NovelToon NovelToon
Dua Pewaris Rahasia Keluarga Vasillo

Dua Pewaris Rahasia Keluarga Vasillo

Status: tamat
Genre:Mafia / Anak Genius / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:4.7M
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

Tasya tidak pernah memilih takdirnya. Dijual oleh keluarga pamannya demi menyelamatkan perusahaan yang hampir bangkrut, ia melarikan diri dari sebuah kamar hotel mewah, tanpa tahu bahwa pria asing yang ia tinggalkan malam itu adalah Alex Roman Vasillo, pewaris keluarga mafia paling berkuasa di Jerman.

Tujuh tahun berlalu, setelah dia melarikan diri dari Berlin menuju Indonesia, tanah kelahiran Kakeknya.

Tasya hidup tenang di Indonesia bersama dua anak kembarnya, Kenzo dan Kenzi, yang tak pernah tahu siapa ayah mereka sebenarnya.

Sampai suatu hari, di sebuah rumah sakit ternama di Jakarta yang berada di bawah naungan keluarga Vasillo, seorang bocah enam tahun dengan percaya diri memanggil seorang pria berjas mahal, pria itu Alex Roman Vasillo.

“Daddy!”

"Hah?!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22

Di dalam penthouse miliknya, suasana terasa sangat sunyi. Hanya suara halus angin malam yang terdengar dari jendela kaca besar yang menghadap ke seluruh kota.

Alex berdiri di dekat meja bar.

Di tangannya ada sebuah gelas kristal berisi minuman yang hampir tidak ia sentuh. Tatapannya kosong, namun pikirannya bekerja tanpa henti.

Bayangan wajah seseorang terus muncul di kepalanya. Pria tua di kursi roda, tatapan tajam itu. Cara pria itu menyempitkan mata saat melihatnya di rumah sakit.

Dan tiba-tiba, sebuah nama muncul jelas di benaknya. Alex bergumam pelan, hampir seperti berbicara pada dirinya sendiri.

“Tuan Rockhi.” Matanya langsung menajam. Ingatan lama yang terkubur dalam pikirannya mulai muncul satu per satu.

"Jika pria tua itu benar-benar Tuan Rockhi … maka hanya ada satu kemungkinan." Alex menegakkan tubuhnya perlahan. “Dan ternyata kakek Tasya adalah Tuan Rockhi.” Ia menghela napas pelan, lalu rahangnya mengeras.

“Itu artinya…” Tatapannya menjadi jauh lebih gelap. “Tasya adalah anak dari Tuan Morin.”

Gelas kristal di tangannya tiba-tiba tercengkram kuat. Urat di tangannya menegang, nama itu bukan nama yang asing bagi Alex.

Morin, salah satu orang yang pernah memiliki hubungan rumit dengan keluarga Vasillo di masa lalu. Seseorang yang seharusnya tidak pernah lagi bersinggungan dengan hidupnya.

Namun, sekarang anak dari Morin justru melahirkan anak-anaknya. Emosi yang selama ini ia tahan tiba-tiba memuncak.

Gelas kristal di tangannya pecah karena tekanan yang terlalu kuat. Pecahan kaca jatuh ke lantai, beberapa serpihan bahkan melukai telapak tangannya. Darah langsung mengalir di sela-sela jarinya. Namun, Alex tidak bergerak, dia bahkan tidak terlihat merasakan sakit.

Tatapannya hanya menatap darah yang menetes perlahan ke lantai marmer. Napasnya berat, situasi ini jauh lebih rumit dari yang ia bayangkan.

"Ternyata anakku ada hubungan darah dengan keluarga Morin!" Masalah lama antara dua keluarga yang seharusnya sudah selesai akan kembali terbuka. Alex mengangkat tangannya yang berdarah perlahan.

“Jadi … ini bukan kebetulan.” Suara Alex rendah. “Takdir benar-benar suka bermain denganku.”

Di dalam pikirannya hanya ada satu hal sekarang, Kenzo dan Kenzi.

"Aku harus merebut keduanya, membuat cucu Tuan Rockhi menderita," gumam Alex. Tidak peduli siapa yang akan menghalangi. Ia tidak akan pernah membiarkan anak-anaknya jauh darinya lagi.

Sementara itu, di rumah kecil mereka, suasana di kamar Kenzo dan Kenzi jauh lebih tenang dibandingkan kekacauan yang terjadi sejak pagi tadi. Kamar itu tidak terlalu besar, namun rapi.

Di atas meja kecil dekat jendela, sebuah laptop menyala.

Di depannya duduk Kenzi, bocah kecil itu terlihat sangat serius menatap layar. Jemarinya bergerak cepat menekan tombol keyboard, seolah sedang mengerjakan sesuatu yang sangat penting.

Beberapa baris kode dan grafik muncul di layar.

Di sisi lain kamar, Kenzo sedang duduk bersandar di tempat tidur sambil membaca sesuatu di tablet kecilnya.

Suasana kamar cukup sunyi, hanya suara ketikan keyboard dari Kenzi yang terdengar. Namun, setelah beberapa menit, Kenzi akhirnya berhenti mengetik.

Ia menoleh ke arah kakaknya.

“Kenzo…”

Kenzo tidak langsung menjawab.

“Iya?”

Kenzi menggigit bibirnya sebentar sebelum bertanya.

“Menurut kamu … Tuan Alex itu benar-benar Daddy kita?”

Pertanyaan itu membuat Kenzo akhirnya mengalihkan pandangannya dari tablet. Ia menatap adiknya beberapa detik. Tatapannya terlihat jauh lebih dewasa dari anak seusianya. Kenzo kemudian berkata dengan tenang,

“Aku percaya.”

Kenzi sedikit terkejut.

“Kenapa?”

Kenzo menurunkan tabletnya.

“Karena Tuan Alex bukan orang bodoh.” Ia menyilangkan tangan di dadanya.

“Orang seperti dia tidak mungkin sembarangan mengaku seseorang sebagai anaknya.”

Kenzi mendengarkan dengan serius, Kenzo melanjutkan,

“Apalagi … sebagai pewaris keluarga Vasillo.” Ia menatap adiknya dengan tajam.

“Itu artinya … kita memang anaknya.”

Kenzi terdiam beberapa detik setelah mendengar itu. Ia kembali menatap layar laptopnya, namun kali ini pikirannya terlihat jauh lebih sibuk.

Beberapa detik kemudian ia berkata pelan,

“Kalau begitu … apa kita harus pergi bersama dia?”

Kenzo langsung menggeleng.

“Tidak.”

Jawabannya tegas.

“Kenapa?”

Kenzo menatap pintu kamar sebentar, memastikan tidak ada yang mendengar. Lalu ia menatap Kenzi lagi.

“Karena Mommy tidak mau.” Nada suaranya terdengar dingin.

“Dan selama Mommy tidak mau … kita tidak akan pergi ke mana pun.”

Kenzo lalu kembali menatap layar tabletnya. Namun, jauh di dalam pikirannya dia tahu satu hal. Pria bernama Alex Roman Vasillo itu tidak akan menyerah begitu saja.

'Aku harus cari tahu seperti apa Tuan Alex itu. Apa mungkin dia layak dipanggil Daddy atau tidak?! Aku tidak akan membiarkan mommy atau Kenzi jatuh ke orang yang salah.' batin Kenzo menatap adiknya yang kembali sibuk dengan laptop di atas meja.

'Kalau Tuan Alex, Daddy kami ... Dia pasti bisa jadi orang yang baik dan ngelindungi Mommy! Aku ingin keluarga yang sempurna, supaya ada orang dewasa yang akan lindungi Mommy. Kakek sudah sangat tua untuk terus bisa menjaga Mommy,' Kenzi tersenyum dan mencoba membuka profil perusahaan Alex kembali.

1
Anonim
Cerita yang bagus , sukses selalu
Yani Suryani
Alex, kamu selalu mengancam orang, sekarang Kamu diancam anakmu sendiri 😀
lenny sukmasari
Luar biasa
Yani Suryani
dulu yg penasaran Kenzo dengan Alex dan Kenzi tidak mempercayai, tapi justru sekarang setelah mengetahui kalau Alex ayahnya justru Kenzi yg paling bersemangat
Iis Kurniasih
Walaupun baca novelnya sudah tamat dr pembuatan n tudak mengikuti pd saat membuat episode ² nya ...aq acungin jempol 2 is the best pokoknya karya Mba Aisyah Alfatih ... sukses selalu Mba ttp semangat n jaga kwalitas pembuatan novel nya
kookie
lah si tasya kok diam aja dion bilang sikembar bukan anak alex, lah kamu emang tidur sama siapa aja tasya dudul
e²n
suka sama Kenzi 😍
e²n
keluarga vasillo dan rockhi di adu domba
evana gusani
baru mampir
Yani Suryani
Alex kamu ingin menguasai,lah perusahaan mu aja dibajak anak kecil aja langsung keos sok berlagak dibuat bangkrut baru nyahok lo
Yani Suryani
Tasya kenapa gak cerita detailnya sama kakeknya , kalau dia dijual terus melarikan diri
Munas Tuti
akhirnya mereja semua bahagia....selamat mbak author 👍👍
Yani Suryani
menyebalkan sekali lagi baca iklan Shopee selalu nongol berulang ulang sangat menggangu sekali, kadang sampai maki" karena geregetan,baca satu bab tapi iklan Shopee nya datang berulang ulang 😤😡
Aisyah Alfatih: 😭😭😭😭 iyakah? jadikan VIP akunnya kak, biar bebas iklan...
total 1 replies
Yani Suryani
aneh kalau tanya hal pribadi langsung didepan banyak orang itu seperti tidak proporsional dan terlalu gegabah, sedikit songong sih😁
Yani Suryani
kalau kerja dirumah sakit ya mentingin pasien tapi aneh menejernya 😁, dokter lagi menangani pasien darurat kok suruh keluar untuk penyambutan 🤦, sebenarnya bukan cerita komedi tapi menggelikan
Kenzo keberanian mu luar biasa 👍
Kenzi muka datar tapi nyalinya sedikit menciut karena perhitungan dan menyelamatkan saudaranya biar tidak kena masalah
bocil kembar yg saling melengkapi dan melindungi 😁👍
Yani Suryani
keceriaan Kenzo seperti mamanya tapi instingnya seperti Daddy nya, Kenzi muka datar dan misterius seperti Daddy nya tapi kecerdasannya seperti mamanya, bahkan membobol keamanan Daddy nya sendiri 🤭😀 biar tau rasa karena sombong beraninya meremehkan mamanya
Yani Suryani
Kenzo ini memiliki kemirip Daddy nya kalau kenzi seperti ibunya yg memiliki kemampuan yg sama juga, jadi keduanya saling melengkapi
Iis Kurniasih
is the best
Iis Kurniasih
Jalan cerita tidak bertele² ...msh enak bt dibaca n lebih mudah dimengertinya......
Munas Tuti
benernya culik balik Jessi...buang jauh2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!