NovelToon NovelToon
Layu Sebelum Mewangi

Layu Sebelum Mewangi

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Single Mom / Dunia Masa Depan / Tamat
Popularitas:7.8k
Nilai: 5
Nama Author: miss tiii

" Dua puluh tahun terkurung. Sebuah pernikahan tanpa suara. Dan seorang pria yang lebih memilih diam dari pada berjuang.

Arumi mengira ia akan mekar setelah menikah. Ternyata , ia hanya berpindah ke sangkar yg lebih dingin. Ketika kehidupan hidup mulai mencekik dan suaminya tetap membatu, Arumi menyadari satu hal : Untuk bisa bernafas lagi, ia harus merelakan segalanya. Termasuk status yg selama ini di anggap suci."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon miss tiii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Abu yang Berterbangan

Sisa-sisa uang suap dari Clarissa masih berserakan di aspal, terinjak-injak oleh sepatu lars para pengawal Erick. Baskara berlari kencang menuju gang sempit, napasnya tersengal, dadanya sesak oleh ketakutan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Ia merasa ribuan mata mengintainya dari balik kegelapan pasar.

Di dalam restoran, suasana masih tegang namun terkendali. Adnan berdiri di depan para kolega bisnisnya dengan wibawa yang tak tergoyahkan.

"Bapak-bapak, jika kalian mencari mitra yang lemah, silakan pergi. Tapi jika kalian mencari wanita yang mampu berdiri tegak di tengah badai seperti Arumi, maka kontrak ini adalah investasi terbaik kalian," tegas Adnan.

Para kolega itu saling pandang, lalu salah satunya menjabat tangan Adnan. "Luar biasa. Kejujuran anak kecil tadi dan ketenangan Ibu Arumi adalah jaminan kualitas yang tidak bisa dibeli. Kontrak tetap berjalan."

Arumi mengembuskan napas lega, matanya berkaca-kaca. Ia menatap Adnan dengan tatapan penuh syukur. "Terima kasih, Pak Adnan. Bapak sudah percaya pada saya".

"Panggil Adnan saja, Arumi. Di luar jam kerja, aku ingin menjadi seseorang yang bisa kamu andalkan," bisik Adnan lembut, membuat pipi Arumi bersemu merah.

"Ehem! Dunia serasa milik berdua ya, yang lain kontrak di kos-kosan!" celetuk Dania sambil berkacak pinggang. "Mbak Arum, urusan si Nenek Lampir Clarissa biar aku dan Kak Erick yang selesaikan. Dia sudah keterlaluan bawa-banyak nama Papa."

Rendra menyahut sambil merapikan kacamatanya, "Secara komposisi, Clarissa itu sudah out of frame. Dia bakal sibuk urus pengacara karena rekaman suara tadi. Tapi si Benalu itu... dia harus dikasih efek jera yang lebih estetik."

Tiba-tiba, suara teriakan terdengar dari arah gang belakang. Erick muncul kembali dengan kemeja yang sedikit berantakan, menyeret Baskara yang sudah babak belur karena mencoba mencuri sepeda motor warga untuk kabur.

"Mbak Arum, pria ini tertangkap basah mau mencuri di area pasar," ujar Erick dingin. "Mau saya serahkan ke polisi, atau mau saya 'titipkan' ke anak buah Papa di pelabuhan?"

Arumi melangkah mendekat. Ia menatap Baskara yang tersungkur di tanah, wajahnya penuh lebam dan debu. Pria itu menangis sesenggukan, memohon ampun.

"Arum... tolong aku... aku khilaf... aku cuma mau uang buat makan..." rintih Baskara.

Kinan keluar dari pelukan Dania, ia memegang tangan Arumi. "Ibu... Om itu kenapa?"

Arumi berjongkok agar sejajar dengan Kinan. "Kinan, lihat Om ini. Ini adalah contoh orang yang tidak mau berusaha dan suka menyakiti orang lain demi uang. Kinan jangan takut, tapi jangan juga membenci. Kita cukup... melupakannya."

Arumi berdiri kembali, menatap Erick. "Serahkan dia ke polisi, Mas Erick. Biar hukum yang bicara. Aku tidak mau tangan kita kotor karena orang seperti dia."

"Sesuai perintahmu, Mbak," jawab Erick patuh.

Saat Baskara diseret masuk ke mobil polisi yang baru tiba, ia berteriak histeris, "ARUMI! AKU AYAH KINAN! KAMU NGGAK BISA BEGINI!"

Suara sirine polisi meredam teriakannya, membawa pergi masa lalu Arumi yang kelam menuju balik jeruji besi.

......................

Malam Harinya

Restoran sudah tutup. Hanya ada Arumi, Kinan, Adnan, Dania, dan Rendra yang duduk melingkar di meja panjang. Maya datang membawa martabak manis untuk merayakan kemenangan mereka.

"Wah, parah sih! Aku ketinggalan drama paling seru abad ini!" seru Maya sambil memotong martabak. "Leo, makan yang banyak ya, biar kuat jagain Kinan kalau ada penjahat lagi!"

"Aku bakal belajar karate biar bisa pukul orang jahat kayak Om Erick tadi!" sahut Leo semangat, membuat semua orang tertawa.

Adnan memberikan sebuah kotak beludru kecil kepada Arumi. "Ini bukan cincin, jangan tegang dulu," candanya.

Arumi membukanya. Isinya adalah sebuah kunci perak dengan gantungan berbentuk bunga matahari.

"Itu kunci ruko di pusat kota. Lokasinya sangat strategis untuk cabang pertama 'Wangi Arumi'. Aku sudah menyewanya untukmu selama tiga tahun sebagai bentuk kerjasama hotel kami," jelas Adnan.

Arumi tertegun. "Pak... maksud saya, Adnan... ini terlalu banyak."

"Anggap saja ini modal awal untuk 'Empire' bumbumu, Arumi," timpal Rendra sambil mengunyah martabak. "Aku sudah siapkan strategi branding-nya. Kita bakal bikin 'Wangi Arumi' jadi top of mind bumbu organik di Indonesia!"

Dania merangkul Arumi. "Dan tim keamanan Baron bakal jaga setiap sudut tokomu, Mbak. Nggak akan ada lagi lalat hijau kayak Clarissa atau kutu busuk kayak Baskara."

Arumi menatap wajah-wajah di sekelilingnya. Ada sahabat, ada pelindung, dan ada seseorang yang mungkin akan menjadi masa depannya. Ia memeluk Kinan erat.

"Kita akan benar-benar mewangi sekarang, Nak," bisik Arumi.

1
Diana Bellusi
bagus ceritanya q suka💪
miss tiii: halooo kakk, jangan lupa vote yaaa , salam kenalll🙏🤭
total 1 replies
Emily
dah baskara gak usah harap Arumi lagi pigi kerja jadi kuli buat ngisi perutmu
Emily
kerja baskara jangan ngintipin arumi aja
Emily
lha baskara itu pernah berjuang apa
Emily
nah gitu dong Rumi
Emily
ah ngomong aja kau Rumi..makin banyak kau ngomong makin mentiko lakikmu
Emily
si Arumi kan udah pernah ngomong begitu jgn sampe berkali kali ngomong begitu tapi tetap masih mengharap laki mokondo
Emily
lha Arumi di tinggal saja laki begitu..malah balik lagi
Emily
baskara kerja apa kok modelnya begitu.. bpak nya Arumi juga salah kenapa menjodohkan anaknya dgn leleki gak jelas
Emily
semangat
Yuli Yanti
sbetulnya nama anaknya Bayu apa Kinan. bingung aku
miss tiii: Kinan Buu , episode berapa yg masih nama Bayu biar saya ganti , makasihh atas komentarnya 🙏😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!