NovelToon NovelToon
Penjahat Kelas Tertinggi

Penjahat Kelas Tertinggi

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Bad Boy / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:816
Nilai: 5
Nama Author: RavMoon

Di dunia di mana kekuatan kultivasi menentukan segalanya, di mana kemampuan dan kekuasaan menjadi ukuran keberhasilan, ada seorang pemuda yang namanya perlahan mulai menancapkan akarnya dan menimbulkan getaran di seluruh wilayah. Dia adalah Xiao Xuan—pria yang tenang, penuh perhitungan, dengan tatapan mata yang tajam yang bisa menilai setiap situasi dalam sekejap, namun menyimpan kelembutan dan perlindungan yang hanya terlihat bagi orang-orang yang dia sayangi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RavMoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28.Serpihan Memori sang Pengelana dan Bayang-Bayang Kaisar Naga

"Sistem, dengan bangkitnya kesadaran temporal di dalam raga anak itu, apakah eksistensi potongan *Kitab Roh Iblis Temporal* di dalam jubahku ini akan terendus oleh radar spiritualnya?" tanya Xiao Xuan lewat transmisi batin, suaranya mengalun datar namun sarat akan kewaspadaan taktis dari seorang pria yang anti-naif.

Pendaran cahaya keemasan kuno di dalam lautan jiwanya bergetar sesaat, memancarkan riak-riak mistis yang menenangkan fluktuasi energi di sekitarnya.

[ **Sistem Penjahat Takdir:** *Ding! 🔮 📜 Tuan Rumah, Anda terlalu mencemaskan hal yang tidak perlu. Ingat ya, sistem yang serba tahu ini telah mengunci dan mengaburkan garis ingatan masa lalunya setahun yang lalu. Seluruh resonansi spiritual kitabhari ini telah disaring dengan sempurna. Alih-alih memikirkan spekulasi kosong, sebaiknya Anda segera memantapkan fokus untuk menyerap sisa perlindungan Hukum Waktu yang sedang bocor ini. Ini adalah momentum kosmis yang teramat langka! ⏳🔥* ]

Mendengar desakan tersebut, Xiao Xuan menepis seluruh distorsi pikirannya. Kesadaran dewasanya kembali menyelam ke dalam inti lautan jiwa ungu, membiarkan untaian energi waktu menyatu secara organik dengan pembuluh darah spiritualnya.

Di barisan bangku bagian belakang kelas, atmosfer yang kontras sedang bergejolak hebat.

Nie Li mencengkeram kepalanya yang terasa laksana dihantam oleh gada besi. Keringat dingin bercucuran melewati pelipisnya, membasahi kerah baju katunnya yang lusuh. "Kepalaku... mengapa rasanya begitu meledak? Aku... di mana sebenarnya aku saat ini?" gumamnya dengan suara parau yang tertahan.

"Hei, Nie Li, Nie Li! Ada apa dengan ekspresi bodohmu itu?" sebuah tepukan mendarat di bahunya. Lu Piao menatapnya dengan kerutan dalam di kening, menyipitkan mata penuh selidik.

Nie Li menoleh dengan kaku. Pandangannya yang buram perlahan fokus pada wajah pemuda di sampingnya, memicu gelombang ketidakpercayaan yang amat pekat di dalam dadanya. "Lu Piao? Bagaimana mungkin... bagaimana mungkin kau bisa berada di sini?"

"Pertanyaan konyol macam apa itu?" Lu Piao mendengus jengkel, memutar bola matanya dengan gestur malas. "Jika aku tidak berada di ruang kelas ini, di mana lagi aku harus berada? Gerbang akademik baru saja dibuka pagi ini.

Jangan katakan kau sedang berencana menghasutku untuk bolos di hari pertama? Nyaliku tidak sepadan dengan risiko itu! Jika tindakan bodoh kita sampai mengganggu konsentrasi Tuan Muda Xiao Xuan yang sedang menyerap pencerahan di barisan depan, ratusan pengikut jelata yang memujanya di luar sana pasti tidak akan ragu untuk mencabik-cabik tubuh kita menjadi remahan tanah."

Lu Piao menggeser duduknya sedikit menjauh, memasang wajah defensif yang kaku. "Lagi pula, aku harus mengingatkanmu; hubungan pertemanan kita tidak seakrab itu. Jadi, tolong jangan duduk terlalu rapat denganku. Aku tidak ingin terseret ke dalam masalah pribadimu."

Nie Li tidak lagi membalas kalimat ketus dari Lu Piao. Alih-alih tersinggung, fokus kesadarannya menyapu ke sekeliling aula kelas dengan kecepatan tinggi, merekam setiap detail sensorik yang tertangkap oleh indranya.

*'Lu Piao yang masih hidup... Du Ze yang duduk tegak di sudut sana... keangkuhan Guru Shen Xiu di podium... Xiao Ning'er, Shen Yue... bahkan siluet anggun Ye Ziyun dan Shen Qingqiu...'* Jantung Nie Li berdegup kencang laksana tabuhan genderang perang. Sentuhan tekstur meja kayu yang dingin dan aroma dupa cendana yang menguar di udara mempertegas satu konklusi logis yang tak terbantahkan.

*'Aku benar-benar telah mengalami Reinkarnasi spiritual... Kitab Roh Iblis Temporal yang belum lengkap itu berhasil menarik jiwaku kembali ke masa lalu! Ini adalah hari pertamaku menginjakkan kaki di Akademi Shenglan, saat Kota Glory masih berdiri dengan megah sebelum badai kehancuran itu tiba.'* Gejolak emosi yang teramat kompleks—campuran antara duka mendalam dan determinasi yang membara—membakar batin sang protagonis.

*'Dalam garis waktu kehidupan kali ini, Kota Glory akan menjadi wilayah yang kulindungi dengan seluruh taruhan nyawaku! Aku akan mengasah taringku, membangun kekuatan dari balik bayangan, dan memastikan tragedi kepunahan massal itu tidak akan pernah terulang kembali!'*

Nie Li bersumpah di dalam ceruk jiwanya yang terdalam. Namun, begitu pandangannya bergeser dan terkunci pada punggung tegap seorang pemuda berjubah hitam bersulam perak di barisan tengah... debaran jantungnya mendadak beralih menjadi sebuah rasa hormat yang bercampur dengan getaran ketakutan yang purba.

*Xiao Xuan.*

*'Kakak Xiao Xuan...'* Nie Li membatin dengan napas yang tertahan di tenggorokan. *'Di kehidupan ini, aku akan merangkak dari dasar lumpur untuk mengejar ketertinggalan jarak spiritual di antara kita. Aku akan berdiri di sisimu, memikul beban perlindungan kota ini bersama-sama, dan menjadi kawan seperjuangan yang layak untuk bertarung di bawah panji kebesaranmu!'*

"Hei, Nie Li! Cepat alihkan pandangan matamu yang aneh itu dari punggung Tuan Muda Xiao Xuan!" bisik Lu Piao kasar, menyenggol siku Nie Li dengan wajah yang memucat panik. "Apakah kau sudah bosan hidup dan sedang mencari cara untuk dipukuli, hah? Tuan Muda Xiao Xuan bukanlah sosok yang bisa didekati atau dipandang dengan sembarangan oleh karakter medioker seperti kita.

Meskipun beliau terkenal sangat dermawan karena menggagas sekolah gratis bagi rakyat jelata dan tidak memiliki kesombongan busuk klan bangsawan lainnya, beliau adalah pria dewasa yang paling benci diganggu ketika sedang fokus menyerap pencerahan. Dengan reputasimu yang hanya terkenal sebagai pesolek tidak berguna dari faksi luar, jangan mengundang petaka yang tidak perlu."

Nie Li mengulas senyum tipis yang sarat akan kedewasaan spiritual dari ribuan tahun pengembaraan, sama sekali tidak terpengaruh oleh nada sinis temannya. "Tenang saja, Lu Piao. Aku tahu persis apa yang sedang kulakukan saat ini. Namun, aku tetap harus berterima kasih atas peringatan tulusmu."

Lu Piao hanya mendengus, melipat kedua tangannya di dada sembari memalingkan wajah. *'Lupakan saja, lupakan saja. Merupakan sebuah kesia-siaan belaka untuk mencoba membangunkan seseorang yang sengaja berpura-pura tidur di tengah siang bolong. Hubunganku dengannya tidak sedalam itu; memberikan dua kali peringatan sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kewajiban moral seangkatanku,'* batin Lu Piao malas.

Nie Li memilih untuk tidak mempermasalahkan perubahan sikap Lu Piao. Memang benar, di permukaan saat ini, dia tidak lebih dari sekadar pemuda tidak berguna dari klan kelas bawah yang tidak memiliki bobot spiritual. Namun, mulai detik ini, dengan tumpukan memori masa depan yang berada di dalam kepalanya, seluruh jalannya permainan dunia ini akan bertransformasi total.

Jika ada satu sosok di Kota Glory yang paling dipahami sekaligus paling dihormati oleh Nie Li melebihi siapa pun, sosok itu tidak lain adalah Xiao Xuan.

Lahir dari rahim Keluarga Xiao salah satu pilar klan puncak teragung Xiao Xuan adalah Jenius Nomor Satu yang tak tertandingi di masa lalu. Di kehidupan sebelumnya, pria itu menghabiskan seluruh sisa usianya sebagai perisai absolut bagi Kota Glory, memimpin barisan depan dan menghancurkan gelombang monster tingkat ratusan juta berkali-kali tanpa pernah melangkah mundur satu jengkal pun. Dedikasi totalnya demi kemakmuran kota telah menempatkan namanya sebagai pangeran impian di lubuk hati setiap gadis di akademi.

Nie Li masih mengingat dengan sangat jelas memori mengerikan itu: ketika badai makhluk buas tingkat Legenda mengepung gerbang utama, Xiao Xuan melesat sendirian ke udara, menahan amukan beberapa raja monster demi membuka jalur evakuasi bagi sisa-sisa penduduk kota yang mengungsi.

Setelah pertempuran berdarah yang membelah langit tersebut, sosoknya menghilang tanpa jejak, menyisakan misteri besar. Namun, jauh di lubuk hatinya, Nie Li tidak pernah mempercayai takdir bahwa pria sekuat Xiao Xuan telah binasa di tangan sekumpulan binatang buas.

Bahkan, setelah Kota Glory runtuh dan penduduknya hidup terlunta-lunta dalam pengungsian massal yang menyisakan dirinya seorang diri sebagai penyintas, perjalanan takdir membawa Nie Li menembus batas-batas alam kultivasi.

Dia berhasil mencapai Istana Dewa Gurun, mewarisi serpihan pengetahuan, hingga akhirnya diselamatkan oleh sang dewi Ying Yueru dan memasuki Sekte Dewa Bulu sebelum takdir tragisnya diputus oleh tangan dingin Kaisar Bijak.

Namun, kejutan terbesar yang didapatkan Nie Li sebelum kematiannya di masa depan adalah sebuah rumor kosmis yang beredar di tingkat tertinggi: Kaisar Bijak yang agung dan seolah tak tersentuh itu, ternyata pernah menderita luka dalam yang teramat parah akibat pertempuran satu lawan satu melawan seorang kultivator misterius bernama Xiao Xuan.

Lebih dari itu, saat Nie Li berkelana di Alam Reruntuhan Naga, dia mendengar tentang eksistensi faksi terkuat yang menguasai seluruh hierarki langit—*Aula Naga Leluhur*. Pemimpin absolut mereka dihormati dengan gelar kehormatan sebagai Kaisar Naga, penguasa nomor satu yang mempraktikkan teknik kultivasi purba legendaris yang dikenal sebagai *Seni Hongmeng*.

Nama asli dari Kaisar Naga tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Xiao Xuan. Bahkan di Istana Dewa Gurun, entitas spiritual yang pertama kali diakui dan diukir oleh *Kitab Roh Iblis Temporal* ribuan tahun silam juga merujuk pada nama yang sama, hanya saja Xiao Xuan di masa lalu memilih untuk tidak membawa kitab tersebut bersamanya karena alasan yang misterius.

Mengingat seluruh jaring konspirasi dan benang merah yang teramat tekat tersebut, Nie Li menarik napas dalam-dalam, mengunci tatapannya pada siluet Xiao Xuan yang masih dikelilingi oleh pendaran aura ungu yang agung di barisan depan.

*'Segala sesuatunya terlalu presisi untuk disebut sebagai kebetulan belaka... Kakak Xiao Xuan, siapakah Anda yang sesungguhnya di balik jubah hitam itu? Apakah Anda adalah proyeksi masa lalu dari sang Kaisar Naga, ataukah ada skenario lain yang sedang Anda mainkan di dunia ini?'*

Nie Li membatin dengan tatapan mata yang menajam, dipenuhi intuisi seorang pengembara waktu yang bersiap untuk menginvestigasi dan mencari momentum terbaik guna mengonfirmasi kualitas serta keaslian dari identitas sang penguasa takdir di hadapannya. Jaring-jaring catur Kota Glory kini telah kedatangan bidak barunya, namun dia tidak tahu bahwa sang penjahat kelas tertinggi telah lebih dulu menanti di garis akhir.

1
HiaTus
amazing
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
Amrye Jhon
next
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!