NovelToon NovelToon
Terjerat Benang Merah

Terjerat Benang Merah

Status: sedang berlangsung
Genre:Percintaan Konglomerat / Cintamanis / Romansa / Cintapertama / Konflik etika
Popularitas:217.4k
Nilai: 5
Nama Author: santi.santi

Ternyata, teori tentang benang merah itu memang ada. Sejauh dan selama apapun berpisah, jika ada yang belum selesai makan akan tetap bertemu dengan cara yang terkadang tak masuk dalam logika.

Siapa yang sangka, Bianca akan kembali bertemu , mantan tunangan yang dulu dijodohkan dengannya dalam keadaan Bianca yang sudah tidak seperti dulu lagi.

Tunangan yang dulunya pergi meninggalkannya karena alasan tidak mencintainya, kini justru selalu terlihat dalam hidup Bianca yang begitu pelik.

Padahal mantan tunangannya itu sudah memiliki wanita yang dicintai sejak dulu menjalin hubungan dengan Bianca.

"Bisakah kau melewatiku begitu saja saat melihatku? Jangan mendekat dan jangan ikut campur terlalu jauh ke dalam hidupku!" - Bianca -

Apa jadinya jika dua orang itu justru terikat oleh sebuah teori benang merah yang tidak pernah putus diantara mereka?

Apakah mereka akan kembali bersama meski benang merah sudah terlalu rumit mengikat mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santi.santi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alasan Elgard

Elgard terus menarik tangan Bianca hingga sampai ke mobilnya. Dia tak peduli meski Bianca terus memberontak. Elgard juga langsung mendorong Bianca masuk ke dalam mobilnya begitu saja.

"Apa yang kau lakukan El?!!"

"Duduklah dengan tenang, aku akan mengantarmu pulang!"

"El, kau kau gila? Di sana ada kekasihmu tapi kau membawaku pergi. Kau mau membuat masalah baru untukku?!!"

"Jangan pedulikan dia!!" Elgard langsung mengendarai mobilnya menjauh dari tempat tadi.

"Berhenti dan turunkan aku El!!" Perintah Bianca dengan tegas.

"Tidak akan! Lagi pula, bisa-bisanya kau masuk ke sana bersama Kevin! Kau tau mereka semua pasti akan menghina dan merendahkanmu! Bosmu itu hanya diam saja tanpa membelamu! Kalau aku tidak membawamu pergi, apa kau akan terus ada di sana dengan semua hinaan dari mereka begitu?!" Elgard kesal sendiri.

Sebenarnya bisa saja Elgard memberi pelajaran pada mereka terlebih dahulu, tapi untuk saat ini dia lebih memilih membawa Bianca pergi. Untuk urusan itu, dia akan pikirkan setelah ini.

"Itu sudah biasa untukku!"

"Sudah biasa bukan berarti harus kembali di ulang secara terus-menerus. Kau harus bisa melawan mereka!"

Dari nada bicaranya, Elgard terdengar kesal dan marah, namun sebenarnya bukan pada Bianca, tapi pada orang-orang yang menghina Bianca padahal dia tidak salah apa-apa.

"Lalu aku harus melawan mereka pakai apa? Yang mereka percayai adalah yang mereka lihat, bukan pada kenyataan yang sebenarnya!" Balas Bianca tak kalah kesal.

"Maksudmu?"

"Sudahlah!" Bianca memalingkan wajahnya melihat ke samping. Menjelaskan semuanya pada Elgard juga sama saja. Itu tidak akan menyelesaikan masalahnya karena menurutnya, Elgard juga memiliki pikiran seperti orang-orang kalau Ayahnya memang bersalah.

Elgt terdiam, dia teringat akan bantahan Bianca atas tuduhan teman-teman kuliahnya tadi. Bianca dengan tegas mengatakan kalau Ayahnya bukan koruptor.

"Apa yang sebenarnya terjadi? Sepertinya aku harus mencari tau!"

Dulu Elgard masih kuliah, dia belum bisa berbuat apa-apa waktu itu. Dia tidak punya power, terlebih dengan Ayahnya yang dominan seperti itu. Satu hal lagi, dulu dia masih begitu tergila-gila pada Meriana hingga bersikap tak peduli.

"Sampai sini saja, terima kasih!" Bianca langsung turun dari mobil Elgard dan berjalan cepat agar pria itu tidak menahannya lagi.

Tapi percuma saja, Bianca tetap merasa jika Elgard mengikutinya dari belakang.

"El!!" Bianca menoleh menatap tajam pada pria yang bertubuh tinggi itu, tatapannya seolah mengatakan kalau jangan lagi mengikuti dirinya.

"Kenapa? Aku hanya ingin makan, kau tidak lihat tadi kalau aku belum sempat makan? Aku sudah membawamu pergi dari sana, menyelamatkanmu dari orang-orang itu, seharusnya kau memasakkan makan malam untukku sebagai imbalan kan?"

Elgard tak menunggu jawaban dari Bianca, dia malah berjalan mendahului Bianca seolah dirinya adalah Tuan rumah.

Bianca menatap punggung tegap berbalut jas berwarna navy itu. Ingin rasanya dia menarik pria itu untuk pergi dari sana, tapi rasanya tak mungkin. Tenaganya tak bisa melawan Elgard karena dengan tubuhnya yang mungil jika dibandingkan dengan tubuh Elgard, dia jelas kalah telak.

Meminta Elgard pergi dengan suaranya saja jelas tak didengarkan oleh pria bebal itu.

Bianca melangkah dengan malas, harus sampai kapan dia bersinggungan dengan masa lalunya itu.

Atau mungkin pergi jauh adalah solusinya. Meninggalkan tempat itu, lagi pula di sini dia banyak rentenir yang mencarinya atas hutang-hutang Kakaknya. Sepertinya pergi memang lebih baik untuk menghindar dari semuanya.

"Semua bahan makanan yang kau bawa tinggal ini, sebagian busuk dan sudah ku buang!" Bianca menunjukkan isi dari lemari pendinginnya.

"Kalau begitu akan ku hitung sebagai hutang!" Jawab Elgard dengan santai.

"Apa?"

"Aku sudah bilang, masak dan makanlah semua itu karena kalau tidak habis atau terbuang akan ku hitung sebagai hutang. Sebenarnya aku membawa semua itu ke sini karena aku ingin kau makan makanan yang sehat dan bergizi, bukan makan mie instan dan nasi tanpa lauk!"

"Aku tidak.."

"Aku tau kau pasti mengatakan jika tidak membutuhkannya. Makanya awalnya aku menjadikan hutang sebagai alasan untuk memaksamu memasak untukku, padahal itu hanya alibi agar kau mau ikut makan yang enak. Aku tau kau membenciku, aku tau kau tidak mau menerima sebuah bantuanku. Tapi tolong jangan keras kepala Bee, aku tulus membantumu. Ini hanya soal makanan, tidak ada yang lain. Aku juga tidak akan mengungkitnya terus-menerus masalah hutang dan semuanya kalau kau diam dan menerimanya!" Akhrinya Elgard mengatakan niatnya yang sesungguhnya.

Dia lelah dengan sikap keras kepala Bianca. Tapi Elgard terkadang maklum karena Bianca pasti sengaja membentengi dirinya sendiri dari masa lalu.

"Aku hanya ingin membantumu Bee, sungguh. Aku terima kalau kau membenciku, maka ijinkan aku menebusnya satu per satu!"

"Tapi El, aku benar-benar tidak mau berhubungan lagi denganmu dalam hal apa pun itu. Tolong biarkan hidupku berjalan seperti sebelumnya!" Baru kali ini Bianca bicara dengan begitu lembut dan menghiba pada Elgard semenjak pertemuan mereka kembali.

"Baiklah, tapi dengan satu syarat!" Jawab Elgard setelah berpikir beberapa saat.

"Apa?" Bianca tak sabar ingin mendepak Elgard dari hidupnya.

"Ubahlah hidupmu menjadi lebih baik dulu, baru setelah itu aku tidak akan mengganggumu lagi!" Entah mengapa mulut dan hari Elgard rasanya bertentangan.

"Aku sedang berusaha!" Jawab Bianca.

"Dengan bekerja menjadi sekretaris Kevin?"

"Bukankah itu lebih baik daripada bekerja serabutan menjadi badut dan menjadi pelayan di club?"

"Kau punya impian menjadi peracik parfum Bee! Kejarlah impianmu itu!"

"Itu tidak mungkin, aku sudah berusaha tapi tidak membuahkan hasil!" Bianca tersenyum masam karena berkali-kali gagal.

"Itu tandanya kau belum bertemu jalannya. Keluarkan nomorku dari daftar blokirmu, aku akan mengenalkanku pada seseorang yang bisa membantumu!"

"Siapa?" Tanya Bianca penasaran.

"Roy Moremans!"

"A-apa? Roy Moremans, d-dia?"

"Iya, dia peracik parfum terkenal yang akan membantumu mengikuti jejaknya!"

1
Vanni Sr
ini d part manaa klo ad clue nyaaa 😭😭😭😭
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
terus harus milih kevin..? sama saja toh
Nureliya Yajid
lanjut
Nar Sih
nyesek baget jdi elgar yaa,hancur pasti hati nya ,sabarrr ya el😭
Nar Sih
bianca kasihan el ,bila kmu milih roy ,dia udh berjuang baget lho ,hargai dikit dong🤣
olyv
lanjut thor
Inara Khimar
jangan lama2 larut dalam kesedihan dan kesalah pahaman ya karena musuh mu sedang atur strategi. eh yang ngatur author dech 🤣🤣🤣
Hanima
oo berat nya hidup mu Beeee /Cry/
Ryn
👍🏼👍🏼👍🏼
astr.id_est 🌻
mewek 😭
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
plot twist nya keren banget..
SasSya
siapppp 😃😃😃🏃
SasSya
oooo
mabuk?
SasSya
haaaa
benar dugaan pemirsa
Bianca pernah hamil anak Elgard
pantaslah kebencian itu mendarah daging
keterlaluan Za Elgard dulu
katanya tidak cinta Kog di hamili???
begimana ceritanya?
ketidak sengajaan kah?
atau karena nafsu khilaf?
Agnezz
wah kak Sassya bisa menebak sampai sejauh itu. Selamat ya.👏👏
SasSya: 😃😃😃😃
cenayang aku kak🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
🌹Fina Soe🌹
Bianca...dibanding sikap Joseph..sikapmu lah yang lebih menghancurkan Elgard..
kamu itu penyemangat utama bagi El.
Ari Atik
😭😭😭
kasihn elll
walsu hanya pura2..
tapi sakitnya ngena..
moerni🍉🍉
wah...berasa kasian..tp ya adil juga.kl jodohnya bianca ..si el...dia berhak total bertgjwab kan
Cita
PLOT TWIST banget,Di luar perkiraan banget,ternyata oh ternyata El dan Bee dulu Pernah melakukanya,sampai hamil juga si Bee,Kepo bangettt sama kelanjutanya.Up terus Thor sampai Happy ending🥰🥰
Bundanya Pandu Pharamadina
wow ternyata ada kejadian masa lalu....
andai masih hidup si janin akan mengikat lebih kuat hubungan Elgar Bianca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!