NovelToon NovelToon
Terjebak Satu Malam Dengan Mafia Kejam

Terjebak Satu Malam Dengan Mafia Kejam

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Perperangan / Mafia
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Dini Andreina

Lyra Aldebaran hanya ingin melupakan pengkhianatan yang menghancurkan pertunangannya. Namun satu malam di klub hotel mewah mempertemukannya dengan pria yang tidak seharusnya ia kenal.

Darius Baskara, Pria dingin dan berbahaya yang menguasai dunia gelap kota. Sebuah kejadian membuat mereka terjebak bersama sepanjang malam. Lyra mengira semuanya akan berakhir saat pagi datang. Ia salah,Karena bagi seorang mafia seperti Darius Baskara, sekali ia menginginkan sesuatu, ia tidak akan pernah melepaskannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dini Andreina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rapuh

Ruang rawat Lyra kembali sunyi setelah dokter dan perawat keluar, Lampu kamar redup, Mesin monitor masih berbunyi pelan.

Bip… bip…

Lyra masih bersandar di dada Darius, Tangisnya sudah tidak sekeras tadi, Namun bahunya masih gemetar. Tangannya perlahan menggenggam kemeja Darius.

"Darius…"Suaranya serak.

Pria itu menunduk sedikit.

"Aku di sini."

Lyra memejamkan matanya "Aku bahkan tidak sempat merasakannya…" Air mata kembali jatuh.

"Aku bahkan tidak tahu dia ada."

Darius tidak menjawab, Tangannya hanya mengusap rambut Lyra perlahan. Ia tahu tidak ada kata yang bisa mengurangi rasa sakit itu, Beberapa saat kemudian Lyra bertanya pelan.

"Kau… tahu sejak kapan?"

Darius terdiam sebentar "Lima minggu."

Lyra menatapnya "Dan kau tidak bilang?"

Darius menunduk sedikit "Kau sedang koma."

Ia menarik napas pelan "Aku bahkan tidak tahu apakah kau akan bangun."

Lyra kembali terdiam, Tangannya perlahan menyentuh perutnya sendiri, Kosong. Air matanya jatuh lagi. Namun kali ini tidak ada suara tangisan.

Hanya kesedihan yang sangat dalam, Di Luar Ruangan, Leon berdiri di lorong rumah sakit bersama Elena. Ia baru saja menerima telepon, Wajahnya langsung berubah serius. Elena menyadarinya.

"Ada apa?"

Leon menutup telepon "Kami menemukan pergerakan Viktor."

Elena langsung tegang "Di mana?"

Leon menjawab pelan "Dia masih di kota ini."

Ia melihat ke arah kamar Lyra."Tapi dia bersembunyi."

Elena berkata dengan khawatir, "Kalau dia tahu Lyra sudah bangun…"

Leon tidak menjawab, Namun keduanya tahu jawabannya, Lyra akan menjadi target lagi. Dalam Kamar Lyra akhirnya tertidur lagi karena obat penenang ringan, Tubuhnya masih terlalu lemah.

Darius masih duduk di kursi di samping tempat tidur.

Tangannya menggenggam tangan Lyra. Leon masuk perlahan "Tuan."

Darius menoleh sedikit."Apa?"

Leon berkata pelan,"Kami mendapat kabar tentang Viktor."

Darius langsung berdiri "Di mana dia?"

Leon menggeleng"Kami belum tahu lokasi pastinya."

"Tapi jaringan informan kita melihat orang-orangnya bergerak."

Sunyi beberapa detik, Kemudian Darius berkata dingin, "Tingkatkan penjagaan di rumah sakit."

Leon mengangguk "Sudah kami lakukan."

Namun Darius menambahkan satu hal lagi "Jika Viktor mencoba mendekat…" Tatapannya menjadi sangat gelap "...tembak dia di tempat."

Leon mengangguk "Dimengerti."

Sementara Itu Di sebuah rumah tua di pinggiran kota Viktor berdiri di depan jendela. Salah satu anak buahnya baru saja memberikan laporan.

"Bos."

"Ya?"

"Nona Lyra… sudah bangun."

Viktor berhenti bergerak, Perlahan ia tersenyum "Akhirnya." Ia mengambil gelas minumannya.

"Dia keras kepala. Sama seperti ayahnya."

Pria itu bertanya,

"Apa kita harus menyerangnya sekarang?"

Viktor menggeleng santai.

"Tidak."

Ia menatap malam di luar jendela "Aku ingin dia hidup lebih lama."

Anak buahnya bingung."Kenapa?"

Viktor tersenyum tipis."Karena permainan akan jauh lebih menyenangkan…" Tatapannya menjadi dingin.

"...jika dia menyaksikan semuanya."

_____

Darius berdiri di dekat jendela kamar Lyra, Ia melihat ke arah kota yang gelap. Perang ini belum selesai.

Viktor masih hidup, Dan sekarang Lyra akhirnya kembali. Ia menoleh ke arah tempat tidur. Melihat wanita itu tidur dengan napas lemah, Darius berkata sangat pelan. "Aku tidak akan kehilanganmu lagi."

Kamar rumah sakit masih tenang, Lampu redup. Mesin monitor berdetak pelan.

Bip… bip…

Lyra sudah sedikit lebih sadar hari itu, Tubuhnya masih sangat lemah, tetapi matanya sudah lebih hidup. Darius duduk di kursi di samping tempat tidurnya seperti biasa, Tangannya memegang tangan Lyra, Hangat, Lyra menatap langit-langit beberapa detik. Seolah memikirkan sesuatu yang berat. Kemudian ia menoleh perlahan.

"Darius…aku boleh bertanya?"

"Iya, sayang." Suaranya lembut, jauh berbeda dari suara dingin yang biasa ia gunakan pada orang lain.

Lyra menatapnya dalam.

"Jujur padaku, papa…" Ia berhenti sebentar "...meninggalkan apa untuk aku?"

Darius tidak langsung menjawab, Tangannya yang tadi menggenggam tangan Lyra sedikit menegang.

"Pulih dulu." Nada suaranya rendah "Kita bicara nanti."

Namun Lyra tidak mengalihkan pandangannya.

Matanya tetap menatap Darius "Papaku meninggalkan apa untukku? aku sudah pulih bahkan aku sadar"

Suasana ruangan langsung berubah lebih berat.

Darius menghela napas pelan, Ia tahu Lyra tidak akan berhenti bertanya. Wanita itu keras kepala, Sama seperti papanya dulu. Darius berdiri perlahan. Ia berjalan beberapa langkah ke arah jendela, Beberapa detik ia hanya melihat ke luar. Kota terlihat jauh dari lantai tinggi rumah sakit itu, Akhirnya ia berkata pelan.

"Papamu... dia tidak meninggalkan uang." Lyra sedikit mengernyit. "Bukan perusahaan." Darius melanjutkan.

"Bukan rumah." Ia menoleh sedikit Tatapannya serius sekarang "Dia meninggalkan sesuatu yang jauh lebih berbahaya."

Lyra menelan napas pelan "Apa?, kenapa berbahaya? papa sayang padaku ".

Darius berjalan kembali mendekat, Ia duduk di tepi tempat tidur. Kemudian berkata dengan suara rendah "Sebuah jaringan."

Lyra tidak mengerti.

"Jaringan?"

Darius mengangguk pelan.

"Orang-orang."

"Wilayah."

"Bisnis."

Tatapannya menjadi lebih gelap.

"Sebuah kerajaan yang dulu menguasai kota ini."

Lyra menatapnya tidak percaya "Apa maksudmu? pap cuma seorang Pengusaha"

Darius menjawab tanpa berputar-putar lagi.

"Papamu dulu adalah pemimpin mafia terbesar di kota ini."

Sunyi, Lyra benar-benar terdiam sekarang, Ia mengingat sesuatu. Kalimat orang-orang setelah papanya meninggal.

“Ayahmu bukan orang baik.”

“Dia punya musuh di mana-mana.” Namun Lyra selalu menyangkal, Tangannya perlahan menggenggam selimut.

"Dan sekarang?" Suaranya sangat pelan.

Darius menatapnya. "Semua itu… secara hukum… milikmu."

Lyra menatapnya tajam "Aku?kenapa aku?"

Darius mengangguk "Semua orang lama ayahmu tahu itu." Ia berhenti sebentar sebelum melanjutkan.

"Itulah alasan Viktor ingin membunuhmu."

Lyra menelan napas, Kepalanya terasa berat.

"Kenapa… kau tidak pernah bilang?"

Darius menatapnya lama.

"Aku baru tau , tapi Aku tidak ingin kau masuk ke dunia itu."

Lyra tertawa kecil, Namun terdengar pahit "Sayang."

Matanya kembali berkaca-kaca, "Aku sudah tertembak dua kali."

"Aku kehilangan anakku."

Ia menatap pria itu dengan jujur "Aku sudah ada di dunia itu, secara tidak langsung.."

Ruangan menjadi sangat sunyi. Darius tidak bisa membantah, Lyra menatapnya lagi, Lebih serius sekarang.

"Jadi…" Ia menarik napas pelan "Papa meninggalkan aku sebuah perang yang belum selesai?"

Darius menjawab dengan suara rendah "Bukan."

Lyra menunggu, Darius berkata pelan "Dia meninggalkanmu kekuatan, dan kekuatan itu kontrol kendalinya kuncinya kamu."

Beberapa detik mereka hanya saling menatap.

Kemudian Lyra bertanya satu hal lagi, Pertanyaan yang jauh lebih berbahaya.

"Darius…"

"Iya?"

"Kalau semua itu milikku…" Tatapannya tidak goyah.

"...kenapa selama ini kau yang mengendalikannya?"

Ruangan langsung membeku.

"Kenapa Ibu Elena tidak pernah menceritakan padaku tentang semua itu? mereka meninggalkanku menjadi yatim piatu disana sendirian,

Karena untuk pertama kalinya Lyra mulai benar-benar memahami dunia Darius, Dan mungkin peran sebenarnya pria itu dalam hidupnya.

1
Dini Andreina
sabar ya ka hari ini langsung banyak
Tanece Alu Bunga
update lama.kali thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!