NovelToon NovelToon
Pahit Di Awal Manis Di Akhir

Pahit Di Awal Manis Di Akhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Cemburu
Popularitas:396
Nilai: 5
Nama Author: j. seft

"Kita tidak saling mengenal satu sama lain dan aku juga tidak mencintaimu dustin" Ucap Indira.

"Tapi aku mencintaimu saat ini maupun sampai aku menghembuskan nafas terakhirku ,dan aku akan membuat kamu mencintaiku " jawab Dustin.

________________. • .__________________

Menceritakan tentang perjalanan cinta antara Dustin dengan Indira yang penuh cobaan di awal pernikahan mereka karena sebuah perjodohan,Indira yang tidak mencintai dustin,namun Dustin mencintai Indira pada pandangan pertama.

Bagaimana kisah akhir cinta antara Dustin dengan Indira ,apakah pada akhirnya Indira akan mencintai dustin seperti dustin yang mencintai Indira ataukah Dustin menyerah untuk mencintai Indira ......

SELAMAT MEMBACA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 26

Ibu Indira dan dokter masuk ke ruang rawat Indira ,mata ibu Indira melotot kaget ,dokter juga kaget melihat kondisi Indira .

"Indira nak " teriak kaget ibu Indira . Ibu Indira langsung berlari ke arah Indira ,namun Indira masih meronta ronta."Jangan mendekat ke pasien dulu,pasien sepertinya sedang trauma,tunggu dulu" ucap dokter melarang ibu dan Dustin mendekat pada Indira.

"Jangan dekat dekat denganku aku jahattt ,aku jahattt,tangan ini menyakitinya ,aku jahattt" teriak Indira ,ibu Indira menangis melihat kondisi putrinya .

Tak lama dokter dan 2 suster langsung menangani Indira , Indira masih meronta namun kekuatan 2 suster kuat hingga bisa menahan Indira ,Indira didudukkan di ranjang ,dokter mengeluarkan jarum suntik dan menyuntikkan cairan penenang pada Indira .

Setelah obat itu bekerja ,Indira langsung tenang tidak meronta lagi ,lalu Indira perlahan tertidur . Ibu Indira sudah tidak bisa membendung tangisannya lagi .Dustin yang melihat ibu Indira terpuruk pun langsung mendekat pada ibu Indira .

"Dustin nak ada apa dengan putri ibu ,kenapa putri ibu bisa seperti itu" tanya ibu Indira .

Dustin terdiam ,"Tadi Indira berbicara denganku ibu,katanya kakeknya memarahinya karena Danial sempat kemari tadi pagi menemui Indira ,kakek Indira marah besar ,dan Indira menuduhku jika aku yang memberitahu kakeknya ,aku menyangkalnya namun tiba tiba Indira melemparkan gelas di dinding sampingku dan tiba tiba Indira berteriak tidak jelas ,aku sempat ingin menghentikannya namun Indira malah semakin menjauh denganku dan terjadilah Indira jatuh" jawab Dustin dengan jujur.

Ibu Indira memijat pelipisnya yang berdenyut ,dokter menatap ibu Indira ,"Pasien sepertinya mengalami depresi ,depresinya dipicu dari rasa traumanya yang kembali ,untuk sementara ini biarkan pasien tenang dulu ,jika pasien sudah tenang kalian boleh menjenguknya lagi " ucap dokter .

ibu Indira mengangguk ,"Terima kasih dokter " ucap ibu Indira .Dokter itu mengangguk ,"Tuan silakan ikut saya ,saya akan memeriksa tuan di ruang lain " ucap dokter , Dustin mengangguk lalu mengikuti dokter .

Ibu Indira menatap putrinya yang sedang diobati suster . "Nak apakah traumamu berkaitan dengan ayahmu dulu" ucap pelan ibu Indira.

Ibu Indira yang tidak tahan pun pergi dari ruang rawat putrinya ,sampainya di depan ruang rawat Indira ,ibu Indira duduk dan menangis .

Beberapa menit kemudian ...

Dustin telah selesai diobati ,untung saja luka Dustin tidak terlalu parah ,Dustin ingin kembali ke ruang rawat Indira untuk melihat kondisi Indira ,namun mata Dustin tertuju pada ibu Indira yang sedang menangis.

Dustin pun berjalan mendekat ,ibu Indira yang melihat Dustin pun mengelap air matanya ,"Nak kamu sudah selesai diobati ,kenapa kamu tidak istirahat?" tanya ibu Indira.

"Aku tidak apa apa ibu ,hanya luka kecil saja ,nanti juga sembuh ,bagaimana dengan Indira ibu ,apakah Indira sudah siuman?" tanya Dustin.

Ibu Indira menggeleng ,"Belum nak ,maafkan putri ibu yang telah melukaimu ya nak ,jujur pasti putri ibu tidak sengaja melukaimu ,aku sebagai ibunya meminta maaf padamu " ucap ibu Indira sambil menitikkan air matanya.

Dustin mengengam telapak tangan ibu Indira ,"Ibu jangan meminta maaf ,ibu dan Indira tidak salah pada Dustin,Indira melakukannya tidak sengaja,dan aku tahu itu ,ibu tidak perlu merasa bersalah " jawab Dustin.

Ibu Indira mengangguk ,"Terima kasih nak " jawab ibu Indira.

"Sebenarnya apa yang terjadi pada Indira ibu ,kenapa Indira bisa depresi dan punya trauma ,trauma apa yang dialami Indira ?" tanya penasaran Dustin.

Ibu Indira terdiam sebentar lalu menatap mata Dustin ,"Putri ibu punya trauma ."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!