NovelToon NovelToon
Sang Ratu Dua Dunia

Sang Ratu Dua Dunia

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Fantasi Wanita / Balas Dendam / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: JulinMeow20

Dua Benua. Satu Darah Campuran. Sebuah Takdir yang Terbuang.

Maria Joanna adalah kesalahan terindah dalam sejarah kerajaan. Terlahir dari perpaduan darah Kekaisaran China dan Kerajaan Spanyol, identitasnya adalah rahasia yang lebih mematikan daripada perang itu sendiri. Ia dibuang, disembunyikan, dan diasah menjadi senjata rahasia.

Namun, kesunyian itu berakhir ketika Adrian, bangsawan haus kekuasaan, menculik sosok paling berharga dalam hidupnya.

Di puncak Montserrat yang diselimuti kabut, Maria Joanna melepaskan amarahnya. Dengan Shadow Step dari Timur dan Estocada dari Barat, ia menumpahkan darah demi keadilan. Di tengah dentingan pedang dan intrik pengkhianatan yang melibatkan ayah kandung yang tak pernah dikenalnya, Maria harus memilih: menjadi pion dalam permainan takhta, atau menjadi Ratu sejati yang menyatukan dunia di bawah kekuatannya.

Siapapun yang berani mengusik kedamaiannya, akan merasakan amukan Sang Ratu!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JulinMeow20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebangkitan Para Raja Sejati

POV Maria Joanna

Langit di atas Montserrat tidak lagi terasa seperti langit yang sama.

Sudah tiga hari sejak Titan kembali ke kedalaman laut. Tiga hari sejak dunia tahu bahwa perang yang terjadi di Mediterania bukan sekadar konflik kerajaan… melainkan pertanda sesuatu yang jauh lebih tua sedang bangkit.

Dan selama tiga hari itu… aku tidak bisa tidur.

Aku berdiri di balkon batu biara, memandangi bintang yang tampak terlalu redup. Udara terasa lebih berat. Bahkan cahaya bulan tampak seperti tersaring oleh sesuatu yang tak terlihat.

Di bawah sana, pelataran biara dipenuhi pasukan Spanyol, utusan Vatikan, dan penyihir istana yang sibuk memasang segel perlindungan baru.

Namun aku tahu.

Tidak ada segel yang bisa menahan apa yang akan datang.

Liontin milik Arthur tergantung di leherku. Logamnya terasa hangat… seperti memiliki denyut sendiri.

Aku menutup mata.

Dan mendengar sesuatu.

Bukan suara.

Panggilan.

POV Dunia

Retakan pertama muncul di Laut Hitam.

Bukan gempa.

Bukan tsunami.

Melainkan… laut yang terbelah selama tiga detik penuh.

Dan dari dalamnya, cahaya merah tua menyembur ke langit sebelum menghilang.

Di Siberia, suhu turun 20 derajat dalam satu malam. Salju berubah menjadi kristal hitam.

Di Sahara, badai pasir membentuk pola lingkaran sempurna—simbol yang belum pernah tercatat dalam sejarah manusia.

Dan di seluruh dunia… orang-orang dengan darah kuno mulai bermimpi hal yang sama.

Mahkota.

Tahta.

Perang.

POV Maria

Aku mencengkeram pagar batu balkon.

Mimpiku tadi malam masih terasa nyata.

Sebuah ruang singgasana raksasa… kosong… tapi penuh darah kering.

Dan suara yang berkata—

“Bersiaplah, Ratu Dua Dunia.”

Langkah kaki mendekat.

Sebastian.

“Utusan datang lagi,” katanya pelan.

“Dari mana?”

“Semua tempat.”

Aku menoleh.

Dia tidak bercanda.

POV Ruang Dewan Biara Montserrat

Ruangan batu tua itu kini berubah menjadi pusat dunia.

Bendera berdiri berjajar:

Spanyol.

Sisa Kekaisaran China.

Tahta Suci Vatikan.

Koalisi Balkan.

Konfederasi Nordik.

Aliansi Timur Tengah.

Dan yang membuat udara menjadi dingin—

Beberapa bendera yang tidak seharusnya ada.

Kerajaan yang sudah punah ratusan tahun lalu.

Aku masuk.

Semua orang berdiri.

Bukan karena protokol.

Karena takut.

Seorang kardinal Vatikan berbicara pertama.

“Yang Mulia… fenomena global meningkat. Kami percaya—”

“Aku tahu,” potongku pelan.

Ruangan hening.

Utusan China maju.

“Pangeran Li menawarkan gencatan senjata penuh. Ia menyatakan—” ia berhenti.

“Katakan saja.”

“Ia menyatakan bahwa perang antar manusia sekarang tidak relevan.”

Aku hampir tertawa.

Seorang wanita tinggi dengan rambut perak maju dari sisi ruangan. Seragamnya bukan milik negara modern.

“Perkenalkan,” katanya dingin, “aku Lady Astrid, penjaga garis darah Nordik Kuno.”

Qi di tubuhku langsung bereaksi.

Dia… bukan manusia biasa.

“Aku di sini,” lanjutnya, “karena kami merasakan kebangkitan pertama.”

Darahku terasa dingin.

“Siapa?”

Dia menatap langsung ke mataku.

“Raja Sejati pertama telah bangkit.”

POV Tidak Dikenal – Pegunungan Kaukasus

Salju longsor… tapi berhenti di udara.

Seseorang berdiri di tengah badai.

Mahkota tulang melayang di atas kepalanya.

Mata merahnya terbuka.

POV Maria

“Namanya?” tanyaku.

Lady Astrid menarik napas pelan.

“Raja Darah Timur… Veles.”

Nama itu membuat sesuatu di dalam darahku… bergetar.

POV Veles

Aku terbangun… lapar.

Dunia berubah.

Manusia berkembang.

Kerajaan berdiri.

Kerajaan jatuh.

Dan sekarang…

Pewaris berjalan di dunia lagi.

Aku tersenyum.

“Bagus…”

Gunung retak di bawah kakiku.

POV Maria

Gempa menghantam Montserrat.

Semua orang panik.

Aku berdiri diam.

Karena aku tahu.

Ini bukan gempa.

Ini… salam perang.

Liontin Arthur tiba-tiba bersinar.

Hangat.

Menenangkan.

Dan untuk sesaat… aku mendengar suaranya.

“Jangan takut.”

Air mataku hampir jatuh.

POV Dunia

Langit di atas Kaukasus berubah merah.

Bayangan raksasa berdiri di awan.

Dan untuk pertama kalinya dalam ribuan tahun—

Sinyal energi Raja Sejati menyebar ke seluruh planet.

POV Maria

Semua orang di ruangan jatuh berlutut.

Kecuali aku.

Dan Lady Astrid.

Dia menatapku.

“Sekarang kau mengerti.”

Aku mengangguk pelan.

“Ini bukan perang negara.”

“Tidak,” katanya.

“Ini perang takhta dunia.”

POV Sebastian

Aku melihat Maria berdiri di tengah tekanan energi yang membuat manusia biasa pingsan.

Dan untuk pertama kalinya…

Aku benar-benar percaya.

Dia mungkin satu-satunya yang bisa memimpin dunia melewati ini.

POV Maria

Aku mengangkat dagu.

“Kalau Raja Sejati pertama sudah bangkit…”

Aku menarik napas.

“Maka kita mulai perang ini dengan aturan kita.”

Aku menoleh ke semua utusan.

“Kalian punya dua pilihan.”

“Bersatu di bawah satu komando…”

“atau menunggu dunia hancur satu per satu.”

Tidak ada yang menolak.

POV Tidak Dikenal – Kedalaman Bumi

Segel batu raksasa retak.

Suara lain tertawa pelan.

“Jadi… permainan dimulai lagi…”

POV Maria – Malam Hari

Aku sendirian di ruang Arthur.

Peta dunia terbentang di meja.

Tanda retakan energi muncul di banyak tempat.

Aku menyentuh liontin Arthur.

“Ayah…”

“Apa yang kau tinggalkan untukku…”

Liontin itu terbuka.

Tanpa pernah aku sentuh sebelumnya.

Di dalamnya—

Fragmen kristal kecil.

Dan simbol naga + mahkota menyatu.

Sebuah pesan energi mengalir ke pikiranku—

Koordinat.

Kunci.

Dan satu kalimat:

“Saat para Raja bangkit… temukan Jantung Mahkota Dunia.”

Aku menutup mata.

Perang ini…

Lebih besar dari yang kubayangkan.

Aku berdiri.

Menghadap jendela.

Langit malam retak tipis… seperti kaca.

“Aku akan siap.”

POV Veles

Aku berdiri di puncak gunung.

Dan tersenyum.

“Datanglah, Ratu Dua Dunia…”

“Aku ingin melihat… apakah kau layak memimpin… atau layak dimusnahkan.”

Langit meraung.

Dan di tempat lain di dunia—

Dua sinyal Raja Sejati lain… mulai bangkit.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!