menghentikan pekerjaannya sejenak dan menatap wanita itu.
"Dokter Tari? kenapa Dokter datang kesini? " ucap Vino terkejut, ternyata Dokter Tari yang mendatanginya.
"Hmmm maaf Dokter, saya hanya ingin mengajak Dokter untuk makan siang. Tadi saya keruangan Dokter Vino tapi ternyata Dokter disini" ucapnya dengan bahasa tubuh yang dibuat-buat.
"Maaf saya sudah makan siang, kebetulan tadi dipesan. Jika begitu lebih baik Dokter Tari segera makan siang" tolaknya dengan halus.
"Hmmm baiklah" ucapnya.
Prang.....
"Uppst..... " Dokter Tari sengaja menyenggol air minum diatas meja, sehingga menumpahi baju bagian dada Vino. Sehingga membuat Vino bangkit berdiri dari kursi kebesarannya.
"Maaf Dokter, saya tidak sengaja menyenggol gelas itu" ucap Dokter Tari merasa bersalah, tanpa disuruh ia berani mengelus dada Vino, bermaksud mengelap bagian yang basah. Posisi mereka begitu intim sehingga Sky dan Sammy mengira keduanya melakukan hal yang tidak-tidak.
# Flashback Off #
Sedangkan dibalik pintu ruangan, sedari tadi mendengar semua percakapan kedua pria tampan ini. Dadanya sesak mendengarkan ucapan itu, tidak sadar pria paruh baya itu meneteskan air mata kesedihan.
Bersambung.....
🌻🌻🌻
Jangan lupa vote like dan comennya.